BMW Buka Diler Mobil Listrik di Tebet

BuzzNet Tags:

Di saat kompetitornya masih belum memasukkan mobil mobil listrik di Indonesia, BMW justru telah mempeloporinya. Berdasarkan rilis yang diterima SWA, Selasa 12 Desember 2017, BMW Indonesia  telah meresmikan diler BMW i keduanya di Tebet (BMW Tebet), Jakarta Selatan.  Sebelumnya BMW telah meresmikan tempat serupa April lalu di Serpong,  Tangerang Selatan. Diler baru ini menunjukkan keseriusan pabrikan otomotif asal Jerman ini untuk menggarap pasar mobil listrik di Indonesia.

BMW Tebet, merupakan kerjasama antara BMW Indonesia  dengan Tunas BMW.  Berdiri di atas lahan seluas 2.200 meter persegi, ruang pamer dan bengkel ini sudah dilengkapi dengan layanan premium khas BMW, mulai dari penjualan, perawatan hingga penyediaan suku cadang.  Selain itu, diler ini dilengkapi fasilitas pelayanan 3S. Mulai dari layanan penjualan one-stop-services, purna-jual terintegrasi, dan showroom serta  fasilitas BMW i Service serta BMW i Corner, lengkap dengan BMW i Wallbox Plus. Diharapkan fasilitas ini memungkinkan pengguna mendapatkan pelayanan optimal dan terbaik untuk kendaraan BMW i.   “BMW Indonesia telah memulai komunikasi seputar kendaraan listrik sejak tahun 2014, dengan menghadirkan kendaraan konsep BMW i8,” ujar  Jodie O’Tania, Vice President Corporate Communications BMW Indonesia.

Selain itu, tambah Jodie,  peresmian  BMW Tebet sebagai diler khusus kendaraan  listrik  BMW  i merupakan bukti dari komitmen  BMW  Group Indonesia dalam usahanya membawa orientasi akan sebuah kendaraan masa depan lebih dekat ke pelanggan otomotif Indonesia. Sekarang adalah  era mobilitas baru yang telah berubah berkat kemajuan teknologi. Dan  BMW  Indonesia sudah concern dengan hal ini beserta kehadiran produk-produknya.

BMW i8 adalah mobil hybrid dan futuristik yang diluncurkan BMW di segmen mobil elektrik.  Seri i merupakan mobil-mobil dengan teknologi hybrid atau listrik murni dari BMW. i8 merupakan seri i pertama yang diboyong BMW ke Indonesia sejak tahun lalu.  Mobil ini diklaim sebagai sports car pertama di dunia yang diproduksi dengan fokus pada prinsip pengembangan berkelanjutan atau ramah lingkungan lantaran penggunaan teknologi hybrid yang membuat mobil ini memiliki dua sumber energi, yakni mesin konvensional berbahan bakan minyak dan mesin dengan dua motor elektrik yang digerakkan dengan tenaga listrik.

BMW mengklaim baterai yang terisi penuh dapat menempuh jarak sekitar 37 Km. Apabila dikombinasikan dengan bensin, mobil ini dapat menempuh jarak hingga lebih kurang 595 Km. Dua motor elektrik di kedua roda depan menghasilkan tenaga 131 hp, sedangkan mesin konvensional berkapasitas 1.500 cc 3 silinder turbocharger menghasilkan tenaga 231 hp dengan torsi 320 Nm. Kombinasi dua mesin ini menghasilkan total tenaga 362 hp dengan torsi 570 Nm.

Meskipun menggunakan mesin kecil, BMW i8 dapat melesat dari 0—100 Km dalam waktu 4,4 detik. Capaian ini berkat konstruksi rangka yang terbuat dari carbon-fibre-reinfroced plastic (CFRP), sehingga membuat bobot mobil ini terbilang ringan, yakni 1.400 kg. BMW i8  dibanderol dengan harga Rp 3,549 miliar off the road, pemiliknya mendapatkan instalasi wall box gratis. Wall box digunakan untuk melakukan pengisian ulang daya motor elektrik.

Sumber: swa.com

======================================================================================================

Baca Juga:
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik  ==> disini  (Like + Komentar + Share ya!)

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Inilah Tujuh Finalis European Car Of The Year 2018, Mana Jagoanmu?

Inilah Tujuh Finalis European Car Of The Year 2018, Mana Jagoanmu?

AutonetMagz.com – Setiap tahunnya ajang European Car of The Year selalu menyajikan kejutan yang menarik, seperti edisi tahun 2017 lalu yang menempatkan Peugeot 3008 sebagai pemuncak dengan 319 poin meninggalkan Alfa Romeo Giulia dan Mercedes-Benz E-Class. Dan untuk seri berikutnya, yaitu European Car of The Year 2018, para finalisnya sudah diumumkan baru – baru ini, dan ada tujuh mobil yang akan berebut tahta bergengsi ini tahun depan.

Ya, ketujuh mobil tersebut adalah Alfa Romeo Stelvio, lalu Audi A8, BMW 5 Series, Citroen C3 Aircross, KIA Stinger, Seat Ibiza dan Volvo XC40. Yang menarik adalah absennya merk – merk Jepang dalam kesempatan kali ini. Terakhir kali pabrikan Jepang masuk tiga besar adalah pada tahun 2016 lalu dengan Mazda MX-5, dan terakhir pabrikan Jepang berada di posisi puncak adalah pada tahun 2011 lalu melalui Nissan Leaf. Peugeot yang jadi kampiun tahun lalu juga tak masuk di tujuh besar ini. Ketujuh kandidat yang telah diumumkan ini merupakan hasil saringan oleh 60 orang juri yang berasal dari seluruh benua.

Dan di edisi European Car of The Year 2018 ini, terbuka peluang bagi merk – merk baru untuk memenangkan gelar bergengsi ini. Karena dari tujuh produk ini, ada empat pabrikan yang belum pernah merasakan nikmatnya gelar European Car of The Year yang sudah diadakan sejak tahun 1964 ini. Keempat merk tersebut adalah BMW, KIA, Seat dan juga Volvo. Namun tentunya hal ini tak mengecilkan peluang dari Alfa Romeo, Audi, dan juga Citroen, karena etiganya juga memiliki kans yang sama besar untuk memenangkan persaingan di European Car of The Year 2018 ini.

Alfa Romeo menjadi pabrikan yang sudah cukup lama merindukan kemenangan di European Car of The Year, dengan Alfa Romeo Stelvio yang notabene merupakan SUV pertama dari pabrikan ini, pihak Alfa Romeo ingin mengulang sukses mereka di ajang ini seperti tahun 2001 lalu. Sedangkan Audi juga menantikan gelar keempat melalui Audi A8, dan penantian ini lebih panjang dari Alfa Romeo, karena terakhir kali Audi menjuarai European Car of The Year adalah pada tahun 1983. Sama pula dengan Citroen yang terakhir kali menjuarai European Car of The Year pada 1990, Citron C3 Aircross meneruskan usaha dari Citroen C3 yang tahun lalu menjadi salah satu finalis di ajang yang sama.

BMW yang kali ini ikut tampil di European Car of The Year, langsung unggul dengan seri 5 G30 yang kita tahu cukup baik improvement-nya, diikuti dengan KIA Stinger yang juga mengesankan. Selain itu si cantik Seat Ibiza juga berpeluang mengukuhkan Seat sebagai jawara di ajang ini, dan terakhir adalah Volvo yang menjagokan XC40 setelah dua tahun sebelumnya XC90 juga sempat mengisi posisi finalis. Jawara European Car of The Year 2018 sendiri akan diumumkan di Geneva Motor Show 2018 mendatang kawan. Kira – kira, siapa jagoan kalian? Yuk sampaikan pendapatmu kawan.

 

Artikel Asli

============================================================================

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik :  (Info Viral dan Trend saat ini)
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Ini Masalah yang Kerap Hadir Saat Beli Mobil Eropa

Ini Masalah yang Kerap Hadir Saat Beli Mobil Eropa

Jakarta– Nah tapi sebelum membawa pulang mobil Eropa ke rumah, harus ada yang diperhatikan nih Otolovers. Selain akses purna jual yang masih sulit, kaki-kaki yang harus diperhatikan, mobil keluaran Eropa juga memiliki komponen yang kurang cocok untuk iklim Indonesia loh.

“Mobil Eropa itu kan dibuat menyesuaikan iklim mereka yang dingin dan tidak terlalu panas. Nah apabila dibawa ke sini, siap-siap keluarin dana lebih untuk perawatan interiornya,” kata Winarta selaku kepala operasional Hugo Car Audio Specialist kepada detikOto di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2017).

Pada mobil Eropa, dirinya menambahkan, mereka memakai komponen karet sehingga apabila mobil terkena paparan matahari secara langsung dan terus-menerus, bagian interior akan lengket dan rusak.

“Mereka kan mobilnya pakai karet sehingga kalau sering terkena panas interiornya bakalan lengket dan bolong-bolong,” papar Winarta.

Selain itu, fungsi sistem mobil Eropa cukup berbeda dan kompleks dibanding keluaran Jepang. Sehingga terkadang tombol perintah di mobil ngaco.

“Mobil Eropa kan sistem nya pakai data, pasti ada aja yang ngaco nanti seperti hidupin lampu apa, yang hidup malah lampu yang beda. Itu sih kendalanya,” ujar Winarta.

“Tapi yang patut diberi jempol adalah durabilitas dan kekuatannya sih. Top mobil Eropa mah,” tambahnya.

Karena iklim Indonesia yang sering kali membuat bagian interior mobil Eropa rusak, para pemilik harus rela mengeluarkan setidaknya Rp 2-5 juta untuk perawatannya.

“Perawatan interior sih tidak menentu, tapi kalau sering digunakan paling tidak Rp 2-5 juta tiap empat bulan sekali. Nah makanya selalu dimasukkan ke garasi apabila mobil tidak digunakan supaya tidak terlalu panas,” tutup Winarta

Artikel Asli