Turki Mau Buat Merek Mobil Sendiri

Turki salah satu negara yang punya pertumbuhan pasar otomotif bagus. Selain sebagai pengekspor besar produk otomotif, ke negara-negara Eropa, Turki juga jadi rumah bagi pabrik manufaktur besar. Sebutlah Toyota, Honda, Hyundai, Renault dan Fiat. Merasa sudah memiliki pengalaman di dunia manufaktur otomotif, Turki memutuskan untuk membuat brand mereka sendiri. Keputusan dan dukungan diberikan kuat oleh presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

methode_times_prod_web_bin_256e43ec-c245-11e7-9914-a38dcc178fcd

Inisiasi untuk membuat merek mobil nasional Turki, disebut Erdogan dengan Automobile of Turkey. Karena menurutnya, masyarakat Turki punya impian memproduksi mobil mereka sendiri. Erdogan bahkan menjanjikan, bakal menjadi konsumen pertama dari mobil nasional Turki dengan membeli menggunakan uang pribadi.

Melansir pewartaan situs Reuters, Erdogan menggabungkan lima perusahaan besar untuk mewujudkan mobil nasional Turki. Disebut dengan Five Brave Fellows, di dalamnya termasuk operator telepon seluler Turkcell dan Zorlu Holding, manufaktur elektronik Vestel, konglomerat Anadolu Holding, Kiraca Holding dan rekanan Trukish-Qatari BMC Group. Kinerja Turki dalam mengekspor suku cadang otomotif juga menjadi bekal keberanian untuk membangun brand mobil 100 persen buatan Turki.

Tak ingin membuang waktu, ia menjanjikan model prototipe untuk lahir pada 2019. “Kami tak ingin menunda terlalu lama untuk proyek ini dan kami tak memberi toleransi waktu yang terbuang. Saya akan menjadi konsumen pertama untuk mobil itu, dalam kondisi saya membayarnya sendiri,” ujar Erdogan. Sementara rencana model produksi mulai dijual pada 2021. Fokus utama, dikatakan, mobil elektrik sepenuhnya. Bahkan targetnya tak tanggung-tanggung, ingin melahirkan brand mobil yang bisa menyaingi Tesla.

Membangun brand mobil beserta produk pertama dari nol tentu bukan hal sepele, meski negara punya bekal dalam bisnis manufaktur otomotif. Sejumlah analisis meragukan niat berani Erdogan, apalagi didukung pilar dengan pengalaman otomotif yang tak begitu besar. Terlepas dari itu, usaha perwujudan cita-cita untuk memiliki mobil nasional yang juga diimpikan oleh rakyatnya patut diapresiasi.

Malaysia, sudah memulai ini dengan merilis merek Proton. Beberapa negara lain juga sudah ada yang membuat kebijakan khusus agar industri otomotif di negaranya bisa berkembang dengan brand yang spesifik. Sebut saja Tiongkok. Sementara di Indonesia mimpi membuat mobil nasional masih jauh di angan.

Artikel Asli

Penulis: Bung Cahyo

Simple Man

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s