Daihatsu Terios 2017 Sapa Khalayak, Fiturnya Beda Dari Rush!

Daihatsu Terios 2017 Sapa Khalayak, Fiturnya Beda Dari Rush!

 Setelah berbagai macam informasi bocor seperti penampakan, spesifikasi, fitur dan harga, inilah saatnya bagi kita semua mengenal Daihatsu Terios 2017 secara resmi. Seperti yang sudah bisa kita simak, Terios meninggalkan paham SUV jadul dengan kondenya dan berubah menjadi lebih modern dan up-to-date. Mungkin ini dikompori oleh kedatangan Honda BR-V yang mengganggu pasar Rush-Terios 2 tahun lalu.

Mengenai penampilan, entah kenapa ToyoDai senang sekali memberikan wajah yang karakter tarikan garisnya mirip dengan paham “Muka Sayap Solid” dari merek sebelah. Malah dari beberapa yang bilang kalau Daihatsu Terios 2017 ini mirip mini Fortuner, beberapa malah bilang mirip Honda CR-V Turbo dari depan. Semuanya kami kembalikan kepada konsumen, namun kami senang akhirnya SUV jaman dinosaurus ini ganti model setelah 10 tahun berkutat dengan desain jadulnya.

Seperti Calya-Sigra, Agya-Ayla dan Avanza-Xenia, Daihatsu Terios 2017 menggunakan lebih banyak gincu di eksteriornya seperti garnish chrome dan sebangsanya, jadi silau kalau ditembak sinar lampu dari depan. Lampu depan sudah full LED, cukup mengagetkan mengingat mobil seperti ini biasanya fiturnya ala kadarnya. Rem depan cakram dan belakang masih teromol, namun sudah terpasang ABS dan EBD.

Buka pintunya, desain dashboard dan kabinnya lebih baik daripada Rush-Terios yang lama. Baiknya pun bukan baik saat dipandang belaka, namun secara kelengkapan juga baik. Kamera mundur sudah standar memang, namun jangan kaget bahwa Daihatsu Terios 2017 sudah pakai sejenis All Around View 360 derajat seperti Nissan X-Trail di beberapa tipe. Berbeda dengan Toyota Rush 2017 yang punya 6 airbag di tipe termahal, Daihatsu Terios harus puas dengan hanya 2 airbag, namun sudah pakai hill start assist dan stability control.

Mesin Daihatsu Terios 2017 kini sudah memakai mesin 1.500 cc 4 silinder Dual VVT-i berkode 2NR-FE yang sama dengan Veloz, Sienta, Yaris dan Vios. Secara spesifikasi di atas kertas, mesin ini punya 105 hp dan 140 Nm yang siap disalurkan ke roda belakang melalui girboks manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan. Untuk harga, Daihatsu Terios 2017 baru akan mengumumkan harganya pada Januari 2018 mendatang, sama seperti Toyota Rush.

Artikel Asli

Makin Sakti, SIM Indonesia Bakal Berlaku di Seluruh Negara ASEAN

Makin Sakti, SIM Indonesia Bakal Berlaku di Seluruh Negara ASEAN

Ilustrasi SIM (polri.go.id)

 

Otosia.com – Negara di Asia Tenggara sepakat memberlakukan Surat Izin Mengemudi (SIM) ASEAN. Kebijakan itu dibahas dalam Forum Polisi Lalu Lintas ASEAN (ATPF). Kesepakatan tersebut telah dihasilkan di dalam pertemuan yang diselenggarakan ATPF di Bali dan Jakarta pada pekan lalu.

Korlantas Polri Irjen Royke Lumowa mengatakan, bahwa kesepakatan SIM yang berlaku di seluruh negara anggota ASEAN tersebut akan diikuti pembahasan secara teknis. Negara ASEAN yang dimaksud, jumlahnya ada 10 negara.

“Kami sudah menyepakati untuk SIM yang berlaku di sepuluh negara ASEAN tersebut, tapi format dan teknisnya akan dibicarakan lebih lanjut”, ujar Royke dikutip dari laman polri.go.id.

Korlantas Polri menegaskan, masing-masing negara yang tergabung dalam ASEAN sudah memiliki aturan yang baku di dalam pembuatan SIM itu sendiri. Kata dia, maka dari itu, harus ada kesamaan dalam persepsi tentang tata cara berlalu lintas dan aturan pembuatan SIM.

“Untuk keseragaman SIM itu tidaklah mudah. Sebab di setiap negara baik setir kiri juga ada yang setir kanan. Begitu pula rambu-rambunya tidak seragam,” katanya.

Royke menyebut, upaya mewujudkan SIM yang bisa berlaku di seluruh negara ASEAN memanglah tidak mudah. Tetapi, Indonesia memiliki pengalaman khusus karena pernah terlibat dalam kesepakatan pembuatan SIM Internasional yang dapat dipakai di sejumlah negara di dunia.

“Bukanlah menjadi suatu kesulitan sebenarnya kalau kita ingin dapat mengendarai kendaraan di negara lain. Karena sebenarnya kita itu sudah diwadahi dengan SIM Internasional,” imbuhnya.

Artikel Asli

Penjualan mobil nasional turun 10% di September

Penjualan mobil nasional turun 10% di September

JAKARTA. Daya beli otomotif tahun ini melesu. Ini terlihat dari data penjualan mobil nasional dari Gabungan Agen Tunggal Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) per September 2017 yang turun.

Penjualan pabrik ke diler (wholesales) per September 2017 tercatat sebesar 87.645 unit atau turun 10,3% dari periode Agustus 2017 sebesar 97.256 unit.

Ketua  I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto mengatakan, penurunan lebih ke arah pengaruh pertumbuhan ekonomi. “Semua tergantung pertumbuhan ekonomi,” kata Jongkie kepada Kontan.co.id, Jumat (13/10).

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Astra Toyota Motor mengatakan, alasan lain adalah financial support sedang bermasalah karena rasio Non Performing Loan (NPL) meningkat,” kata Soerjo kepada Kontan.co.id.

Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, penjualan produk-produk Honda di segmen-segmen favorit konsumen Indonesia masih menunjukkan tren positif terutama di segmen Hatchback dan LSUV. “Kami percaya bahwa hal ini akan mendukung penjualan Honda secara total terutama dalam memasuki kuartal terakhir tahun ini,” kata Jonfis, Kamis (12/10).

Artikel Asli

Polri Godok Aturan Tilang Elektronik

Hasil gambar untuk tilang polisi cctv

gambar: https://goo.gl/3aBE96

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggodok regulasi untuk penerapan tilang elektronik seiring telah diujicoba tilang berbasis Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah kota, salah satunya Surabaya.

“Regulasi yang sudah ada akan direvisi untuk diperjelas lagi berdasarkan pengalaman tilang elektronik yang telah diujicoba di beberapa daerah,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Dalam kesempatan itu Royke menyempatkan mampir ke Gedung “Command Center” di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya untuk melihat secara langsung proses penindakan tilang elektronik yang telah diujicoba selama sebulan lebih.

Dia mengatakan, regulasi tilang elekotronik yang sedang dibahas, salah satunya adalah terkait pengiriman bukti rekaman pelanggaran yang terekam di CCTV ke alamat pemilik kendaraan.

“Ini nanti akan diperjelas melalui regulasi yang sedang kami revisi,” katanya.

Selain itu, dia menambahkan, regulasi juga akan mengkaji pelat nomor kendaraan.

Dia mencontohkan, kalau di negara-negara maju, huruf dan nomor yang tertera di pelat kendaraan warnanya gelap serta latar belakangnya berwarna terang.

“Kalau di negara kita kan terbalik, semisal untuk kendaraan pribadi, latar belakangnya gelap dan nomornya terang. Itu sering kali susah dideteksi CCTV,” ujarnya.

Artikel Asli

Jokowi Bangun Ratusan Km Tol Trans Sumatera, Dananya Dari Mana?

Jokowi Bangun Ratusan Km Tol Trans Sumatera, Dananya Dari Mana?

Jakarta– Dari total panjang Tol Trans Sumatera 2.818 Kilometer (km), 820 km di antaranya ditarget rampung hingga tahun 2019 mendatang. Sebagian besar ruasnya ditugaskan pengerjaannya kepada BUMN PT Hutama Karya (HK) seperti diatur dalam Peraturan Presiden No. 117/2015, perubahan dari Perpres No. 100/2014 tentang percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera.

Penugasan tersebut diberikan ke HK mengingat perusahaan tersebut merupakan satu-satunya BUMN konstruksi yang dimiliki sahamnya secara penuh oleh pemerintah. Metode penugasan dilakukan lantaran Tol Trans Sumatera dikategorikan tak layak secara finansial, anggaran pemerintah yang terbatas namun pembangunannya dibutuhkan untuk pengembangan ekonomi kota-kota di Sumatera.

Berdasarkan data PT Hutama Karya yang diterima detikFinance, seperti dikutip Sabtu (14/10/2017), sumber pembiayaan tol Trans Sumatera kini dibebankan kepada Hutama Karya sepenuhnya. Namun, dalam hal ini, pemerintah memberikan fasilitas berupa penyertaan modal negara (PMN) dan juga penjaminan dari bond dan obligasi yang dilakukan oleh HK.

HK sendiri memiliki beberapa sumber pembiayaan untuk membangun Tol Trans Sumatera. Di antaranya dari PMN, two step loan, pinjaman dari lembaga pinjaman, termasuk institusi multilateral yang dijamin oleh pemerintah, pinjaman dari lembaga pembiayaan pemerintah seperti PT SMI, dan sumber dana lainnya yang bisa didapatkan Perseroan sesuai ketentuan perundangan.

Seluruh utang perusahaan dalam hal penugasan ini dijamin oleh pemerintah. Hutama Karya akan menggarap 8 ruas prioritas Trans Sumatera, yakni Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Bakauheni-Terbanggi Besar, Pekanbaru-Dumai, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Tanjung Api-api, dan Kisaran-Tebing Tinggi.

Kedelapan ruas tersebut menjadi prioritas karena ditaget beroperasi hingga akhir tahun 2019 mendatang. Selain itu ada 3 ruas prioritas tambahan yang akan dibangun, yakni Medan-Banda Aceh, Padang-Pekanbaru, dan Tebing Tinggi-Parapat.

Dalam membangun 8 ruas prioritas itu, HK membutuhkan biaya investasi sebesar Rp 73,9 triliun (tidak termasuk dukungan pembiayaan dari pemerintah). Untuk membiayainya, HK akan mengandalkan pendanaan dari ekuitas sebesar Rp 44,18 triliun dan dari pinjaman sebesar Rp 29,72 triliun.

Adapun saat ini jumlah ekuitas yang dimiliki oleh HK untuk mendanai proyek ini baru sebesar Rp 19,1 triliun, yang bersumber dari PMN 2015-2016 sebesar Rp 5,6 triliun, contractor turn key sebesar Rp 7 triliun dan current bonds sebesar Rp 6,5 triliun. Hal ini menyebabkan HK masih memiliki kekurangan pendanaan tol Trans Sumatera sebesar Rp 25,1 triliun lagi.

Kekurangan pendanaan tersebut diharapkan dapat dipenuhi misalnya melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), sekuritisasi aset hingga pendapatan dari pengoperasian tol akses Tanjung Priok.

Artikel Asli

2018, Masyarakat Tak Perlu Lagi Buka Jendela untuk Bayar Tol

Ilustrasi gerbang tol yang terapkan sistem pembayaran On Board Unit (OBU).

Membayar tol tanpa berhenti dan membuka jendela, menjadi sasaran yang ditarget pemerintah untuk diterapkan pada tahun 2018.

Beragam penyesuaian pun dilakukan, mulai dari menerapkan kebijakan non tunai di gerbang tol (GT) hingga pada akhirnya penggunaan sistem pembayaran berbasis on board unit (OBU).

Sebagai salah operator jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kini tengah menguji coba JM Access OBU, yang baru dapat digunakan di GT Kapuk.

“Terobosan hari ini merupakan langkah awal. Jalur yang digunakan masih dicampur dengan pembayaran berbasis kartu atau hybrid,” kata Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan saat uji coba, Jumat (15/9/2017).

Secara bertahap, Sofyan mengatakan, Jasa Marga akan menyiapkan jalur khusus bagi pengguna JM Access OBU yang dilengkapi dengan barrier atau pembatas.

Namun, ketika Multi Lane Free Flow (MLFF) diterapkan, barrier tersebut akan dilepas.

Barrier tersebut akan dilepas menuju MLFF atau pembayaran tol tanpa henti,” kata dia.

Bagi pengguna JM Access OBU, transaksi pembayaran tol yang mereka lakukan dapat dimonitor dengan menggunanakan aplikasi JM Wallet, yang dapat diunduh melalui telepon pintar. Untuk sementara, JM Wallet baru tersedia pada telepon pintar berbasis android.

Sementara, saldo OBU yang digunakan untuk transaksi pembayaran, akan tersimpan secara online pada aplikasi JM Wallet, yang dapat diisi ulang dengan mudah melalui berbagai saluran pembayaran, seperti ATM, e-banking, maupun warung ritel.

Artikel Asli

Inilah Perusahaan Peraih Indonesia Most Admired Companies Award 2017

Setiap perusahaan pasti ingin menjadi perusahaan idaman, tetapi bukanlah hal yang mudah untuk mencapai predikat tersebut. Menjadi perusahaan yang diidamkan oleh para karyawan dan pencari kerja merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan. Bagi perusahaan, menyandang predikat perusahaan idaman memberikan keunggulan dalam berkompetisi (competitive advantage). Dengan menjadi perusahaan idaman para karyawan menunjukkan bahwa terdapat kepuasan kerja bagi para karyawan dalam perusahaan tersebut. Kepuasan kerja ini yang mendorong peningkatan kinerja para karyawan. Selain itu, perusahaan yang diidamkan oleh para pencari kerja juga membuat perusahaan tersebut dapat memilih kandidat karyawan dengan kemampuan terbaik di antara kandidat lainnya.

Warta Ekonomi melalui Indonesia Most Admired Companies (IMACO) Award 2017 memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki citra baik dan menurut para karyawan dan pembaca majalah Warta Ekonomi merupakan perusahaan idaman untuk bekerja.

Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU) melakukan penelitian sejak 6 Maret hingga 17 April 2017. Tim riset menggunakan metode desk research dan quantitative research untuk mendapatkan data sekunder dan data primer yang digunakan dalam riset IMACO 2017. Desk research dilakukan untuk mengumpulkan data sekunder berupa Laporan Keuangan Kuartal III-2016 dan data lainnya yang menggambarkan kinerja perusahaan di Indonesia sepanjang tahun 2016. Desk research kemudian menghasilkan nominasi perusahaan-perusahaan terpilih yang akan dinilai oleh para responden pada quantitative research.

Quantitative research dilakukan untuk mengumpulkan data primer melalui survei telepon dan online. Survei telepon dilakukan di lima kota besar, seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Responden survei telepon merupakan karyawan tetap yang telah bekerja minimal satu tahun dan maksimal lima tahun serta menempati posisi staf hingga manajer di BUMN, perusahaan swasta nasional, dan perusahaan swasta asing di Indonesia. Survei online dilakukan terhadap responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Responden survei online merupakan para pekerja dengan karakteristik yang serupa dengan survei telepon.

Pada quantitative research, responden diminta menyebutkan nama perusahaan yang mereka kagumi dan menurut mereka pantas untuk menyandang predikat perusahaan yang dikagumi dan menjadi tempat yang diidam-idamkan sebagai tempat bekerja. Selain itu, responden juga diminta untuk memberikan penilaian terhadap perusahaan yang dipilih. Kriteria yang dinilai adalah sebagai berikut.

1. Corporate Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal popularitas, nama baik, dan kepercayaan publik.

2. Financial Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal tingkat keuntungan, investasi yang dilakukan, dan prospek kinerja perusahaan di masa depan.

3. HR Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal jenjang karir, standar gaji, dan pengelolaan sumber daya manusia.

4. Product/Service Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal kualitas produk/jasa yang ditawarkan.

5. Global Competitiveness Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal kemampuan bersaing di pasar global, inovasi yang dilakukan, perkembangan pangsa pasar dalam negeri dan luar negeri, serta proses bisnis yang mutakhir.

6. Social Image, responden menilai citra perusahaan dalam hal aktivitas sosial yang dilakukan perusahaan dalam tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat dan lingkungannya.

Riset ini menghasilkan nama-nama perusahaan dengan awareness tertinggi dan image terbaik berdasarkan persepsi responden sebagai perusahaan yang diidam-idamkan.

Berikut adalah peraih Indonesia Most Admired Companies Award 2017:

Indonesia Most Admired Company, Category Agribusiness:

  • PT Astra Agro Lestari Tbk
  • PT Perkebunan Nusantara
  • PT Sampoerna Agro Tbk
  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
  • PT Smart Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Bank:

  • PT Bank Central Asia Tbk
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Indonesia Most Admired Company Category IT:

  • PT Astra Graphia Information Technology
  • PT Google Indonesia
  • PT IBM Indonesia
  • PT Microsoft Indonesia
  • PT Multipolar Technology Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Transportation:

  • PT Blue Bird Tbk
  • PT Express Transindo Utama Tbk
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  • PT Lion Mentari Airlines

Indonesia Most Admired Company, Category Telecommunication:

  • PT Indosat Tbk
  • PT Smartfren Telecom Tbk
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Telekomunikasi Selular
  • PT XL Axiata Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Retail:

  • PT Indomarco Prismatama
  • PT Lotte Shopping Indonesia
  • PT Matahari Department Store Tbk
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk
  • PT Trans Retail Indonesia

Indonesia Most Admired Company, Category Mining:

  • PT Adaro Energy Tbk
  • PT Antam (Persero) Tbk
  • PT Freeport Indonesia
  • PT Timah (Persero) Tbk
  • PT Vale Indonesia Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Oil and Gas:

  • PT Chevron Pacific Indonesia
  • PT Medco Energi Internasional Tbk
  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Perusahaan Gas Negara (Persero)
  • PT Total E&P Indonesie

Indonesia Most Admired Company, Category Property:

  • PT Agung Podomoro Land Tbk
  • PT Ciputra Development Tbk
  • PT Cowell Development Tbk
  • PT PP Properti Tbk
  • Sinarmas Land Ltd.

Indonesia Most Admired Company, Category Construction:

  • PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  • PT PP (Persero) Tbk
  • PT Total Bangun Persada Tbk
  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Automotive:

  • PT Astra Daihatsu Motor
  • PT Astra International Tbk
  • PT Honda Prospect Motor
  • PT Suzuki Indomobil Motor
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Indonesia Most Admired Company, Category Consumer Goods:

  • PT Gudang Garam Tbk
  • PT HM Sampoerna Tbk
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk
  • PT Nestle Indonesia
  • PT Unilever Indonesia Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Pharmacy:

  • PT Bio Farma (Persero)
  • PT Kalbe Farma Tbk
  • PT Kimia Farma (Persero) Tbk
  • PT Merck Tbk
  • PT Tempo Scan Pacific Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Securities:

  • PT Danareksa (Persero)
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PT Panin Sekuritas Tbk
  • PT Samuel Aset Manajemen
  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

Indonesia Most Admired Company, Category Multifinance: 

  • Astra Credit Companies (ACC)
  • PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
  • PT BCA Finance
  • PT BFI Finance Indonesia Tbk
  • PT Federal International Finance

Indonesia Most Admired Company, Category Insurance:

  • PT AIA Financial
  • PT Asuransi Allianz Life Indonesia
  • PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
  • PT Axa Mandiri Financial Services
  • PT Prudential Life Assurance

Indonesia Most Admired Company, Category Media:

  • PT Cipta Megaswara Televisi
  • PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia
  • PT Net Mediatama Televisi
  • PT Trans Corporation

Indonesia Most Admired Company, Category Startup:

  • PT Global Digital Niaga
  • PT GO-JEK Indonesia
  • PT Solusi Ecommerce Global
  • PT Tokopedia
  • PT Traveloka Indonesia

WhatsApp Image 2017-07-19 at 11.30.42

Top 15 Indonesia Most Admired Companies 2017

  • PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Category Multifinance
  • PT Agung Podomoro Land Tbk Category Property
  • PT Astra International Tbk CategoryAutomotive
  • PT Axa Mandiri Financial Services Category Insurance
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk CategoryBank
  • PT BCA Finance CategoryMultifinance
  • PT Ciputra Development Tbk Category Property
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Category Transportation
  • PT Kalbe Farma Tbk Category Pharmacy
  • PT Kimia Farma (Persero) Tbk Category Pharmacy
  • PT Mandiri Sekuritas Category Securities
  • PT Pertamina (Persero) Category Oil and Gas
  • PT Prudential Life Assurance Category Insurance
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Category Telecommunication
  • PT Trans Retail Indonesia Category Retail

Top 10 Indonesia Most Admired Company Netizen Choice 2017

  • PT Astra Honda Motor Category Automotive
  • PT Astra International Tbk Category Automotive
  • PT Bank Central Asia Tbk Category Bank
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Category Bank
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Category Bank
  • PT Google Indonesia Category IT
  • PT Pertamina (Persero) Category Oil and Gas
  • PT PLN (Persero) Category Energy
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Category Telecommunication
  • PT Unilever Indonesia Tbk Category Consumer Goods

SPECIAL MENTION WINNER

  • ARIM Technologies Indonesia Category IT, Special Mention as The Best Employer in Technology Startup Category
  • Bank Indonesia Category Central Bank, Special Mention as The Most Selected Government Institution
  • PT ACE Hardware Indonesia Category Retail, Special Mention as The Best Product/Service Image in Retail Industry
  • PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Category, Insurance Special Mention as The Most Selected General Insurance
  • PT Bank Commonwealth Category Bank, Special Mention as The Most Popular Mixed Bank
  • PT Bank Multiarta Sentosa Category Bank, Special Mention as The Best New Entry Bank
  • PT Commonwealth Life Category Insurance, Special Mention as The Best Global Competitiveness Industry
  • PT Dexa Medica Category Pharmacy, Special Mention as The Best Social Image in Pharmacy Industry
  • PT GarudaFood Putra Putri Jaya Category Consumer Goods, Special Mention as The Best Product/Service Image in Consumer Goods Industry
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Category Construction, Special Mention as The Best Corporate Image in Construction Industry
  • PT Indonesia Power Category Energy, Special Mention as The Most Popular Subsidiary of State-Owned Enterprises
  • PT Jasa Raharja (Persero) Category Insurance Special Mention as The Most Selected Social Insurance
  • PT Pakuwon Jati Tbk Category Property, Special Mention as Engineering Student Choice Company
  • PT Pegadaian (Persero) Category Multifinance, Special Mention as The Best State-Owned Enterprises Social Image
  • PT Pembangkitan Jawa – Bali Category Energy, Special Mention as The Most Selected Subsidiary of State-Owned Enterprises
  • PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Category Construction, Special Mention as The Best Social Image in Construction Industry
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Category Retail, Special Mention as The Best Financial Image in Retail Industry
  • PT Sun Life Financial Indonesia Category Insurance, Special Mention as The Best Social Image in Insurance Industry
  • PT Taspen (Persero) Category Insurance, Special Mention as The  Most  Popular Pension Fund
  • PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir Category Logistic, Special Mention as The Best New Entry Company
  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Category Infrastructure, Special Mention for Infrastructure Sector.

Sumber