Honda Civic – Riview Dealer Partisipan KKB BCA Virtual Autoshow 2020

Kiprah sedan semakin tergerus oleh eksistensi SUV dan MPV. Namun demikian, mobil sedan masih mendapat tempat terutama di kalangan ekonomi menengah di perkotaan yang mencari kenyamanan. Honda City adalah salah satunya yang pada 2020 ini berusaha memikat kalangan urban dengan kabin yang lega khas mobil Honda.

Tidak banyak yang berubah dari wajah Honda City sejak diluncurkan pada 2017 lalu. Sebab, model terbaru City yang meluncur pada akhir 2019 di Thailand tersebut hingga kini belum masuk ke Indonesia. Konsep desain City ditonjolkan melalui tiga dasar yaitu teknologi canggih, sporty, serta tampilan yang mencirikan sedan. Ketiga dasar desain tersebut kemudian dirangkum ke dalam “Advanced Energetic Design”.

Honda City memiliki dimensi panjang 4.442 mm, lebar 1.694 mm, dan tinggi 1.477 mm. Eksteriornya menonjolkan kesan elegan dan modern, dengan full LED pada headlamp berpadu lampu Daytime Running Light (DRL). Kesan elegan juga terlihat dari garis-garis di samping bodi yang lembut memanjang mulai dari depan hingga ke belakang.

Pencahayaan LED dibantu foglight menjangkau area jauh membuat pengemudi berkendara dengan nyaman. Untuk bagian gril, sebilah panel besar beraksen krom menjadi ciri khas dari Honda City dengan konsep sharp front grille design. Aura sporty muncul dari desain bumper yang dipertegas dengan garis tajam. Selanjutnya di belakang terpasang High Mount Stoplamp dan Shark in Antenna di atapnya.

New Honda City sekarang juga hadir dengan kaca spion yang dilengkapi LED turning signal. Spion ini otomatis mendongkrak aura kemewahan City layaknya sedan-sedan kelas atas. Sistem elektrik membuat pengendara lebih mudah dalam mengatur arah spion dari dalam kabin.

Desain Honda City 2020 Makin Gagah

New Honda City
New Honda City

Secara garis besar, Honda City yang baru meluncur di Thailand sebenarnya banyak berubah tapi garis bodi masih mirip dengan versi 2017. Ubahan desain mencakup bagian bagian depan, belakang, lalu posisi spion yang bergeser. City lebih panjang 113 milimeter (4.553 mm), 53 mm lebih lebar (1.748 mm) dari pendahulunya, tetapi jarak sumbu roda 11 mm lebih pendek (2.589 mm).

Bagian depan menampilkan bentuk Solid Wing sebagai wajah khas Honda terkini dengan lampu depannya yang mirip seperti Honda Civic. Selanjutnya desain lampu belakang kini bergaya sipit dengan teknologi LED Strip yang membuatnya kian berkelas.

Inovasi Mesin Honda City 2020, Bakal Pakai Turbo

Honda City yang dijual di Indonesia berasal dari pabrik Honda di Thailand. Bukan tidak mungkin generasi kelima City yang meluncur di Negeri Gajah Putih akhir tahun lalu bakal masuk ke Indonesia. Pada generasi terbaru, mesin Honda City sudah dibekali turbo namun versi Indonesia yang sekarang masih belum ada.

Mesin Honda City terbaru (Foto: Honda)

Pada versi yang sekarang, Honda City menggunakan mesin 1.5L SOHC i-VTEC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 Hp pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 14.8 kg.m pada 4.600 rpm. Sementara pilihan transmisinya tersedia CVT 7 percepatan serta manual 5 percepatan. Tenaga mesin Honda City bisa dibilang sebagai yang terbesar di kelasnya jika dibandingkan degnan sedan kompak sejenis.

Pada generasi terbaru, tidak terjadi penambahan tenaga, namun adanya turbo memangkas kapasitas mesin secara signifikan. Honda City di Thailand dibekali mesin tiga silinder berkapasitas 1.000 cc VTEC TURBO yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 120 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 173 Nm pada rentang 2.000 rpm hingga 4.500 rpm.

Dengan mesin yang jauh lebih kecil, tentunya konsumsi BBM bisa jauh lebih hemat. Sekalipun kapasitasnya kecil, tenaga yang dihasilkan tetap sama sehingga tidak mengurangi kenikmatan berkendara sebuah sedan.

Interior Honda City, Terluas di Kelasnya

Honda City
Interior pada bagian depan Honda City. Foto/Carmudi Indonesia/Don.

Nama Honda selama ini dikenal sebagai pabrikan yang jago dalam merancang kabin lega. Sekalipun dimensi luarnya biasa saja, namun interior Honda City dirasa terluas di kelasnya. Tidak hanya lega, tapi juga nyaman dan berkesan mewah.

Jok dilapisi oleh bantalan tebal dan dibuat dengan material berkualitas tinggi. Di bagian depan, kita disuguhkan panel dasbor yang dibalut dengan warna baru Gun Metal Garnish mewah. Panel spidometer terdapat Multi Information Display untuk menampilkan berbagai informasi penting saat berkendara.

Tak kalah penting, di bagian setir tersedia tombol cruise control. Pengemudi tinggal pencet tombol dan biarkan kaki beristirahat sejenak untuk tidak menginjak pedal gas saat cruising di jalan tol. Di bagian belakangnya terdapat tuas paddle shift bagi yang ingin merasakan sensasi ala pebalap Formula 1.

Kalau kita ingin merasakan sensasi manual pada varian CVT, tinggal geser tuas perseneling ke posisi S (Sport). Tempatkan jari pada paddle shift di sisi kanan-kiri kemudi untuk mengatur naik-turun transmisi.

Fitur hiburan sedan ini didukung Smart Floating A/V System 8 inci untuk memainkan multimedia dalam berbagai format. Head unit dengan teknologi layar sentuh ini bisa dihubungkan dengan perangkat smartphone iOS dan Android. Pengemudi juga tidak banyak terdistraksi karena audio serta fungsi lainnya bisa diatur dengan mudah melalui Audio Steering Switch pada setirnya.

Kemudian untuk penumpang di belakang kian nyaman karena adanya Rear AC Ventilation dan Rear Armrest with Cup Holder. Kursi belakang Honda City bahkan bisa dilipat dengan konfigurasi 60:40, membuat kabin New Honda City semakin fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Interior Honda City 2020 Bercita Rasa Honda Jazz

Bicara soal Honda City 2020, interiornya mengalami banyak perubahan dari sisi desain. Khusus untuk konsol tengah masih sama dibanding Honda City yang ada sekarang. Posisi cup holder, tuas persneling dan rem tangan pada konsol tengah tampak tidak berubah dari generasi sebelumnya.

Tata letak dasbor City mengalami perbaikan, desainnya terpegaruh desain dasbor milik Honda Jazz. Desain ventilasi AC bergaya vertikal dan setir generasi kelima menganut desain three spoke baru. Perbedaan lain yang hadir pada model terbaru City yaitu ruang kaki yang lebih lebar terutama di baris kedua.

Suspensi Nyaman ala Honda City

Tidak hanya piawai merancang kabin lega, pabrikan yang didirikan oleh Soichiro Honda ini juga terkenal dengan bantingan suspensi yang nyaman namun stabil. Untuk Honda City, sedan ini dilengkapi pula dengan suspensi kokoh dari jenis MacPherson Strut di bagian depan dan H-Shape Torsion Beam di bagian belakang.

Adapun alas kaki sedan kompak ini memakai ban ukuran 185/55 R16 yang membalut pelek Alloy Wheel 16 inci. Kombinasi tadi sangat cukup untuk menahan getaran atau guncangan dan memberi rasa nyaman pengemudi maupun penumpangnya.

Fitur Keselamatan Honda City Bukan yang Terbaik

Honda City memang unggul dalam beberapa poin seperti kenyamanan suspensi dan kabin lega. Namun, sedan kompak andalan Honda ini masih kalah dari sisi fitur keselamatan. Pasalnya, Honda City cuma dibekali dua airbag yang termasuk minim untuk ukuran sedan.

Kemudian untuk fitur keselamatan aktif lainnya didukung fitur keselamatan standar kekinian seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist, Emergency Stop Signal (ESS), Vehicle Stability Assist (VSA), Motion-Adaptive Electric Power Steering (EPS), dan Hill Start Assist (HSA).

Nah, sudah ketahuan kan beda Honda City terbaru dengan model yang sudah ada sekarang. Sayangnya, pihak Honda Prospect Motor (HPM) masih bungkam soal peluncuran Honda City generasi kelima di Indonesia. Tahun 2020 masih panjang, kita hanya bisa berharap Honda City yang meluncur di Thailand juga masuk ke Indonesia.

Sumber Artikel

Tonton Video Mobil Ulasan:

Selengkapnya di Channel Youtube Kredit Keren Banget atau Klik Link https://kreditkerenbanget.info/AutoshowKKB5

Beli mobil semudah belanja online?
KKB BCA hadir dengan konsep Virtual Event
Event ini yang juga dijalankan secara serentak di hampir seluruh cabang BCA di Indonesia.

Pastikan mendapatkan penawaran spesial dari KKB BCA dan pastikan untuk Join dalam Event Virtual kami

Nasabah dapat berbicara atau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami WA 081280818257 atau klik link ini:
https://kreditkerenbanget.info/picKKBvirtual

.

Terima kasih
Salam Kredit Keren Banget
Klik di bio IG / http://www.kreditkerenbanget.org
SUBSCRIBED YOUTUBE KKB BCA di “Kredit Keren Banget”

solusikkb #solusibca #kreditmobil #kreditmobilbca #belimobil #belimobilbaru #kkbbca #bca #newcar #kreditkerenbanget #kkb #mobilbaru #viakkbbca #kreditbca #kpm #kreditkendaraanbermotor #mobilkeluarga #goodlifebca #bankcentralasia #bankbca #kreditkerenbanget #kreditmobilbca #kkbbcaVirtualevent #bcasemuaberes #kreditmobil

Mazda CX30 – Riview Dealer Partisipan KKB BCA Virtual Autoshow 2020

Setelah Mazda 3, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi merilis Mazda CX-30, mewakili produk ke dua Mazda 7th G. Ia mengisi segmen Compact Crossover, yang lebih besar dari CX-3, namun lebih kecil ketimbang CX-5. Agak unik memang, dimensinya tanggung untuk dikaitkan dengan kompetitor yang ada. 

Dan lebih menariknya lagi, mobil baru ini dibangun dalam satu platform dengan Mazda 3. Maka itu tampilan Mazda CX-30 menyuratkan satu bahasa desain sama, yang mereka sebut KODO, atau soul of motion dalam Bahasa Inggris. Filosofi yang menegaskan keterkaitan sang pengendara dan mobil itu sendiri. 

Berbagai fitur modern juga tersemat. Seperti Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitoring System, Lane Departure Warning, mode berkendara, Head Up Display, Rear Cross Traffic Allert dan banyak lagi. Tampilan instrumen juga merupakan perpaduan digital-analog yang sangat informatif. Plus, ada sebuah layar entertainment di tengah, yang bisa dioperasikan lewat kenop putar dekat tuas.

Eksterior Garang

Tampilan eksterior Mazda CX-30. (Foto: Mazda)

Saat saya melihat tampilan eksterior Mazda CX-30 untuk pertama kalinya, crossover ini memiliki kesan garang. Ini terlihat dari desain lampu depannya yang berbentuk sipit dengan ornamen krom cukup besar yang menyambung ke sisi bawah mobil.

Selain itu, Mazda CX-30 menggunakan body cladding yang berukuran cukup besar sehingga sukses terlihat maskulin. Dari segi dimensi, di atas kertas Mazda CX-30 memiliki ukuran panjang 4.395 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.540 mm.

Di bagian belakang, Mazda CX-30 ini disematkan lampu LED berbentuk lingkaran seperti ditarik ke samping dengan garis lampu tajam.

Interior Elegan

Head unit pada interior Mazda CX-30. (Foto: Mazda)

Dalam perjalanan dari diler ke Sate Maranggi untuk istirahat siang, saya menjadi penumpang yang duduk di kursi depan. Kesan pertama yang saya rasakan saat duduk adalah head room-nya agak sempit. Namun, melihat desain interior Mazda CX-30 yang terlihat mewah dan elegan membuat saya kagum. Jok mobilnya pun terasa cukup nyaman karena sudah dibalut dengan bahan kulit berkualitas tinggi.

Saya melihat media lain yang menjadi pengemudi saat sedang menyalakan mesin mobil. Ternyata, Mazda CX-30 ini sudah menggunakan tombol start/stop button, tidak menggunakan kunci manual. Cukup dengan menginjak pedal rem bersamaan dengan menekan tombol tersebut, mesin mobil akan menyala.

Di sisi lain, terdapat head unit berukuran 8,8 inci yang sudah terintegrasi dengan smartphone. Selain itu, disematkan pula delapan buah speaker yang membuat alunan lagu dari radio mobil terdengar lumayan keras di dalam kabin, meskipun sempat saya kecilkan suaranya.

Tidak ketinggalan, terdapat Sunroof untuk melihat langit yang saya sukai saat saya merasa bosan dalam mobil. Sekitar dua jam-an lebih di perjalanan, kami akhirnya sampai di Sate Maranggi.

Impresi Mengemudi Mazda CX-30

Setelah makan siang di Sate Maranggi menuju hotel tempat menginap, saya bertukar posisi dengan media yang ikut dalam satu mobil untuk jadi pengemudi. Karena jalanan di kawasan Lembang cukup padat dan lumayan sempit, saya membawa mobil ini di kecepatan sedang.

Dibekali teknologi SKYACTIV-Vehicle Architecture, saya merasa handling mobil ini bagus. Di jalan tanjakan menuju hotel pun mobil bisa dibawa bermanuver dengan baik. Saya cukup suka dengan setir kemudi CX-30 ini karena sangat presisi dan pas untuk digenggam. Terdapat fitur cruise control pada setirnya yang memudahkan saya untuk mengatur fitur-fitur di dalam mobil.

Fitur yang juga saya suka adalah Head Up Display (HUD). Fitur ini menampilkan informasi kecepatan mobil yang saya bawa pada kaca depan. Sehingga, saya tidak kehilangan fokus selama berkendara.

Fitur Keselamatan

Fitur keselamatan yang disematkan pada Mazda CX-30 ini yang membuat saya terkesan. Mazda CX-30 memiliki sensor sensitif, seperti Mazda Radar Cruise Control yang disematkan pada bagian depan mobil. Saat saya berhenti cukup dekat dengan mobil lain yang berada di depan, head unit CX-30 ini akan memperlihatkan radar cruise control tersebut menyala.

Untuk fitur Brake Assist-nya sendiri, juga cukup sensitif. Saat Mazda CX-30 yang saya bawa terlalu mepet dengan mobil di depan, fitur tersebut tiba-tiba berbunyi dan mobil berhenti mendadak sehingga saya dan media lain yang berada dalam satu mobil terkejut. Namun, saya sangat mengapresiasi fitur Brake Assist ini karena fitur tersebut benar-benar dibutuhkan untuk pengemudi ugal-ugalan seperti saya.

Selain itu, fitur blind spot monitoring yang disematkan pada spion Mazda CX-30 juga sangat membantu untuk melihat keadaan sekeliling mobil. Monitoring akan bekerja dengan mengirimkan notifikasi di sudut spion. Sehingga, risiko tabrakan dengan kendaraan lain bisa dihindari.

Ditambah, terdapat fitur LKA (Lane Keep Assist). Saat saya seringkali keluar dari garis marka jalan, fitur tersebut memberikan peringatan melalui bunyi dan getaran pada setir kemudi mobil.

Momen paling menegangkan saat melalui jalanan menanjak dekat hotel, sangat curam. Namun ternyata, Mazda CX-30 ini dapat melalui jalan tersebut dengan lancar. Berkat suspensi Macpherson Strut yang disematkan di bagian depan dan Torsion Beam di bagian belakang, mobil tersebut juga tidak banyak berguncang saat melalui jalannya yang penuh bebatuan. Saya dan lainnya pun bisa selamat sampai hotel. Dengan adanya fitur Front and Rear Parking Sensors, dapat membantu saya saat memarkirkan mobil di tempat parkir hotel.

Sebagai informasi, selain yang disebutkan di atas, Mazda CX-30 ini memiliki berbagai fitur keselamatan canggih lainnya. Antara lain, fitur Airbags, ABS, dan EBD sebagai fitur keselamatan standar, serta Hiill Launch Assist (HLA) dan High Beam Control untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari risiko kecelakaan.

Tentang Mazda CX-30

Spesifikasi Mazda CX-30. (Foto: Mazda)

Tampil perdana di Geneva International Motor Show pada Maret 2019 lalu, Mazda CX-30 telah resmi diluncurkan di Indonesia pada awal tahun 2020 ini.  Mobil ini merupakan sebuah SUV yang menggabungkan proporsi desain tegas dengan gaya elegan khas Mazda.  Di sisi lain, Mazda CX-30 sudah mengusung evolusi terbaru desain KODO khas Mazda yang merupakan model Mazda generasi ketujuh.

Di bagian mesin, Mazda CX-30 telah dibekali mesin bensin SKYACTIV-G 2,0 liter terbaru yang dapat mengeluarkan tenaga maksimum sebesar 178 Hp pada 6.000 Rpm dan torsi maksimum 224 Nm pada 3.000 Rpm. Tenaga dan torsi dari jantung pacu ini disalurkan melalui transmisi otomatis 6-speed SKYACTIV-DRIVE.

Mazda CX-30 ditawarkan dalam empat pilihan warna. Antara lain warna unggulan Soul Red Crystal Metallic dan Machine Grey Metallic, serta warna standar yaitu Snowflake White Pearl Mica dan Jet Black Mica. Untuk varian mobil ini, terdapat tipe GT dan Touring.

Sumber Artikel

Tonton Video Mobil Ulasan:

Selengkapnya di Channel Youtube Kredit Keren Banget atau Klik Link https://kreditkerenbanget.info/AutoshowKKB5

Beli mobil semudah belanja online?
KKB BCA hadir dengan konsep Virtual Event
Event ini yang juga dijalankan secara serentak di hampir seluruh cabang BCA di Indonesia.

Pastikan mendapatkan penawaran spesial dari KKB BCA dan pastikan untuk Join dalam Event Virtual kami

Nasabah dapat berbicara atau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami WA 081280818257 atau klik link ini:
https://kreditkerenbanget.info/picKKBvirtual

.

Terima kasih
Salam Kredit Keren Banget
Klik di bio IG / http://www.kreditkerenbanget.org
SUBSCRIBED YOUTUBE KKB BCA di “Kredit Keren Banget”

solusikkb #solusibca #kreditmobil #kreditmobilbca #belimobil #belimobilbaru #kkbbca #bca #newcar #kreditkerenbanget #kkb #mobilbaru #viakkbbca #kreditbca #kpm #kreditkendaraanbermotor #mobilkeluarga #goodlifebca #bankcentralasia #bankbca #kreditkerenbanget #kreditmobilbca #kkbbcaVirtualevent #bcasemuaberes #kreditmobil

Cara Bawa Mobil ke Pedalaman Papua, Sewa Pengangkutnya Seharga Fortuner

Papua merupakan sebuah pulau eksotis yang di sana terdapat berbagai macam keindahan dan kekayaan alam yang melimpah ruah.

Meski begitu, secara infrastruktur, daerah paling ujung timur di Nusantara itu bisa dikatakan masih tertinggal dibandingkan daerah lain apalagi Jawa.

Tak heran jika di sana masih ditemui jalan tanah yang menjadi lumpur ketika hujan, apalagi jika menuju daerah pedalaman.

Namun, di pedalam Papua itulah terkandung banyak kekayaan yang kini mulai diekplorasi oleh beberapa pihak yang berkepentingan.

Hingga terbentuk sebuah lingkungan yang tentu saja memerlukan alat transportasi modern seperti alat berat ataupun mobil.

Masalahnya, dengan jalan yang masih banyak berupa tanah, bagaimana membawa mobil ke pedalaman Papua yang terkenal berkontur naik turun khas pegunungan.

Beberapa orang telah membocorkan cara mengangkut mobil yaitu dengan cara dibawa menggunakan helikopter yang sewanya pun nggak main-main.

Membawa mobil ke pedalaman Papua.[Facebook/Sigit Arifianto.]

Jika ingin membawa mobil ke daerah pedalaman, usahakan bawa mobil yang mahal sekalian, karena harga sewa helikopter pengangkutnya saja seharga sebuah Toyota Fortuner baru.

Baca Juga:Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

Dan jangan membayangkan mobilnya akan dibawa dengan cara dimasukkan ke dalam helikopter karena jelas tak akan muat.

Cara membawa mobil-mobil ke pedalaman Papua adalah dengan cara digantung pada bagian bawah helikopter dengan tali baja yang mampu menahan beban hingga puluhan ton.

Ngeri banget bukan? Tapi begitulah cara paling efektif membawa mobil ke pedalaman yang bermedan ekstrem. Harus dengan cara yang ekstrem juga.

Artikel Asli

Ini Bahayanya jika Kebut-kebutan Saat Jalanan Lengang

Adanya pandemi Corona serta larangan mudik dari pemerintah, membuat jumlah kendaraan di jalan raya maupun di tol menjadi berkurang.

Dengan kondisi jalanan yang lengang, terkadang membuat pengendara lupa dengan batas kecepatan yang diperbolehkan.

Terlebih saat melaju di jalan bebas hambatan. Tak sedikit yang memacu kendaraannya hingga melebihi batas kecepatan atau di atas 100 kilometer per jam.

Padahal, memacu kendaraan dengan kecepatan melebihi batas yang diperbolehkan sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Apabila terjadi kecelakaan, maka tingkat keparahannya atau fatalitasnya juga akan lebih tinggi bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, bahwa kebut-kebutan di jalan tol sangat berisiko. Meskipun kondisi jalan sangat lengang atau minim lalu lintas.

“Berbahaya sekali, karena saat kita ngebut bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Marcell menambahkan, hal ini disebabkan ketika mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi maka pandangan akan jadi tunnel vision.

Baca juga:Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA) 

“Di mana fokusnya hanya pada satu titik di depan saja sedangkan pandangan kanan kiri menjadi blur (tidak jelas),” ucapnya.

Bahkan, ketika pengendara lain masuk di jalur yang sama bisa saja pengemudi akan kaget sehingga bisa melakukan tindakan yang membahayakan.

“Seperti banting setir atau ngerem mendadak. Jalan sudah dirancang untuk suatu kecepatan tertentu baik lebar maupun konturnya,” tutur Marcell.

Dia menambahkan, setiap berkendara di jalan raya maupun di jalan tol ada batas kecepatan maksimum yang diperbolehkan.

Selain itu, jika pengendara melajukan kendaraannya hingga melebihi batas tersebut maka akan bisa berbahaya karena kestabilan kendaraan menjadi berkurang.

Makanya di setiap jalan ada batas maksimum kecepatan kendaraan, karena melebihi dari maksimum kecepatan maka stabilitas mobil akan berkurang,” ujarnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo juga mengimbau kepada para pengendara agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan.

Meskipun jalanan lengang bukan berarti pengendara bisa memacu kendaraannya hingga melebihi batas kecepatan yang diperbolehkan.

“Patuhi rambu dan jangan melanggar batas kecepatan, memang kecelakaan menurun tetapi fatalitasnya meningkat,” kata Samdo.

Penulis: Ari PurnomoEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli

Perhatikan Hal Ini Bila Mobil Lama di Garasi Agar Performanya Tetap Terjaga

Hal ini mungkin terjadi terutama dalam masa PSBB (Pembatasan Social Bersekala Besar) per wilayah, guna menekan penyebaran virus Corona.

Akibatnya banyak kendaraan roda 4 yang lebih sering diam berada di dalam garasi. Oleh sebab itu, jika ada waktu senggang sebaiknya memantau kondisi kendaraan kesayangan yang terparkir lama.

Sebagai contoh jika kendaraan berlama-lama pada area terbuka, disarankan untuk rajin mencuci mobil. Selain itu, cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus.

Baca Juga: Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

Karena binatang jenis ini rawan merusak komponen terutama komponen kelistristikan.

Selain itu, sebaiknya Anda menyempatkan diri untuk sekedar menjalankan mobil yang sudah dicuci tadi. Test drive sejenak di sekitar rumah ataupun kompleks perumahaan.

“Tidak usah jauh, cukup di area komplek perumahan saja. Tujuannya adalah untuk menormalkan profile tapak ban yang lama diam. Contohnya jika awalnya tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar posisinya. Sehingga profile semua tapak ban Mobil tetap bundar alias tidak peyang,” urai Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak.

Keuntungan lainnya, bisa mengecek fungsi rem mobil secara keseluruhan. Baik itu mobil yang didukung sistem ABS atau tidak. Bahkan fungsi power steering jika ada kendala pun dapat langsung dirasakan. Sehingga berkendara pun jadi tetap aman juga nyaman.

“Ketika menjalankan mobil, pemilik kendaraan juga bisa memantau fungsi komponen kelistristikan seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistemnya,” imbuh Rafi’i.

Kemudian Anda bisa cek langsung fungsi AC (Air Conditioner). Apakah kualitas dingin di dalam kabin masih normal atau tidak. Begitu juga dengan hembusan anginnya apakah masih normal atau tidak.

Yang terpenting saat lakukan test drive ini yakni memastikan kondisi ban terutama tekanan anginnya masih bagus. Maklum mobil lama tidak jalan biasanya tekanan angin ban sering berkurang.

Jika tekanan angin ban terlihat berkurang, sebaikya bawa mobil ke gerai pengisian angin terdekat untuk lakukan pengecekan.

Sementara untuk mengetahui berapa ukuranan tekanan angin ban mobil Peugeot, biasanya tabel informasi rekomendasi tekanan angin bisa lihat di bodi mobil bagian kiri. Tepatnya area dalam pintu pengemudi.[Go/Res]

Artikel Asli

Begini Cara Tepat Gunakan Lampu Hazard

Fitur lampu hazard pasti sering kita temukan di hampir tiap mobil saat ini. Bahkan fitur ini juga sudah disematkan pada beberapa motor zaman now.

Keberadaan fitur lampu hazard ini memiliki manfaat yang cukup besar. Tapi masih banyak orang yang salah kaprah menggunakan lampu hazard ini.

Kadang beberapa pengguna mobil menggunakan fitur ini saat hujan deras ataupun jalanan berkabut. Itu merupakan kesalahan yang cukup fatal.

Fitur lampu hazard jika dipakai pada kondisi seperti itu, bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Semisal jika pengendara yang menghidupkan lampu hazard akan berbelok, pasti membuat pengendara lain jadi bingung.

Ilustrasi mobil mogok. (worldofbuzz)

Hal ini dikarenakan fungsi lampu sein menjadi hilang, sehingga saat kalian ingin berpindah haluan kanan atau kiri, pengendara lain pun akan sulit mendeteksi. Hal itulah yang tak jarang menjadi pemicu terjadinya kecelakaan di jalan.

Baca Juga:Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

Lalu bagaimana sih penggunaan fitur lampu hazard ini yang tepat? Seperti dikutip dari Nissan Indonesia, terdapat 2 fungsi lampu hazard.

Yang pertama, fitur lampu hazard ini digunakan ketika kendaraan mengalami masalah seperti ban bocor ataupun kerusakan pada mesin. Biasanya sering kita jumpai di jalan tol.

Fungsi menyalakan fitur lampu hazard yakni untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain agar lebih hati-hati ketika mendekat pada mobil tersebut.

Yang kedua, fitur ini bisa digunakan ketika ada kecelakaan atau harus berhenti secara tiba-tiba.

Jadi sudah mulai paham kan bagaimana cara menggunakan fitur lampu hazard yang tepat.

Artikel Asli

Begini Cara Merawat Mobil Toyota Agar Tetap Nyaman saat PSBB

PT Toyota Astra Motor (TAM) memberikan tips cara merawat kendaraan yang tepat, mulai dari menjaga komponen dan fitur saat tidak digunakan terutama dalam kondisi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Dilansir dari akun Youtube Toyota Indonesia, TAM memberikan 6 langkah dalam merawat mobil kesayangan. Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan:

1. Pemeriksaan komponen baterai/ACCU

Bersihkan terminal baterai/ACCU atau kepala terminal baterai (+) dan (-) dengan sikat kawat dan air panas untuk menjaga tegangan listrik baterai tetap baik tidak ada hambatan, sekaligus berfungsi maksimal saat kendaraan dinyalakan.

2. Memanaskan mesin pada periode tertentu

Hidupkan mesin minimal satu minggu sekali agar tegangan listrik baterai tidak hilang dan baterai tidak mudah rusak.

3. Pemeriksaan kondisi oli mesin

Periksakan jumlah, kekentalan, dan warna dari oli mesin kendaraan. Lakukan pengecekan oli mesin untuk mengetahui kualitas dan jumlah oli yang ada di dalam mesin.

Berhati-hatilah saat melakukan pengecekan oli mesin, terutama saat kondisi mesin panas. Oleh sebab itu, pengecekan oli mesin harus dilakukan saat kondisi mesin mati. Gunakan kain atau tisu bersih untuk melihat kondisi oli mesin pada stick oli.

4. Periksa kondisi ban

Periksa tekanan dan permukaan dari mobil Anda. Pastikan ban tidak kempes dan tekanannya mencukupi. Jangan biarkan ban kempes terlalu lama karena dapat merusak dan mengubah bentuk ban (flatspot).

Selain itu, penggunaan mobil dengan ban kempes atau bertekanan rendah dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

5. Bersihkan kendaraan dan parkir di tempat terlindungi

Parkirkan kendaraan di tempat teduh dan terlindungi dari debu dan kotoran. Bersihkan kendaraan dengan segera jika terdapat kotoran yang menempel agar tidak merusak cat kendaraan.

Bersihkan pula bodi kendaraan dengan kain yang sangat halus agar tidak merusak bodi mobil.

6. Pemeriksaan fitur dan interior kabin mobil

Selalu pastikan kebersihan interior mobil agar kuman dan bakteri tidak menempel di jok, stir, stick perseneling, dan fitur lainnya. Gunakan sabun antiseptik, air, botol semprot, kain atau handuk alus (microfiber) dan vacuum cleaner.

Namun, adapula tombol di dalam kabin interior mobil yang tidak disarankan untuk dibersihkan dengan pembersih silikon karena dapat mengakibatkan kendala pada fungsi dan fitur mobil. Di antaranya, tombol wiper, lampu depan, sistem audio, switch pada pedal rem, dan switch power window.
BISNIS

Artikel Asli

12 Aturan Dasar Pakai Mobil Matik, Jangan Salah Kaprah

Mengendarai mobi bertransmisi otomatis atau matik terlihat jauh lebih mudah ketimbang mobil bertransmisi manual. Kelihatannya, hanya butuh menginjak pedal gas dan pedal rem. Sesederhana itu.

Tapi nyatanya, masih banyak yang salah kaprah saat mengendarai mobil matik. Tak sedikit kesalahan tersebut berujung petaka. Selain itu, perilaku tersebut bisa mengurangi usia pakai komponen mobil.

Maka itu, para pengendara mobil matik ada baiknya untuk memahami karakter mobil dan mengendarainya sesuai aturan. Melansir laman Auto2000, berikut aturan dasar mengendarai mobil transmisi otomatis:

1. Posisi tuas di P (parkir) adalah posisi yang dianjurkan saat menyalakan mesin. Beberapa mobil tak bisa menyala jika posisi tuas tidak di posisi P. Hal ini untuk menghindari risiko mobil melompat saat mesin dinyalakan.

2. Injak juga pedal rem untuk menghindari mobil melompat karena tuas tidak berada di P. Prosedur ini sudah baku untuk mobil transmisi otomatis Toyota dan mobil tidak bisa dinyalakan jika rem tak diinjak.

3. Saat berhentidalam waktu lama dan mesin nyala, seperti ketika menunggu lampu hijau nyala, posisikan tuas transmisi di N (netral) dan tarik tuas rem parkir sebagai pengaman.

4. Jangan menaruh tuas di D (drive/jalan) dan menginjak pedal rem saat berhenti dalam waktu yang lama. Seperti ketika berhenti di lampu lalu lintas. Sebab rem bisa cepat panas dan ada kemungkinan mobil bergerak maju begitu saja saat kaki melepaskan rem.

5. Saat parkir, posisikan tuas di P dan tarik rem parkir. Kecuali saat parkir paralel, jangan lupa aktifkan Shift Lock untuk melepas pengunci tuas transmisi sehingga bisa memindahkanna ke posisi N.

6. Ketika berhenti di jalan menanjak karena macet, jangan menekan pedal gas untuk menahan mobil karena akan membuat tansmisi panas. Cukup lakukan langkah nomor 3.

7. Secara alami, mobi akan bergerak maju atau mundur saat tuas dipindah ke D atau R, makanya selalu injak pedal rem saat memindahkan tuas transmisi agar perpindahan berlangsung halus dan mereduksi potensi mobil lompat.

8. Usahakan untuk tidak mengandalkan posisi D saat menghadapi turunan, apalagi yang curam atau panjang. Meski tidak seefektif transmisi manual, tapi pengemudi bisa memanfaatkan efek engine brake dengan memindahkan tuas gigi 3, 2, atau L sesuai kebutuhan.

9.Posisi gigi lebih rendah juga bisa dipakai saat membutuhkan power dan tempo cepat, seperti ketika menyalip atau di jalan menanjak, sesuai kebutuhan di jalan.

10. Perlakukan mobil secara halus, seperti sedikit mengangkat pedal gas saat gigi otomatis pindah atau tidak menginjak pedal gas ketika tuas digeser untuk menjaga kondisi transmisi otomatis agar tidak mudah cepat rusak.

11. Meski sudah hafal, sesekali tengok posisi tuas transmisi supaya tidak salah memosisikan dan pastikan posisinya tepat seperti ketika memindahkan ke gigi R.

12. Karena rem menjadi perangkat penting untuk mobil transmisi otomatis dan menjadi andalan di berbagai situasi, maka raawatlah rem mobil secara rutin dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi.

 Ilustrasi berkendara mobil matik (drivetestsuccess)
Ilustrasi berkendara mobil matik (drivetestsuccess)

Artikel Asli

Pertama Belajar Mobil, Haruskah Pakai Transmisi Manual?

Beberapa orang beranggapan jika ingin mengemudi mobil sebaiknya dimulai dengan mobil bertransmisi manual, karena dinilai lebih memiliki manfaat.

Anggapan tersebut tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar juga.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan, belajar mobil menggunakan transmisi manual memang bukan suatu keharusan, tetapi memang direkomendasikan.

“Manfaat yang paling dirasakan yaitu melatih feeling dalam menginjak gas dan kopling. Sebab ini dasar dan dia tahu kapan harus mengganti presneling,” kata Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Jusri melanjutkan, banyak yang akan diperoleh dan bisa menjadi bekal untuk pengemudi baru jika menguasai tiga pedal, yaitu gas, kopling dan rem pada mobil manual.

Dimana ketiga pedal tersebut tidak ada pada mobil matik, karena pada mobil matik hanya terdapat gas dan rem.

“Kemampuan dalam mengatur gas dan kopling, dalam mobil kondisi permukaan licin misalnya, kita memerlukan pengaturan gas yang sensitif. Hal tersebut tidak akan kita dapat pada mobil transmisi matik,” kata Jusri.

Meskipun demikian, Jusri menekankan bukan menjadi sebuah keharusan belajar mobil menggunakan transmisi manual.

Sebab, banyak di negara maju, sekolah mengemudi sudah tidak menyediakan mobil manual.

“Tidak ada keharusan mereka membawa mobil manual sebagai mobil pertama. Karena di sekolah mengemudi di luar negeri sudah tidak ada, mobil manual dianggap usang dan hanya keperluan hobi, bahkan truk saja sudah menggunakan transmisi matik,” ujarnya.

Penulis: Aprida Mega NandaEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli