WOW! Ini 98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

Facebook mengumumkan pembukaan kantor resminya di Indonesia mulai Senin (14/8/2017)

Facebook mengoleksi berbagai informasi soal kehidupan personal Anda. Hal ini menyusul semakin tingginya tuntutan pengiklan untuk menyasar target pasar via jejaring sosial tersebut.

Dalam hal ini, Facebook ingin menjadi wadah yang menawarkan solusi bersama alias win-win solution. Sederhananya, pengiklan harus puas menyebarkan promosi produk dan jasa, sementara pengguna tak boleh merasa terganggu.

Solusi bersama itu bisa terwujud ketika Facebook benar-benar memahami kebutuhan pengguna. Dari situ, iklan masuk untuk menawarkan apa yang dibutuhkan pengguna.

Kebutuhan pengguna sendiri bisa diidentifikasi dari kumpulan informasi personal dan kebiasaan di Facebook. Informasi dan kebiasaan umum semisal status hubungan (menikah atau single), lokasi mobilitas sehari-hari, baru saja balik dari liburan, dan sebagainya.

Meski demikian, ada informasi dan kebiasaan spesifik yang ternyata juga dikumpulkan Facebook untuk bahan analisis pengiklan. Misalnya saja tahun pembelian mobil, hingga jenis liburan seperti apa yang cenderung dipilih.

Yang sedikit membuat terkejut, Facebook ternyata juga membuntuti situs lainnya yang Anda kunjungi. Setiap kali Anda memberi “like” atau “share” atas situs tertentu, Facebook menghimpun banyak informasi dari sana.

Lebih lengkap, berikut deretan informasi personal dan kebiasaan pengguna yang diketahui Facebook, sebagaimana dilaporkan Gizmodo dan dihimpun KompasTekno, Kamis (5/10/2017).

1. Lokasi
2. Usia
3. Generasi
4. Gender
5. Bahasa
6. Edukasi
7. Disiplin ilmu
8. Sekolah
9. Etnis
10. Pendapatan
11. Kepemilikan rumah dan tipenya
12. Harga rumah
13. Ukuran properti
14. Ukuran rumah
15. Tahun pembangunan rumah
16. Susunan rumah tangga
17. Pengguna yang merayakan anniversary dalam 30 hari ke depan
18. Pengguna yang jauh dari keluarga atau kampung halaman
19. Pengguna yang berteman dengan orang yang bakal merayakan anniversary, baru saja menikah atau tunangan, baru saja pindah, atau akan berulang tahun
20. Pengguna dengan hubungan jarak jauh
21. Pengguna dengan hubungan baru
22. Pengguna yang baru dapat kerja
23. Pengguna yang baru bertunangan
24. Pengguna yang baru menikah
25. Pengguna yang baru saja pindah
26. Pengguna yang bakal ulang tahun sebentar lagi
27. Orangtua
28. Orang tua yang hamil
29. Karakter ibu (trendy, oldschool, dll)
30. Pengguna yang tertarik dengan politik
31. Referensi politik
32. Satus hubungan
33. Majikan
34. Industri
35. Pekerjaan
36. Tipe kantor
37. Ketertarikan
38. Pengguna yang punya motor
39. Pengguna yang berencana beli mobil (jenisnya mobil baru atau bekas, dan kapan mau beli)
40. Pengguna yang baru saja beli perlengkapan mobil atau aksesori
41. Pengguna yang butuh service mobil
42. Jenis dan merek mobil yang dikenakan
43. Tahun pembelian mobil
44. Usia mobil
45. Berapa banyak duit yang mau dihabiskan untuk mobil selanjutnya
46. Di mana pengguna biasanya beli mobil
47. Berapa pegawai pengguna
48. Seberapa besar bisnis yang dikelola
49. Pengguna yang bekerja dalam manajemen atau merupakan seorang eksekutif
50. Pengguna yang telah berdonasi (tipe donasinya)
51. Sistem operasi
52. Pengguna yang bisa main game kanvas
53. Pengguna yang bisa main game konsol
54. Pengguna yang telah membuat event di Facebook
55. Pengguna yang telah menggunakan Facebook Payments
56. Pengguna yang telah menghabiskan lebih dari rata-rata pada Facebook Payments.
57. Pengguna yang mendaftarkan Facebook page
58. Pengguna yang baru saja upload foto
59. Peramban internet
60. Layanan e-mail
61. Adopter teknologi baru atau lama
62. Ekspat (terbagi menjadi negara asal)
63. Pengguna yang terafiliasi dengan bank nasional atau regional
64. Pengguna yang merupakan investor (terbagi menjadi jenis investasi)
65. Jumlah kredit
66. Pengguna yang aktif menggunakan kartu kredit
67. Tipe kartu kredit
68. Pengguna yang punya kartu debit
69. Pengguna yang berutang dengan kartu kredit
70. Pengguna yang mendengar radio
71. Pengguna yang lebih pilih televisi
72. Pengguna yang menggunakan perangkat mobile (terbagi menjadi merek yang digunakan.
73. Tipe koneksi internet
74. Pengguna yang baru saja beli smartphone atau tablet
75. Pengguna yang mengakses internet dari smartphone atau tablet
76. Pengguna yang pakai kupon
77. Tipe gaya baju
78. Waktu paling sering dipakai belanja
79. Pengguna yang sering beli bir atau wine.
80. Pengguna yang membeli kebutuhan rumah tangga rutin tiap bulan (jenisnya)
81. Pengguna yang membeli produk kecantikan
82. Pengguna yang membeli obat alergi, batuk, anti-sakit, dan lainnya
83. Pengguna yang menghabiskan uang untuk perabotan rumah tangga
84. Pengguna yang menghabiskan uang untuk produk anak-anak dan hewan pelihataan.
85. Pengguna dengan pendapatan lebih tinggi dari rata-rata
86. Pengguna yang cenderung belanja online (atau offline)
87. Tipe restoran yang disukai
88. Jenis pusat belanja yang disukai
89. Pengguna yang cenderung menerima tawaran perusahaan yang menawarkan asuransi mobil, pendidikan, atau kartu debit prabayar.
90. Lamanya waktu yang dihabiskan di rumah
91. Pengguna yang selalu ingin jalan-jalan ke luar rumah
92. Pengguna yang tertarik dengan Olimpiade, sepak bola, atau Ramadhan
93. Pengguna yang sering jalan-jalan, baik untuk kerjaan atau kesenangan
94. Pengguna yang pakai angkutan umum ke kantor
95. Tipe liburan yang disukai
96. Pengguna yang baru saja kembali dari liburan
97. Pengguna yang menggunakan sebuah aplikasi perjalanan
98. Pengguna yang berpartisipasi dalam layanan timeshare semacam Airbnb dan kawanannya.

Artikel Asli

Ada YouTube, Bagaimana Masa Depan TV?

youtube, youtube logo, youtube icon

“YouTube lebih dari TV… sebentar lagi posisi kita berganti… tapi jangan bawa perasaan, lihat juga keadaan. Digital itu kenyataan,” begitu bunyi penggalan lirik lagu di sebuah klip video hasil kolaborasi rapper Young Lex dengan sejumlah YouTuber lain dari Indonesia.

Diunggah pada Maret 2016, video yang telah mengumpulkan lebih dari 36,5 juta view tersebut seakan menekankan preferensi generasi muda yang lebih menyukai konten di internet ketimbang media elektronik konvensional seperti televisi.

Casey Neistat, seorang YouTuber kondang asal Amerika Serikat, sedikit banyak ikut melihat tren serupa di negerinya yang -lebih-lebih dari Indonesia dalam hal ini- adalah negara tempat YouTube bermarkas.

“Saat anak-anak menjadi orang dewasa, mereka ikut membawa kebiasaan semasa tumbuh besar dulu,” ujar Neistat dalam wawancara eksklusif via telepon dengan jurnalis KompasTekno, Oik Yusuf di Jakarta, Selasa (3/10/2017) lalu.

“Anak lelaki dan perempuan saya, misalnya, tidak menonton TV seperti saya dulu, mereka menonton YouTube atau penyedia konten lain di internet,” imbuh Neistat.

Bergeser ke YouTube

Semakin lama, memang semakin banyak waktu dihabiskan untuk menonton di platform berbagi video tersebut. Awal tahun ini, YouTube mengumumkan para penggunanya di seluruh dunia menghabiskan 1 miliar jam tiap hari untuk menonton video.

Meski masih terpaut jauh dibandingkan TV yang disaksikan selama 1,25 miliar jam di wilayah Amerika Serikat, namun menurut data Nielsen, di periode yang sama seperti dilansir CNBC, angka viewership YouTube itu sudah meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan lima tahun sebelumya pada 2012.

Durasi waktu menonton di YouTube juga cenderung terus meningkat, sementara TV sebaliknya. Bukan tidak mungkin suatu ketika YouTube bisa menyalip TV sebagai pilihan utama dalam menyaksikan konten video.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal ini sudah terjadi di kalangan muda. Sebuah survei oleh Comscore tahun lalu, misalnya, menunjukkan bahwa kaum Millenial usia 18-35 tahun lebih menyukai YouTube ketimbang TV sebagai penyedia konten video.

Hal serupa terjadi pula di Indonesia sejak 2015, di mana sebuah studi Millward Brown menunjukkan para pengguna smartphone Tanah Air -yang berjumlah sekitar 30 persen dari populasi- lebih banyak menonton video dari perangkat internet (ponsel, tablet, atau komputer) ketimbang televisi.

Bukan TV yang hilang

Lantas, seperti apa masa depan televisi? Sebagai salah satu sosok terkenal di YouTube dengan jumlah subscriber hampir delapan juta di kanalnya, Casey Neistat mengaku masih optimis dan merasa TV akan terus ada. Hanya saja, menurut Neistat, batas-batas antara TV dan YouTube akan semakin kabur.

Dia memprediksi perkembangan teknologi gadget dan alat produksi yang makin terjangkau dan mudah dipakai akan membuat konten YouTube makin mirip dalam hal kualitas dengan konten TV atau film sekalipun.

Buat Neistat, media sosial -termasuk YouTube- adalah sarana demokratisasi teknologi yang menghilangkan barrier of entry atau penghalang untuk memulai kiprah di bidang kreatif. Kini tak harus mengandalkan media konvensional untuk mempublikasikan kreasinya. Semua orang bisa jadi bintang, termasuk Neistat sendiri yang berkibar di YouTube.

“Yang menarik dari tren ini adalah, bagaimana ia (YouTube) menciptakan peluang untuk konten bergaya baru, dan menyediakan outlet kreativitas untuk tiap orang,” kata Neistat. Karena itu, lanjut Neistat, yang akan menjadi tidak relevan bukanlah industri TV itu sendiri, melainkan peranannya sebagai penentu tren satu arah di masyarakat.

“Tren budaya akan ditentukan oleh masyarakat lewat outlet sosial. Bukan lagi monopoli segelintir pihak,” tandasnya.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Mau Beli Mobil Toyota Avanza baru dengan bunga yang keren?

Artikel Asli

 

Sudah 10 Tahun Perjalanan! Inilah Evolusi Teknologi iPhone dari Masa ke Masa

10 Tahun Perjalanan! Ini Evolusi Teknologi iPhone dari Masa ke Masa
Nah berikut evolusi Apple iPhone dari masa ke masa. Ada banyak alasan kenapa banyak orang jatuh cinta pada iPhone. Mulai dari desain kece dengan kualitas terbaik, performa iOS yang mulus, ekosistem aplikasi besar, hingga dukungan update OS

Sudah 10 tahun sejak Steve Jobs meluncurkan iPhone pertama pada tahun 2007. Kala itu, Apple menggabungkan tiga produk yakni ponsel, iPod, dan PC ke dalam keajaiban iPhone.

iPhone adalah perangkat premium dan Apple merilis iPhone baru setahun sekali. Ada banyak alasan kenapa banyak orang jatuh cinta pada iPhone.

Mulai dari desain kece dengan kualitas terbaik, performa iOS yang mulus, ekosistem aplikasi besar, hingga dukungan update OS hingga 4 tahun. Nah berikut evolusi Apple iPhone dari masa ke masa.

1. 2017 – Apple iPhone X, iPhone 8, dan iPhone 8 Plus

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 1

Dalam rangka ulang tahun iPhone yang ke-10 tahun, Apple merilis tiga iPhone baru yakni kejutan iPhone X dengan keunggulan layar edge-to-edge dan Face ID.

Sementara, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus hadir dengan back cover kaca, wireless charging, chipset Apple A11 Bionic yang powerful, dan kemampuan merekam video yang luar biasa, 4K @60fps dan 1080p @240fps.

2. 2016 – iPhone 7 dan iPhone 7 Plus

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 2

Bukan Apple kalau nggak berani menghilang fitur yang dianggap sudah usang yakni jack audio 3.5mm. Selain itu, tahun ini untuk pertama kalinya iPhone bisa diajak basah-basahan berkat sertifikasi IP68, fitur dual camera pada iPhone 7 Plus, dan kamu juga tidak lagi menemukan tombol home fisik.

Selain itu, pada bulan Maret Apple juga merilis Apple iPhone SE. Monster kecil dengan desain iPhone 5s jeroan iPhone 6s.

3. 2015 – iPhone 6s dan iPhone 6s Plus

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 3

Tahun 2015 Apple menambah teknologi 3D Touch pada layar iPhone 6s dan iPhone 6s Plus. Teknologi ini berfungsi untuk memberikan pilihan yang lebih bervariasi saat mengakses smartphone dengan menyesuaikan tekanan sentuhan di layar.

Misalnya, kamu dapat membuat preview pada konten dengan cepat dan penekanan yang ringan maupun keras akan memunculkan pilihan menu yang berbeda. Selain itu, duo iPhone 6s adalah smartphone Apple pertama yang mampu merekam video 4K, Live Photos, dan motion wallpaper.

4. 2014 – iPhone 6 dan iPhone 6 Plus

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 4

Untuk bersaing dengan Android, iPhone dengan layar lebih besar hadir di tahun ini yakni iPhone 6 dengan layar 4,7 inci dan iPhone 6 Plus 5,5 inci.

Di saat vendor lain masih mengandalkan plastik, Apple sudah membalut duo iPhone 6 dengan aluminium yang tahan lama. Kameranya juga punya autofocus dan dukungan continuous auto-focus pada video yang lebih baik.

5. 2013 – iPhone 5s dan iPhone 5c

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 5

Tahun ini Apple masih menawarkan smartphone dengan layar 4 inci. Padahal para pesaingnya, sudah merilis smartphone dengan layar lebih besar.

Namun, iPhone 5s adalah iPhone pertama dengan Touch ID dan ditenagai chipset 64 bit. iPhone juga menandai era baru dengan iOS 7 yang berubah secara total.

Selain itu, Appe juga menawarkan iPhone 5c dengan balutan plastik. Harganya masih cukup mahal, sehingga tidak jelas dan dinilai gagal di pasaran.

6. 2012 – iPhone 5

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 6

iPhone 5 mengusung desain baru dengan layar 4 inci, tapi dengan aspek rasio 16:9. Sebelumnya iPhone 4s menggunakan aspek rasio 3:2 dengan layar 3,5 inci.

iPhone 5 juga merupakan iPhone pertama dengan chipset yang dibuat oleh Apple sendiri yakni Apple A5. Sebelumnya masih menggunakan chipset dari Qualcomm. Selain itu, iPhone 5 adalah iPhone pertama dengan dukungan teknologi 4G LTE.

7. 2011 – iPhone 4s

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 7

Tahun 2011 mungkin menjadi tahun yang paling sulit bagi Apple, pasalnya hanya sehari setelah peluncuran iPhone 4s, pendiri Apple Steve Jobs meninggal dunia. Tim Cook pun menjadi CEO baru Apple sampai sekarang.

iPhone 4s adalah smartphone pertama dengan Siri, kamera 8 MP, dan fitur keamanan iCloud.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Mau Beli Honda HRV via KKB BCA? kunjungi web ini!

8. 2010 – iPhone 4

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 7

Banyak orang sepakat kalau iPhone 4 adalah desain iPhone terbaik sepanjang masa. Ya, tahun 2010 belum ada smartphone yang sekeren iPhone 4, dengan paduan kaca dan bingkai logam.

iPhone 4 juga iPhone pertama dengan layar super tajam Retina Display dengan resolusi 640×960 piksel dengan kepadatan piksel mencapai 330 ppi.

Selain itu, iPhone 4 juga merupakan iPhone pertama dengan kamera depan, slot karu micro-SIM, dan mic sekunder untuk noise cancellation.

9. 2009 – iPhone 3GS

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 9

iPhone 3GS adalah upgrade bertahap yang dilakukan Apple dengan sejumlah peningkatan dan fitur unggulan iPhone 3GS adalah konektivitas 3G yang cepat.

Kamu tahu nggak, iPhone 3GS juga merupakan iPhone pertama yang bisa merekam video. Kamera 3 MP mampu merekam video dengan resolusi VGA (480p). Inovasi lain seperti, fitur copy paste, push notification, dan keyboard landscape.

10. 2008 – iPhone 3G

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 10

iPhone generasi kedua ini diluncurkan pada tanggal 10 Juli 2008 dengan pengumuman App Store yang resmi dibuka untuk bisnis. iPhone 3G masih menggunakan plastik glossy, konektivitas 3G, masih tersedia dengan memori dasar 4 GB, dan merupakan iPhone pertama dengan GPS.

11. 2007 – Original iPhone

Evolusi Iphone Dari Masa Ke Masa 11

Ya, iPhone asli menggabungkan tiga produk, ponsel, iPod, dan terobosan komunikasi internet. Sehingga bisa berkirim email, berselancar di dunia maya, dan hal-hal lain yang sebelumnya dilakukan di komputer bisa dilakukan di pada perangkat genggam yang kecil dan ringan. Boleh dibilang, iPhone pertama adalah cikal bakal smartphone modern saat ini.

Berikut spesifikasi iPhone pertama:

  • Layar 3,5 inci dengan resolusi 320×480 piksel
  • iOS, antarmuka multi-sentuh baru yang dikendalikan sepenuhnya oleh jari kamu
  • Konektivitas Internet (2G) dengan native email client dan web browser
  • Kamera 2 MP tanpa kemampuan rekam video
  • Sensor ambient light dan proximity
  • On-screen keyboard
  • Memori 4 GB/8 GB/16 GB
  • Dibekali Aplikasi YouTube, Google Maps, dan Google Search
  • Pemutar musik/video iPod dengan dukungan iTunes

Akhir Kata

Itulah evolusi iPhone dari masa ke masa. Kebanyakan orang mungkin baru mengenal Apple melalui iPhone 4 tahun 2010. Karena merupakan iPhone pertama dengan desain premium, paduan kaca dan bingkai logam dan juga iPhone pertama dengan layar super tajam Retina Display. Kalau kamu sendiri, iPhone apa yang pertama kali kamu suka?

Artikel Asli

Kerjasama Dukcapil dengan 10 Lembaga Keuangan Manfaatkan E-KTP

Kerjasama Dukcapil dengan 10 Lembaga Keuangan Manfaatkan E-KTP

JAKARTA — Sebagai bentuk peningkatan layanan, sepuluh lembaga keuangan menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan KTP elektronik.

Kesepuluh lembaga jasa keuangan yang menjalin kerja sama itu terdiri dari 3 institusi perbankan yaitu PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana Bank), PT Bank Panin Tbk (Panin Bank), dan PT Bank BCA Syariah (Bank BCA Syariah).

Serta 7 lembaga keuangan lainnya berasal dari lembaga keuangan lain yang terdiri dari PT. Batavia Prosperindo Finance (Batavia Finance), PT Dipo Star Finance (Dipo Star Finance) , PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance), PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), PT Danakita Investama (Danakita), PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMS Finance) serta Koperasi Simpan Pinjam Jasa (Kospin Jasa).

Direktur Utama Panin Bank, Herwidayatmo mengungkapkan, dalam kerja sama pemanfaatan KTP elektronik ini dapat memberikan banyak manfaat serta kemudahan bagi lembaga keuangan maupun masyarakat umum.

“Bagi industri perbankan, penggunaan data base kependudukan merupakan satu hal yang diinginkan karena dapat mempermudah proses verifikasi identitas, pembukaan bank dan sebagainya. Dari masyarakat juga dapat lebih mempercepat proses layanan keuangan,” ungkap Herwidayatmo dalam keterangan persnya.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menyatakan, kerjasama dengan sejumlah lembaga keuangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas nota kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilakukan pada 2014 untuk kerjasama pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik.

Dirinya menambahkan, kerjasama ini juga akan memberikan dampak positif bagi Kemendagri dalam melengkapi basis data kependudukan mengenai transaksi keuangan.

“Selain mempermudah lembaga keuangan, kerjasama ini akan membuat data base kependudukan lebih tertata dan terdata seraca detail. Di mana kedepan semua transaksi penduduk di lembaga keuangan akan terdata lebih lengkap,” tukas Zudan.

Zudan berharap, kedepannya lembaga keuangan lain juga dapat ikut berkerja sama dalam pemanfaatan data kependudukan ini dan terus ikut mendukung kebijakan yang telah diatur oleh Kemendagri.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Mau Beli Toyota Avanza via KKB?

Artikel Asli

 

5 Cara Mengatasi Kecanduan Gadget yang Wajib Kamu Ketahui

Di era millenial seperti saat ini, pemandangan lalu lalang orang menggunakan gadget bukanlah suatu hal yang aneh lagi. Mulai dari anak sekolah hingga orang lanjut usia pasti sudah memiliki gadget. Banyak hal yang diuntungkan dengan adanya revolusi besar ini dalam kehidupan. Namun, tak jarang, efek negatif juga seringkali timbul dengan adanya gadget.

Menggunakan gadget bukanlah suatu kesalahan, tapi jika sudah sampai kecanduan dan merugikan banyak pihak, sebaiknya kita mulai mengurangi frekuensi pemakaian. Kamu salah satu orang yang kecanduan gadget? Coba 5 cara mengatasi kecanduan gadget agar kamu bisa melawannya.

Cara mengatasi kecanduan gadget yang paling ampuh adalah matikan WIFI di rumah 

Penggunaan WIFI di rumah biasanya ditujukan agar kita bisa lebih menghemat ketersediaan kuota yang ada pada gadget kita. Coba mulai hentikan langganan WIFI di rumah dan hanya pergunaan kuota internet yang ada pada gadget saja. Cara mengatasi kecanduan gadget bisa dilakukan agar kita lebih terbatas dalam penggunaan gadget setiap harinya.

Gunakan hanya 1 media sosial saja 

Seringkali kita memeriksa media sosial padahal tidak ada notifikasi apapun. Atau meng-update kegiatan sehari-hari di seluruh media sosial yang kita punya. Selain menghabiskan banyak waktu, kita jadi terlihat sibuk sendiri dengan aktivitas di dunia maya. Padahal banyak hal menarik yang bisa kita lakukan di dunia nyata. Beberapa kejadian yang terjadi di dunia nyata mungkin tidak perlu selalu di bagikan lewat sebuah unggahan foto atau video di dunia maya, namun cukup kita simpan di dalam memori saja. Nah, cata mengatasi kecanduan gadget yang satu ini memang pasti sulit untuk dilakukan. Tapi percayalah kalau kamu akan mendapatkan banyak manfaat setelah tak terobsesi dengan sosial media dan internet.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Jangan pergunakan power bank

Membawa power bank setiap saat tentu bermanfaat jika gadget yang kita miliki tiba-tiba kehabisan daya saat dibutuhkan. Namun dengan selalu tersedianya power bank kita jadi tidak perlu khawatir dengan gadget yang sewaktu-waktu bisa mati. Coba mulai tinggalkan power bank dan atur penggunaan gadget sebaik mungkin agar kita tidak perlu kerepotan kehabisan daya saat benar-benar membutuhkan gadget. Hal ini secara otomatis akan membuat kita menyentuh gadget hanya pada saat dibutuhkan saja.

Matikan gadget 1 jam sebelum tidur

Sudah pernah melakaukan cara mengatasi kecanduan gadget yang satu ini? Salah satu hal yang membuat kita susah tidur adalah penggunaan gadget pada malam hari. Adanya rasa ingin memeriksa notifikasi atau hanya sekedar melihat-lihat sosial media dapat membuat jam tidur kita jadi terganggu. Coba mulai matikan gadget 1 jam sebelum tidur agar kita tidak perlu selalu memeriksa gadget yang kita miliki. Bereskan semua hal yang mengharuskan kita menggunakan gadget. Bila perlu, pasang status OFF atau Sleeping di layanan chat yang kita punya agar tidak ada yang menghubungi atau khawatir karena kita sedang tidak bisa dihubungi.

Bekali diri dengan sebuah buku setiap hari

Kebanyakan orang menggunakan gadget pada saat sedang menunggu atau antre. Hal ini dilakukan untuk membunuh waktu dalam mengatasi rasa bosan. Mulai ganti alat bantu penghilang rasa bosan dengan membaca sebuah buku yang menarik minat kalian untuk membaca. Bekali diri setiap hari dengan sebuah buku hingga sewaktu-waktu kalian harus menunggu, kalian tahu harus mengakali rasa bosan selain dengan memainkan gadget.

Gimana tertarik untuk mencoba tips ini? Salah satu cara mengatasi kecanduan gadget yang paling ampuh adalah niat. Kalau kamu berniat mengurangi pemakaian gadget pasti tips ini akan mudah dilakukan.

Artikel Asli