Autoshow BCA PIK 2017: 420 Milyard – 1.408 unit!

Kami Tim KKB sangat bangga dengan pencapaian Autoshow ini, ini bukti bahwa produk kami diminati oleh masyarakat Jakarta.

Kami infokan bahwa Pelaksanaan Event Autoshow pada tanggal 18 Maret 2017. Dalam 1 hari event tembus penjualan 516 Unit mobil baru / SPK!

Program Autoshow PIK ini telah usai… tunggu event kami selanjutnya 🙂

Berikut kami informasikan FINAL REALISASI Autoshow PIK 2017 s/d 31 Mei 2017:

          Penjualan By Total KCU Kanwil X

          Penjualan By KCP by Kelas


Kami mengucapkan Terima kasih dan Ucapan Selamat bagi Kanwil X yang telah membuktikan pencapaian Luar biasa ini.

Kami informasikan juga bahwa Performance Sales KKB Kanwil X secara Ytd s/d Mei 2017 adalah 612.76 M (50.52%) – Rank 1 Nasional Ach% 

BMW Akan Luncurkan Mobil Listrik Model 3 untuk Saingi Tesla

BMW Akan Luncurkan Mobil Listrik Model 3 untuk Saingi Tesla  
BMW AG memperkenalkan mobil listrik Mini Countryman 2017 dalam acara Los Angeles Auto Show di Los Angeles, California, 16 November 2016. Mini Countryman menggunakan mesin bensin tiga silinder 1.5 liter bertenaga 134 daya kuda dengan motor listrik bertenaga 87 daya kuda. REUTERS/Lucy Nicholson

Seperti dilaporkan media lokal, Handelsblatt Global, yang dikutip Auto News, Rabu, 28 Juni 2017, BWM akan memajang mobil listrik model 3 dalam pameran Munich Auto Show yang akan digelar pada September mendatang.

Menurut Handelsblatt, mobil listrik model 3 merupakan yang terlaris dan terpopuler dibanding model lain dengan volume penjualan tertinggi. Mobil ini mampu menjelajah hingga 400 kilometer. Mobil listrik BMW model 3, yang disiapkan untuk menyaingi kesuksesan Tesla model 3, mulai dipasarkan akhir tahun ini.

Sejak diluncurkan pada Juli lalu, Tesla model 3 telah menerima ratusan ribu pemesanan dengan deposit US$ 1.000.
BMW tidak mau berkomentar saat ditanya soal rencana peluncuran mobil listrik model 3 itu.

Sedangkan seorang juru bicara BMW mengatakan kepada CNBC News bahwa perusahaan belum mau berkomentar karena tidak ingin berspekulasi dan masih terlalu dini informasinya.

Seperti dikutip dari CNBC News, BMW sudah mempunyai lini bisnis mobil listrik, baik yang full electric maupun plug in hybrid. BMW memang menyiapkan model 3 untuk menyaingi Tesla sedan model 3 yang dibanderol US$ 35 ribu atau sekitar Rp 458,8 juta.

CNBC menyebutkan Tesla model 3 banyak diminati pembeli, dan saat ini tercatat sudah ada 400 ribu pemesanan. CEO Tesla Elon Musk sebelumnya menuturkan, pada tahun pertama produksi, Tesla model 3 sudah habis terjual.

 

Sumber: https://goo.gl/gG4BQi

https://goo.gl/gG4BQi

KKB : Solusi Pembiayaan Mobil Anda

Individual Solution

  • Car Financing
    Solusi untuk pembiayaan mobil baru/ bekas Anda.
  • KKB Fix And Cap
    Solusi untuk pembiayaan dengan cicilan rendah dan bunga ringan dengan tenor 5 tahun.
  • KKB Refinancing
    Solusi untuk alternatif sumber dana dengan menjaminkan BPKB mobil Anda. Merupakan solusi untuk berbagai macam kebutuhan konsumtif maupun modal kerja.
  • KKB Instant
    Solusi untuk memenuhi kebutuhan dana cepat hanya dalam 12 jam kerja. Tenor sangat fleksibel mulai dari 3 bulan s/d 48 bulan.
  • KKB Mini for Max
    Solusi untuk pembiayaan mobil baru Anda dengan angsuran rendah selama 3 tahun dengan skema :

    • Pokok hutang diangsur selama 3 tahun dengan menyisakan residual value
    • Pada akhir tahun ke-3, konsumen diberikan pilihan untuk melunasi atau melanjutkan kredit atas residual value selama 2 tahun dengan suku bunga yang dijanjikan diawal.

Business Solution

  • COP
    Solusi untuk perusahaan dengan Program kerja sama untuk memberi fasilitas kepemilikan mobil bagi karyawan perusahaan tersebut.
  • Operational Car
    Solusi pembiayaan kebutuhan pembelian kendaraan operasional perusahaan maupun sebagai tambahan modal usaha dengan menjaminkan BPKB mobil.

 

Dengan fasilitas KKB BCA, proses cepat dan bunga yang ringan memungkinkan kendaraan impian bisa segera dibawa pulang.

  • Suku bunga flat dan fix selama waktu tenor. Selama masa peminjaman, Anda bebas dari rasa kuatir apabila jumlah angsuran berubah di waktu tertentu.
  • Syarat pengajuan mudah dan proses pengurusan persetujuan kredit relatif singkat.
  • Tersedia berbagai program pembiayaan yang inovatif sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Dengan pengalaman dan pengamanan BCA, tak perlu kuatir akan keamanan BPKB Anda.
  • Cara mudah bayar angsuran, yaitu melalui auto debet rekening BCA peminjam.

Jangan Ragu lagi

Silahkan hubungi kami…

Perlu Lakukan Servis Besar atau Tidak setelah Mudik?

VIVA.co.id – Mobil yang digunakan sebagai kendaraan mudik menuju kampung halaman juga perlu diperiksa kembali setelah pulang mudik, meski saat keberangkatan sudah dilakukan servis besar. Kenapa?

Menurut Anjar Rosjadi selaku Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor hal itu perlu untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Namun ia mengatakan, tidak perlu melakukan servis besar, cukup periksa kondisi rem, kopling dan kaki-kaki saja, kalau mobil matik hanya pengereman saja.

“Karena rem dan kopling antisipasi kondisi mudik yang terkadang macet banget, sehingga banyak digunakan, dan kedua kampas ini sifatnya habis terpakai. Selain itu shock breaker dan roda-roda perlu diperiksa lagi,” ujarnya kepada VIVA.co.id.

Lanjut dia, kenapa velg dan shockbraker harus diperksa karena saat mudik biasanya beragam jenis jalan dilalui. Maka untuk memastikan kondisinya seperti shockbreaker ada yang bocor atau tidak, perlu pengecekan ulang. Sementara untuk oli tergantung jarak tempuh dan kondisi jalan yang dilalui tentunya.

“Kalau penggunaan ekstrem dan kondisi panas dan berdebu memang disarankan penggantian oli lebih cepat 5.000 kilometer dari biasanya 10.000 km. Cuma kalau mudik kan hanya sekali setahun, enggak continue rutin,” tuturnya.

Iwan Abdurahman, Technical Service Division PT Toyota Astra Motor, mengatakan, servis besar dilakukan kalau memang jarak tempuh sudah masuk kilometernya. Tapi, kalau hanya bertambah 1000 km dianggap masih aman.

“Paling cek saringan udara dan kualitas oli jika kemarin lewat jalan berdebu. Kalau mobil masih baru sih, rem relatif aman ya, karena kanvas masih tebel, minyak rem juga masih bagus,” katanya.

Muatan Berlebih, Waspadai Kondisi Terburuknya

Muatan Berlebih, Waspadai Kondisi Terburuknya

Sebuah mobil bak terbuka mengangkut muatan berlebih beserta para penumpang di jalur mudik Pantura, Indramayu, Senin (13/7). Kondisi tersebut dapat membahayakan diri para penumpang serta pengguna jalan lain di sekitarnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Musim lebaran Idul Fitri banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk berpergian mengunjungi sanak saudara. Bagi yang pergi menggunakan mobil perlu diperhatikan kapasitas maksimal mobil agar tidak menggangu selama perjalanan.

Selain jumlah penumpang yang harus diperhatikan, jumlah barang bawaan juga harus diperhitungkan. Jangan sampai mobil mengangkut orang atau barang berlebihan karena beresiko merugikan diri sendiri dan orang lain.

Berikut beberapa risiko yang dikutip dari situs resmi Daihatsu kemungkinan bisa dialami jika membawa muatan berlebih di dalam mobil.

1. Ditilang Polisi
Polisi tentu akan menindak setiap pelanggaran yang mereka jumpai. Bahkan terkadang tidak segan-segan untuk menilang mobil yang membawa muatan berlebih

Dasar hukum penilangan kendaraan yang melebihi muatan biasa berlandaskan Undang-Undangn No 22 Tahun 2009 Pasal 307 dan Pasal 169 ayat (1). Hukumannya bisa berupa denda paling banyak Rp500 ribu.

2. Bensin akan Boros
Sudah pasti muatan yang berlebih akan membuat kinerja mesin semakin berat. Efeknya sudah pasti juga bensin semakin boros.

Jika dilakukan dalam waktu yang lama, pemilik mobil juga akan menanggung biaya bensin lebih besar. Kemungkinan juga beberapa komponen bisa lebih cepat rusak.

3. Ban bisa meletus
Efek buruk dari muatan mobil yang berlebihan juga akan menjalar ke ban mobil. Kendati ban dapat menanggung beban berat, namun jika digunakan untuk menempuh jarak jauh, ban bisa saja meledak dan berpotensi mengancam keselamatan penumpang.

Ban kendaraan di desain dengan sedemikian rupa, dan memiliki batasan kemampuan. Bahkan produsen ban sudah memberikan kode load index dan speed rating ban di bagian sidewall.

4. Mobil akan limbung ketika bermanuver
Mobil terasa limbung saat berada di tikungan karena bermuatan penuh. Terutama bila menempatkan barang di atap mobil akan semakin mengurangi kemampuan mobil untuk bermanuver.

Resiko kecelakaan semakin besar bila melintasi jalur yang berkelok penuh tanjakan dan jurang di kanan dan kiri jalan.

5. Akselerasi lambat
Semakin berat beban mobil maka beban mesin akan bertambah, dan efeknya akselerasi menjadi berkurang. Karena itu bersabarlah dan harus rela jika mobil disalip mobil lain.

6. Mengurangi kenyamanan perjalanan
Terakhir adalah komponen suspensi. Jangan biarkan muatan berlebih menyiksa suspensi. Apabila mobil mengenai lubang, suspensi akan menjadi sulit memantul akibat beban berlebih, sehingga kenyamanan berkendara berkurang. Yang paling parah, suspensi dapat patah karena hal tersebut.

Kemudian jika kabin penuh sesak, tentu ruang duduk penumpang semakin kecil. Jika melakukan perjalanan jangka panjang sangat tidak nyaman dan membuat badan cepat letih.

Semester I, OJK Proyeksi Kredit Bank Mulai Tumbuh Dua Digit

Semester I, OJK Proyeksi Kredit Bank Mulai Tumbuh Dua Digit OJK menyebut, konsolidasi yang dilakukan perbankan telah rampung dan penyaluran kredit mulai tumbuh digit pada semester pertama tahun ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi penyaluran kredit perbankan hingga akhir Juni atau semester pertama tahun ini berada diatas 10 persen atau tumbuh dua digit. OJK pun yakin, hingga akhir tahun ini pertumbuhan kredit perbankan akan berada pada batas atas target pertumbuhan kredit yang dipatok pada kisaran 9 persen hingga 11 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon menyebut, konsolidasi yang dilakukan perbankan telah rampung. Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) pun saat ini sudah berangsur turun dan berada dikisaran 3,09 persen pada semester pertama tahun ini.

Nelson pun memperkirakan, penyaluran kredit tercatat sudah mulai tumbuh dua digit atau diatas 10 persen hingga akhir Juni 2017. Pertumbuhan kredit tersebut membaik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 8,2 persen.

“Semester II perkiraanya jauh lebih tinggi dibanding semester I, makanya saya prediksi di akhir tahun pertumbuhannya itu bisa dua digit dan berada di batas atas target,” ujar Nelson.

Pada tahun ini, OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan akan berada dikisaran 9 persen hingga 11 persen.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad memastikan pertumbuhan kredit hingga Juni membaik dan sudah berada diatas 9 persen.

“Pertumbuhan kredit masih normal, lebih dari 9 persen. Jadi saya kira masih sesuai dengan tracknya,” terangnya.

Muliaman pun menilai, memasuki semester kedua tahun ini, muncul optimisme perbankan dalam menjalankan bisnisnya. OJK pun saat ini memilih menunggu adanya revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) yang diperkirakan akan masuk akhir bulan ini.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memproyeksi pertumbuhan kredit sampai Juni 2017 sebesar 16 persen hingga 18 persen secara tahunan (yoy).Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan, pertumbuhan kredit ini disumbangkan oleh beberapa sektor terutama dari perdagangan, restoran hotel, dan jasa dunia usaha.

“Selain itu sebagian pertumbuhan kredit ini juga disumbangkan oleh penyaluran kredit sektor listrik gas dan air,” ujarnya.

Kendati demikian, BNI sebelumnya mengaku tak akan merubah target pertumbuhan kreditnya yang berada kisaran 14 persen hingga 16 persen.

Sebelumnya, Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo mengaku berencana merevisi ke atas target penyaluran kreditnya dalam revisi RBB. Target kredit yang sebelumnya sebesar 12 persen dinaikkan menjadi 12,6 persen.

“Rencana kemarin (RBB 2017) dibuat waktu masih September 2016. Nah, kami melihat progress positif dari pertumbuhan ekonomi, jadi target pertumbuhan kredit kami naikkan,” tutur Haru. (agi)

Mengenal Fungsi Tutup Radiator

Mengenal Fungsi Tutup Radiator

Tutup radiator rusak bisa bikin mesin panas. Guysautomotive

Metrotvnews.com, Jakarta: Tutup radiator juga punya perang penting untuk sistem pendingin mesin mobil, untuk itu ada beberapa komponen yang terdapat di dalamnya. Salah satu fungsi utamanya adalah untuk menjaga atau mengontrol tekanan temperatur mesin dalam sistem pendingin mobil.

Komponen yang ada di tutup radiator di antaranya, katup tekan dan katup vakum. Kedua katup ini bertugas secara bergantian mengeluarkan dan menghisap, sehingga air berputar dari tangki reservoir (tangki cadangan) ke radiator.

Toha mekanik yang praktek di bengkel pit stop di bilangan Jakarta Timur menjelaskan, jika kedua katup yang terdapat di tutup radiator rusak, menyebabkan sirkulasi air menjadi tidak optimal. Bahkan, lama kelamaan volume air radiator semakin berkurang, karena tumpah keluar melalui tangki reservoir.

Rusaknya tutup radiator bisa disebabkan usia pakai dan sering dibuka tutup. Katup vakum yang rusak membuat air keluar lewat tutup radiator, dan meninggalkan bekas kerak berwarna keputihan.

Mengecek kerusakan komponen ini juga bisa dilihat dari tangki reservoir. Caranya periksa ketinggian permukaan air di tangki reservoir, apabila tangki cadangan selalu penuh dan air keluar dari selang tutup tangki, ini tanda tutup radiator minta diganti yang baru.

Harga komponen yang satu ini tergolong relatif murah. Tutup radiator merek Denso dijual di kisaran harga Rp50 ribu-Rp60 ribu. Jadi mulai sekarang jangan anggap enteng komponen yang satu ini