Kerjasama Dukcapil dengan 10 Lembaga Keuangan Manfaatkan E-KTP

Kerjasama Dukcapil dengan 10 Lembaga Keuangan Manfaatkan E-KTP

JAKARTA — Sebagai bentuk peningkatan layanan, sepuluh lembaga keuangan menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan KTP elektronik.

Kesepuluh lembaga jasa keuangan yang menjalin kerja sama itu terdiri dari 3 institusi perbankan yaitu PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana Bank), PT Bank Panin Tbk (Panin Bank), dan PT Bank BCA Syariah (Bank BCA Syariah).

Serta 7 lembaga keuangan lainnya berasal dari lembaga keuangan lain yang terdiri dari PT. Batavia Prosperindo Finance (Batavia Finance), PT Dipo Star Finance (Dipo Star Finance) , PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance), PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), PT Danakita Investama (Danakita), PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMS Finance) serta Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa).

Direktur Utama Panin Bank, Herwidayatmo mengungkapkan, dalam kerja sama pemanfaatan KTP elektronik ini dapat memberikan banyak manfaat serta kemudahan bagi lembaga keuangan maupun masyarakat umum.

“Bagi industri perbankan, penggunaan data base kependudukan merupakan satu hal yang diinginkan karena dapat mempermudah proses verifikasi identitas, pembukaan bank dan sebagainya. Dari masyarakat juga dapat lebih mempercepat proses layanan keuangan,” ungkap Herwidayatmo dalam keterangan persnya.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyatakan, kerjasama dengan sejumlah lembaga keuangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilakukan pada 2014 untuk kerjasama pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik.

Dirinya menambahkan, kerjasama ini juga akan memberikan dampak positif bagi Kemendagri dalam melengkapi basis data kependudukan mengenai transaksi keuangan.

“Selain mempermudah lembaga keuangan, kerjasama ini akan membuat data base kependudukan lebih tertata dan terdata seraca detail. Di mana kedepan semua transaksi penduduk di lembaga keuangan akan terdata lebih lengkap,” tukas Zudan.

Zudan berharap, kedepannya lembaga keuangan lain juga dapat ikut berkerja sama dalam pemanfaatan data kependudukan ini dan terus ikut mendukung kebijakan yang telah diatur oleh Kemendagri.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Mau Beli Toyota Avanza via KKB?

Artikel Asli

 

Tiga Lokasi Ini Jadi Calon Pabrik Perakitan Mobil Pedesaan Mahesa

Tiga Lokasi Ini Jadi Calon Pabrik Perakitan Mobil Pedesaan Mahesa

Klaten – Juru bicara Kiat Motor, Moch. Isnaini, mengatakan Sukiyat bersama tim Mahesa juga telah melakukan survei untuk mencari lokasi yang tepat untuk produksi mobil perdesaan Mahesa Nusantara. Hingga kini, ada tiga pilihan lokasi di Klaten yang semuanya berstatus milik BUMN. Tiga lokasi itu adalah Pabrik Gula (PG) Gondang Baru, PG Ceper Baru, dan Pabrik Karung Goni Delanggu.

“Di PG Gondang Baru, tersedia lahan sekitar 15 hektare. Pabrik Karung Goni Delanggu juga cukup luas. Kalau PG Ceper Baru, lokasinya agak ke dalam, ya (jauh dari Jalan Solo-Jogja),” ujar Isnaini kepada Tempo, Kamis, 28 September 2017. Dia menuturkan Mahesa dikerjakan secara keroyokan oleh sejumlah industri menengah-kecil (IKM).

Baca: Cara Kiat Motor Pasarkan Mahesa Nusantara: Bidik Dana Desa

“Total modal awal Mahesa sekitar Rp 600 miliar. Ada beberapa sumbernya, termasuk bantuan dari Kementerian Perindustrian,” kata Isnaini. Jika proses uji emisi, uji tipe, dan sertifikasinya berlangsung lancar, Mahesa direncanakan mulai diproduksi pada Agustus 2018.

Mobil pedesaan Mahesa terinspirasi oleh grandong, sebutan bagi kendaraan hasil modifikasi mesin pertanian untuk alat angkut di pedesaan, Mahesa dibuat dalam tiga tipe, yaitu double cabin, pick up, dan kendaraan peralatan pertanian. “Harganya Rp 50 juta, Rp 60 juta, dan Rp 70 juta. Kami akan buat survei dulu ke masyarakat pedesaan, kira-kira tipe mana yang paling disukai,” ucap Isnaini.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Pelaksana tugas Bupati Klaten Sri Mulyani berharap mobil perdesaan Mahesa diproduksi di Klaten. “Ide awalnya kan dari Klaten. Maka, kalau komponennya Mahesa dibuat dan dirakit di Klaten, itu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Klaten,” kata Mulyani, yang sudah memesan satu unit Mahesa tipe double cabin.

Artikel Asli

New Honda Brio jadi produk primadona di GIIAS Surabaya Auto Show 2017

Penjualan mobil Honda tercatat 515 unit di ajang GIIAS Surabaya Auto Show 2017 yang berlangsung pada 20 – 24 September 2017 lalu. Foto-ist

Penjualan mobil Honda tercatat 515 unit di ajang GIIAS Surabaya Auto Show 2017 yang berlangsung pada 20 – 24 September 2017 lalu. Penjualan tersebut meliputi Honda type Brio, HR-V, dan Mobilio.

Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, penjualan produk-produk Honda di ajang GIIAS Surabaya Auto Show 2017 sangat memuaskan, dimana pihaknya mencatat total penjualan sebesar 515 unit.

“Kami percaya hasil penjualan Honda yang positif di GIIAS Surabaya Auto Show 2017 juga didukung berbagai program penjualan yang kami rancang untuk memudahkan konsumen memiliki mobil Honda,” tandas Jonfis kepada Lensaindonesia.com, Kamis (28/09/2017).

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Jonfis menambahkan, kontributor terbesar di ajang GIIAS Suarabya Auto Show 2017 kemarin jatuh pada New Honda Brio yang menyumbangkan 152 unit, Honda HR-V terjual 100 unit dan New Honda Mobilio melesat 94 unit. Selain itu, Honda Civic Type R yang dilaunching di ajang tersebut nyatanya menyumbang penjualan sejumlah 5 unit.

“New Honda Jazz terjual 49 unit, Honda BR-V meraih 55 unit, All New Honda CR-V Turbo memperoleh penjualan 49 unit, All New Honda Civic Turbo meraih penjualan sebesar 4 unit, All New Honda Civic Hatchback Turbo terjual 6 unit dan Honda Accord lepas di angka 1 unit,” papar Jonfis.

Tak hanya itu, booth Honda juga terpilih dan terfavorit pilihan pengunjung di ajang GIIAS Surabaya Auto Show 2017.

Di ajang GIIAS Surabaya Auto Show 2017, Honda menampilkan sebanyak 9 mobil meliputi peluncurkan dari mobil sport Honda Civic Type R perdana di Indonesia. Honda juga memperkenalkan New Honda Brio RS CVT Special Edition serta New Honda HR-V tipe 1.5L E CVT.

Artikel Asli

Rebutan Merek, Toyota Kembali Gugat Pemilik Merek ‘Lexus’ Lokal

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan Mei 2017, Toyota Motor Corporation telah melayangkan gugatan terhadap Marzuki Tan selaku pemilik merek Lexus lokal Indonesia. Setelah gugatan tersebut berakhir pada pencabutan oleh Toyota.

Toyota Jidosha Kabushiki Kaisha (Toyota Motor Corporation) baru-baru ini melayangkan gugatan kembali terhadap warna negara Indonesia, Marzuki Tan. Isi gugatan tersebut menyatakan bahwa Toyota merasa keberatan dengan adanya pendaftaran merek Lexus oleh Marzuki.

Gugatan yang diajukan pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tersebut dipicu karena merek Lexus memiliki kemiripan dengan merek Lexus yang telah dimiliki Toyota terlabih dahulu.

Harry Wirawan, selaku kuasa hukum dari Toyota enggan memberikan tanggapan berkaitan dengan gugatan yang dilayangkan oleh Toyota untuk kedua kalinya tersebut. Berdasarkan infromasi yang diperoleh dari halaman Tribun menyebutkan bahwa gugatan tersebut didasari karena Lexus merek dari Toyota sudah ada di Indonesia lebih dulu, yaitu sejak 25 Mei 1992.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Meski telah terdaftar terlebih dahulu, merek tersebut terdaftar pada kelas 3,9,12,18,25,36,37, dan 39 yang mana untuk melindungi produk-produk otomotif, seperti suku cadang beserta perlengkapan lainnya.

Sementara itu, Syarifudin, kuasa hukum Marzuki tidak terima jika merek kliennya tersebut sama dengan Lexus milik Toyota. Syarifudin mengatakan bahwa merek milik Marzuki berada pada kelas 11, sedangkan Lexus dari Toyota tidak ada yang terdaftar pada kelas 11.

Jelas beda, yang didaftarkan merek di kelas yang beda, penggugat tidak punya merek di kelas 11.” kata Syarifudin.

Dipihak Toyota terus beranggapan bahwa Lexus milik Marzuki memiliki persamaan dalam penamaan, baik dalam pengucapan, tulisan maupun bunyi. Penulisan terdiri dari lima huruf (L-E-X-U-S), yang sama persis dengan milik Toyota.

Selain itu, Toyota juga mengaku sebagai pemilik merek eksklusif Lexus di Indonesia dan bahkan Lexus dari Toyota sudah dikenal dengan klasifikasi mobil mewah di pasar Amerika Serikat, Argentina, Swiss, China dan di beberapa negara di Eropa.

Dengan demikian pihak Toyota mengklaim bahwa Marzuki memiliki tujuan untuk numpang tenar dengan mendaftarkan merek Lexus tersebut.

Meski banyak alasan dan klaim dari Toyota, Syarifudin mengaku bahwa permohonan mengajukan merek bisa dikabulkan apabila kelasnya berbeda jika didasarkan pada Peraturan Mahkamah Agung.

Artikel Asli

Daftar Mobil Bekas Rp100 Jutaan yang Paling Banyak Diburu

Daftar Mobil Bekas Rp100 Jutaan yang Paling Banyak Diburu

Mobil keluarga segmen bawah atau low MPV masih menjadi favorit konsumen pemburu mobil bekas. Selain muat banyak dan modelnya cukup dikenal, mobil ini juga harganya masih terbilang terjangkau.

Tak hanya yang baru, mobil low MPV bekas juga masih menjadi buruan karena harganya yag terjangkau. Ilham Priya, pedagang mobil bekas Bambu Kuning Motor di Duren Sawit, Jakarta, mencontohkan, Toyota Avanza tahun 2010 harganya hanya Rp100 jutaan.

Hal ini juga berlaku pada merek MPV lain, seperti Nissan Grand Livina produksi 2011 dan Suzuki Ertiga buatan 2012 yang bisa dibawa pulang dengan anggaran sekitar Rp100 juta.

“Konsumen biasanya langsung tanya harga Toyota Avanza atau mobil keluarga lain, itu lumayan terjangkau. Kecuali orang tersebut sudah kenal mobil, biasanya nyari sedan bekas atau hatchback kayak Honda Jazz dan Toyota Yaris,” kata Ilham kepada VIVA.co.id, Senin 25 September 2017.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Selain harganya yang masih di angka Rp100 jutaan, dikatakan Ilham, konsumen juga dimudahkan dengan membeli mobil bekas karena mobil bisa dibawa pulang langsung meski pembeliannya secara kredit.

“Sekarang sudah bisa semua, mau tunai atau kredit kami bisa layani. Konsumen tinggal hitung kebutuhannya saja,” ujar dia.

Hal yang sama juga dikatakan Alphin, pedagang dari showroom A&P Auto Mobil di MGK Kemayoran. Ia menyebut mobil keluarga sekelas Avanza masih jadi incaran konsumen, baik dipakai sendiri maupun untuk dijadikan taksi online.

“Ya, jualan yang pasti orang cari aja sekarang, soalnya pasarnya sepi. Yang masih banyak orang cari model Avanza dan teman-temannya,” kata Alphin.

“Soal harga sebenarnya enggak ada patokan pasti kalau di mobil bekas. Tapi kayak saya punya Toyota Avanza 2015, di harga Rp158 juta, kalau kredit dp 25 jutaan dan cicilan Rp3 jutaan. Ada juga Avanza matik 2009 Rp95 juta, DP kecil 10 jutaan. Mobil bekas harga juga kita lihat kondisi mobilnya,” terangnya.

Artikel Asli

Penampakan Lexus LS F, Bocor Jelang Peluncuran

Penampakan Lexus LS F, Bocor Jelang Peluncuran

F model dari Lexus merupakan varian performa tinggi dari brand mobil premium asal Jepang. Dibawahnya ada model IS, GS dan RC yang jadi varian mobil sedan dari Lexus.

LS F akan jadi flagship model yang akan debut Oktober nanti di Tokyo Motor Show 2017. Penampakan satu-satunya pun sudah bocor dari brosur yang beredar.

Mobil warna biru ini tampil gahar berpadu warna hitam dengan grill berdimensi besar, tak ketinggalan ukuran pelek yang juga cukup besar. Lampu utamanya tipis dan tajam, membuat wajahnya menonjolkan performa yang dimilikinya.

Ya, konon mobil ini akan menggunakan mesin baru 4.000 cc V8 dengan turbo ganda. Tenaganya disebut mencapai 600 daya kuda, setara dengan Mercedes-AMG S 63.

Tak ada detail lain mengenai spesifikasi mesin lebih lanjut, termasuk kabar harga jualnya. Sebaiknya tunggu hingga waktu peluncurannya tiba ya.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Artikel Asli