wow… Habiskan Stok, Daihatsu Terios Didiskon Rp 30 Juta

Hasil gambar untuk daihatsu terios

JAKARTA – Menjelang peluncuran all-new Daihatsu Terios, Daihatsu mulai menghabiskan stok Daihatsu Terios lama.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu dealer Daihatsu yang kami hubungi. Ia mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah fokus untuk menghabiskan stok Daihatsu Terios yang sudah ada saat ini dengan memberikan beragam maca promo menarik.

“Kami menghabiskan stok Daihatsu Terios yang ada sekarang terlebih dahulu, diskonnya sedang besar. Diskonnya mencapai Rp 30 juta,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa saat ini Daihatsu Terios sudah tidak diproduksi lagi oleh Daihatsu. Kondisi ini memang sudah terlihat dari semakin menurunnya jumlah penjualan wholesales Daihastu dari bulan ke bulan.

Sayangnya meski sudah hampir dipastikan all-new Daihatsu Terios akan segera diluncurkan, namun mobil tersebut masih belum bisa dipesan. Ia pun tidak bisa memastikan kapan mobil tersebut bisa diluncurkan.

“All-new Terios belum ada, baru wacana. Kemungkinan baru tahun depan (diluncurkan). Belum tahu kapan (waktu pasti peluncuran) tahun depannya,” tambah sales tersebut.

Rencana terkait peluncuran Daihatsu Terios memang mulai santer terdengar setelah sebuah akun Instagram bernama @m_raihan070102 menampilkan foto mobil yang diduga adalah all-new Daihatsu Terios.

Pihak Astra Daihatsu Motor selaku APM resmi dari Daihatsu pun menolak untuk berkomentar terkait hal ini.

“Ini sudah jelas jawabannya saya, no comment,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

Pada tahun 2006, Daihatsu Terios yang merupakan kembaran dari Toyota Rush ini resmi diluncurkan di Indonesia. Mobil ini dilengkapi dengan gudang mesin 1.5-liter 3SZ-VE DOHC VVT-i dibantu transmisi 5-speed MT dan 4-speed AT. Sejak peluncurannya, hingga kini Daihatsu Terios belum pernah dirobak total dan hanya diberikan sedikit sentuhan baru agar pelanggan tidak bosan.

Baca Juga:

KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
Mau Beli Mobil Baru / Bekas / Refinancing dengan suku bunga kompetitif? KKB Saja!

Artikel Asli

Tiga Lokasi Ini Jadi Calon Pabrik Perakitan Mobil Pedesaan Mahesa

Tiga Lokasi Ini Jadi Calon Pabrik Perakitan Mobil Pedesaan Mahesa

Klaten – Juru bicara Kiat Motor, Moch. Isnaini, mengatakan Sukiyat bersama tim Mahesa juga telah melakukan survei untuk mencari lokasi yang tepat untuk produksi mobil perdesaan Mahesa Nusantara. Hingga kini, ada tiga pilihan lokasi di Klaten yang semuanya berstatus milik BUMN. Tiga lokasi itu adalah Pabrik Gula (PG) Gondang Baru, PG Ceper Baru, dan Pabrik Karung Goni Delanggu.

“Di PG Gondang Baru, tersedia lahan sekitar 15 hektare. Pabrik Karung Goni Delanggu juga cukup luas. Kalau PG Ceper Baru, lokasinya agak ke dalam, ya (jauh dari Jalan Solo-Jogja),” ujar Isnaini kepada Tempo, Kamis, 28 September 2017. Dia menuturkan Mahesa dikerjakan secara keroyokan oleh sejumlah industri menengah-kecil (IKM).

Baca: Cara Kiat Motor Pasarkan Mahesa Nusantara: Bidik Dana Desa

“Total modal awal Mahesa sekitar Rp 600 miliar. Ada beberapa sumbernya, termasuk bantuan dari Kementerian Perindustrian,” kata Isnaini. Jika proses uji emisi, uji tipe, dan sertifikasinya berlangsung lancar, Mahesa direncanakan mulai diproduksi pada Agustus 2018.

Mobil pedesaan Mahesa terinspirasi oleh grandong, sebutan bagi kendaraan hasil modifikasi mesin pertanian untuk alat angkut di pedesaan, Mahesa dibuat dalam tiga tipe, yaitu double cabin, pick up, dan kendaraan peralatan pertanian. “Harganya Rp 50 juta, Rp 60 juta, dan Rp 70 juta. Kami akan buat survei dulu ke masyarakat pedesaan, kira-kira tipe mana yang paling disukai,” ucap Isnaini.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Pelaksana tugas Bupati Klaten Sri Mulyani berharap mobil perdesaan Mahesa diproduksi di Klaten. “Ide awalnya kan dari Klaten. Maka, kalau komponennya Mahesa dibuat dan dirakit di Klaten, itu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Klaten,” kata Mulyani, yang sudah memesan satu unit Mahesa tipe double cabin.

Artikel Asli

Heboh Esemka Mengaspal di Solo, Tapi Mirip Mobil China

Foday F22 (Foto: Alibaba.com)

Lama hilang, mobil Esemka kembali jadi perbicangan. Kali ini mereka muncul lewat model pikap kabin ganda yang terlihat mengaspal di Kota Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pertanda bahwa model itu bakal diproduksi di pabrik Boyolali?

Unggahan soal mobil Esemka Digdaya salah satunya dimiliki Didik Wahyudhi. Dalam kolom komentar dia menjelaskan bahwa foto itu ia dapat dari seorang kawan di Solo. Sebagaimana terlihat pada foto, mobil itu berwarna putih dengan tulisan Esemka Digdaya di sebelah kiri dan mengenakan plat nomor putih AD 9130 XO.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Netizen pun berkomentar. Ada yang menyambut baik, tapi tak sedikit mengkritik dan menyandingkan mobil tersebut seperti hanya ganti merek (rebadge) dari produk China.

Berdasarkan penelusuran kumparan (kumparan.com), Esemka Digdaya mirip dengan pikap kabin ganda yang didesain dan diproduksi oleh Guangdong Foday Automobile (GFA).

Esemka Digdaya itu sangat mirip dengan produk pikap kabin ganda F22. Kalau dilihat dari foto yang beredar di media sosial Facebook secara jelas terlihat bahwa mobil itu memang hanya mengganti emblem saja.

Artinya, mengacu situs resmi GFA, pikap kabin ganda Esemka Digdaya itu memiliki pilihan mesin bensin dan Diesel. Mesin bensinnya berbasis seri 4G69S4N berkubikasi 2.378 cc yang hasilkan tenaga 100 kW pada 5.250 rpm dan torsi 200 Nm pada 2.500-3.000 rpm.

Sedangkan mesin Dieselnya berbasis seri D19TCIDI berkubikasi 1.850 cc yang memproduksi 100 kW pada 4.000 rpm dan torsi 300 Nm pada 1.800-2.800 rpm.

Sebagai kendaraan pekerja, Esemka Digdaya menggunakan suspensi depan double whishbone independet dan per daun di belakang.

GFA merupakan pabrikan otomotif berbasis di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China. Perusahaan itu mengklaim memiliki 2.000 pekerja, termasuk 20 persen di antaranya ada teknisi andal. Tak cuma fokus memproduksi, mereka juga memiliki pusat riset dan pengembangan produk sendiri.

Fasilitas produksi mereka seluas 700.000 meter per segi yang memiliki 4 lajur produksi. Tiap bulan pabrik GFA bisa mencetak 20.000 set komponen. Perusahaan ini bisa melayani produksi dalam bentuk OEM (Original Equipment Manufacturer) atau ODM (Original Design Manufacturer).

Sementara itu, Digdaya sendiri bukanlah barang baru. Nama ini menjadi salah satu dari sejumlah model yang dikembangkan Esemka. kumparan coba mengonfirmasi hal ini ke PT Adiperkasa Citra Esemka Her (ACEH), sayangnya belum ada ada respons didapat.

Sebagaimana diketahui, PT (ACEH) merupakan gabungan dari PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) menjadi pihak yang meneruskan kelangsungan hidup merek Esemka.

Artikel Asli