Lincahnya Mobil Keluarga Indonesia

Toyota kijang dari generasi ke generasi
Toyota kijang dari generasi ke generasi

VIVA.co.id – Ada pemandangan menarik di Kemayoran, Jakarta, beberapa pekan lalu. Dari ribuan mobil yang terparkir di kawasan bekas lapangan terbang itu, ada yang berbentuk kotak. Umurnya sudah 26 tahun.

Pemiliknya yang asal Bandung, Sudirman, mengungkapkan mobil “Kijang Doyok” itu sudah berkali-kali ditawar. Namun, tidak pernah dia lepas.

Itu salah satu ciri-ciri utama para pemilik mobil klasik. Apa pun bujukannya, termasuk iming-iming ditukar dengan mobil baru maupun uang yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, tetap saja mereka bergeming.

Kenikmatan membangun ulang kendaraan dari kondisi tidak layak tidak bisa digantikan dengan sebuah produk baru atau lembar uang. Belum lagi waktu yang mereka curahkan untuk menggarap proyek hobi tersebut.

Menurut Sudirman, alasan ia memilih Kijang Doyok adalah karena perawatannya yang mudah dan terbilang murah. Meski lansiran 1981, namun mobil tersebut pernah menjelajah tiga negara sejauh 3.000 kilometer.

Kijang Doyok

Bentuk mobil Kijang Doyok. (Dok. Toyota Astra Motor (TAM))

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Kijang Doyok adalah salah satu perintis mobil keluarga di Indonesia. Jika dilihat dari sejarah mobil di Tanah Air, jenis kendaraan yang pertama kali beredar di Indonesia yakni sedan dan jip. Semuanya buatan Amerika dan Eropa.

Jip banyak tersedia karena sempat digunakan saat Indonesia masih dijajah oleh negara asing, sedangkan mobil sedan mulai bermunculan usai kemerdekaan.

Ide untuk menghadirkan mobil keluarga mulai tercetus pada era 1970-an. Kala itu, pemerintah Indonesia mencanangkan program pengembangan Kendaraan Bermotor Niaga Sederhana atau KBNS.

Akhirnya pada Juni 1977, lahirlah kendaraan berbentuk pikap, yakni Toyota Kijang generasi pertama. Setahun kemudian, sejumlah perusahaan karoseri membuat bodi minibus untuk mobil tersebut.

Selain Toyota, Suzuki juga menghadirkan varian pikap pada lini produk yang mereka jual. Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, pada 1976 mereka menyediakan pikap ST10. Kemudian disusul oleh produk lainnya, Carry ST20 pada tahun selanjutnya.

Perjuangan perusahaan Jepang untuk menghadirkan mobil keluarga di Indonesia bukan tanpa halangan. Stigma bahwa mobil-mobil buatan Eropa dan Amerika lebih kuat dan terpercaya kala itu melekat kuat.

Hal itu tertuang dalam buku “Sejarah Mobil dan Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini” karya pengamat otomotif James Luhulima. Dalam buku tersebut, ia menceritakan bagaimana dulu mobil Jepang mendapat citra yang buruk.

“Mereka menyebut bodi mobil Jepang yang tipis itu terbuat dari blek atau kaleng kerupuk yang menggunakan seng sebagai bahan dasar,” kata James dalam bukunya.

Kunci Sukses

Masuk ke era 1980-an, mobil merek Jepang mulai menunjukkan tajinya. Para pabrikan mobil asal Negeri Matahari Terbit itu beramai-ramai membuka pabrik di Indonesia.

Mobil-mobil seperti Suzuki Carry dan Daihatsu Hijet laris manis untuk dijadikan sebagai angkutan umum maupun kendaraan pribadi.

Suzuki Carry ST10 resmi diproduksi di Indonesia oleh PT Indomobil pada 1982. Lalu pada 1991, Suzuki kembali menghadirkan Carry Futura yang legendaris.

Meski desainnya tidak berhidung alias mesin berada di bawah jok depan, namun Carry Futura banyak dipilih sebagai mobil keluarga, karena biaya perawatannya yang cukup murah dan mampu menampung banyak penumpang.

Sementara itu, Toyota mulai mengubah fokus mobil Kijang dari kendaraan niaga menjadi kendaraan keluarga saat meluncurkan Kijang Super pada 1986.

Mobil ini mengusung beberapa teknologi yang kala itu terbilang canggih, seperti full pressed body yang dapat mengurangi 2-5 kilogram dempul. Bahkan pada 1992, Kijang Grand Extra hadir dengan bodi bebas dempul.

Di waktu yang tidak jauh berbeda, Isuzu juga meluncurkan mobil keluarga andalan mereka, Panther. Ciri khas mobil ini ada pada mesinnya yang memakai bahan bakar solar.

Panther sempat menjadi salah satu idola kala itu, karena konsumsi bahan bakarnya yang super irit. Dari acara Laga Pantura 1 dan 2 yang digelar, rata-rata konsumsi bahan bakar mobil ini mencapai 31-33 kilometer tiap liternya.

Setidaknya ada dua kunci sukses mobil merek Jepang di Indonesia. Yang pertama adalah dari sisi harga. Di awal 1960-an saja, ketika jip Willys buatan Amerika dijual dengan harga Rp350 ribu, Jepang menawarkan Toyota Land Cruiser dengan harga hanya Rp112 ribu.

sorot mobil kel – Toyota Land Cruiser VX 100.

Bentuk dari mobil Toyota Land Cruiser seri VX 100.(Dok. Toyota Astra Motor (TAM))

Faktor kedua yang membuat mobil Jepang, khususnya model serbaguna atau multi purpose vehicle (MPV), yakni dirancang untuk memenuhi kebutuhan orang Indonesia.

“Jepang kalau bicara risetnya jago, detail. Orang Indonesia sukanya apa, disesuaikan selera dan kebutuhan. Awalnya produk Jepang belum dipercaya karena rewel, tapi lama-lama mereka membuat perubahan,” ungkap pengamat otomotif, Bebin Djuana.

Selain itu, menurut dia, produk Jepang maju dengan terobosan-terobosan. “Karena sudah sekian tahun itu, jaringan suku cadang ada di mana-mana, layanan servis di Indonesia jadi banyak. Jadi semakin unggul,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus. Menurutnya, kunci sukses Toyota adalah saat mereka membuat inovasi desain yang tepat pada waktu yang tepat pula.

“Usai krisis moneter parah melanda Indonesia, pasar membutuhkan produk baru dengan tambahan harga yang murah atau terjangkau. Datanglah duet Avanza-Xenia. Lengkap dengan desain keren dan daya tampung banyak,” tutur Yannes kepada VIVA.co.id.

Mobilnya Orang Indonesia

Indonesia adalah negara yang unik. Saat pasar otomotif di negara lain didominasi kendaraan jenis sedan atau sport utility vehicle (SUV), mobil yang paling laris di Tanah Air justru MPV.

Hal ini tidak terlepas dari budaya orang Indonesia yang gemar melakukan perjalanan beramai-ramai. Selain menghemat biaya bahan bakar, menggunakan mobil MPV juga memungkinkan mereka untuk terus menjalin keakraban.

Jika dilihat dari data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan mobil keluarga atau MPV mengungguli model lainnya sejak 2001 silam.

Pada tahun tersebut, total MPV yang terjual yakni sebanyak 89 ribuan unit. Jumlah tersebut terdiri dari Toyota Kijang 56 ribuan unit, Isuzu Panther 21 ribuan unit, Mitsubishi Kuda 6 ribuan unit, dan beberapa model lainnya.

Angka tersebut jauh lebih tinggi ketimbang penjualan mobil model sedan, yang terbagi dalam beberapa tipe. Total penjualan sedan pada 2001 adalah sebanyak kurang lebih 35 ribuan unit.

Meski kemudian mobil MPV mengalami penurunan penjualan, namun pada 2004 angkanya kembali meroket. Tapi, kali ini jumlah mobil keluarga bertambah banyak dengan hadirnya kategori baru, yakni low MPV.

Mobil-mobil yang masuk dalam kategori ini adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Suzuki APV. Total penjualan low MPV pada 2004 yakni hampir 75 ribu unit.

Sementara itu, model MPV yang terjual totalnya mencapai 76 ribuan unit. Angkanya bisa cukup tinggi, karena Toyota memiliki dua andalan di kategori ini, Kijang dan Kijang Innova. Di tahun berikutnya, Kijang resmi disetop penjualannya dan nama Kijang dipakai pada tipe Innova.

Puncak kejayaan mobil MPV di Tanah Air terjadi pada 2012, dengan total penjualan sebanyak 132 ribu unit. Tapi, angka itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan penjualan low MPV.

sorot mobil kel – Mobil MPV di Ajang IIMS 2012

Mobil MPV saat dipamerkan di ajang IIMS tahun 2012. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Hadirnya Suzuki Ertiga, Nissan Evalia dan Daihatsu Luxio di 2013 sukses mencetak rekor baru dalam penjualan low MPV di Indonesia, yakni sebanyak 379 ribu unit. Rekor yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Pada 2014, pasar mobil keluarga sempat terbagi dengan kehadiran mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost and green car (LCGC). Ada penurunan sekitar 100 ribu unit pada low MPV, dan hal itu tetap bertahan hingga saat ini.

Beberapa pihak sempat menyatakan bahwa tren mobil MPV di Indonesia tidak abadi. Akan ada masa di mana mobil keluarga digantikan dengan model lain yang jauh lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan di masa depan.

Meski demikian, beberapa produsen mobil termasuk Toyota yakin bahwa mobil keluarga adalah ciri khas Indonesia, dan akan terus diminati oleh konsumen.

“MPV itu sekitar 44 persen pangsa pasarnya. Tahun lalu sempat turun jadi 36 persen, namun saat ini sudah kembali ke 44 persen. Angka ini bisa saja bertambah dengan adanya pilihan baru,” tutur Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto. (ren)

Artikel Asli

Kenapa KM 97 Tol Cipularang Sering Dibilang Mistis?

Pengguna jalan tol Cipularang yang dibuka sejak tahun 2005 ini pasti kurang lebih tahu kalau tol ini dikenal sebagai salah satu jalan paling angker di Indonesia. Ada banyak kisah mistis yang terjadi di jalan ini, misalnya kehadiran mobil gaib yang mengganggu pengguna jalan dengan mengedipkan lampu dim berulang-ulang namun setelah itu hilang tanpa jejak. Ada juga yang bisa melihat penampakan dari kaca spion mobil yang cukup bikin bulu tangan bergidik.

Konon, titik paling bahaya jalanan ini adalah KM 97 yang juga sering disebut sebagai jalur tengkorak. Kontur jalan di KM 97 adalah turunan dan tikungan yang menukik tajam apabila pengemudi jalan dari Jakarta. Salah satu berita kecelakaan yang cukup diketahui banyak orang mungkin kecelakaan yang dialami oleh pedangdut Saiful Jamil. Mobilnya menabrak dinding pembatas jalan dan terbalik, mengakibatkan istrinya Virginia Anggraini meninggal dunia pada 2011 lalu.

Warga lokal menganggap kisah mistis yang sering terjadi di tol Cipularang ini erat hubungannya dengan kehidupan gaib di Gunung Hejo yang berada di kabupaten Purwakarta. Menurut cerita lokal, Gunung Hejo sempat ingin dihancurkan untuk memperpendek jalan tol, tapi usaha tersebut tidak berhasil sehingga akhirnya jalan tol dibuat melingkar gunung ini.

Namun, para ahli tata ruang punya pendapat logis tentang kecelakaan yang sering terjadi di KM 97. Menurut mereka, kontur jalan yang menukik dan menikung tajam membuat mobil hilang keseimbangan. Selain itu, tiupan angin yang berembus di titik terendah KM 97 juga membuat mobil sulit dikendalikan.

Sekarang terserah Anda, mau percaya versi mistis atau versi logis. Yang jelas, pastikan Anda dalam kondisi segar bugar saat akan berkendara jauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan!

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Artikel Asli

10 Hal Menarik yang Bisa Anda Nikmati Gratis di Dubai

Dubai terkenal dengan air lautnya yang biru nan indah, pantai berpasirnya yang bersih, pohon-pohon Palem dan Safari gurun pasir. Disana juga terdapat banyak sekali tempat-tempat perbelanjaan dan restoran mewah yang siap menguras habis isi dompet anda jika tidak mampu mengontrol diri. Ada begitu banyak hal-hal menarik yang bisa dilakukan di sini, yang dapat membuat Anda sibuk sepanjang hari.

Tak bisa dipungkiri bahwa Dubai juga dikenal sebagai salah satu kota paling mahal di dunia. Arsitektur ultra modern, mobil-mobil mewah di mana-mana dan terdapat pula beberapa pulau buatan manusia membuatnya tampak seperti hanya orang-orang kaya saja yang bisa berada di sana tapi hal itu tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa hal menarik dan spektakuler yang bisa Anda nikmati secara gratis di Dubai, berikut diantaranya:

  1. Melihat indahnya air mancur Dubai

Anda dapat menuju ke The Dubai Mall untuk melihat pertunjukan spektakuler tarian air mancur terbesar kedua di dunia yang terletak di Danau Burj Khalifa (buatan manusia) dan juga tepat di samping gedung tertinggi di dunia (Gedung Burj Khalifa). Dengan air yang mencapai ketinggian hingga 140 meter, lampu dan musik yang menyinari di sekitarnya, berada disini akan menjadi sebuah pengalaman memukau yang tak terlupakan.

Tips: Anda bisa menuju ke sana lewat Dubai Metro. (Stasiun Burj Khalifa / Dubai Mall).

  1. Souk Madinat Jumeirah

Dirancang seperti kota tradisional Arab dengan warung, butik, kafe, toko aksesori rumahan, beberapa toko dengan merek mewah, dan lebih dari 24 restoran indah, Souk Madinat Jumeirah adalah pemandangan yang luar biasa. Dengan pemandangan Burj Al Arab Jumeirah yang populer dan jalur airnya yang berwarna biru kehijauan, siapa pun akan senang berjalan-jalan di Souk dan berselfie ria di sana.

Meski tidak ada akses langsung menuju ke Madinat Jumeriah lewat Metro Dubai, namun letaknya tidak jauh dari stasiun FGB, sehingga Anda bisa naik taksi dari sana.

  1. Kemah gratis

Al Qudra adalah tempat berkemah yang nyaman lengkap dengan danau kecil (dan segerombolan bebek di dalamnya) hanya 40 menit di sebelah timur kota Dubai. Anda hanya perlu mengajak beberapa teman Anda, membawa tenda, perlengkapan lainnya dan nikmati akhir pekan yang sangat mengagumkan tanpa perlu khawatir dompet kosong keesokan harinya.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

  1. Nonton film bareng

Tonton blockbuster sembari duduk santai di atas beanbag raksasa pada hari Minggu dari mulai pukul 8.30 malam sampai selesai di Wolves Pyramid Rooftop Gardens di Oud Metha. Tidak perlu pesan kursi dulu. Dan juga, ada bonus makanan ringan bagi pengunjung yang hadir disana.

  1. Melihat dan bermain atraksi layang-layang di pantai

Kite Beach (layang-layang pantai) adalah salah satu hiburan gratis yang ada di Dubai. Anda dapat menyewa peralatan dan menuju pantai (dengan perairan pirusnya) atau sekedar melihat peselancar layang-layang dan menikmati pemandangan indah Burj Al Arab. Ada area bermain gratis untuk anak-anak juga.

  1. Melihat Museum Dubai dan Benteng Al Fahidi

Yang ini cocok sekali untuk pecinta sejarah. Museum Dubai, yang terletak di Benteng Al Fahidi, konon merupakan bangunan tertua yang ada di Dubai. Tempatnya sangat mengagumkan karena dekat dengan Dubai Creek dan Old Souk yang merupakan spot istimewa jika hanya untuk skedar berjalan-jalan, mengamati pemandangan dan mengambil poto. Kawasan di sekitar museum memiliki rumah-rumah tua dan menunjukkan cara hidup tradisional. Jika ingin masuk museum, biayanya cukup murah yaitu 3 AED.

  1. Berpetualang di Gurun Pasir

Dengan kendaraan berkapasitas minimal 4×4 orang, maka Anda dan teman-teman sudah siap berpetualang menyusuri panorama gurun pasir yang asing. Safari gurun pasir adalah sesuatu yang harus Anda alami saat berada di Timur Tengah.

  1. Berkunjung ke Taman Kota

Beberapa taman indah yang layak Anda dikunjungi seperti Zabeel Park, Mushrif Park, dll. Di sana Anda bisa melakukan beberapa hal seperti bersepeda, internetan dengan wifi gratis, berolahraga dan berenang. Ditambah lagi dengan lingkungan yang sejuk berkat pohon-pohon besar yang tertata indah. Anda bisa memanfaatkannya untuk berselfie dan mengambil foto-foto menarik, terutama di bulan Mei ketika pepohonan di Zabeel Park membentuk pemandangan indah dengan aneka warna seperti oranye, kuning dan hijau yang memesona.

  1. Menikmati Jalanan Kota yang indah

Dirancang agar terlihat seperti jalanan Eropa perkotaan yang dilengkapi dengan kafe, restoran dan toko desainer, City Walk bisa menjadi salah pemandangan yang sangat mengesankan. Jadi tidak ada salahnya sekedar berjalan-jalan menikmati pemandangan kota sembari mengambil beberapa foto kenang-kenangan karena suhu didana juga terkontrol dan jika perut lapar, akan selalu ada tempat untuk menikmati makanan lezat di dekatnya. Terletak di Jumeirah, 4 menit berkendara dari pusat kota Dubai.

  1. Jebel Hafeet

Akan dikenakan biaya yang tidak murah untuk sekedar melihat pemandangan dunia dari atas puncak Burj Khalifa tapi Anda jangan putus asa karena ada alternatif lain yang lebih murah atau bahkan gratis. Ambillah perjalanan menuju ke puncak tertinggi di UAE di Al Ain. Ialah Jebel Hafeet dengan ketinggian 1,249 meter dan pemandangannya yang sangat menakjubkan. Ditambah lagi, adanya taman yang indah (terutama di waktu musim semi) di bawah puncak, bahkan bisa m

enjadi salah satu tempat favorit saat berkunjung ke negara ini.

Artikel Asli

BERBANDEROL FANTASTIS! Deretan Mobil Mewah Selebriti Dunia Ini Mencapai Rp105 Miliar

LOS ANGELES – Bukan rahasia lagi apabila selebriti papan atas Hollywood mendapat bayaran selangit, sehingga tidak sedikit dari mereka yang menjalani gaya hidup mewah. Beberapa pesohor bahkan menjadikan tunggangan mereka sebagai salah satu simbol kesuksesan berkarier. Sebagian memilih kendaraan berdasarkan harga, lainnya memilih tunggangan berstatus ‘edisi terbatas’.

Inilah daftar enam mobil mewah para selebriti dunia yang berbanderol miliaran rupiah sebagaimana dilansir dari Trending Top Most.

1. Jay Z- Maybach Exelero

Diposisi paling atas ada Jay Z. Rapper sekaligus pebisnis ini diketahui memiliki mobil dengan harga yang amat mahal bila dibandingkan dengan selebritis lainnya. Pria asal Brooklyn, Amerika Serikat itu mempunyai sedan sport dua pintu, Maybach Exelero.

Mobil yang dibekali mesin twin turbo V12 twin dengan transmisi otomatis 6 percepatan itu dibanderol sebesar USD8 juta atau setara Rp105 miliar. Dengan begitu, Maybach Exelero tak hanya menjadi mobil selebriti termahal di dunia tapi juga kendaraan termahal yang pernah ada.

2. Birdman – Bugatti Veyron

Simon Cowell dan Birdman memiliki selera yang sama soal kendaraan. Tapi Birdman membayar lebih banyak untuk mendapatkan Bugatti Veyron yaitu seharga USD2 juta atau Rp26 miliar. Satu-satunya yang membedakan mobil Cowell dengan Birdman ada pada bagian warna eksteriornya.

3. Simon Cowell – Bugatti Veyron

Salah satu juri ajang pencarian bakat ini rupanya mempunyai uang yang sangat banyak untuk menebus satu unit Bugatti Veyron. Mobil produksi Perancis itu didapatnya dengan harga USD1,7 juta atau Rp22 miliar. Dibekali mesin berkapasitas 8 liter turbo-quad W-16 dan dihubungkan ke transmisi otomatis enam percepatan membuat mobil ini bisa bergerak begitu cepat.

4. Kanye West – Lamborghini Aventador

Rapper dan desainer Kanye West, rela mengeluarkan USD750.000 atau Rp9,8 miliar demi mendapatkan Lamborghini Aventador. Saat ini, mobil berpostur langsing itu masih dalam proses produksi. Dapur pacu Lamborghini Aventador dihuni oleh mesin 6.5 L L539 V12 yang dihubungkan ke transmisi tujuh percepatan.

5. Jerry Seinfeld – Porsche 959

Komedian dan aktor Jerry Seinfeld memilih Porsche 959 sebagai tunggangannya. Mobil sport dua pintu ini hanya diproduksi sebanyak 345 unit di seluruh dunia. Berbekal mesin twin-turbocharged berkapasitas 2.847 cc, Porsche 959 mampu melaju dengan kekuatab 444 horsepower. Seinfeld membeli mobil itu seharga USD700.000 atau sekira Rp9,2 miliar.

6. Nicolas Cage – Ferrari Enzo

Ferrari Enzo diproduksi dalam jumlah terbatas, hanya 349 unit di seluruh dunia. Salah satunya dimiliki oleh aktor Face Off, Nicolas Cage. Mobil yang pertama kali diproduksi pada 2002 ini dibanderol USD670.000 atau setara Rp8,8 miliar. Keunggulan mobil yang dirancang oleh Ken Okuyama ini terletak pada mesin 6 liter Tipe F140 B V12.

Artikel Asli

2018, Masyarakat Tak Perlu Lagi Buka Jendela untuk Bayar Tol

Ilustrasi gerbang tol yang terapkan sistem pembayaran On Board Unit (OBU).

Membayar tol tanpa berhenti dan membuka jendela, menjadi sasaran yang ditarget pemerintah untuk diterapkan pada tahun 2018.

Beragam penyesuaian pun dilakukan, mulai dari menerapkan kebijakan non tunai di gerbang tol (GT) hingga pada akhirnya penggunaan sistem pembayaran berbasis on board unit (OBU).

Sebagai salah operator jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kini tengah menguji coba JM Access OBU, yang baru dapat digunakan di GT Kapuk.

“Terobosan hari ini merupakan langkah awal. Jalur yang digunakan masih dicampur dengan pembayaran berbasis kartu atau hybrid,” kata Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan saat uji coba, Jumat (15/9/2017).

Secara bertahap, Sofyan mengatakan, Jasa Marga akan menyiapkan jalur khusus bagi pengguna JM Access OBU yang dilengkapi dengan barrier atau pembatas.

Namun, ketika Multi Lane Free Flow (MLFF) diterapkan, barrier tersebut akan dilepas.

Barrier tersebut akan dilepas menuju MLFF atau pembayaran tol tanpa henti,” kata dia.

Bagi pengguna JM Access OBU, transaksi pembayaran tol yang mereka lakukan dapat dimonitor dengan menggunanakan aplikasi JM Wallet, yang dapat diunduh melalui telepon pintar. Untuk sementara, JM Wallet baru tersedia pada telepon pintar berbasis android.

Sementara, saldo OBU yang digunakan untuk transaksi pembayaran, akan tersimpan secara online pada aplikasi JM Wallet, yang dapat diisi ulang dengan mudah melalui berbagai saluran pembayaran, seperti ATM, e-banking, maupun warung ritel.

Artikel Asli