Jaguar Land Rover Bikin Penelitian Tentang Mobil Diesel

Perdebatan mengenai bahaya emisi dari mobil bermesin diesel menjadi topik hangat di dunia otomotif saat ini. Mayoritas perusahaan otomotif ternama menolak melanjutkan untuk mengembangkan mobil diesel.

Oleh karenanya, perdebatan ini membuat calon konsumen mobil bermesin diesel menjadi kebingungan. Bahkan, penjualan mobil diesel di Eropa menurun drastis.

Meski mayoritas perusahaan otomotif menolak melanjutkan produksi mobil diesel, Managing Director Jaguar Land Rover (JRL) Inggris, Jeremy Hicks, tetap bertahan dengan ide pengembangan mobil bermesin diesel.

Dia bahkan membuat studi tentang pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai mobil diesel. Melalui penelitiannya, Hicks menyimpulkan bahwa calon konsumen tidak mengetahui fakta mengenai mesin diesel generasi terbaru.

“Lebih dari setengah pengemudi tidak tahu standar Euro6 apa. Hampir sepertiga tidak tahu apakah emisi Co2 bila dikaitkan ke mesin bensin atau diesel. Begitu juga halnya dengan Nox,” terang Hicks.

Hicks menambahkan bahwa pembeli yang memilih antara mobil bensin dan diesel harus memahami dampak dari keputusan yang mereka ambil.

“Anda dapat memilih diesel untuk membantu memerangi pemanasan global atau bensin dengan kualitas udara yang lebih baik. Pemerintah mendorongnya (diesel) untuk memastikan industri automotif memainkan perannya dalam mencegah pemanasan global. Itu sebabnya kami mengurangi emisi knalpot sebesar 32 persen dalam dekade terakhir,” dia menambahkan

Penulis: Bung Cahyo

Simple Man

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s