Inilah Mobil Paling Laku 2019: Avanza atau Xpander?

Penjualan mobil memang sedang melambat, tapi segmen low MPV masih jadi juara di pasar mobil Indonesia. Sepanjang Januari-November 2019, penjualan mobil tercatat sebanyak lebih dari 940.000 unit.

Siapa mobil paling laku?

Data distribusi dari pabrik ke diler yang dicatat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), seperti dikutip dari detikcom, selama Januari-November 2019 Toyota Avanza terjual lebih dari 80 ribu unit. Apakah Mitsubishi Xpander bisa melewati Avanza?
Jawabannya, Avanza memang belum tergoyahkan sebagai mobil paling laku. Toyota Avanza terjual sebanyak 80.728 unit, lalu dibayangi Toyota Rush sebanyak 57.354 unit. Mitsubishi Xpander  terjual sebanyak 53.347 unit.

Capaian penjualan Xpander di 2019 memang lebih baik dari 2018, dengan total 70.679 unit terjual pada periode yang sama 2018. Namun, dari sisi urutan, capaian penjualan Xpander 2018 lebih baik. Xpander sempat mengekor di posisi kedua setelah Avanza yang penjualannya 75.496 unit.20 mobil terlaris periode Januari-November 2019:

1. Toyota Avanza: 80.728 unit
2. Toyota Rush: 57.354 unit
3. Mitsubishi Xpander: 53.347 unit
4. Honda Brio Satya: 50.068 unit
5. Toyota Kijang Innova: 48.494 unit
6. Daihatsu Sigra: 47.903 unit
7. Toyota Calya 47.745 unit
8. Suzuki Carry Pick-up: 46.093 unit
9. Daihatsu Gran Max Pick-up: 33.469 unit
10. Mitsubishi L-300: 25.948 unit
11. Toyota Agya: 22.991 unit
12. Suzuki Ertiga: 22.584 unit
13. Daihatsu Terios: 22.283 unit
14. Daihatsu Ayla: 21.355 unit
15. Daihatsu Xenia: 20.477 unit
16. Honda HR-V: 20.385 unit
17. Mitsubishi Pajero Sport: 16.929 unit
18. Toyota Fortuner: 15.640 unit
19. Honda Mobilio 13.218 unit
20. Honda Jazz 11.025 unit.

Sumber

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih

Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/

5 Mobil LCGC yang Paling Laris di Sepanjang Tahun 2019, Simak Yuk!

Mobil LCGC (Low Cost Green Car) masih menjadi idola masyarakat Indonesia di sepanjang tahun 2019. Bahkan, saking banyaknya peminat, kendaraan ini selalu menduduki peringkat lima besar dalam daftar mobil terlaris menurut Gaikindo.

Bukan cuma harga yang ramah di kantong aja guys, banyak yang tertarik dengan kendaraan LCGC karena memang irit bahan bakar. Tampilan mobil-mobil ini sekarang juga gak malu-maluin kok! Bahkan cocok banget di kendarai oleh pemula, maupun ibu rumah tangga.

Nah, mengutip dari pelbagai sumber, berikut ini jajaran mobil LCGC yang paling laku di sepanjang tahun 2019. Yuk kita simak, ada mobil apa aja sih.

1. Honda Brio Satya

Mobil LCGC
Honda Brio Satya

Honda tahun lalu memperkenalkan generasi kedua Brio di Indonesia. Major facelift ini hadir untuk seluruh varian, baik Brio RS atau Brio Satya yang mengisi kelas LCGC.

Pada penyegarannya kali ini eksterior Brio berubah total, tapi sayangnya untuk mesin tidak ada yang baru.

Bicara soal fun to drive, Brio Satya ini lebih unggul ketimbang LCGC lainnya. Salah satu faktor yang membuat Brio Satya menyenangkan saat dikendarai karena memakai mesin empat silinder yang minim getaran berlebih saat kondisi idle.

Brio Satya saat ini menggunakan mesin bensin versi facelift 2016, yakni 1.199 cc i-VTEC empat silinder. Mesin itu mampu menghasilkan daya 89 hp pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. PT Honda Prospect Motor menyiapkan pilihan transmisi manual dan otomatis CVT.

Untuk sebuah LCGC, Brio Satya ini tergolong mahal. Varian tertingginya, yaitu Satya E CVT, harganya sudah di atas  Rp 160 juta. Jadi cuma Brio Satya satu-satunya LCGC alias mobil subsidi yang harganya udah menyentuh Rp 160 jutaan.

2. Toyota Calya

Mobil LCGC
Toyota Calya (Otosia)

Mobil berkapasitas tujuh penumpang ini memperluas lini model Toyota di segmen LCGC yang sebelumnya hanya mengandalkan Agya. Rancang bangun Toyota Calya mengusung konsep desain, spesifikasi teknis, serta beragam fitur cukup berkualitas di kelasnya.

Calya digadang-gadang sebagai ‘The Next Big Thing’ yang bakal merajai pasar otomotif di Tanah Air. Hal ini langsung terbukti, hanya sekitar sebulan setelah diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 lalu.

Dari sisi penampilan, Calya memperlihatkan desain modern yang begitu stylish sehingga jauh dari kesan murahan. Bentuknya memiliki sedikit kemiripan dengan Avanza, hanya berbeda dari segi ukuran. Calya sedikit lebih pendek dan ramping ketimbang kakaknya.

Toyota Calya mengusung mesin berkode 3NR, dengan kapasitas 1,2 liter dibanderol harga mulai dari Rp 137 jutaan. Mesin yang sama juga dipakai oleh Daihatsu pada Sigra. Mengacu regulasi pemerintah untuk standar mobil LCGC, maka dari itu Toyota merancang konsumsi BBM pada Calya pada angka minimal 20 km/liter. Angka ini bisa jadi lebih irit atau bahkan lebih boros tergantung dari cara mengemudi dan jalur yang dilalui.

3. Daihatsu Sigra

Mobil LCGC
Daihatsu Sigra (Dok: Daihatsu).

Daihatsu Sigra (bersama Toyota Calya) bisa dibilang sebagai mobil LCGC yang memiliki dimensi terbesar dibandingkan yang lain. Pihak pabrikan sendiri ditengarai sangat memanfaatkan kelonggaran regulasi pemerintah yang tidak mematok dimensi mobil LCGC.

Soal jantung pacu Daihatsu Sigra, pabrikan asal Jepang ini menyodorkan dua tipe mesin. Pertama adalah tipe 1KR-VE, DOHC VVT-i berkapasitas 998 cc (1.0 Liter) di varian terendah. Mesin ini diklaim mampu hasilkan daya sebesar 65 HP dan torsi maksimal hingga 87,2 Nm. Kemudian ada mesin tipe 3NR-VE, DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.197 cc (1.2 Liter) yang tersedia di dua varian tertingginya. Mesin ini disebut mampu meletupkan tenaga sebesar 86 HP dan torsi maksimal hingga 106 Nm.

Pilihan harga Daihatsu Sigra 1.0 tersedia dalam dua varian yakni tipe D dan M. Harganya sendiri masing-masing dibanderol sebesar Rp 114 juta dan Rp 122,9 juta. Sementara itu untuk harga Daihatsu Sigra varian mesin 1.2 liter dibanderol mulai dari Rp 132,25 juta (tipe X M/T) hingga Rp 154,75 juta (tipe R A/T DLX).

4. Toyota Agya

Mobil LCGC
Toyota Agya

Di Indonesia, Agya lahir bersamaan dengan Daihatsu Ayla sebagai produk kolaborasi Toyota-Daihatsu seperti Avanza-Xenia. Sebagai mobil yang terbilang laris di pasaran, Agya tentunya memiliki beban yang cukup besar guna mengulangi kesuksesan dari sales yang berhasil dituai pada tahun 2016 lalu.

Sekedar catatan, Agya berhasil menuai penjualan sebesar 30 persen dari segmen LCGC Nasional. Tentunya Agya ingin memperluas target marketnya dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut juga tentunya diperkuat dengan pembaharuan di berbagai sisi yang membuat mobil ini tampil beda dibandingkan dengan seri sebelumnya.

Meski berkonsep sebagai Green Car atau LCGC, bagian dalam dari mobil ini dirasa cukup mumpuni untuk menunjang mobilitas penggunanya. Meski memiliki harga yang terbilang kompetitif. Agya juga menyematkan berbagai fitur terbaik guna memberikan keamanan dan kenyamanan penggunanya.

Mobil ini sudah dilengkapi dengan Dual SRS Airbags yang siap menekan risiko cedera pada penumpang ketika mobil mengalami benturan keras dari sisi depan. Sisi samping mobil ini juga sudah dilengkapi dengan Side Impact Beam yang siap meredam benturan hebat yang terjadi di sisi samping.

Untuk tipe terendah dengan mesin 1.000 cc, 3 silinder dibanderol dengan harga Rp 135,1 juta. Sedangkan tipe tertinggi dengan mesin 1.200 cc, 4 silinder transmisi otomatis dijual dengan harga Rp 155,5 jutaan.

5. Daihatsu Ayla

Mobil LCGC
Daihatsu Ayla (Instagram).

Daihatsu Ayla ini pertama kali meluncur pada tahun 2013 silam. Ayla lahir bersamaan dengan Toyota Agya yang merupakan kembarannya. Ayla dan Agya sebenarnya sama saja, karena produk ini merupakan produk kolaborasi antara Toyota dan Daihatsu.

Soal keselamatan, mobil ini punya airbag dua titik, child safety lock, dan pengingat sabuk pengaman. Walaupun mobil ini merupakan mobil kecil, tetapi kapasitas mesin yang digunakan hampir serupa dengan MPV yang ada di Indonesia.

Pada generasi pertama, Ayla hanya hadir dengan mesin berkapasitas 998, 3 silinder bertenaga 64 hp dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan. Kini, Daihatsu Ayla hadir dengan mesin 1.197 cc, 4 silinder bertenaga 88 hp dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. Perubahan dan penyegaran ini tentunya membawa angin segar terhadap penjualan Daihatsu. Maka dari itu, penjualan mobil ini pun semakin meningkat setiap tahunnya.

Soal konsumsi bahan bakar, Daihatsu Ayla menjadi salah satu mobil yang memiliki konsumsi bahan bakar yang sangat baik. Sebagai gambaran, mobil ini mampu menempuh jarak hingga kisaran 15-20 km untuk satu liter bensin. Tentunya hal tersebut juga diimbangi dengan gaya berkendara dan kondisi jalanan yang lengang.

Mobil ini dijual oleh Daihatsu dengan 16 varian yang terdiri dari beberapa tipe dan transmisi yang berbeda-beda. Untuk harganya sendiri, mobil ini dibanderol di kisaran Rp 95-149 jutaan.

Nah itu tadi lima mobil LCGC yang laris manis di sepanjang tahun 2019. Kira-kira di tahun ini apakah kelima mobil tersebut masih berjaya atau tidak ya? Kita tunggu aja nih kabar selanjutnya.

Sumber

34607739_10155243334086205_4592073037385302016_n

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih

Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/

Biar Kinclong dan Bebas Jamur! Inilah 5 Tips Cerdas Merawat Mobil di Musim Hujan

Setelah kemarau panjang yang melanda Indonesia beberapa waktu belakangan ini, akhirnya musim penghujan yang ditunggu-tunggu tiba juga.

Musim penghujan memberikan banyak manfaat bagi manusia seperti ketersediaan air, namun juga kadang membawa dampak buruk jika tak diantisipasi dengan cerdik. Banjir tentu adalah salah satunya.

Untuk pemilik mobil, merawat mobil di musim hujan juga tidaklah mudah, namun selalu ada jalan bagi pemilik mobil untuk merawat mobilnya.

Berikut 5 tips merawat mobil di musim hujan:

1. Jangan Tunggu Air Hujan Kering di Mobil.

Cuci Mobil dan Bilas dengan Air Bersih. (pexels)
Cuci Mobil dan Bilas dengan Air Bersih. (pexels)

Air hujan yang mengering di mobil, berisiko merusak cat dan lapisan mobil. Tidak hanya merusak cat, air hujan juga berisiko menimbulkan jamur pada kaca mobil, lho.

Segera cuci mobilmu dengan sampo khusus cuci mobil dan bilas dengan air sampai bersih.

2. Rajin Periksa Komponen Mesin.

Periksa Kondisi Mesin. (pexels)
Periksa Kondisi Mesin. (pexels)

Karena air sangat mudah masuk melalui celah, jangan malas untuk periksa bagian mesin mobil. Pastikan tidak ada komponen mesin yang terganggu akibat air hujan yang masuk.

3. Semprot Cairan Silicon.

Semprot Cairan Silicon. (YouTube)
Semprot Cairan Silicon. (YouTube)

Tidak hanya memengaruhi bagian eksterior mobil, air hujan juga memengaruhi bagian interior mobil, lho. Karet dan kaca yang sering terkena hujan dan panas lebih cepat rusak, semprotkan cairan silicon agar bagian tersebut bisa awet ya.

4. Cegah Jamur dengan Karpet.

Ilustrasi Karpet Mobil. (carid)
Ilustrasi Karpet Mobil. (carid)

Masuk ke dalam mobil saat hujan berisiko untuk membuat lantai mobil basah, lalu kotor dan timbul jamur. Untuk menghindari hal tersebut, bisa tambahkan karpet untuk melapisi lantai mobil agar tidak lembab dan kotor yang bisa menimbulkan jamur.

5. Parkir Mobil di Tempat yang Tertutup.

Gunakan Cover Mobil. (YouTube)
Gunakan Cover Mobil. (YouTube)

Setelah mencuci mobil, segera parkirkan mobil di tempat yang aman dan tertutup agar mobil tidak kotor lagi terkena air hujan. Kalau terpaksa diparkir di ruang terbuka, bisa gunakan cover mobil untuk melindungi dari air hujan.

Sumber

46883196_1162793620554690_1267780307470254080_n

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih

Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/

Begini Cara Urus STNK & BPKB Hilang Karena Banjir?

Banjir di Jakarta dan beberapa daerah di sekitarnya tak pelak merendam rumah dan surat-surat berharga yang ada di dalamnya. Jika surat-surat kendaraan yang dimiliki rusak akibat banjir, cara pengurusannya tidaklah rumit.

Melalui akun resmi Instagram Divisi Humas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya membuka posko pelayanan pengurusan STNK dan BPKB kendaraan. Di sini masyarakat bisa mengurus surat-surat kendaraan yang hilang atau rusak akibat banjir.

Lantas syarat apa saja yang dibutuhkan untuk mengurus STNK yang rusak maupun hilang akibat banjir? Syarat-syarat ini nantinya dibawa saat pengurusan ke Polda Metro Jaya yang terletak di Jendral Sudirman Jakarta.

Untuk STNK yang rusak, pemohon wajib melampirkan dokumen STNK yang rusak, BPKB kendaraan, dan KTP asli beserta salinan pemilik kendaraannya. Namun apabila STNK hilang, maka pemohon wajib menambahkan surat laporan kehilangan yang diterbitkan oleh Polsek atau Polres terdekat.

Kemudian untuk BPKB yang rusak juga bisa diurus dengan mengisi formulir permohonan, KTP asli dan salinan pemilik kendaraan, surat kuasa bermaterai apabila pengurusannya diwakili oleh orang lain, melampirkan BPKB yang rusak jika masih ada, serta tanda cek fisik kendaraan. Sedangkan apabila BPKB hilang, pemohon wajib menambahkan surat keterangan hilang dari unit regident tempat BPKB diterbitkan, surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana di atas kertas bermaterai, STNK asli dan salinan, hingga bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak tiga kali berturut dengan tenggang waktu masing-masing satu minggu di media cetak yang berbeda.

“Dengan tujuan memberikan pelayanan prioritas atau khusus terhadap masyarakat yang STNK-nya rusak atau hilang akibat banjir sehingga dapat terlayani dengan cepat,” kata Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro, Kombes Sumardji.

STNK & BPKB Hilang Karena Banjir? Begini Cara Urusnya

Sumber

WhatsApp Image 2018-07-06 at 13.34.49

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih

Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/

Mobil Anda Terendam Banjir? Begini Tips Klaim Asuransinya

Jakarta – Meski memiliki perluasan jaminan pada polis asuransi kendaraan, tidak semua klaim konsumen dapat diterima. Terdapat sejumlah hal yang dapat harus diperhatikan, khususnya untuk mobil terendam banjir seperti yang dialami di Jakarta dan sekitarnya pada 1 Januari 2020.

Julian Noor, Chief Executive Officer PT Asuransi Adira Dinamika Tbk. (Adira Insurance) menjelaskan bahwa klaim hanya berlaku bagi pemegang polis yang sudah memperluas jaminan risiko banjir. Tidak semua polis asuransi kendaraan dan properti diperluas dengan cover risiko banjir.

Dia menambahkan agar klaim banjir dapat diterima konsumen harus memastikan dengan membeli perluasan jaminan yang diakibatkan oleh banjir. Pelanggan, lanjutnya, harus memahami isi dari polis asuransi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Kendati demikian, menurutnya pelanggan yang memiliki perluasan jaminan banjir juga dapat ditolak oleh asuransi. Hal itu dapat terjadi apabila konsumen didapati secara sengaja mengendarai kendaraannya saat banjir. Hal ini dikecualikan dari jaminan dalam polis asuransi.

“Sudah tahu ada banjir, pelanggan tetap nekat menerobos banjir tentunya pihak asuransi akan menolak klaim ini. Kasus ini masuk dalam pengecualian yang tidak dijamin dalam polis asuransi. Namun yang terjadi saat ini banyak kendaraan yang posisinya sedang parkir di rumah dan ternyata diterjang banjir, hal itu bisa dicover tetapi tetap harus ada perluasan banjir,” katanya melalui siaran pers, Minggu, 5 Januari 2020.

Julian menuturkan pihaknya memiliki tiga produk yang dapat melindungi konsumen dari risiko banjir, yakni Autocilin, asuransi mobil, Motopro untuk sepeda motor, Home Insurance untuk rumah tinggal, dan Arthacilin untuk rumah toko (ruko).

Pelanggan yang ingin melakukan evakuasi kendaraan atau barang-barang lainnya, Adira Insurance menyediakan call center Adira Care 1500 456 yang menerima laporan maupun permintaan bantuan evakuasi selama 24 jam.

Selain itu, untuk perluasan jaminan banjir terhadap kendaraan bermotor, Adira Insurance memiliki fasilitas towing car atau mobil derek, Emergency Road Assistance, serta ambulance yang siap membantu Pelanggan dalam kondisi darurat di jalan.

“Kami selalu membentuk tim tanggap bencana di Adira Insurance, terutama menjelang musim penghujan. Tim tanggap bencana Adira Insurance akan siap 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada pelanggan yang terkena bencana, khususnya bencana banjir yang sedang dihadapi saat ini,” katanya.

Sumber

refinancing

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih

Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/