Petolongan Pertama Mobil yang Terendam Banjir

Petolongan Pertama Mobil yang Terendam Banjir

Banjir akibat Siklon di Aceh Utara

Tidak bisa dipungkiri, musim hujan menjadi hal yang paling dikhawatirkan oleh para pengguna jalan, termasuk juga bagi pengendara mobil.

Saat hujan lebat, kamu harus memastikan kondisi kendaraan siap untuk menembus cuaca buruk itu.

Tidak berhenti sampai di situ, jika cuaca bertambah buruk dan banjir datang kemudian ‘menyerang’ mobil kamu, tentu hal ini menjadi mimpi buruk.

Jika terlanjur terendam banjir, membawa ke bengkel adalah solusi terbaik. Meski begitu ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebelum membawa mobil kesanyangan untuk diperbaiki oleh ahlinya.

Di sini, para pemilik kendaraan harus memahami, hal-hal penting apa saja yang dapat mereka lakukan ketika mobilnya terlanjur terendam banjir.

“Sebelum ditangani oleh orang bengkel, ada hal-hal yang harus dilakukan oleh si pemilik kendaraan sebagai pertolongan pertama. Jadi ibaratnya jangan sudah terendam terus tidak melakukan apa-apa,” tutur Agus Mustafa, Technical Support Auto2000, ketika dihubungi kumparanOTO, beberapa waktu lalu.

Lalu apa saja pertolongan pertama yang bisa diberikan untuk mobil yang terendam banjir?. Check this out!

1. Putuskan seluruh sistem kelistrikan

Agus menganjurkan untuk membuka kap mesin, dan melepas seluruh sistem kelistrikan, dan (+) (-) baterai untuk menghindari korslet pada sistem kelistrikan.

“Ini yang paling prioritas, takutnya air masuk ke dalam mesin, nantinya malah fatal,” ujar pria yang akrab disapa Pak Haji itu

2. Pindahkan mobil ke tempat yang lebih aman

Jika situasinya memungkinkan, segera pindahkan mobil ke tempat yang lebih aman atau lebih tinggi. Tapi tunggu dulu readers, lakukan pemindahan dengan cara mendorong mobil, bukan dengan menghidupkan mesinnya.

So, jangan anggap remeh soal hal ini ya readers!

Banjir di Batam

3. Lepaskan rem tangan

Ketika mobil sudah terlanjur terendam banjir, segera perhatikan posisi rem tangan.

Segera nonaktifkan posisi rem tangan. Dan jaga transmisi pada gigi satu untuk mobil manual dan P untuk mobil bertransmisi otomatis. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari kerusakan pada rem tangan kendaraan, jika ikut terendam air dalam waktu yang lama.

Baca juga: Rekor Penjualan Mobil 2 hari pecah di BCA Expo 2017!

4. Sempatkan untuk mengambil gambar

Ini menjadi salah satu alasan mengapa kendaraan kamu sangat penting untuk diasuransikan. Kalau-kalau nasib naas ini sedang menghampiri, harusnya kamu bisa sedikit lebih tenang menghadapinya.

Jika situasinya memungkinkan, sempatkan untuk mengambil gambar dari bagian dalam hingga ke bagian luar mobil kamu yang terendam banjir. Hal ini dilakukan untuk mengajukan klaim kepada pihak ausransi.

5. Jangan menyalakan mesin sampai kendaraan kamu kering

Dalam keadaan mobil yang terlanjur terendam banjir, jangan sesekali mencoba untuk menghidupkan mesin. Setidaknya biarkan selama 24 jam atau satu hari penuh (dalam keadaan hari yang kering tentunya) untuk menunggu kendaraan kamu kering.

“Jika mobil terendam hampir di seluruh bagian kendaraan, terlebih jika sudah air sudah sampai ke bagian dashboard mobil. Jangan sampai pemilik kendaraan itu menghidupkan mesin,” tegas Agus.

Banjir di Bukit Duri

6. Cek minyak oli

Lakukan pengecekan minyak oli lewat dipstick, untuk melihat apakah ada jejak air di sistem lubrikasi. Jika ada, janganlah coba-coba untuk menghidupkan mesin.

“Sebenarnya ini bisa dicek dari warnanya juga. Kalau oli mesin tidak tercampur air itu warnanya akan berwarna kuning. Kalau sudah tercampur dengan air warnanya akan berubah jadi putih dan agak berbusa,” jelas Agus.

7. Bawa mobil Anda ke bengkel

Tahap akhir setelah kamu sudah melakukan hal-hal di atas, agar lebih aman dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kepada kendaraan. Segera bawa kendaraan kamu ke bengkel atau menghubungi mekanik untuk memeriksa secara lebih mendalam.

So, jangan panik ya readers ketika mendapati kendaraan yang sudah terlanjur terendam banjir. Segera lakukan hal-hal di atas sebagai pertolongan pertama. Semoga bermanfaat!

======================================================================

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini , Like + Komentar + Share ya!

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Kunjungi KCP/KCU BCA terdekat di kota Anda 

click icon

Tips Hindari Karat Mobil Saat Musim Hujan

Foto ilustrasi.*

 

Cuaca di Indonesia saat ini masih belum stabil. Hujan dapat mengguyur secara tiba-tiba setelah panas, begitu juga sebaliknya. Hal tersebut tentu sangat berpengaruh pada kendaraan yang kita gunakan, khususnya bagian bodi mobil.

Mobil yang sering kali terguyur hujan lalu diterpa sinar matahari diakui Rudi Kepala bengkel WSW Car Body Repair and Paint Specialist di kawasan Jakarta Barat dapat menimbulkan karat. Sehingga, pemilik kendaraan  harus lebih memperhatikan mobil yang digunakan agar terhindar dari karat.

“Hujan dapat menimbulkan karat pada mobil apabila tidak segera dibilas. Karena air hujan itu mengandung unsur asam. Unsur ini bersifat korosif bagi logam terutama besi,” kata Rudi.

Agar terhindar dari karat saat musim hujan, Rudi memberikan beberapa tips. Pertama, segera membilas mobil setelah terkena hujan. Dianjurkan menggunakan air bersih dan shampo mobil yang memiliki kandungan pH rendah, Jangan lupa, kolong mobil juga harus turut di bersihkan.

Kedua, menggunakan anti karat. Akan lebih baik bila pemilik mobil melapisi kendaraan dengan cairan antikarat.

Ketiga, hindari terpakir di tempat lembap. Apabila mobil mengalami goresan  di bagian berbahan logam, pemilik sebaiknya menghindari parkir di tempat lembap. Karena air di udara akan sangat mudah menyebabkan karat.

Artikel Asli

Jadi Korban Banjir, Sedan Mewah Ditinggal Pemilik

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (18 Oktober 2017) menimbulkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Genangan air setinggi 50 sentimeter di badan jalan membuat akses terganggu. Tidak cuma sepeda motor yang nekat, mobil mewah pun menjadi korban.

Nampak sedan premium asal Jerman Mercedes-Benz C Class terjebak di tengah kepungan air. Tidak diketahui siapa pemiliknya karena mobil kelir putih itu ditinggal begitu saja.

Kemungkinan mobil ini mogok sehingga si empunya meninggalkannya. Akibatnya, petugas pengelola kawasan Bintaro yang berada di lokasi bingung mencari siapa pemilik sedan mahal ini.

Sejumlah pemotor yang nekat menerabas banjir juga menjadi korban. Beberapa motor nampak berhasil menerjang genangan air yang cukup tinggi.

Tapi ada juga yang tak berdaya. Beruntung anak-anak kecil yang tengah bermain air banjir ini mambantu mendorong motor yang mogok itu ke tempat yang lebih tinggi.

Artikel Asli