Bos IMF Sebut Prospek Ekonomi Dunia Cerah, Bagaimana Indonesia?

Bos IMF Sebut Prospek Ekonomi Dunia Cerah, Bagaimana Indonesia?

Jakarta– Managing Director International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde, memandang ekonomi dunia memiliki prospek yang sangat bagus. Namun, pemerintah di masing-masing negara jangan terlena karena justru sekarang waktu paling tepat untuk melanjutkan berbagai reformasi.

“Masalah besar yang muncul terkait dengan hal yang saya sebut memperbaiki atap saat matahari bersinar, karena ekonomi sedang tumbuh, pemulihan menguat dan terdapat prospek yang baik dalam beberapa saat ke depan,” ujar Lagarde seperti dikutip dalam situs Bank Indonesia (BI), Kamis (19/10/2017).

“Jadi sekaranglah waktunya bagi negara-negara untuk benar-benar melihat ke atap dan memastikan bahwa atap mereka berada dalam kondisi yang baik dan kuat dan jika tidak demikian, perbaiki atap tersebut,” lanjut Lagarde.

IMF tetap pada peran untuk memantau kondisi masing-masing negara, meliputi diagnosis, konsultasi kebijakan, bantuan pinjaman dan bantuan teknis untuk semua negara.

“Beberapa negara akan memerlukan konsolidasi fiskal secara intensif, beberapa negara lainnya perlu kebijakan moneter yang diperketat, beberapa lainnya berupa reformasi struktural yang belum dilakukan sejauh ini, dan banyak negara akan perlu mengkombinasikan ketiga perangkat tersebut. Itu hal yang pertama,” jelas Lagarde.

Kedua, kata Lagarde adalah soal pembiayaan. “Saat ada negara berada dalam situasi yang sangat sulit, saat mereka tidak dapat mengakses pembiayaan saat neraca pembayaran mereka sangat buruk, kami meminjamkan uang masyarakat internasional dan kami membantu mereka dengan ketentuan yang kami bahas bersama,” terang Lagarde.

Lagarde menyampaikan yang ketiga yaitu bantuan yang bersifat teknis. Di antaranya mengenai penguatan sektor keuangan pemerintah, pengaturan kebijakan moneter, pasar modal hingga masalah nilai tukar.

“Kami bekerja bersama dengan mereka dalam misi bantuan teknis tersebut,” tegasnya.

Bagaimana dengan Indonesia?

“Terkait ekonomi Indonesia, Indonesia telah menjadi ekonomi yang banyak melakukan reformasi, yang berinvestasi kepada infrastruktur yang mau mengembangkan potensinya, dengan pertumbuhan yang baik sebesar 5%. Dengan kebijakan fiskal yang wajar dan logis serta fokus pada pemungutan pajak dan perlawanan terhadap korupsi. Semua prinsip yang baik,” papar Lagarde.

Annual Meeting IMF-WB 2018

Bali ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB 2018. Sekitar 17 ribu orang dari 189 negara akan datang ke Bali, mulai dari pemerintah, staf ahli, bankir, asuransi dan pengusaha serta akademisi.

“Mereka yang benar-benar menggerakkan uang dan memang itulah pekerjaannya. Mereka semua akan berfokus pada Indonesia dan media yang meliput akan luar biasa, jadi selama beberapa hari, Indonesia akan menjadi pusat keuangan dan akan menampilkan keberhasilannya,” jelas Lagarde.

Lagarde sangat antusias untuk bisa kembali datang ke Indonesia. Banyak hal yang terpikirkan olehnya selepas dari pekerjaan. Seperti mengunjungi teman dekat dan belanja di beberapa toko langganan di Jakarta hingga menyelam di lautan Indonesia.

“Segera setelah pekerjaan saya di Bali selesai, saya ingin menyelam karena saya penyelam dan saya sangat menyukai dunia bawah laut di Indonesia. Jadi saya memiliki banyak kegiatan di daftar kegiatan saya. Anda memiliki banyak kegiatan dan menikmati keindahan negara ini karena pesisir pantai dan garis pantainya indah,” pungkasnya.

Artikel Asli

Jokowi Bangun Ratusan Km Tol Trans Sumatera, Dananya Dari Mana?

Jokowi Bangun Ratusan Km Tol Trans Sumatera, Dananya Dari Mana?

Jakarta– Dari total panjang Tol Trans Sumatera 2.818 Kilometer (km), 820 km di antaranya ditarget rampung hingga tahun 2019 mendatang. Sebagian besar ruasnya ditugaskan pengerjaannya kepada BUMN PT Hutama Karya (HK) seperti diatur dalam Peraturan Presiden No. 117/2015, perubahan dari Perpres No. 100/2014 tentang percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera.

Penugasan tersebut diberikan ke HK mengingat perusahaan tersebut merupakan satu-satunya BUMN konstruksi yang dimiliki sahamnya secara penuh oleh pemerintah. Metode penugasan dilakukan lantaran Tol Trans Sumatera dikategorikan tak layak secara finansial, anggaran pemerintah yang terbatas namun pembangunannya dibutuhkan untuk pengembangan ekonomi kota-kota di Sumatera.

Berdasarkan data PT Hutama Karya yang diterima detikFinance, seperti dikutip Sabtu (14/10/2017), sumber pembiayaan tol Trans Sumatera kini dibebankan kepada Hutama Karya sepenuhnya. Namun, dalam hal ini, pemerintah memberikan fasilitas berupa penyertaan modal negara (PMN) dan juga penjaminan dari bond dan obligasi yang dilakukan oleh HK.

HK sendiri memiliki beberapa sumber pembiayaan untuk membangun Tol Trans Sumatera. Di antaranya dari PMN, two step loan, pinjaman dari lembaga pinjaman, termasuk institusi multilateral yang dijamin oleh pemerintah, pinjaman dari lembaga pembiayaan pemerintah seperti PT SMI, dan sumber dana lainnya yang bisa didapatkan Perseroan sesuai ketentuan perundangan.

Seluruh utang perusahaan dalam hal penugasan ini dijamin oleh pemerintah. Hutama Karya akan menggarap 8 ruas prioritas Trans Sumatera, yakni Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Dumai, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-api, dan Kisaran-Tebing Tinggi.

Kedelapan ruas tersebut menjadi prioritas karena ditaget beroperasi hingga akhir tahun 2019 mendatang. Selain itu ada 3 ruas prioritas tambahan yang akan dibangun, yakni Medan-Banda Aceh, Padang-Pekanbaru, dan Tebing Tinggi-Parapat.

Dalam membangun 8 ruas prioritas itu, HK membutuhkan biaya investasi sebesar Rp 73,9 triliun (tidak termasuk dukungan pembiayaan dari pemerintah). Untuk membiayainya, HK akan mengandalkan pendanaan dari ekuitas sebesar Rp 44,18 triliun dan dari pinjaman sebesar Rp 29,72 triliun.

Adapun saat ini jumlah ekuitas yang dimiliki oleh HK untuk mendanai proyek ini baru sebesar Rp 19,1 triliun, yang bersumber dari PMN 2015-2016 sebesar Rp 5,6 triliun, contractor turn key sebesar Rp 7 triliun dan current bonds sebesar Rp 6,5 triliun. Hal ini menyebabkan HK masih memiliki kekurangan pendanaan tol Trans Sumatera sebesar Rp 25,1 triliun lagi.

Kekurangan pendanaan tersebut diharapkan dapat dipenuhi misalnya melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), sekuritisasi aset hingga pendapatan dari pengoperasian tol akses Tanjung Priok.

Artikel Asli

Tips Agar Tidak Bertengkar Soal Uang dengan Pasangan

-

Selain prinsip-prinsip yang sudah dimuat sebelumnya, masih ada beberapa kiat lain yang bisa dilakukan untuk menjaga situasi keuangan dalam sebuah hubungan tetap kondusif. Kedua belah pihak pun berperan penting dalam menjaga iklim keuangan dan hubungan tetap nyaman.

Selain saling memahami, perlu ada keteraturan dalam mengelola keuangan. Untuk itu, buatlah jadwal yang mencatat keluar masuknya uang untuk merekam jejak kemana saja uang pergi. Jangan lupa untuk mencatat setiap tanggal penting dan mengatur target berjangka yang terkait dengan rencana keuangan.

Menyatukan pemikiran dan rencana keuangan dua kepala memang tidak mudah, apalagi dengan keterikatan emosi diantara keduanya. Seringkali didapati pola pengeluaran yang bertolak belakang antara seseorang dengan pasangannya.

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dan konflik, buatlah rencana keuangan bersama dengan pasangan. Dengan demikian, bisa dipastikan rencana itu sejalan dengan target dan prioritas bersama.

Selain persoalan teknis seperti pemasukan dan pengeluaran, ada baiknya bicarakan juga perihal nilai-nilai kehidupan bersama pasangan. Misalnya jika istri memilih untuk tidak bekerja dan menjadi ibu rumah tangga.  Nilai ini perlu dibicarakan dan dipahami satu sama lain.

Menurut pakar hubungan pernikahan April Masini, seringkali pertengkaran dalam hubungan rumah tangga terjadi antara pencari nafkah dan bukan pencari nafkah. Jika pasangan membicarakan nilai-nilai itu, maka dapat dipahami prioritas dan preferensi yang dimiliki oleh pasangan. Konflik pun dapat dihindari.

Kunci dari perencanaan keuangan yang baik adalah keteraturan. Mengatur satu rencana keuangan untuk dua orang bersamaan memang bukan hal yang sederhana. Karenanya, semakin terstruktur dan terperinci sebuah rencana keuangan, maka semakin baik.

Buatlah daftar keinginan dari kedua belah pihak. Jangan lupa untuk membuatnya berdasarkan prioritas hidup dan target masa depan. Jadikanlah rencana itu pedoman setiap kali mengambil keputusan keuangan.

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
– KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
– INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
– Mau Beli Suzuki APV baru / Solusi kredit Kendaraan lainnya? via KKB BCA saja!
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^

Tips Praktis Kembalikan Keuangan Anda Pasca Lebaran


Tips Praktis Kembalikan Keuangan Anda Pasca Lebaran

Berita Riau -  Tips Praktis Kembalikan Keuangan Anda Pasca Lebaran

Lebaran selalu identik dengan Mudik atau pulang ke kampung halaman. Kebiasaan ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pernahkah anda berfikir bagaimana keuangan anda setelah kembali ke rutinitas setelah Lebaran usai?Ternyata banyak hal yang Anda terpaksa harus pikirkan setelah kembalinya Anda dari kampung halaman, salah satunya biaya hidup bulanan pasca lebaran. Alih-alih ingin menikmati Lebaran dengan uang THR yang Anda miliki, tapi Anda lupa menyisihkan uang untuk biaya kebutuhan pasca Lebaran.

Harapannya, hal seperti ini tidak akan terjadi, namun jika sudah terlanjut terjadi, Anda tidak perlu bersedih hati, ada cara untuk menyehatkan kembali keuangan Anda usai Lebaran.

Berikut tips keuangan praktis yang bisa Anda lakukan pasca Lebaran, sebagaimana dilansir dari halaman cermaticom:

1. Periksa Kembali Keuangan Anda
Sama seperti tubuh ketika sakit, Anda harus terlebih dahulu memeriksakan kondisi tubuh untuk tahu tubuh bagian mana saja yang harus Anda obati. Begitu juga dengan keuangan anda yang sakit pasca Lebaran. Periksalah kembali pengeluaran-pengeluaran apa saja yang dapat Anda batasi. Pisahkan antara kebutuhan menurut waktu pemenuhannya, antara kebutuhan yang mendesak dengan kebutuhan yang dapat Anda tunda. Buatlah daftar dan catat apa saja yang dapat dilakukan untuk menyehatkan kembali keuangan Anda.

2. Menyusun Kembali Anggaran
Menyusun kembali anggaran pengeluaran Anda, adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menyehatkan kembali keuangan pasca Lebaran. Anda bisa memulainya dengan melakukan satu hal, yaitu membatasi pengeluaran bulanan Anda selain sandang dan pangan. Misalkan Anda biasa mengeluarkan uang sebesar Rp300.000 setiap bulannya untuk internet, Anda bisa men-stop atau mengurangi biaya menjadi Rp100.000 per bulan, lalu sisa dana dari biaya tersebut dapat Anda gunakan unuk keperluan sehari-hari, seperti uang makan atau transportasi bekerja.

3. Batasi Pengeluaran Harian
Jika Anda lebih sering makan siang di luar kantor, cobalah untuk mulai membawa makanan dari rumah. Bangunlah lebih awal agar Anda sempat membuat sarapan serta makan siang yang akan Anda bawa ke Kantor. Hal ini tentu saja dapat menolong Anda menyehatkan kembali keuangan Anda pasca Lebaran. Atau jika Anda menggunakan mobil, untuk sementara ini cobalah untuk naik kendaraan umum, untuk menekan biaya BBM yang harus Anda keluarkan. Cara ini tidak hanya menghemat pengeluaran Anda, namun dapat menjaga pola makan Anda untuk tetap makan makanan sehat yang Anda buat dari rumah.

4. Tetapkan Biaya Harian
Tetapkan berapa biaya yang Anda boleh keluarkan. Misalkan, setiap harinya Anda menetapkan Rp60 ribu untuk kebutuhan belanja. Konsistenlah mengeluarkan uang dalam jumlah yang sama setiap hari. Jika Anda terbiasa mengambil uang dalam jumlah besar, segera pisahkan uang yang akan Anda gunakan. Ingat jangan bawa uang lebih banyak dari yang Anda butuhkan, biasakan diri Anda menggunakan uang secukupnya. Jangan sesekali tergoda untuk melanggarnya yah.

5. Tunda Belanja Barang yang Tidak Anda
Untuk sementara waktu, tundalah belanja barang-barang yang tidak Anda butuhkan. Dalam situasi krisis pasca Lebaran seperti ini, menahan diri dari godaan belanja barang-barang yang Anda suka namun tidak terlalu Anda butuhkan sangatlah disarankan. Bersabarlah sampai keuangan Anda kembali normal seperti sedia kala.

6.Disiplin!
Kunci dari semuanya adalah disiplin. Tidak mudah memang menjalani kehidupan sehari-hari dengan dana terbatas. Namun Ingatlah tujuan Anda melakukan ini, agar keuangan Anda kembali sehat bukan?

Jadi, bersabarlah untuk sementara waktu. Lewati masa pemulihan ini dengan displin. Lakukan pengecekan rutin terhadap keuangan Anda. Ingatlah setiap orang yang ingin cepat pulih dari sakit, harus disiplin dan mentaati segala anjuran yang diberikan dokter padanya. Semakin Anda disiplin dalam menggunakan uang Anda, akan semakin cepat pula Anda pulih dari masa krisis pasca Lebaran ini. Semoga tips diatas dapat mengatasi kesulitan teman cermat dalam memulihkan keuangan Anda pasca Lebaran. Ingat, pergunakan uang Anda dengan bijak, dan cermatlah melihat segala yang benar-benar Anda butuhkan, karena Cermat itu akan membuat Anda lebih Bahagia!

 

Sumber: https://goo.gl/cBVrw9