BMW i8 Bisa “Nge-Charge” di PLN Gambir

Silver BMW i8

Menunjukkan keseriusan mendorong kendaraan listrik, PLN Distribusi Jakarta Raya melakukan test-charging BMW i8 menggunakan Stasiun Penyedia Listrik Umum ( SPLU). Pengujian dilakukan di lahan parkir khusus kendaraan listik PLN Distribusi Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).

Mobil plug-in hybrid bertenaga 362 tk dari kombinasi mesin turbo 1.5 L dan dua motor listrik  diklaim datang dalam kondisi belum ter-charge dengan konsumsi energi berkisar antara 11,9 kWh/100 km atau setara dengan sekitar Rp 20.000,00 untuk penggunaan sejauh 100 km.

Selain melakukan pengetesan mengisi daya i8, PLN juga memperkenalkan prototipe lahan parkir khusus kendaraan listrik dengan fasilitas SPLU. Adanya lahan ini diharap bisa mendorong instansi lain untuk menyediakan lahan parkir serupa sehingga membuat masyarakat menjadi lebih tertarik menggunakan kendaraan listrik.

“Dari hasil test-charging tersebut, PLN Distribusi Jakarta Raya membuktikan bahwa SPLU dinyatakan telah siap sebagai infrastruktur pengisian energi listrik untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik,” tulis dalam siaran pers PLN Distribusi Jakarta Raya.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Sampai dengan pertengahan September 2017 ini, jumlah SPLU di wilayah DKI Jakarta sudah mencapai 578 unit dan ditargetkan akan mencapai 1.000 unit yang tersebar di DKI Jakarta pada akhir 2017.

 

Saat dikonfirmasi mengenai hasil pengujian pada i8, Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Distribusi Jakarta Raya Leo Basuki, mengatakan hasilnya cukup baik.

Simulasi pengisian bahan bakar listrik mobil Hybrid BMW i8  saat acara penyerahan kunci di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (20/4/2017). Penyerahan unit pertama kali dilakukan oleh BMW dengan penyerahan kunci secara resmi oleh President Director BMW Group Indonesia Karin Lim kepada pemilik pertamanya.

Simulasi pengisian bahan bakar listrik mobil Hybrid BMW i8 saat acara penyerahan kunci di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (20/4/2017). Penyerahan unit pertama kali dilakukan oleh BMW dengan penyerahan kunci secara resmi oleh President Director BMW Group Indonesia Karin Lim kepada pemilik pertamanya.

“Pengujian kemarin secara langsung bukan dari pihak kami, tapi teman media. Hasilnya cukup baik, dalam arti SPLU yang kita punya sudah

comply

. Tapi memang tidak sampai penuh, karena SPLU yang kita punya bukan jenis

fast charging

, jadi mungkin butuh waktu lama untuk mengisinya,” kata Leo

Menurut Leo, pihak lebih ke masalah sosialisasi mengenai SPLU. Mulai dari kegunaan serta fungsi untuk memenuhi kebutuhan daya dari kendaraan listrik.

Artikel Asli

Penjualan mobil bulan Agustus masih kencang

Penjualan mobil bulan Agustus masih kencang

Penjualan bulanan kendaraan roda empat melesat single digit pada Agustus 2017 lalu. Berdasarkan data wholesales (dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan domestik selama Agustus sebesar 96.461 unit, naik 13,1% dari periode bulan juli sebesar 85.217 unit

Secara total, penjualan dalam periode Januari sampai Agustus 2017 sebesar 715.291 unit. Atau naik 3,5% dari periode sama tahun lalu 691.042 unit.

Tahun ini, Gaikindo menargetkan penjualan mobil sebanyak 1,1 juta unit. Alhasil dibutuhkan penjualan sebanyak 384.709 unit dalam empat bulan ke depan sebelum target tercapai.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto mengatakan, kenaikan kemungkinan besar karena hasil penjualan di pameran GIIAS Agustus lalu.

“Daya beli masyarakat masih tetap untuk kendaraan di harga Rp 200 juta ke bawah karena pendapatan per kapita masih sekitar US$ 3.500,” kata Jongkie kepada KONTAN, Sabtu (16/9).

Sedangkan untuk kelas mobil di harga kisaran tersebut pasarnya akan mengecil dengan sendirinya. Alhasil mobil low cost green car (LCGC) dan Low Multi Purpose Vehicle (LPMV) yang masih mendominasi penjualan mobil nasional.

Menanggapi hal tersebut, Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Astra Toyota Motor mengatakan ada dua hal yang membuat penjualan naik. Pertama pilihan masyarakat semakin bervariasi dengan hadirnya produk baru pada bulan lalu. Dari Toyota menurutnya penjualan seperti Voxy dan Fortuner TRD yang mendorong penjualan.

“Daya beli masyarakat cukup baik, hanya mereka menunggu waktu dan produk yang tepat,” kata Soerjo kepada KONTAN, Minggu (17/9).

Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan penjualan Honda di bulan Agustus 2017 mengalami peningkatan yang didukung oleh kenaikan penjualan dari berbagai produk Honda.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

“Terutama dari produk – produk yang baru kami luncurkan seperti New Honda Jazz. Kami yakin di bulan-bulan berikutnya penjualan pada semester dua masih tetap menjanjikan dan konsisten,” kata Jonfis akhir pekan lalu.

Secara keseluruhan pada bulan Agustus 2017, Honda mencatat penjualan sebanyak 17.690 unit. Atau meningkat sebesar 39% dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 12.677 unit.

Dan dengan peningkatan penjualan di bulan Agustus 2017, Honda telah membukukan penjualan sebesar 123.628 unit sepanjang tahun 2017 di seluruh Indonesia dengan market share sebesar 17%.

Sementara Daihatsu membukukan penjualan 8 bulanan (Januari – Agustus) 2017 mencapai penjualan diler ke pabrik (wholesales) sebesar 124.726 unit. Penjualan Daihatsu naik 7% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu 116.999 unit dan retailsales sentuh angka 119.290 unit, naik 1% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu 117.838 unit.

“Kami berharap pencapaian ini akan terus tumbuh dan diiringi oleh peningkatan pelayanan purnajual Daihatsu,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) beberapa saat lalu.

Artikel Asli

Ini Masalah yang Kerap Hadir Saat Beli Mobil Eropa

Ini Masalah yang Kerap Hadir Saat Beli Mobil Eropa

Jakarta– Nah tapi sebelum membawa pulang mobil Eropa ke rumah, harus ada yang diperhatikan nih Otolovers. Selain akses purna jual yang masih sulit, kaki-kaki yang harus diperhatikan, mobil keluaran Eropa juga memiliki komponen yang kurang cocok untuk iklim Indonesia loh.

“Mobil Eropa itu kan dibuat menyesuaikan iklim mereka yang dingin dan tidak terlalu panas. Nah apabila dibawa ke sini, siap-siap keluarin dana lebih untuk perawatan interiornya,” kata Winarta selaku kepala operasional Hugo Car Audio Specialist kepada detikOto di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Pada mobil Eropa, dirinya menambahkan, mereka memakai komponen karet sehingga apabila mobil terkena paparan matahari secara langsung dan terus-menerus, bagian interior akan lengket dan rusak.

“Mereka kan mobilnya pakai karet sehingga kalau sering terkena panas interiornya bakalan lengket dan bolong-bolong,” papar Winarta.

Selain itu, fungsi sistem mobil Eropa cukup berbeda dan kompleks dibanding keluaran Jepang. Sehingga terkadang tombol perintah di mobil ngaco.

“Mobil Eropa kan sistem nya pakai data, pasti ada aja yang ngaco nanti seperti hidupin lampu apa, yang hidup malah lampu yang beda. Itu sih kendalanya,” ujar Winarta.

“Tapi yang patut diberi jempol adalah durabilitas dan kekuatannya sih. Top mobil Eropa mah,” tambahnya.

Karena iklim Indonesia yang sering kali membuat bagian interior mobil Eropa rusak, para pemilik harus rela mengeluarkan setidaknya Rp 2-5 juta untuk perawatannya.

“Perawatan interior sih tidak menentu, tapi kalau sering digunakan paling tidak Rp 2-5 juta tiap empat bulan sekali. Nah makanya selalu dimasukkan ke garasi apabila mobil tidak digunakan supaya tidak terlalu panas,” tutup Winarta

Artikel Asli

BERBANDEROL FANTASTIS! Deretan Mobil Mewah Selebriti Dunia Ini Mencapai Rp105 Miliar

LOS ANGELES – Bukan rahasia lagi apabila selebriti papan atas Hollywood mendapat bayaran selangit, sehingga tidak sedikit dari mereka yang menjalani gaya hidup mewah. Beberapa pesohor bahkan menjadikan tunggangan mereka sebagai salah satu simbol kesuksesan berkarier. Sebagian memilih kendaraan berdasarkan harga, lainnya memilih tunggangan berstatus ‘edisi terbatas’.

Inilah daftar enam mobil mewah para selebriti dunia yang berbanderol miliaran rupiah sebagaimana dilansir dari Trending Top Most.

1. Jay Z- Maybach Exelero

Diposisi paling atas ada Jay Z. Rapper sekaligus pebisnis ini diketahui memiliki mobil dengan harga yang amat mahal bila dibandingkan dengan selebritis lainnya. Pria asal Brooklyn, Amerika Serikat itu mempunyai sedan sport dua pintu, Maybach Exelero.

Mobil yang dibekali mesin twin turbo V12 twin dengan transmisi otomatis 6 percepatan itu dibanderol sebesar USD8 juta atau setara Rp105 miliar. Dengan begitu, Maybach Exelero tak hanya menjadi mobil selebriti termahal di dunia tapi juga kendaraan termahal yang pernah ada.

2. Birdman – Bugatti Veyron

Simon Cowell dan Birdman memiliki selera yang sama soal kendaraan. Tapi Birdman membayar lebih banyak untuk mendapatkan Bugatti Veyron yaitu seharga USD2 juta atau Rp26 miliar. Satu-satunya yang membedakan mobil Cowell dengan Birdman ada pada bagian warna eksteriornya.

3. Simon Cowell – Bugatti Veyron

Salah satu juri ajang pencarian bakat ini rupanya mempunyai uang yang sangat banyak untuk menebus satu unit Bugatti Veyron. Mobil produksi Perancis itu didapatnya dengan harga USD1,7 juta atau Rp22 miliar. Dibekali mesin berkapasitas 8 liter turbo-quad W-16 dan dihubungkan ke transmisi otomatis enam percepatan membuat mobil ini bisa bergerak begitu cepat.

4. Kanye West – Lamborghini Aventador

Rapper dan desainer Kanye West, rela mengeluarkan USD750.000 atau Rp9,8 miliar demi mendapatkan Lamborghini Aventador. Saat ini, mobil berpostur langsing itu masih dalam proses produksi. Dapur pacu Lamborghini Aventador dihuni oleh mesin 6.5 L L539 V12 yang dihubungkan ke transmisi tujuh percepatan.

5. Jerry Seinfeld – Porsche 959

Komedian dan aktor Jerry Seinfeld memilih Porsche 959 sebagai tunggangannya. Mobil sport dua pintu ini hanya diproduksi sebanyak 345 unit di seluruh dunia. Berbekal mesin twin-turbocharged berkapasitas 2.847 cc, Porsche 959 mampu melaju dengan kekuatab 444 horsepower. Seinfeld membeli mobil itu seharga USD700.000 atau sekira Rp9,2 miliar.

6. Nicolas Cage – Ferrari Enzo

Ferrari Enzo diproduksi dalam jumlah terbatas, hanya 349 unit di seluruh dunia. Salah satunya dimiliki oleh aktor Face Off, Nicolas Cage. Mobil yang pertama kali diproduksi pada 2002 ini dibanderol USD670.000 atau setara Rp8,8 miliar. Keunggulan mobil yang dirancang oleh Ken Okuyama ini terletak pada mesin 6 liter Tipe F140 B V12.

Artikel Asli

Ini Dia Logo Baru BMW

c0becee8b6b9692a5bf1e374d805f925_922x

Perusahaan otomotif asal Jerman, BMW, meluncurkan logo baru. Logo baru ini mereka sematkan pada berbagai mobil elit mereka.

Logo baru ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan logo yang lama. Bentuk logo tetap bulat dan terdapat tulisan BMW pada bagian tengah. Namun, tulisan pada logo baru BMW berwarna hitam dan putih, tidak lagi mengandung unsur biru.

logo ini sebetulnya dipakai perusahaan lebih dari 100 tahun yang lalu. Dengan kata lain, ini adalah logo yang terlahir kembali. Logo ini semakin lengkap karena di bawahnya tertera kepanjangan BMW, Bayerische Motoren Werke.

Keterangan pers BMW menyebut bahwa logo hitam-putih dengan nama lengkap ini “Akan menggarisbawahi sejarah panjang dan membanggakan dari merek Jerman ini.” Sayangnya BMW tidak menyebut model-model apa saja yang bakal tersemat logo baru ini.

BMW meluncurkan logo baru dalam rangka memperkuat line-up mobil tertinggi mereka. Logo ini disematkan pada jajaran mobil mewah baru yang dianggap paling elit.

 

Artikel Asli