Tekanan Udara pada Ban yang Ideal Saat Mobil Lama Parkir di Rumah

Penyebaran virus corona atau covid-19 semakin meluas, sehingga masyarakat diimbau untuk di rumah saja dan bekerja dari rumah. Hal ini menyebabkan kendaraan pribadi yang biasa di gunakan, menganggur di garasi.

Untuk mobil yang diam di garasi, harus memperhatikan tekanan udara pada ban. Sebab, ban merupakan penopang berat dari kendaraan, ban bisa kempis jika terlalu lama diam, bahkan lebih parah deformasi bentuknya.

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan kalau berencana meninggalkan mobil di garasi dalam waktu yang lama, tekanan udara pada masing-masing ban bisa ditambah.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Jangan Parkir Mobil di Bawah Pohon

“Jika mobil tidak dijalankan dalam waktu yang lama, sebaiknya ban udaranya diisi lebih 3 – 5 psi lebih dari standarnya, nanti kalau mau dipakai, bisa disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan,” ucap Zulpata kepada Kompas.com belum lama ini.

Selain menambah ukuran angin pada setiap ban, Zulpata juga menyarankan untuk mengecek kondisi ban, mumpung di rumah. Bisa mengecek kerusakan-kerusakan yang ada di ban serta benda-benda asing yang menempel di ban.

“Misalnya membersihkan batuan atau kerikil yang menempel di telapak ban, mumpung ada waktunya,” kata Zulpata.

Penulis: Muhammad Fathan RadityasaniEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli

Percayakah? Ini 7 Fitur Mobil yang Bakal Punah Dihantam Teknologi

Teknologi kendaraan terus berkembang. Bahkan terbilang update dengan waktu yang cepat. Yang terbaru adalah soal mesin. Jika sebelumnya mesin konvesional beralih ke injeksi, dan kini memasuki elektrifikasi. Mobil hybrid atau bahkan elektrik dianggap sebagai kendaraan masa depan. Kemudian soal transmisi mengalami evolusi dari transmisi manual ke otomatis.

Perkembangan juga dialami fitur. Contoh saja jika dulu sistem hiburan menggunakan kaset kini headunit yang dipasang sudah berteknologi touchscreen yang terkoneksi dengan Bluetooth, AppleCar atau Android.

Banyak fiur-fitur yang dulunya cuma ada di mobil premium, kini sudah menjadi standar di mobil murah. Pabrikan mengolahnya agar semakin mudah dioperasikan, dan membantu pengemudi mendapat pengalaman berkendara lebih menyenangkan, serta praktis. Pada akhirnya menggerus keberadaan fitur lama yang mungkin sudah sangat biasa bagi kebanyakan orang. Terutama generasi X dan sebelumnya.

Apa saja fitur itu?

Kunci Konvensional

Dinukil dari USA Today, sistem anak kunci pada 2008 masih digunakan 89 persen produsen mobil baru. Namun, saat ini tinggal 30-an persen mobil baru yang masih menggunakan kunci model itu. Pabrikan otomotif terus mengembangkan teknik penguncian kendaraan. Terbaru menggunakan smartphone atau bahkan smartwatch. Walau belum dipakai pada banyak kendaraan, tapi ini menjadi masa depan dari kunci mobil. Contohnya mobil-mobil baru varian tertinggi saat ini. Bahkan LCGC Toyota Agya saja sudah meninggalkan anak kunci di varian TRD. Kunci konvensional lama-lama tergeser, dan tak menutup kemungkinan nantinya benar-benar tak digunakan. Sekalipun itu keyless, teknologi yang mengharuskan penggunaan mengantongi kunci remote, agar dapat membuka atau mengunci pintu mobil.

Antena Atap

Beberapa model di Tanah Air memang masih mengandalkan antena tradisional. Namun, seiring waktu pemakaiannya berkurang bahkan menghilang. Saat ini model shark fin antenna alias sirip hiu makin populer, lantaran memberikan tampilan yang lebih menarik. Tinggal tempok di bagian atas belakang. Bahkan, beberapa pabrikan tengah mengembangkan antena yang tertanam di kaca depan. Alasannya untuk meminimalisir gesekan udara, alias mobil bisa lebih aerodinamis.

Transmisi Manual

Mengoperasikan tuas transmisi manual memberikan kesenangan tersendiri bagi sebagian orang. Musuh terbesarnya adalah transmisi otomatis, yang menawarkan kepraktisan berkendara. Semakin banyak pabrikan yang menyajikan model bertransmisi AT saja, seperti Kia Seltos dan MG ZS yang baru meluncur di Indonesia. Pengemudi tinggal memindahkan tuas ke Drive, kemudian melaju tanpa perlu memikirkan kopling. Beda dengan tuas transmisi manual, yang setiap saat harus diperhatikan. Belum lagi dengan datangnya kendaraan elektrifikasi, yang hanya mengutilisasi transmisi otomatis, makin menggerus budaya penggantian gigi tradisional.

Tombol Fisik

Kendaraan zaman dulu dipenuhi beragam tombol di dasbor. Semakin banyak, komponen itu memberikan kesan mewah pada interior. Kini perannya digantikan tombol soft touch. Ini membuat tampilan kabin menjadi lebih minimalis, modern dan tetap elegan. Bahkan, beberapa pabrikan merangkum semua tombol itu ke dalam head unit berupa layar sentuh berukuran masif. Lihat saja Wuling Almaz dengan teknologi WIND. Pengemudi bisa mengontrol jendela, AC sampai kunci pintu lewatnya.

Rem Tangan

Rem tangan konvensional terkadang merepotkan, apalagi bagi pengemudi wanita. Menarik tuas bukan menjadi masalah, tapi menurunkannya kembali terkadang butuh usaha dan tenaga lebih. Pabrikan pun mulai menggantinya dengan model elektrik. Tidak lagi berupa tuas, tapi tombol yang bisa dioperasikan satu jari. Sayangnya, model itu punya kekurangan, tak bisa digunakan untuk drifting.

Lampu LED

Mobil-mobil baru saat ini sebagian besar sudah tampil dengan pencahayaan yang optimal. Salah satunya adalah menggunakan lampu Xenon maupun LED. Lampu berwarna putih ini dinilai lebih terang dan lebih terlihat saat siang hari. Munculnya LED menggeser fungsi lampu bohlam halogen yang begitu dominan dalam beberapa dekade. Penggunaan lampu halogen menurun 27 persen dalam 10 tahun terakhir, menurut USA Today.

Panel Instrumen Analog

Informasi terkait kendaraan semakin mudah didapat lewat panel instrumen digital. Tak menutup kemungkinan, model analog nantinya punah. Dengan produksi kendaraan berpanel digital bertambah banyak, harganya bisa semakin kompetitif. Tak cuma menampilkan data lengkap, ini bisa memberi kesenangan tersendiri. Soalnya, bisa pantau informasi lain, seperti indikator G-force atau time lap.

Sumber: Cardekho

MUHAMMAD HAFID | RAJU FEBRIAN

Artikel Asli

FEATURE: 10 Mobil Penting dalam Sejarah Penggerak 4×4

Sistem penggerak empat roda pada mobil dimulai lebih dari satu abad lalu. Tepatnya pada 1903 oleh Spyker, pabrikan asal Belanda, membuat mobil balap 4×4. Seiring berjalannya waktu, aplikasi penggerak empat roda kian meluas, mulai dari militer sampai ke supercar.

Sebelumnya kita coba dulu pahami. Kadang banyak yang mencampuradukkan AWD, 4WD. Secara sederhana, menurut autotrader.ca, cara membedakan AWD dan 4WD – 4X4 yakni dengan cara mengamati dua komponen mekanis itu. Bila mobil memiliki differential antara roda depan dan belakang berarti AWD sedangkan jika terdapat transfer case maka disebut 4WD – 4X4.

Fitur 4WD – 4X4 pada dasarnya didesain untuk menyalurkan tenaga ke semua roda. Perbedaan mendasarnya; pengemudi bisa menentukan kapan sistem gerak semua roda dibutuhkan. Biasanya, aktivasi fitur ini dilakukan melalui menekan tombol, memutar knob, atau menggerakkan tuas. Saat 4WD – 4X4 aktif, semua roda mendapatkan tenaga dari mesin, namun bila tidak hanya dua roda yang mendapatkannya, bisa ke kedua roda depan atau belakang.

Seiring kemajuan teknologi, produsen juga sudah banyak menciptakan teknologi baru buat memudahkan penggunaan 4WD – 4X4. Di antaranya ada yang menawarkan fitur ‘auto’ yang memungkinkan mobil beralih menjadi gerak semua roda ketika mobil terdeteksi kekurangan traksi.

Nah, berikut 10 mobil pencipta terobosan drivetrain AWD di zamannya seperti dilansir dari Autocar:

Jeep (1940)

Mustahil kita bicara soal perjalanan four-wheel drive tanpa menyebut Jeep. Nyaris semua orang pernah mendengar nama Jeep. Bahkan merek ini pun diserap menjadi sebutan untuk SUV tinggi: Jip. Jeep bukanlah pencipta asli rancangan 4×4 militer, melainkan Bantam. Meski begitu, Ford dan Willys membuatnya populer dengan menyuplai Jeep untuk keperluan Perang Dunia ke-2. Setelah perang usai, dibuatlah Civilian Jeep sebagai mobil militer versi warga sipil. CJ-2A pun kemudian dibangun menggunakan komponen sisa perang, menjadi titik awal pamor Jeep.

Land Rover (1948)

Dari Jeep lalu muncul mereka yang mengira dapat membuat versi lebih baik. Seperti Maurice Wilks, pencipta Land Rover, terinspirasi dari Jeep untuk membuat kendaraan pertanian. Land Rover pertama akhirnya hadir memanfaatkan material sisa perang pada 1948. Material alumunium membentuk bodi nan ringan, duduk di atas steel chassis kokoh – merupakan identitas mendasar Land Rover sampai saat ini. Mesin awalny adalah 1.6L bensin. Sistem penggerak mengandalkan solid axle di depan dan belakang.

Toyota Land Cruiser (1951)

Dari Jepang ada nama Toyota. Pabrikan ini ikutan meracik 4×4 nan tangguh. Mereka ambil jip bekas militer dan meniru rancangan. Improvisasi Toyota menghasilkan BJ pada 1951, kemudian diberi nama Land Cruiser agar tampil sejajar dengan pemain asal Inggris, Land Rover. Versi awal ini cukup sederhana, menganut girboks tiga percepatan tanpa gigi rasio rendah. Model FJ dan BJ selanjutnya terbukti tangguh di berbagai belahan dunia.

Ford Bronco (1965)

Ford menandakan permulaan SUV rasa premium. Lewat Bronco, pandangan utilitarian pada mobil 4×4 dilunturkan. Mereka membuktikan kalau jip tak sekedar jago blusukan di lumpur, tapi juga bisa mewah dan terlihat sopan di jalan raya. Versi awal 1965 menggendong pemacu enam silinder segaris, setahun berikutnya baru ditawarkan mesin V8 4,7 liter. Cukup canggih di zamannya, transfercase Dana memungkinkan perpindahan roda penggerak sembari berjalan. Ia juga dibekali locking hub depan guna memastikan traksi roda saat offroad.

Jensen Interceptor FF (1968)

Mungkin tidak banyak yang tahu soal Jensen Interceptor FF. Inilah non-SUV pertama dengan sistem penggerak empat roda. FF memiliki kepanjangan Ferguson Formula, mereka adalah pengembang sistem AWD untuk Jensen Interceptor. Hanya 320 unit Interceptor FF dibuat. Ini merupakan mobil mutakhir, digadang sebagai mobil produksi pertama membawa teknologi ABS.

Range Rover (1970)

Permainan SUV mewah memanas, Inggris tak tinggal diam. Kenyamanan sedan dibungkus ketangguhan offroader hasilkan cikal bakal jenama SUV premium Range Rover. Ia menggunakan per keong sehingga menyajikan bantingan lembut. Komposisi live axle dan coil spring juga sekaligus membuatnya jago di medan tak beraturan. Lantaran artikulasi suspensi jauh lebih bebas ketimbang per daun.

Audi Quattro (1980)

Tak banyak yang menyangka jika Audi mampu melakukannya. Audi Quattro menjadi terobosan sistem all wheel drive. Tidak pernah diduga sebelumnya kalau AWD permanen dapat dimanfaatkan mobil performa. Ia bahkan sanggup mengalahkan lawan bertenaga tinggi dengan harga lebih mahal meski Quattro sendiri bukan mobil murah. Pamor Quattro sendiri diperkuat oleh keikutsertaan Audi dalam ajang reli dunia.

Fiat Panda (1983)

Bila tidak disangka AWD masuk ranah mobil kencang, langkah Fiat juga cukup mengejutkan. Mereka membuat 4×4 terjangkau, masuk di dalam tubuh sebuah hatchback mungil Fiat Panda. Steyr-Puch menyuplai komponen drivetrain mulai dari girboks, kopling, gardan berikut diferensial, sampai as kopel. Sebagai informasi, Steyr Puch punya andil dalam menciptakan jip legendaris Mercedes G-Class.

Porsche 959 (1987)

Inilah senjata Porsche untuk menyerang Ferrari di era 80an. Menggendong pemacu flat six 2.8 liter sequential turbo, sanggup gelontorkan daya 450 PS. Merupakan supercar pertama menembus kecepatan 200 mil per jam (322 kpj). Potensi mesin dikawinkan sistem AWD Porsche-Steuer Kupplung nan rumit. Porsi tenaga tiap poros dapat diatur oleh pengemudi sesuai keinginan lewat orkestra komputer, hidrolik, clutch plate, dan aktuator dalam drivetrain.

Tesla Model S (2014)

Tesla Model S menjadi model penting dalam perkembangan sejarah otomotif sejak dikenalkan pada 2012. Tak terkecuali dalam cerita 4×4. Pasalnya, ia membawa sistem penggerak empat roda ini ke dunia EV saat dikenalkan versi dual motor di 2014. Caranya, dua motor listrik bekerja masing-masing untuk menggerakkan roda depan dan belakang.

Sebenarnya masih banyak nama lain seperti Marmon-Herrington (1931), Halfinger (1959) yang jago di salju, Subaru Leone (1972), AMC Eagle (1979), Subaru Impreza Turbo (1992), Lamborghini Diablo VT (1993),  atau Audi TT (1999).

Sumber: Autocar

AHMAD KARIM | RAJU FEBRIAN

Artikel Asli

Engine Mounting Rusak? Jangan Sepelekan Akibatnya

Engine mounting dibuat sebagai peredam getar mesin, tujuannya supaya getaran yang dihasilkan mesin tidak dirasakan pengemudi dan penumpang di dalam kabin. Selain itu engine mounting juga bisa berperan seperti suspensi bagi mesin saat mobil melewati jalan tidak rata. Mesin yang juga memiliki bobot lumayan berat, akan bergoyang-goyang saat body mobil bergoyang.

Hal itu lama – lama akan membuat kerusakan pada engine mounting. Karena engine mounting terbuat dari karet dengan frame baja tuang. Bahan karet ini bisa getas sehingga karet mounting bisa pecah. Inilah yang menyebabkan engine mounting rusak. Dan akan timbul hal – hal seperti ini:

Getaran dari mesin yang cukup menggangu

Karena fungsi utama engine mounting adalah untuk meredam getaran mesin, sudah pasti ketika mounting rusak getaran mesin pasti akan lebih terasa. Getaran yang terasa tidak hanya berasal dari pembakaran mesin, tapi juga berasal dari transmisi. Mesin dan transmisi itu tersambung, sehingga saat mesin bergoyang-goyang maka transmisi pun demikian. Ini akan menambah besar getaran yang terasa.

Kisi radiator/kipas akan rusakUntuk mobil yang masih menggunakan kipas berbasis belt (non-elektrik fan) seperti mobil-mobil bermesin diesel, letak kipas ada pada mesin sementara yang elektrik fan, kipas itu diletakan di radiator. Pada kipas non elektrik karena letaknya pada mesin, maka ketika mesin bergoyang kipas juga ikut bergoyang. Dan berakibat kipas berpotensi menggesek kisi-kisi radiator.

Engine Mounting Rusak? Jangan Sepelekan Akibatnya

Selang bahan bakar akan terganggu

Selang bahan bakar digunakan untuk menyalurkan bahan bakar dari tanki ke mesin. Artinya selang ini menghubungkan bagian mesin yang bergoyang-goyang dengan tanki yang diam pada body mobil. Ini akan menyebabkan efek seolah-olah selang bensin digoyang-goyangkan. Ketika satu dua kali mungkin tidak masalah tapi kalau berkali-kali ini bisa membuat selang bensin bocor, pecah atau bahkan terlepas.

Engine Mounting Rusak? Jangan Sepelekan Akibatnya

Selang radiator berpotensi bocor

Kasus ini juga hampir sama dengan yang diatas, dimana ketika mesin bergoyang maka selang seperti digoyang-goyangkan karena selang ini menghubungkan bagian mesin dan radiator yang diam pada body mobil. Akibatnya, koneksi selang bisa kendor dan air radiator bisa bocor dari koneksi ini.

Engine Mounting Rusak? Jangan Sepelekan Akibatnya

Berbahaya bagi komponen sekitar mesin yang berpotensi terbentur body mobil

Contoh komponen yang menempel pada mesin adalah alternator, motor starter, dan kompresor AC. Ketika mounting normal, goyangan mesin tidak terlalu besar sehingga komponen-komponen tersebut masih aman dari benturan. Tapi ketika goyangan mesin terlalu besar, komponen-komponen tersebut berpotensi terbentur dengan body sehingga bisa merusak komponen-komponen tersebut.

Foto : Internet

Ditulis oleh GEDE RAMANANDA
Sumber: Garasi.id

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih
Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/
#solusikkb #solusibca #kreditmobil #kreditmobilbca #belimobil #belimobilbaru #kkbbca #bca #newcar #kreditkerenbanget #kkb #mobilbaru #viakkbbca #mobilseken #mobilsecond #mobilbekas #mobkas #danatunai #jaminanbpkb #kreditbca #kpm #kreditkendaraanbermotor #mobilkeluarga #goodlifebca #bankcentralasia #bankbca

Social Media KKB BCA:
Facebook: KKB BCA | @kreditmobilbca
IG KKB BCA: http://bit.ly/2Nc5gRl & IG Kredit Keren Banget: http://bit.ly/2TAmj0w

Aksesoris Mobil Ini Berbahaya, Jangan Dipasang

Memasang berbagai aksesoris di dalam mobil memang menyenangkan, selain bisa mempercantik mobil aksesoris berupa benda kesayangan seperti boneka, jam portable, dan yang lain juga tak jarang membuat pemilik mobil senang. Terutama para wanita nih yang suka menambah aksesoris untuk mempercantik mobilnya. Tapi apa Sahabat Garasi tau mana aksesoris yang aman atau berbahaya saat digunakan? dibawah ini adalah beberapa ulasan yang menyatakan aman atau bahayanya aksesoris yang dipakai

Beberapa Aksesoris Mobil Ini Berbahaya Jika Dipasang

Beberapa aksesoris yang berbahaya beserta alasannya adalah:

1. Sarung Stir

Cover stir atau pembungkus stir saat ini banyak sekali dipakai untuk mempercantik tampilan bagian dalam mobil, lantas apakah berbahaya? pembungkus stir ini kebanyakan dibuat tidak untuk memperhitungkan keselamatan berkendara, sementara stir mobil sebenarnya telah didesain dengan sangat ergonomis dengan memperhitungkan grip dan jari-jari agar bisa mendapatkan kendali maksimal mobil melalui stir ini.

Artinya pemasangan cover stir berbahaya karena merubah sistem ergonomis stir yang telah didesain sangat baik oleh pabrikan otomotif dengan memperhitungkan kenyamanan dan keselamatan saat berkendara, terlebih saat ada situasi yang diluar dugaan (darurat) maka akan sangat sulit mengendalikan mobil dengan stir yang diberi pembungkus ini.

Jika terpaksa memakai cover stir maka carilah cover stir yang benar-benar berkualitas dengan grip yang baik pada stir dan juga pada tangan

2. Pembungkus Pedal

Pembungkus pedal yang berbahaya adalah yang terbuat dari logam, karena pedal yang mayoritas dari karet telah didesain agar memiliki grip saat diinjak (tidak licin). Jika memakai pembungkus pedal berjenis logam lebih baik pada bagian rem tidak usah dibungkus, atau lebih baik memakai pembungkus pedal berbahan karet dengan pemasangan yang kuat

3. Hiasan Kabin

Hiasan kabin yang sering dipasang pada mobil adalah boneka pada bagian depan, tempat tissue, ataupun benda-benda keras lain pada bagian dashboard mobil. Hiasan-hiasan yang tidak memiliki grip untuk menahan guncangan cukup berbahaya jika terlempar atau terjatuh saat jalan tidak rata. Pecahnya konsentrasi saat mengemudi menjadi pemicu utama hiasan kabin yang terlempar ini, terlebih jika benda tersebut keras maka bisa melukai penumpang. Hiasan kabin yang terjatuh di area kaki pengemudi juga sangat berbahaya mengganjal pedal yang menyebabkan gagalnya kendali.

Pada bagian belakang juga biasanya banyak boneka ditempatkan diatas sandaran baris terakhir terutama untuk mobil sedan, atau banyaknya tumpukan barang pada bagasi mobil-mobil city car akan mengganggu visibilitas. Sebisa mungkin benda-benda pada bagian belakang tidak menutupi kaca

4. Warna Lampu

Nah saat ini sedang ramai penggunaan lampu depan HID yang memiliki nyala terang putih seperti matahari dan juga lampu rem (belakang) berwarna putih padahal ini sangat berbahaya.

Lampu depan HID (seperti nyala matahari) ini sangat berbahaya bagi kendaraan lain (sangat menyilaukan pengemudi kendaraan di depan) sehingga rawan menabrak dan bukan tidak mungkin kalau silau menabrak mobil kita. Bahkan menurut penelitian lampu dengan nyala putih ini sebenarnya tidak cukup baik dalam menerangi jalan (masih lebih baik lampu berwarna kuning untuk malam hari)

Penggantian lampu rem dengan warna putih juga sangat berbahaya pada malam hari karena bisa menyilaukan pengendara di belakang kita, bahkan tak jarang pengendara lain mengira itu bukan lampu rem akan tetapi lampu depan yang ujungnya sangat membingungkan pengendara di belakang kita

Masalah lampu ini selain berbahaya karena tabrakan juga sangat riskan pengendara lain merasa terganggu dan marah-marah dengan lampu yang menyilaukan ini sehingga tak jarang terjadi perkelahian.

5. Forklift Knob

Alat pemutar stir ini dimaksudkan untuk meringankan kerja tangan saat mengemudi (bisa hanya 1 tangan saja), akan tetapi penggunaan forklift knob ini sudah banyak yang melarangnya karena bahaya yang ditimbulkannya (resiko kecelakaan). Hal ini terjadi jika dalam keadaan darurat saat kendali tidak benar-benar ada pada kedua tangan yang kuat maka menjadi sangat berbahaya dengan alat pemutar stir ini

6. Mengemudi memakai sendal dan sepatu hak tinggi

Sepatu hak tinggi berbahaya digunakan karena rawan meleset saat menginjak pedal (baik gas, rem maupun kopling).

Memakai sendal untuk mengemudi ternyata juga sama berbahayanya dengan sepatu hak tinggi dikarenakan sendal mudah tersangkut saat akan berpindah pedal misalnya dari gas ke rem, sebisa mungkin hindari memakai alas kaki yang berpotensi tersangkut seperti sendal atau sepatu sendal.

Lebih baik gunakan sepatu yang yang cukup tipis pada bagian atas sedangkan pada bagian bawah berbahan karet yang rata.

7. Bumper Tanduk

Bemper dengan tanduk saat ini sudah jarang dipakai pada mobil-mobil keluaran terbaru yang mempertimbangkan keselamatan para pejalan kaki atau pemotor. Akan tetapi masih ada beberapa orang yang memasang bemper berupa logam keras pada bagian depan mobil. Nah banyak kalangan (praktisi otomotif) sudah melarang penggunaan bemper dari logam berupa tanduk ini di perkotaan, akan tetapi masih membenarkannya jika berada di daerah bersalju atau di offroad (bukan aspal) yang minim resiko menabrak orang, karena memang tak bisa dipungkiri jika menabrak orang mobil yang bertanduk sangat berbahaya

8. Menempatkan barang bawaan dibawah pengemudi

Penempatan ini biasanya disekitar kaki pengemudi atau dibawah jok pengemudi, hal ini dilarang karena beresiko mengganggu injakan pedal (pengendalian mobil), pada saat mobil mengerem maka barang yang diletakkan di bawah kursi driver akan bergerak maju dan sangat berbahaya jika bergerak maju sampai ke bagian pedal (gas/ rem/ kopling) mengganjal pedal yang menyebabkan pengemudi gagal mengerem atau tak menutup kemungkinan barang tersebut membentur pedal gas (mengegas mobil).

Foto : Internet

Ditulis oleh ANJAR

Sumber: Garasi.id

 

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: http://bit.ly/2Z6JpBo atau DM langsung!

Form Pengajuan KKB BCA: http://bit.ly/2PfnHHJ – Tim kami akan segera merespon

Trik dan Tips beli mobil: http://bit.ly/2z2fawD

Terima kasih
Salam Kredit Keren Banget – https://kreditkerenbanget.org/
#solusikkb #solusibca #kreditmobil #kreditmobilbca #belimobil #belimobilbaru #kkbbca #bca #newcar #kreditkerenbanget #kkb #mobilbaru #viakkbbca #mobilseken #mobilsecond #mobilbekas #mobkas #danatunai #jaminanbpkb #kreditbca #kpm #kreditkendaraanbermotor #mobilkeluarga #goodlifebca #bankcentralasia #bankbca

Social Media KKB BCA:
Facebook: KKB BCA | @kreditmobilbca
IG KKB BCA: http://bit.ly/2Nc5gRl & IG Kredit Keren Banget: http://bit.ly/2TAmj0w

7 Mobil Baru di Telkomsel IIMS 2019 yang Sudah Bocor ke Publik

JAKARTA – Model-model baru dari berbagai segmen dan rentang harga akan meramaikan Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

Telkomsel IIMS 2019 bakal berlangsung pada 25 April hingga 5 Mei mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Sebanyak 19 merek mobil plus 17 merek sepeda motor sudah memastikan ikut.

Untuk roda empat, di antaranya ada BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, Jeep, Honda, Hyundai, Mazda, MINI, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, Mercedes-Benz dan Wuling. Sementara, untuk roda dua, ada antara lain Aprilia, Benelli, BMW Motorrad, Harley Davidson, Husqvarna, Honda, Kawasaki, KTM, Kymco, Moto Guzzi, Royal Enfield, Piaggio, dan Vespa.

Sudah muncul berbagai nama mobil baru yang bakal tampil. Model-model tersebut ada yang diluncurkan tak lama sebelum pameran, tapi ada juga yang menunggu Telkomsel IIMS 2019 sebagai ajang peluncuran resminya.

Berikut ini daftarnya:

  1. Mitsubishi Xpander Edisi Spesial
    Mitsubishi mengumumkan rencana memperkenalkan Xpander edisi spesial pada akhir pekan lalu. Ada beberapa diferensiasi yang terdapat pada salah satu low multi purpose vehicle (LMPV) terlaris di Indonesia ini seperti jok kursi dari MBTech serta tambahan body kit.
  2. Wuling Cortez Turbo
    Wuling Cortez varian mesin 1.5-liter turbo siap menggoda di Telkomsel IIMS 2019 dengan harga yang bisa mencapai hingga Rp 290 juta – 300 juta-an. Pemesanannya di dealer-dealer bahkan sudah bisa dilakukan sejak April.
  3. DFSK Glory 560
    Kompatriot Wuling, Dongfeng Sokon (DFSK), bakal merilis sport utility vehicle (SUV) murah Glory 560 di JIExpo Kemayoran. Mobil tujuh penumpang bermesin 1.5-liter turbo ini akan memiliki banderol sekitar Rp 210 juta sampai dengan Rp 270 juta.
  4. Toyota C-HR Hybrid
    Toyota akan menjadikan Telkomsel IIMS 2019 sebagai panggung bagi C-HR hybrid. Belum banyak yang bisa diketahui dari model ini selain akan bermesin 1.8-liter plus sistem penggerak bertenaga listrik serta akan diluncurkan terlebih dahulu pada 22 April.
  5. Hyundai Kona
    Merek asal Korea Selatan Hyundai tak mau ketinggalan memanfaatkan Telkomsel IIMS 2019 untuk menunjukkan model baru. Mereka siap mengaspalkan SUV kompetitor Honda HR-V bernama Kona.
  6. BMW Z4
    Dari segmen premium, BMW akan coba memukau para pengunjung pameran dengan meluncurkan Z4. mobil sport roadster ini terkenal sebagai ‘saudara’ Toyota Supra karena keduanya dikembangkan bersama-sama.
  7. Suzuki Carry
    Yang terakhir ini merupakan legenda kendaraan komersial dan generasi terakhir yang bakal diluncurkan akan dilengkapi dengan beragam penyempurnaan. Mulai dari tampilan dengan dimensi dan daya angkut lebih besar, mesin hasil penyempurnaan milik Ertiga dan tak ketinggalan beberapa teknologi terkini termasuk immobilizer sehingga tidak mudah untuk dicuri.

Selain model-model yang sudah disebutkan, masih ada lagi satu ‘world premiere’ (peluncuran perdana dunia) di Telkomsel IIMS 2019. Sayang, rinciannya masih dirahasiakan. [Xan/Ari]

 

Artikel Asli

 

DAPATKAN PENAWARAN TERBAIK DARI KKB BCA

 

Memiliki kendaraan pribadi dapat mendukung mobilitas Anda sehari-hari, mulai dari perjalanan ke tempat kerja hingga mengajak keluarga rekreasi. Saat ini, sangat mudah untuk memiliki kendaraan idaman dengan alternatif pembiayaan. Untuk membantu Anda mendapatkan mobil idaman, KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) dapat membantu Anda mewujudkannya.Dan dapatkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut:

  • Angsuran yang kompetitif
  • Proses cepat.
  • Pilihan jangka waktu sesuai dengan kebutuhan Anda.

Mau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: https://goo.gl/38BLCX  atau isi form pengajuan kami klik di: https://goo.gl/UgQGSv

 

Terima kasih

Salam KKB BCA

Blog kami: https://kreditkerenbanget.org/

15 Tahun Toyota, New Avanza dan Velez Hadir Lebih Mewah dan Stylish

JAKARTAINSIGHT.com | Hadir telah 15 tahun di Indonesia, Toyota Avanza dan Veloz hadir baru dengan memberikan sentuhan yang berbeda, lebih modern, lengkap, dan jug alebih nyaman. Hal ini terlihat dari New Avanza dan New Veloz yang resmi diluncurkan pada minggu lalu.

Pada New Avanza perbahan mendasar terlihat pada bagian depan yang tampak kokoh, stylish, dan modern. Yang lebih mencolok lagi adalah perubahan pada empat lampu headlamp yang dibelah, ini menunjukkan desain stylish dan modern. Dengan menggunakan lampu LED serta ditunjang dengan desain garnish membuat lampu mampu mengekspresikan sorotan yang tajam dan ramping.

Dengan beberapa perubahan lainnya juga membuat New Avanza dan New Veloz lebih senyap dibanding pendahulunya.

“Berbagai kelebihan yang dimiliki keduanya, menjadikan mobil tersebut tetap menjadi pilihan pelanggan setianya. Sejak diperkenalkan pada tahun 2003 hingga kini, Avanza telah menjual sebanyak 1,7 juta unit. Semua perubahan dan sentuhan yang kami berikan mendasar pada kebutuhan pasar,” jelas Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto.

 

Silahkan hubungi WA PIC KKB di atas bila menghendaki untuk di follow up lebih lanjut. Terima kasih

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini !

 

1200x630bb

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget