Toyota C-HR Sudah Semakin Dekat ke Indonesia

Toyota C-HR Sudah Semakin Dekat ke Indonesia

PT Toyota Astra Motor hingga kini memang tampak masih ragu untuk segera memboyong Toyota C-HR ke Indonesia. Namun, mobil penantang Honda HR-V ini rupanya telah semakin dekat ke Indonesia.

Sebelumnya, TAM baru berani memamerkan C-HR pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 lalu. Untuk beberapa negara, C-HR sendiri ditawarkan dengan beberapa pilihan mesin 1.2 liter turbo, 1.5 liter turbo, atau 1.8 liter hybrid.

Dan, seperti yang dilansir Paultan, Kamis 9 November 2017, mobil ini rupanya akan segera diluncurkan di Malaysia dengan status CBU dari Thailand. Rencananya, Crossover B-segment ini akan meluncur di Negeri Jiran itu pada 2018 mendatang.

Diberitakan sebelumnya, TAM punya beberapa alasan kuat untuk tak segera mendatangkan mobil ini ke tanah air. Salah satu pertimbangannya karena pajak kendaraan bermotor yang mencapai 40 persen dari harga mobil.

“Kalau hybrid secara harga masih kendala luxury tax 20 persen import hampir 20 persen total 40 persen dari harga kendaraan jadi harga enggak akan murah untuk Prius atau pun C-HR,”  kata Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, mobil C-HR yang dipamerkan di beberapa negara termasuk Indonesia memang versi hybrid. Dan C-HR hybrid ini masih menggunakan spesifikasi Australia mengingat awalnya memang diproduksi untuk pasar Australia.

Namun, tak menutup kemungkinan C-HR yang akan diluncurkan di Indonesia akan ada beberapa perubahan yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pasar Asia Tenggara.

Artikel Asli

 

Toyota C-HR Menikmati Kesuksesannya di Jepang

TOKYO – Sepanjang enam bulan pertama di 2017, Toyota berhasil mencetak penjualan yang positif. Penyumbang terbesar penjualan Toyota dari segmen sport utility vehicles diraih oleh C-HR. Total penjualan C-HR pada periode Januari-Juni sebanyak 79.303 unit. Angka itu cukup untuk membuat C-HR berada di posisi paling atas di antara semua mobil SUV yang dipasarkan di Jepang.

Pada April 2017, C-HR adalah kendaraan yang paling banyak dibeli oleh konsumen di Jepang, dengan penjualan sebesar 13.168 unit. Di pasar Jepang Toyota menjual C-HR ditawarkan dengan beberapa varian yang tersedia dalam dua pilihan mesin yaitu turbocharged 1.2 liter dan versi hybrid 1,8 liter. Demikian seperti dilansir dari Paultan.

Di Indonesia sendiri kedatangan Toyota C-HR masih tanda tanya besar, kemungkinan antara tahun ini atau tahun depan. Mobil konsep Toyota C-HR sudah diperkenalkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus 2016.

Toyota C-HR dibangun menggunakan platform Toyota New Architecture Global (TNGA). Panjangnya mencapai 4.350 milimeter, lebar 1.795 mm, tinggi 1.550 mm, dan wheelbase 2.640 mm.

Toyota menyediakan beberapa pilihan sumber tenaga, seperti mesin 8NR-FTS 1,2 liter turbo bertenaga 115 ps pada 5.200 ke 5.600 rpm dan torsi 185 nm antara 1.500 dan 4.000 rpm. Mesin tersebut terhubung ke transmisi manual enam percepatan atau CVT. Toyota menawarkan sistem penggerak dua dan empat roda.

Mesin 2 liter dengan tenaga 147 ps dan torsi puncak 187 nm. Mesin ini sama seperti yang digunakan oleh Corolla Altis. Ada juga versi hybrid.

Jika C-HR muncul di Indonesia, maka akan bersaing ketat dengan Honda HR-V dan Nissan Juke yang telah lebih dulu beredar.

Sumber