Kenapa KM 97 Tol Cipularang Sering Dibilang Mistis?

Pengguna jalan tol Cipularang yang dibuka sejak tahun 2005 ini pasti kurang lebih tahu kalau tol ini dikenal sebagai salah satu jalan paling angker di Indonesia. Ada banyak kisah mistis yang terjadi di jalan ini, misalnya kehadiran mobil gaib yang mengganggu pengguna jalan dengan mengedipkan lampu dim berulang-ulang namun setelah itu hilang tanpa jejak. Ada juga yang bisa melihat penampakan dari kaca spion mobil yang cukup bikin bulu tangan bergidik.

Konon, titik paling bahaya jalanan ini adalah KM 97 yang juga sering disebut sebagai jalur tengkorak. Kontur jalan di KM 97 adalah turunan dan tikungan yang menukik tajam apabila pengemudi jalan dari Jakarta. Salah satu berita kecelakaan yang cukup diketahui banyak orang mungkin kecelakaan yang dialami oleh pedangdut Saiful Jamil. Mobilnya menabrak dinding pembatas jalan dan terbalik, mengakibatkan istrinya Virginia Anggraini meninggal dunia pada 2011 lalu.

Warga lokal menganggap kisah mistis yang sering terjadi di tol Cipularang ini erat hubungannya dengan kehidupan gaib di Gunung Hejo yang berada di kabupaten Purwakarta. Menurut cerita lokal, Gunung Hejo sempat ingin dihancurkan untuk memperpendek jalan tol, tapi usaha tersebut tidak berhasil sehingga akhirnya jalan tol dibuat melingkar gunung ini.

Namun, para ahli tata ruang punya pendapat logis tentang kecelakaan yang sering terjadi di KM 97. Menurut mereka, kontur jalan yang menukik dan menikung tajam membuat mobil hilang keseimbangan. Selain itu, tiupan angin yang berembus di titik terendah KM 97 juga membuat mobil sulit dikendalikan.

Sekarang terserah Anda, mau percaya versi mistis atau versi logis. Yang jelas, pastikan Anda dalam kondisi segar bugar saat akan berkendara jauh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan!

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Artikel Asli

Yang Pertama Kali Dilakukan Orang-orang Saat Liburan

Ilustrasi traveler (Thinkstock)

Ada 7 kegiatan yang pertama kali dilakukan dalam 24 jam pertama saat liburan. Di peringkat teratas dengan rasio 27 persen, yang pertama kali dilakukan orang-orang saat liburan adalah memotret destinasi dan mengupload di media sosialnya.

Peringkat kedua, kegiatannya yakni memeriksa ulasan restoran lokal di internet dengan rasio 26 persen. Sedangkan di peringkat ketiga, menemui seseorang yang baru atau berusaha untuk membuat teman baru di tempat tujuan yang rasionya 24 persen.

Selanjutnya di peringkat keempat dan kelima, masing-masing yaitu mencoba meningkatkan kemampuan bahasa (16 persen) dan memesan layanan kamar (15 persen). Peringkat keenam dan ketujuh, adalah mendengarkan playlist musik liburan (13 persen) dan memeriksa email kerja (10 persen).

Rupanya ada banyak kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang saat tiba di tempat tujuan untuk liburan. Kegiatannya pun tak jauh dari gadget sebagai perangkat media sosial untuk mengupload foto atau mencari review hotel di destinasi yang dituju. Mungkin yang bikin kaget atau malah kamu lakukan sendiri, masih sempat-sempatnya cek email pekerjaan ya!

Artikel Asli

2018, Masyarakat Tak Perlu Lagi Buka Jendela untuk Bayar Tol

Ilustrasi gerbang tol yang terapkan sistem pembayaran On Board Unit (OBU).

Membayar tol tanpa berhenti dan membuka jendela, menjadi sasaran yang ditarget pemerintah untuk diterapkan pada tahun 2018.

Beragam penyesuaian pun dilakukan, mulai dari menerapkan kebijakan non tunai di gerbang tol (GT) hingga pada akhirnya penggunaan sistem pembayaran berbasis on board unit (OBU).

Sebagai salah operator jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kini tengah menguji coba JM Access OBU, yang baru dapat digunakan di GT Kapuk.

“Terobosan hari ini merupakan langkah awal. Jalur yang digunakan masih dicampur dengan pembayaran berbasis kartu atau hybrid,” kata Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan saat uji coba, Jumat (15/9/2017).

Secara bertahap, Sofyan mengatakan, Jasa Marga akan menyiapkan jalur khusus bagi pengguna JM Access OBU yang dilengkapi dengan barrier atau pembatas.

Namun, ketika Multi Lane Free Flow (MLFF) diterapkan, barrier tersebut akan dilepas.

Barrier tersebut akan dilepas menuju MLFF atau pembayaran tol tanpa henti,” kata dia.

Bagi pengguna JM Access OBU, transaksi pembayaran tol yang mereka lakukan dapat dimonitor dengan menggunanakan aplikasi JM Wallet, yang dapat diunduh melalui telepon pintar. Untuk sementara, JM Wallet baru tersedia pada telepon pintar berbasis android.

Sementara, saldo OBU yang digunakan untuk transaksi pembayaran, akan tersimpan secara online pada aplikasi JM Wallet, yang dapat diisi ulang dengan mudah melalui berbagai saluran pembayaran, seperti ATM, e-banking, maupun warung ritel.

Artikel Asli

8 Fitur Tersembunyi di Google Maps

a5j89fit31un284dh5du
Google Maps merupakan salah satu platform yang sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini. Peta digital tersebut bisa menampilkan keadaan lalu lintas secara real-time dan juga memberikan petunjuk jalan akurat. Sejak pertama kali hadir sebagai layanan pemetaan web pada 2004 silam, Google Maps berkembang menjadi aplikasi yang tak hanya menunjukkan arah, tapi juga informasi seputar lokasi-lokasi yang dilihat. Tapi, tahukah kamu kalau ada beberapa fitur dari Google Maps yang mungkin belum kamu ketahui. Fitur-fitur ini bisa dikatakan dapat membantu dan memudahkan kegiatan para penggunanya. Ada 8 fitur tersembunyi dari Google Maps yang bisa kamu manfaatkan nantinya. Berikut daftarnya. 1. Menyimpan dan Membagikan Tempat Favorit Kini pengguna Google Maps bisa menyimpan daftar tempat favorit dan kemudian membagikannya ke teman. Dengan fitur ini, pengguna bisa menandai tempat-tempat tertentu yang dirasa ingin dikunjungi lagi atau ingin memberikan rekomendasi kepada teman. Ketika pengguna membagikan daftar ini kepada temannya, maka si penerima bisa melihat lokasi-lokasi dari daftar lokasi yang dikirimkan.

Google Maps (My Places)

Menyimpan tempat favorit di Google Maps. (Foto: Google)

2. Memesan Layanan Transportasi Online Lewat Google Maps Untuk memudahkan pengguna dalam menentukan lokasi penjemputan ketika memesan transportasi online, Google Maps kini terintegrasi dengan layanan Uber dan Go-Jek di Indonesia. Untuk melakukan pemesanan Uber atau Go-Jek, pengguna cukup membuka Google Maps dan kemudian pilih lokasi tujuan perjalanan. Setelah itu, klik ‘Directions’ dan lihat informasi transportasi online di tab paling kanan.

Google Maps (Transportasi Online)

Memesan transportasi online lewat Google Maps. (Foto: Google)

Dari daftar itu, kamu bisa melihat ada informasi waktu tempuh dan tarif Uber dan Go-Jek ke lokasi tujuan. Pengguna bisa memesan kedua layanan tersebut tanpa harus keluar dari Google Maps. 3. Informasi Jadwal Transit Bus Secara Real-Time Apabila kamu tidak menggunakan transportasi online dan lebih memilih transportasi umum seperti bus, Google Maps turut menyediakan informasi yang sangat membantu.

Google Maps (Jadwal Kereta Api)

Jadwal kereta api di Google Maps. (Foto: Google)

Di dalam platform-nya, Google Maps menyediakan informasi jadwal transit bus secara real-time, sehingga membuat perjalananmu menjadi lebih terencana dan teratur. Selain itu, Google Maps juga akan memberikan rekomendasi rute dan biaya yang harus dikeluarkan ketika naik bus. Untuk menggunakan fitur ini, langkahnya sama dengan ketika melakukan pemesanan layanan transportasi online di Google Maps, bedanya di sini kamu memilih tab dengan simbol kereta api. 4. Informasi Titik Keramaian di Google Maps Fitur ini sangat membantu kamu yang ingin berpergian ke suatu tempat bersama teman-teman, baik restoran, lokasi wisata, maupun mal. Pengguna bisa mengecek timing puncak keramaian di suatu tempat. Misalnya, kamu pilih satu restoran di Google Maps, kemudian lihat informasi rincinya yang akan menampilkan titik ramai restoran tersebut di jam berapa saja. Fitur ini membantu pengguna untuk terhindari dari membuang waktu saat mengantre atau tidak nyaman karena terlalu ramai. 5. Pencarian Sesuai Kategori pada Peta Offline Saat berpergian, jangan lupa untuk mengunduh peta offline dari lokasi yang dikunjungi. Hal ini dapat membantu kamu di perjalanan selanjutnya jika tiba-tiba saja kamu kehilangan sinyal internet dan mau tak mau harus mengakses Google Maps secara offline. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan pencarian tempat di Google Maps sesuai kategori, mulai dari restoran, cafe, hingga tempat wisata.

Google Maps (Peta Offline)

Fitur peta offline di Google Maps. (Foto: Google)

6. Peta dalam Ruangan Ada lebih dari 60 tempat terkenal di Indonesia yang memiliki peta dalam ruangan di Google Maps. Pengguna bisa melakukan pembesaran gambar (zoom) di peta dan melihat ada apa saja di dalam tempat tersebut. Selain pusat perbelanjaan, Google Maps untuk pemetaan di dalam ruangan juga mencakup Bandar Udara Ngurah Rai Bali, Jakarta Convention Center, hingga Museum Nasional.

Google Maps (Peta Indoor)

Peta indoor di Google Maps. (Foto: Google)

7. Kurasi Tempat Makan dan Kafe (Khusus ponsel Android) Kalau fitur ini ditujukan bagi kamu yang sering galau ketika menentukan tempat makan, bisa bersama teman atau pacar. Nah, Google Maps juga memberikan rekomendasi tempat makan dan juga kafe terdekat untuk sekadar nongkrong. Tapi, tidak hanya tempat makan dan kafe, dalam layanan ini juga bisa dilihat rekomendasi seperti mesin ATM dan pom bensin terdekat dari lokasi kamu.

Google Maps (Tempat Makan dan Kafe)

Rekomendasi tempat makan dan kafe di Google Maps. (Foto: Google)

8. Informasi Sehari-hari di Halaman Muka (Khusus ponsel Android) Untuk membuka informasi sehari-hari, seperti transportasi umum, rekomendasi tempat, dan keadaan lalu lintas, kamu bisa melihatnya sekaligus di halaman awal Google Maps. Untuk melihatnya, kamu bisa menggeser ke atas bagian bawah dari Maps yang menampilkan simbol tempat, bus, dan kereta.

Google Maps (Halaman Awal)

Informasi di halaman awal Google Maps. (Foto: Google)

Setelahnya, kamu bisa menjelajahi berbagai informasi yang dibutuhkan dan menjawab semua pertanyaanmu.