Fokus dan Waspada Jadi Kunci Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Fokus dan Waspada Jadi Kunci Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Kepolisian mencatat sejumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya didominasi pengendara di kalangan remaja dan usia produktif.

Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korps Lalu Lintas Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Aldo Siahaan mengatakan, sedikitnya ada 10 poin di balik penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik pengendara roda empat maupun dua.

“Pertama, pengemudi tidak fokus di jalan. Berkendara sambil kirim SMS, makan, dan minum. Mereka sudah tahu hal itu berbahaya, tapi tetap dilakukan,” kata Aldo saat ditemui di Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Kedua, menurutnya kecepatan saat memacu kendaraan menjadi penyebabnya. Ia mengungkapkan, remaja kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Padahal, semakin cepat laju kendaraan maka semakin sulit pula untuk dikontrol.

“Ketiga, pengemudi kerap ceroboh dan berpindah jalur seenaknya. Dari kiri ke kanan, atau sebaliknya sehingga membuat pengendara di belakang bingung,” ungkapnya.

Alasan keempat yakni kebiasaan menerobos dan tak menghiraukan lampu lalu lintas. Ia tak memungkiri jika saat ini masih banyak pengendara yang kedapatan menerobos lampu lalu lintas.

Sementara alasa kelima yakni pengemudi remaja kerap masih labil dan tidak bisa mengendalikan emosi. “Pengemudi remaja biasanya masih labil. Bahkan kadang ketika sedang galau, mereka malah mengemudi,” ucapnya.

Padahal, mengemudi membutuhkan fokus terhadap lingkungan yang terjadi di sekeliling. Alasan keenam menurutnya yakni kebiasaan nekat melawan arus.

Jika pengemudi menyadarinya, resiko yang ditimbulkan akibat melawan arus bisa berdampak kepada pengemudi lain. Alasan berikutnya yakni pengemudi suka berbelok sembarang tanpa menghiraukan arah depan dan belakang serta tidak menyalakan lampu sein.

Alasan yang paling berbahaya, Aldo mengungkap, pengemudi remaja juga kerap mengemudi di bawah pengaruh minuman keras.

Selain kesembilan faktor di atas, Aldo mengungkapkan saat ini remaja juga kerap melakukan aksi kebut-kebutan hingga memicu kecelakaan.

“Aksi balap liar, kebut-kebutan tanpa helm dan perlengkapan keamanan lain supaya dibilang hebat,” pungkasnya.

Poin terakhir menurutnya masih banyak pengendara yang memodifikasi kendaraan secara berlebihan, tanpa memedulikan faktor keselamatan.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan beberapa fakta yang kerap diabaikan pengemudi ketika sedang berkendara. Pengendara seketika menjadi patuh terhadap peraturan hanya ketika berpapasan dengan petugas kepolisian.

“Faktanya, penggunaan sabuk pengaman untuk mengurangi resiko cedera hingga 61 persen. Sementara penggunaan helm bisa mengurangi resiko hingga 45 persen,” imbuhnya.

Aldo menghimbau meski pengendara sudah berkonsentrasi saat berkendara, disarankan sebaiknya tetap waspada terhadap kondisi di sekitar. Mengingat, kecelakaan juga bisa disebabkan karena kelalaian pengendara lain.

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
Mau Beli Toyota Agya dengan Kredit KKB BCA?
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^

Penulis: Bung Cahyo

Simple Man

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s