Lowongan Kerja di BCA Finance

Hai guys! Buat kalian yang tinggal area Jambi, Palembang, Tangerang & Medan! kuy ada posisi FAC nih yang terbuka untuk kalian yg memenuhi kualifikasi😃 Langsung daftar aja ya ke link diatas ! Kami tunggu🙏🏻

https://www.instagram.com/bcafinance_career/ selalu simak di sini saja ya

Daftar aja klik di bawah ini:

bit.ly/lokerbcaf

Penjualan Mobil Bekas Terjun Bebas

Tak hanya berdampak pada operasional pabrik serta penjualan mobil baru, pandemi Corona Covid-19 juga berimbas pada penjualan mobil bekas atau seken. Beberapa dealer mobil bekas mengeluhkan turunnya angka penjualan mereka.

Secara umum di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Semarang terutama setelah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penjualan nyaris tidak ada.

Untuk menyiasati pembeli sepi, customer lama yang sudah pesan kembali di-follow up. Sebaliknya customer baru tidak ada.

“Saya lihat industri mobil bekas termasuk yang terkena dampak sangat dalam akibat pandemi corona dan PSBB. Angka pastinya tidak tahu, karena industri mobil bekas datanya tidak terorganisir. Beberapa teman dari bursa juga menyampaikan bisa turun sampai 80 persen, dan di Auto Value juga turunnya sama sampai 80 persen,” sebut Business Development Head, PT Suzuki Indomobil Sales, Hendro Kaligis.

Hendro menambahkan, jika dilihat dari data bulan Maret, penjualan Auto Value tidak turun, malah naik.

Baca Juga: Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

“Maret naik hampir 70 persen dari Februari, dan boleh dikatakan yang tertinggi dalam satu tahun terakhir, mengalahkan PIK-nya tahun lalu, bulan Mei pas puasa. Saat itu kami sudah confidence akan survive, ternyata di akhir Maret dan puncaknya PSBB tiarap semua,” keluhnya.

Siapkan Strategi Baru

Perusahaan jual beli mobil bekas dibawah payung PT Suzuki Indomobil Sales ini pun bikin strategi jitu untuk mendongkrak penjualan di tengah pandemi COVID-19. Auto Value memang tidak menyiapkan formula khusus untuk mengdongkrak penjualan mobil bekasnya.

“Dulu waktu pandemi kami baru mulai bikin strategi, tapi saat ini prioritas dan daya beli masyarakat sudah hilang. Orang bergeser untuk beli kebutuhan primer di saat kondisi ekonomi sedang lesu,” tambah Hendro.

Namun, Auto Value tetap memantau pergeseran dan priotritas daya beli masyarakat guna mempertahankan penjualan mobil bekas pada kondisi sepi pembeli.

“Kami berharap kita sudah masuk masa recovery bulan Juni mendatang. Kami tidak tahu ya bagaimana ke depan, apakah akan ada pelonggaran dan industri dibuka lagi. Mudah-mudahan semuanya akan membaik,” pungkas Hendro.

Sumber: Otosia.com

Ini Bahayanya jika Kebut-kebutan Saat Jalanan Lengang

Adanya pandemi Corona serta larangan mudik dari pemerintah, membuat jumlah kendaraan di jalan raya maupun di tol menjadi berkurang.

Dengan kondisi jalanan yang lengang, terkadang membuat pengendara lupa dengan batas kecepatan yang diperbolehkan.

Terlebih saat melaju di jalan bebas hambatan. Tak sedikit yang memacu kendaraannya hingga melebihi batas kecepatan atau di atas 100 kilometer per jam.

Padahal, memacu kendaraan dengan kecepatan melebihi batas yang diperbolehkan sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Apabila terjadi kecelakaan, maka tingkat keparahannya atau fatalitasnya juga akan lebih tinggi bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, bahwa kebut-kebutan di jalan tol sangat berisiko. Meskipun kondisi jalan sangat lengang atau minim lalu lintas.

“Berbahaya sekali, karena saat kita ngebut bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Marcell menambahkan, hal ini disebabkan ketika mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi maka pandangan akan jadi tunnel vision.

Baca juga:Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA) 

“Di mana fokusnya hanya pada satu titik di depan saja sedangkan pandangan kanan kiri menjadi blur (tidak jelas),” ucapnya.

Bahkan, ketika pengendara lain masuk di jalur yang sama bisa saja pengemudi akan kaget sehingga bisa melakukan tindakan yang membahayakan.

“Seperti banting setir atau ngerem mendadak. Jalan sudah dirancang untuk suatu kecepatan tertentu baik lebar maupun konturnya,” tutur Marcell.

Dia menambahkan, setiap berkendara di jalan raya maupun di jalan tol ada batas kecepatan maksimum yang diperbolehkan.

Selain itu, jika pengendara melajukan kendaraannya hingga melebihi batas tersebut maka akan bisa berbahaya karena kestabilan kendaraan menjadi berkurang.

Makanya di setiap jalan ada batas maksimum kecepatan kendaraan, karena melebihi dari maksimum kecepatan maka stabilitas mobil akan berkurang,” ujarnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo juga mengimbau kepada para pengendara agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan.

Meskipun jalanan lengang bukan berarti pengendara bisa memacu kendaraannya hingga melebihi batas kecepatan yang diperbolehkan.

“Patuhi rambu dan jangan melanggar batas kecepatan, memang kecelakaan menurun tetapi fatalitasnya meningkat,” kata Samdo.

Penulis: Ari PurnomoEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli

Perhatikan Hal Ini Bila Mobil Lama di Garasi Agar Performanya Tetap Terjaga

Hal ini mungkin terjadi terutama dalam masa PSBB (Pembatasan Social Bersekala Besar) per wilayah, guna menekan penyebaran virus Corona.

Akibatnya banyak kendaraan roda 4 yang lebih sering diam berada di dalam garasi. Oleh sebab itu, jika ada waktu senggang sebaiknya memantau kondisi kendaraan kesayangan yang terparkir lama.

Sebagai contoh jika kendaraan berlama-lama pada area terbuka, disarankan untuk rajin mencuci mobil. Selain itu, cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus.

Baca Juga: Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

Karena binatang jenis ini rawan merusak komponen terutama komponen kelistristikan.

Selain itu, sebaiknya Anda menyempatkan diri untuk sekedar menjalankan mobil yang sudah dicuci tadi. Test drive sejenak di sekitar rumah ataupun kompleks perumahaan.

“Tidak usah jauh, cukup di area komplek perumahan saja. Tujuannya adalah untuk menormalkan profile tapak ban yang lama diam. Contohnya jika awalnya tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar posisinya. Sehingga profile semua tapak ban Mobil tetap bundar alias tidak peyang,” urai Rafi’i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak.

Keuntungan lainnya, bisa mengecek fungsi rem mobil secara keseluruhan. Baik itu mobil yang didukung sistem ABS atau tidak. Bahkan fungsi power steering jika ada kendala pun dapat langsung dirasakan. Sehingga berkendara pun jadi tetap aman juga nyaman.

“Ketika menjalankan mobil, pemilik kendaraan juga bisa memantau fungsi komponen kelistristikan seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistemnya,” imbuh Rafi’i.

Kemudian Anda bisa cek langsung fungsi AC (Air Conditioner). Apakah kualitas dingin di dalam kabin masih normal atau tidak. Begitu juga dengan hembusan anginnya apakah masih normal atau tidak.

Yang terpenting saat lakukan test drive ini yakni memastikan kondisi ban terutama tekanan anginnya masih bagus. Maklum mobil lama tidak jalan biasanya tekanan angin ban sering berkurang.

Jika tekanan angin ban terlihat berkurang, sebaikya bawa mobil ke gerai pengisian angin terdekat untuk lakukan pengecekan.

Sementara untuk mengetahui berapa ukuranan tekanan angin ban mobil Peugeot, biasanya tabel informasi rekomendasi tekanan angin bisa lihat di bodi mobil bagian kiri. Tepatnya area dalam pintu pengemudi.[Go/Res]

Artikel Asli

Info Konsumen: Pengajuan Relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance (KKB BCA)

Sebagai bentuk kepedulian kami atas wabah Virus Corona (COVID-19) yang semakin meluas dan sejalan dengan kebijakan pemerintah serta arahan otoritas jasa keuangan (OJK)

BCA Finance (KKB BCA) memberikan relaksasi pembiayaan kepada debitur yang terdampak langsung wabah Virus Corona (COVID-19) dengan skema yang ditentukan oleh BCA Finance.

Segera ajukan relaksasi pembiayaan mobil anda di BCA finance.
Sekarang pengajuan relaksasi pembiayaan makin mudah.

94999949_554008212194217_73028347083977048_n

Siapa yang berhak mengajukan Restrukturisasi / keringanan pembiayaan

95001395_253795602480615_4325506322119097272_n

Debitur yang terdampak langsung wabah Virus Corona (Covid-19)

1. Dengan nilai pembiayaan di bawah 10 Miliar;
2. pekerja sektor informal dan / atau pengusaha UMKM
3. Tidak memiliki tunggakan sebelum tanggal 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan Virus Corona (Covid-19)
4. Pemegang unit kendaraan/jaminan yang namanya tercantum di dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen (PPK) dan tidak boleh diwakilkan / dikuasakan;
5. Unit kendaraan yang dijaminkan masih dalam penguasaan debitur.

Tata Cara Pengajuan Restukturisasi / keringanan pembiayaan:

95100863_152285272940638_27215379544831537_n

Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Angsuran Mobil akibat dampak wabah Covid-19 Klik di sini

Debitur tidak perlu datang ke kantor BCA Finance

Pengecekan Status Permohonan Relaksasi Pembiayaan Mobil

Kunjungi Situs BCA Finance Klik Disini

Disarankan menggunakan browser Google Chrome / Firefox.

Jika Anda belum menerima No. Laporan, silahkan kirim email ke customercarebcaf@bcaf.id untuk menanyakan no laporan tersebut dengan format subject email : Belum terima No Laporan pengajuan Covid-19 <spasi> isi No kontrak Anda

Semua Informasi dapat dilihat di channel-channel resmi BCA Finance, diantaranya:

94763507_100411591653789_2544252175155838645_n

1. Website BCA Finance (www.bcafinance.co.id);
2. Webchat BCA Finance (bit.ly/webchatBcaf);
3. App BCA Finance (bit.ly/BCAFapps);
4. Call Center BCA Finance (Halo BCA 1500888)

 

View this post on Instagram

Testimoni perwakilan konsumen, terkait Relaksasi Pembiayaan Mobil di BCA finance . . . . Perlu info lengkap seputar Relaksasi Kredit? Konsumen tidak perlu datang ke kantor BCA Finance Gunakan layanan digital & Channel-channel resmi kami: 1. Website www.bcafinance.co.id 2. Webchat BCA Finance (bit.ly/webchatBcaf) 3. App BCA Finance (bit.ly/BCAFapps) 4. Call Center BCA Finance (Halo BCA di nomor 1500888) Informasi selengkap-langkapnya ada di channel-channel tersebut diatas. Terimakasih atas perhatian & kerjasamanya. Semoga kita selalu diberika kesehatan dan kemudahan. . . . #cukupdarirumah #dirumahaja #kreditAmanBCAfinance #bcafinance #car #cars #carlovers #like #cargram #instacar #drive #street #autotren #relaksasikredit #mobilbaru #mobilbekas #engine #vehicle #relaksasi #banjir #suzuki #honda #toyota #daihatsu #mazda #wuling #mitsubishi #nissan #covid_19

A post shared by PT BCA FINANCE (@mybcaf) on

Ajukan segera Relaksasi Pembiayaan Mobil anda di BCA Finance sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

Terima kasih atas kerjasamanya
Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kemudahan.

 

Sumber: BCA Finance

WhatsApp Image 2020-05-01 at 15.45.17

 

Begini Cara Merawat Mobil Toyota Agar Tetap Nyaman saat PSBB

PT Toyota Astra Motor (TAM) memberikan tips cara merawat kendaraan yang tepat, mulai dari menjaga komponen dan fitur saat tidak digunakan terutama dalam kondisi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Dilansir dari akun Youtube Toyota Indonesia, TAM memberikan 6 langkah dalam merawat mobil kesayangan. Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan:

1. Pemeriksaan komponen baterai/ACCU

Bersihkan terminal baterai/ACCU atau kepala terminal baterai (+) dan (-) dengan sikat kawat dan air panas untuk menjaga tegangan listrik baterai tetap baik tidak ada hambatan, sekaligus berfungsi maksimal saat kendaraan dinyalakan.

2. Memanaskan mesin pada periode tertentu

Hidupkan mesin minimal satu minggu sekali agar tegangan listrik baterai tidak hilang dan baterai tidak mudah rusak.

3. Pemeriksaan kondisi oli mesin

Periksakan jumlah, kekentalan, dan warna dari oli mesin kendaraan. Lakukan pengecekan oli mesin untuk mengetahui kualitas dan jumlah oli yang ada di dalam mesin.

Berhati-hatilah saat melakukan pengecekan oli mesin, terutama saat kondisi mesin panas. Oleh sebab itu, pengecekan oli mesin harus dilakukan saat kondisi mesin mati. Gunakan kain atau tisu bersih untuk melihat kondisi oli mesin pada stick oli.

4. Periksa kondisi ban

Periksa tekanan dan permukaan dari mobil Anda. Pastikan ban tidak kempes dan tekanannya mencukupi. Jangan biarkan ban kempes terlalu lama karena dapat merusak dan mengubah bentuk ban (flatspot).

Selain itu, penggunaan mobil dengan ban kempes atau bertekanan rendah dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

5. Bersihkan kendaraan dan parkir di tempat terlindungi

Parkirkan kendaraan di tempat teduh dan terlindungi dari debu dan kotoran. Bersihkan kendaraan dengan segera jika terdapat kotoran yang menempel agar tidak merusak cat kendaraan.

Bersihkan pula bodi kendaraan dengan kain yang sangat halus agar tidak merusak bodi mobil.

6. Pemeriksaan fitur dan interior kabin mobil

Selalu pastikan kebersihan interior mobil agar kuman dan bakteri tidak menempel di jok, stir, stick perseneling, dan fitur lainnya. Gunakan sabun antiseptik, air, botol semprot, kain atau handuk alus (microfiber) dan vacuum cleaner.

Namun, adapula tombol di dalam kabin interior mobil yang tidak disarankan untuk dibersihkan dengan pembersih silikon karena dapat mengakibatkan kendala pada fungsi dan fitur mobil. Di antaranya, tombol wiper, lampu depan, sistem audio, switch pada pedal rem, dan switch power window.
BISNIS

Artikel Asli

Mudik, Mobil Pribadi Hanya Boleh Angkut Setengah Kapasitas

Meski tak ada larangan resmi soal mudik Lebaran 2020, namun pemerintah akan mengeluarkan regulasi ketat bagi masyarakat yang nekat pulang kampung di tengah pagebluk atau wabah virus corona (Covid-19).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini, mengaku tengah mematangkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan untuk pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, termasuk sebagai acuan saat mudik.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, beberapa aturan akan dilakukan sesuai regulasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pada sektor transportasi akan ditempuh dengan penerapaan physical distancing yang tak hanya berlaku bagi kendaraan umum, tapi juga pribadi.

Baca juga: Aktivitas Pabrik Tak Dilarang, tetapi Wajib Terapkan Protokol Ini

“Untuk kendaraan pribadi akan diberlakukan hal yang sama, yaitu pengaturan jarak fisik. Intinya untuk mobil pribadi itu patokannya 50 persen dari kapasitas,” kata Adita dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Dengan adanya ketetapan tersebut, artinya untuk mobil sejenis multi purpose vehicle (MPV) yang semula mampu menampung hingga tujuh penumpang, hanya boleh mengangkut tiga sampai empat penumpang saja.

Begitu juga untuk jenis kendaraan lain seperti sedan dan city car. Bisa jadi hanya akan boleh membawa dua penumpang saja dari kapasitas aslinya.

Sementara bagi masyarakat yang terpaksa mudik dengan sepeda motor, hanya akan diperbolehkan berkendara sendiri alias solo riding.

“Sepeda motor tidak dapat membawa penumpang,” ucap Adita.

Baca juga: PSBB Jakarta, Belum Ada Pembatasan Akses Keluar-Masuk Ibu Kota

Ketika ditanya bagaimana sistem pengawasan untuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, Adita mengatakan, detailnya akan diinformasikan setelah Permen keluar. Tapi dia memastikan akan mengandeng kepolisian.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Pol Istiono mengatakan, selain ada kewajiban isolasi diri selama 14 haru saat tiba di kampung halaman dan kembali ke kota, akan ada pembatasan jumlah penumpang pada kendaraan pribadi.

Contohnya untuk mobil pribadi seperti sedan, hanya boleh mengangkut dua penumpang dengan kriteria satu menjadi sopir dan satunya lagi penumpang di belakang. Untuk minibus hanya ditumpangi tiga penumpang.

“Bahkan untuk yang terpaksa mudik dengan motor, tidak diperkenankan berboncengan. Tetap jaga jarak, karena penularan ini yang sangat berbahaya. Kesadaran dari masyarakat juga dituntut di sini,” kata Istiono yang disitat dari NTMC Polri.

Penulis: Stanly RavelEditor: Agung Kurniawan

Artikel Asli

 

 

Toyota Kenalkan Fortuner Epic, Tampil Makin Gagah dan Tangguh

Toyota miliki SUV andalan, salah satunya adalah Fortuner. Baru-baru ini pabrikan asal Jepang tersebut kenalkan edisi Fortuner Epic dan Epic Black.

Melansir dari Gaadiwaadi.com, Fortuner Epic dan Epic Black tersebut tersedia di Afrika Selatan dengan menggunakan mesin diesel 2,8 liter.

Jika dilihat dari desainnya sendiri, sebenarnya tak ada bedanya dengan Fortuner standard yang sudah ada. Fotuner Epic hanya dapat peningkatan tampilan saja dengan sejumlah aksesoris.

(kpl/ahm)

Menengok sisi eksterior, SUV tersebut mendapatkan tambahan bar pada bagian depan bumper dengan ada tulisan ‘Epic’ di atasnya dan juga disematkan bar derek di belakang.

Tampilan makin sangar karena adanya perpaduan putih dan aksen hitam. Warna hitam tersebut tampak ada pada bagian atap dan spion. Dan tak lupa juga desain velg baru yang bikin tampilan makin gagah.

Toyota Fortuner Epic miliki sejumlah warna pilihan, seperti Glacier White, Chromium Silver, Graphite Grey dan Avant-Garde Bronze.

Berpindah ke sisi dalam atau interior, tak banyak ubahan juga pada bagian kabin. Ubahan yang paling terlihat adalan pelat logam dan karpet lantai dengan tulisan ‘Epic’. Di atap pun didesain dengan balutan warna hitam yang buat tampilan makin premium.

Untuk fitur sebenarnya tak ada perbedaan dengan Fortuner model diesel 2.8, seperti layar sentuh, lampu LED, AC otomatis, cruise control, kamera belakang, dan pengaturan kursi pengemudi.

Urusan dapur pacu, mobil ini pakai mesin diesel 2.8 liter yang mampu hasilkan tenaga sebesar 177 Hp. Mesin tersebut dikawinkan dengan gearbox otomatis 6 kecepatan. Selanjutnya, Fortuner Epic bisa digunakan dengan konfigurasi 2WD atau AWD.

 Toyota Fortuner Epic (gaadiwaadi.com)
Toyota Fortuner Epic (gaadiwaadi.com)

Artikel Asli

4 Mobil Baru Toyota Meluncur Lagi Tahun Ini, Termasuk Raize?

PT Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia sedang menyiapkan beberapa peluncuran mobil baru lagi tahun ini. Setelah new Agya dan Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) beberapa waktu lalu.

Head of Interactive Communication Department PT TAM, Dimas Aska membenarkan hal tersebut. Paling sedikit ada tiga mobil lagi yang akan diluncurkan.

“Secara plan harusnya ada tiga atau empat, tapi kami belum tahu apakah akan mendapatkan jadwal (peluncuran) yang sama (yang telah ditentukan) atau enggak,” ungkap Dimas dalam kesempatan konferensi pers secara daring, Selasa (7/4).

Meski masih bocoran awal, Dimas mengungkapkan modelnya beragam. Artinya tidak semuanya berupa model penyegaran atau angkat muka (facelift).

“Ada rencana baru, adafacelift, minor change, lengkap lah. Akan ada plan pasar baru, tapi ya karena terganggu (virus corona) kami belum tahu ke depannya, terus ada yang sudah butuh penyegaran juga,” tambahnya lagi.

Toyota Raize Foto: dok. Toyota

Untuk yang baru, kemungkinannya merujuk pada Toyota Raize. Bila menapak tilas, Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto pada akhir 2019 pernah mengatakan itu merupakan model baru yang tengah diuji dan merujuk pada Raize. Hanya saja Dimas belum bersedia mengungkapnya.

Adapun untuk facelift dan minor change bisa jadi menyasar pada Innova maupun Fortuner. Khusus Innova facelift, isunya sebenarnya sudah mencuat sejak awal 2019. Tapi lagi-lagi pabrikan belum membeberkannya.

Foto Olah Digital Fortuner Facelift Foto: dok. Indianautosblog

Sementara untuk Fortuner, dugaannya kuat mengingat modelnya sudah melakoni tes jalan di Thailand beberapa waktu lalu. Namun apakah benar Fortuner yang dimaksud yang bakal diluncurkan?

“Tergantung kondisinya, karena yang pakai enggak cuma Indonesia, jadi memang dibutuhkan studi antar semua negara yang pakai Fortuner, karena berkaitan sama demand-nya juga,” kata Dimas.

Toyota Innova. Foto: Istimewa

Kemudian terakhir modelnya merujuk pada jajaran kendaraan ramah lingkungan Toyota. Tentu buat melengkapi jajaran mobil berbasis listrik yang sudah dimiliki seperti Camry, Corolla Altis, C-HR, Prius, dan Alphard. Hanya saja untuk yang satu ini masih abu-abu modelnya.

Pengen tambah lagi, rencana iya, secara plan kalau memungkinkan (tiap tahun) selalu akan nambah-nambah lagi (mobil ramah lingkungan baru Toyota),” tuntas Dimas.

***

Artikel Asli