Honda Freed Punya Varian Baru

Honda Freed Punya Varian Baru

TOKYO – Setelah satu tahun Honda meluncurkan Honda Freed di Jepang, kini mereka melengkapi Honda Freed dengan versi Modulo X.

Tampilan mobil tentu berubah menjadi lebih sporty dibandingkan dengan versi standard. Meski demikian, tampilannya tetap cocok untuk digunakan sebagai mobil keluarga. Perubahan yang dilakukan Honda terdapat pada suspensi serta desain roda baru.

Honda Freed Modulo X juga telah dilengkapi dengan griile dan bemper berdesain baru sehingga membuat tampilan mobil menjadi lebih segar. Selain itu Honda juga menambahkan side skirt dan tailgate spoiler untuk menjadikan mobil lebih menarik.

Interior pun dilakukan perubahan agar konsumen merasakan kenyamanan lebih. Perubahan tersebut adalah dengan penggunaan piano-black trim, leather-wrapped steering wheel dan layar berukuran 9 inch.

Honda Freed Modulo X mesin menawarkan mesin yang sama dengan versi standard yaitu 1.5-liter direct injection DOHC i-VTEC engine dan dibekali dengan teknologi CVT. Sementara untuk hybrid, Freed dan Freed+ menggunakan 1.5-liter Atkinson cycle DOHC i-VTEC engine yang dikawinkan dengan SPORT HYBRID i-DCD (intelligent Dual-Clutch Drive) dan ditambahkan one-motor 7-speed DCT.

Meski sudah dijual di Jepang, namun hingga saat ini, Honda Indonesia masih belum menyatakan akan membawa Honda Freed terbaru ke Indonesia. Honda saat ini masih berkonsentrasi untuk menjual Honda Mobilio yang merupakan tulang punggung penjualan Honda di Indonesia. Penjualan Honda Freed yang jauh di bawah Honda Mobilio disebut-sebut sebagai salah satu penyebab enggannya Honda Indonesia membawa mobil tersebut.

==========================================================================

Baca Juga:
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|Like + Komentar + Share ya!

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Respon Konsumen Baik, Pengiriman Toyota Voxy Maju Satu Bulan

Respon Konsumen Baik, Pengiriman Toyota Voxy Maju Satu Bulan

AutonetMagz.com – Walaupun sudah sempat gagal di segmen Medium MPV berpintu geser otomatis dengan Toyota Nav1, namun hal tersebut tentunya tak menyurutkan hasrat dari Toyota untuk bisa bersaing dengan Mazda Biante, Nissan Serena, dan juga Mitsubishi Delica. Dan hal ini terbukti saat beberapa bulan lalu mereka memperkenalkan Toyota Voxy sebagai suksesor dari Toyota Nav1.

Jika flashback ke belakang, sebenarnya pihak TAM masih sedikit ragu – ragu karena mereka punya pengalaman pahit dengan produk sebelumnya, sehingga mobil yang berharga 446 juta Rupiah OTR Jakarta ini ditargetkan hanya laku 150 unit saja perbulannya. Dan jumlah SPK dari Toyota Voxy sendiri sudah mencapai 1.048 unit secara nasional per September 2017 lalu, dan tentunya sudah bertambah saat ini. Angka tersebut bahkan dua kali lipat lebih dari penjualan Toyota Nav1 di sepanjang tahun 2016 lalu, dan bisa lebih malah. Respon konsumen pada Toyota Voxy bisa dibilang sangat positif, namun ada masalah yang kadang bikin ilfeel.Yap, masalahnya adalah masalah umum dari setiap produk baru, yaitu inden, LMPV pabrikan sebelah juga mengalami kan. Namun, dengan menggelontorkan dana 400 juta lebih, tentunya konsumen ingin mendapatkan mobil lebih cepat dibanding dengan sebuah LMPV. Pada bulan September 2017 lalu, pihak TAM menyatakan bahwa ada waktu tunggu selama 6 hingga 7 bulan hingga unit sampai di garasi rumah anda, yang mana itu waktu yang lama sebenarnya. Namun, nampaknya pihak TAM tak mau mengecewakan konsumennya labih lama lagi. Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa pengiriman unit Toyota Voxy dari Jepang bisa dipercepat, mengutip dari laman otomotif Kompas.

Yap, Toyota Voxy yang dikirim secara CBU dari Negara asalnya ini sendiri bisa lebih cepat hadir di tanah air. Kabarnya, pada bulan Februari 2018 mendatang unit dari Toyota Voxy sudah bisa dikirim ke garasi rumah konsumen yang telah memesan di awal peluncuran. Setelah itu, pengiriman selanjutnya dilakukan secara bertahap sesuai dengan nomor antrean inden mobil. Namun, secara jumlah, pihak TAM belum bisa memastikan berapa banyak unit Toyota Voxy yang akan dikirim ke Indonesia, yang jelas akan mencukupi semua inden yang sudah terdaftar. Selain itu, unit Toyota Voxy yang akan didapatkan oleh konsumen merupakan unit 2018, walaupun pemesanan dilakukan di 2017 ini.

Namun, jika kalian menunda membeli Toyota Voxy hingga tahun depan, kabarnya pihak TAM akan memberikan kenaikan harga pada MPV bermesin 2.000cc ini. Namun Soerjo memastikan kenaikan harga tak terlalu besar, karena pasti ada kenaikan yang terkait penyesuaian tarif pajak setiap awal tahun. Toyota Voxy sendiri menggunakan  mesin  3ZR-FAE 2.000 cc 4 silinder dengan teknologi Valvematic, sama seperti Toyota Nav1. Tenaganya 158 PS di 6.200 rpm, sementara torsinya 196 Nm di 1956 rpm. Memakai penggerak roda depan seperti MPV lainnya di kelas ini, Toyota Voxy memakai girboks otomatis CVT 7 percepatan. Bagaimana? Ada yang tertarik? Yuk sampaikan pendapat kalian kawan.

READ SOURCE

Toyota Avanza Jadi Mobil Paling Membahagiakan

Toyota Avanza

Toyota-Astra Motor raih lima penghargaan dalam ajang Indeks Kebahagiaan Berkendara (IKB) 2017 melalui Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, Toyota Fortuner, dan Toyota Corolla Altis.

Toyota Avanza kembali meraih penghargaan pada segmen Low MPV, Toyota Kijang Innova menang di kategori Mid MPV, Toyota Fortuner menjadi yang terdepan di segmen Diesel SUV, serta Toyota Corolla Altis terpilih sebagai yang terbaik di kelas Mid Sedan.

​Produk tersebut mendapatkan indeks tertinggi di kategorinya masing-masing, yaitu sebagai kendaraan yang mampu memberikan kebahagiaan dan kepuasan bagi para penggunanya. Selain itu, Toyota Avanza juga mendapatkan predikat sebagai Tipe Mobil Paling Membahagiakan di benak konsumen.

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan bahwa hasil survei yang didapat pada ajang IKB 2017 ini merupakan salah satu bentuk respon positif yang diberikan pelanggan terhadap produk-produk yang dihadirkan Toyota selama ini.​

“Kami berterima kasih atas respon pelanggan terhadap produk-produk Toyota, khususnya Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, Toyota Fortuner, dan Toyota Corolla Altis. Kami bersyukur sekaligus bangga bahwa hasil survei di IKB 2017 ini menunjukkan ke-4 produk tersebut mampu memberikan kenyamanan dan keamanan, serta kebahagiaan dan kepuasan bagi penggunanya,” ujarnya dalam keterangan tertulis akhir pekan ini.

​Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa di masa depan Toyota akan menghadapi tantangan yang semakin besar lagi, karena fokus utamanya adalah bagaimana mempertahankan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

Sejalan dengan semangat Toyota Let’s Go Beyond, Toyota selalu berkomitmen menyediakan produk, teknologi, dan layanan terbaik yang melebihi ekspektasi pelanggan. Sehingga, segala bentuk respon dari pelanggan akan menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan yang terbaik.

​“Apa yang kami lakukan dalam mewujudkan pilar-pilar Let’s Go Beyond semata-mata untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan setia. Kami bahagia jika pelanggan dapat merasakan pengalaman terbaik dalam kepemilikan kendaraan Toyota,” imbuhnya.

Indeks Kebahagiaan Berkendaraan (IKB) 2017 diselenggarakan oleh Otomotif sebagai salah satu media otomotif nasional. Survei ini dilakukan secara online yang dimulai sejak Juni 2017 hingga Agustus 2017.

Survei Indeks Kebahagiaan ini meliputi Indeks Kepuasan Kendaraan dan Indeks Emosi Berkendaraan. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar kebahagian serta kepuasan mereka dalam mengendari mobil dan motor yang mereka miliki.

Pada ajang yg sama sebelumnya, Toyota meraih 4 penghargaan yaitu Toyota Kijang Innova menang di kategori Mid MPV, Vios di segmen Small Sedan, Camry di kelas Full Sedan, serta AGYA untuk kategori LCGC.

Artikel Asli

Oktober 2017, Penjualan Honda Naik 12,6%

Foto Berita Oktober 2017, Penjualan Honda Naik 12,6%

Honda meraih penjualan sebanyak 17.023 unit pada Oktober 2017. Angka tersebut meningkat 12,6% dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 15.112 unit.

Marketing and Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut karena didukung oleh beberapa model unggulan seperti Honda Brio Satya, Honda CR-V, dan Honda HR-V.

Adapun penjualan tertinggi untuk Honda pada Oktober disumbang Honda Brio Satya sebanyak 4.486 unit, meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.559 unit. Secara total, Honda Brio Satya telah meraih penjualan di sepanjang tahun ini sebesar 34.754 unit.

Selain itu, kata Jonfis, model SUV, seperti HR-V, CR-V, dan BR-V juga turut menyumbangkan penjualan yang cukup signifikan pada Oktober 2017. Honda CR-V laris sebanyak 2.739 unit atau meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 1.713 unit.

Selanjutnya, Honda HR-V 1.5L membukukan penjualan sebesar 2.508 atau meningkat dari penjualan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.441 unit. Sementara itu, Honda BR-V terjual 2.376 unit dengan total penjualan tahunan 17.415 unit.

New Honda Mobilio yang berada pada segmen LMPV terjual 2.325 unit dengan total penjualan tahunan 31.211 unit. Honda Jazz terjual 1.040 unit dengan penjualan tahunan sebesar 14.004 unit.

Selain itu, Honda Brio RS turut menyumbang 682 unit di bulan Oktober, dengan total 9.399 unit di tahun 2017. Kemudian Honda HR-V 1.8L terjual 385 unit dengan total penjualan tahunan sebesar 5.092 unit.

Sementara di deretan mobil pendatang baru, Honda Civic Hatchback terjual 238 unit dengan total penjualan tahunan 1.246 unit, dan Honda Civic Type R yang baru diluncurkan bulan Agustus terjual 48 unit di bulan Oktober 2017.

Di segmen sedan, Honda City terjual 95 unit dengan total penjualan tahunan 828 unit. Honda Civic sedan terjual 59 unit dengan total 1.255 unit di tahun 2017, dan Honda Accord terjual 20 unit dengan total penjualan tahunan 279 unit. Sementara segmen Upper MPV, Honda New Odyssey terjual 22 unit dengan total penjualan tahunan 242 unit.

Artikel Asli

Digelar Awal Maret: Untuk Pertama Kalinya, Gaikindo Akan Gelar Pameran Khusus Kendaraan Niaga

Digelar Awal Maret: Untuk Pertama Kalinya, Gaikindo Akan Gelar Pameran Khusus Kendaraan Niaga

Untuk pertama kalinya di Indonesia, asosiasi pelaku industri otomotif nasional yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), akan menggelar pameran otomotif khusus kendaraan komersial berskala akbar.

Pameran ini diberi tajuk Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, dan akan berlangsung selama empat hari mulai 1 – 4 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo IKINDO mengungkapkan alasan mengapa organisasinya akhirnya menghadirkan sebuah pameran yang fokus pada industri kendaraan komersial Indonesia.

“Industri kendaraan komersial Indonesia memiliki prospek yang sangat positif ditengah tumbuhnya infrastuktur Indonesia, dan membaiknya harga komoditas serta industri mining. Dan saat ini GIICOMVEC akan menjadi momentum yang sangat tepat untuk mendorong industri kendaraan komersial di Indonesia,” ujar Nangoi.

Nangoi menjelaskan, penyelenggaraan pameran GIICOMVEC pada awal tahun 2018 dirasa sangat baik, karena pertumbuhan industri kendaraan komersial yang mulai menggeliat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal ini sejalan dengan data Frost & Sullivan yang memperkirakan pasar otomotif Indonesia akan mengalami pertumbuhan, didasari oleh beberapa faktor.

Diantaranya, belanja pemerintah, pembangungan infrastruktur dan kegiatan operasional di Indonesia turut meningkatkan kebutuhan kendaraan komersial, menjadi stimulus bagi pasar kendaraan niaga dan akan menambahkan sekitar 0,5 persen pertumbuhan pasar otomotif Indonesia.

Antusiasme potensi pasar kendaraan komersial di Indonesia yang disampaikan para Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan komersial anggota Gaikindo pada pagelaraan GIIAS pada Agustus lalu juga memberikan semangat positif untuk Gaikindo mewujudkan pameran perdananya yang dikhususkan bagi industri kendaraan komersial Indonesia.

Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang membawahi bidang pameran menyatakan penyelenggaraan pameran Gaikindo, GIIAS selama 3 tahun terakhir diyakini mampu memberi efek positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional.

GIIAS memiliki cakupan industri otomotif yang cukup luas, sehingga untuk lebih fokus terhadap industri kendaraan komersial Indonesia, Gaikindo akan menyelenggarakan pameran business to business (B to B) GIICOMVEC.

Rizwan mengatakan, keseluruhan konsep dan suasana yang dibangun pada pameran GIICOMVEC akan fokus untuk membantu industri kendaraan komersial menangkap momentum positifnya.

“GIICOMVEC akan menjadi ajang bagi APM komersial untuk menghadirkan produk dan teknologi yang mereka miliki ke pengunjung yang tepat, dan peserta juga akan diberikan space dan waktu khusus untuk menunjukkannya langsung,” terangnya.

Ia juga menambahkan, pada GIICOMVEC 2018, pengunjung potensial akan diberikan kesempatan untuk memilih produk yang sesuai kebutuhan bisnis mereka.

Karoseri tertarik

Gaikindo sudah melakukan launching awal Oktober 2017 lalu, dan rencana penyelenggaraan GIICOMVEC 2018 diklaim mendapatkan respon positif dari APM kendaraan komersial anggota Gaikindo.

Merek-merek besar seperti Daihatsu, DFSK, Isuzu, Mercedes-Benz Commercial, Mitsubishi Fuso, dan Mitsubishi Motors telah memberikan komitmennya. GICOMVEC 2018 juga akan diikuti oleh industri karoseri Tanah Air dan industri pendukung lainnya.

Rizwan juga mengungkapkan harapannya pada pelaksanaan GIICOMVEC 2018.

“Kami menaruh harapan untuk pelaksanaan perdana GIICOMVEC, dengan pertumbuhan infrastruktur yang tinggi mendorong meningkatnya demand terhadap industri kendaraan komersial di Indonesia, semoga kehadiran GIICOMVEC dapat memberikan dorongan positif bagi anggota kami dari kendaraan komersial dan industri komersial Indonesia secara luas,” ungkapnya.

Artikel Asli

Bikin Ngakak, Ini Dia 4 Spanduk Lalu Lintas dari Kepolisian yang Kocak dan Kreatif Banget

Bikin Ngakak, Ini Dia 4 Spanduk Lalu Lintas dari Kepolisian yang Kocak dan Kreatif Banget
Spanduk lalu lintas lucu | Pinterest

Pihak kepolisian lalu lintas memiliki tugas untuk mengingatkan pengendara mobil dan motor untuk berkendara dengan aman.

Masalahnya, kecelakaan itu sering terjadi karena kecerobohan para pengendara, apalagi kalau yang nggak pake helm, sabuk pengaman dan lain-lain.

Tentu saja, hal itu membuat para polisi selalu mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan kendaraannya.

Cek Juga:

Nah, banyak cara yang dilakukan para polisi untuk mengingatkan para pengendara, salah satunya dengan membuat spanduk lalu lintas.

Namun, terkadang ada saja spanduk lalu lintas yang lucu dan kreatif, bahkan bisa membuat kita ketawa.

HAI udah kurasi foto-fotonya dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul “” yang diambil dari berbagai sumber:

1. Rossi aja pernah jatuh di tikungan ini, hati-hati makanya!

Spanduk lalu lintas lucu

2. Ini nih buat yang suka main hp pas lagi di jalan

Spanduk lalu lintas lucu

3. Pelan-pelan tuh, bang, adek nggak mau dibawa ngebut…

Spanduk lalu lintas lucu

4. Buat yang belum nikah, coba dibaca… Yang udah nikah juga dibaca, kebut-kebutan itu haram hukumnya…

Spanduk lalu lintas lucu

 

Artikel Asli

Tips Agar E-Toll Tidak Dibawa Kabur Orang

Campus CJ

Penerapan pembayaran jalan tol menggunakan uang elektronik (E-Money) atau E-Toll cardsaat masuk dan keluar gerbang tol rupanya tak lepas dari tindakan kejahatan.

Salah satu korban kasus tersebut pernah dialami seorang warga bernama Runny Belle. Melalui akun Instagram @runnybelle dia bercerita bahwa kartu E-Toll-nya dibawa kabur oleh pengendara Honda Freed berpelat nomor B 1339 SKD dengan modus meminjam dan membayar langsung secara tunai kepada pemilik kartu.

Setelah kartu di tap di Gardu Tol Otomatis (GTO) dan portal terbuka, mobil tersebut kabur bersama E-Toll milik Runny Belle. Tak hanya dibawa kabur, ketika pelaku ditemukan dan mengembalikan E-Toll Runny Belle, ternyata kartu E-Toll telah ditukar.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT Jasa Marga, M. Agus Setiawan, mengatakan setiap pengguna jalan harus tetap berhati-hati dan waspada di mana pun berada.

“Kemudian, kalau ada kejadian dipinjam dan dibawa kabur, itu memang sebenarnya dari kitanya, semuanya harus hati-hati. Sebaiknya ditap oleh kita dan tidak diserahkan ke yang meminjam,” ucap Agus beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Selain itu, Agus mengimbau agar para pengguna jalan membawa dan menyediakan kartu uang elektronik masing-masing dan pastikan saldo tersedia.

Tentu saja imbauan tersebut agar tidak menyusahkan pengendara lain saat masuk ke gerbang.

Untuk masa sosialisasi atau transisi seperti saat ini, beberapa gerbang tol memang masih terdapat petugas yang dapat membantu tap E-Toll. Sedangkan nantinya, semua akan diterapkan GTO.

“Kami berharap di akhir Oktober, tidak ada pengguna jalan yang tidak membawa E-Toll atau uang elektronik, sehingga kalau mau masuk jalan tol disiapkan dan saldo tercukupi,” tuturnya.

Agus juga berharap agar fasilitas penyediaan top-up atau isi ulang banyak diterapkan di berbagai tempat. Termasuk menaruh fasilitas tersebut di beberapa gerbang tol khusus milik Jasa Marga.

Sosialisasi penerapan uang elektonik (E-Toll) di jalan bebas hambatan atau tol menuai berbagai tanggapan, mulai dari pengemudi ngotot tetap menggunakan uang tunai, hingga mesin E-Toll mengalami masalah.

Namun, penggunaan uang elektronik juga ternyata dapat mengundang aksi kejahatan. Tak terkecuali di jalur bebas hambatan.

Tak percaya? Hal itu dialami seorang warganet dengan nama Runny Belle yang membagi pengalamannya ke akun Instagram pribadinya @runnybelle

Cerita tersebut diawali kala Runny Belle dan sang suami, pada 15 Oktober 2017 hendak pulang ke rumahnya melalui Jakarta setelah melakukan perjalanan dari Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Saat masuk gerbang tol Jakarta Outer Ring Road, Runny Belle ikut antre di pintu masuk GTO. Namun saat itu, ada seorang pengendara mobil Honda Freed dengan pelat nomor B 1339 SKD keluar dan mengetuk kaca.

Ternyata, dia ingin melakukan tapping menggunakan E-Toll, tapi saldo yang dimilikinya sudah habis. Alhasil, dia meminjam kartu E-Toll Runny Belle dan membayar langsung kepadanya.

“Harusnya, normalnya kan si penumpang itu setelah pinjam, nge-tap, terus balikin lagi dong yaa. Eh tiba-tiba habis mobil yang pinjem e-money gue nge-tap di GTO, tuh mobil langsung gas poll,” ungkap Runny Belle.

Tak pelak suami Runny Belle yang akhirnya meminjam dan membayar E-Toll milik mobil di belakangnya. Dia pun langsung tancap gas dan aksi kejar-kejaran terjadi hingga berakhir saat hendak masuk Gerbang Tol Cikampek lantaran macet.

Dengan berbagai alasan, kartu E-Toll yang dibawa lari itu akhirnya dikembalikan. Tapi kasus ini sebenarnya belum berakhir karena kartu E-Toll yang diserahkan telah ditukar dengan milik pelaku.

E-Toll yang tadinya memiliki saldo Rp 150 ribu menjadi tinggal Rp 2 ribu. Tentu saja ini merugikan Runny Belle.

“Bayangin saja, misal 1 kartu E-Toll isinya minimal Rp 50 ribu. 10 mobil yang dikerjain sama dia sehari dia bisa dapat Rp 500 ribu,” ucapnya.

Artikel Asli