Begini Komentar Pihak McLaren Soal Mobil Mewah yang Menunggak Pajak

Begini Komentar Pihak McLaren Soal Mobil Mewah yang Menunggak Pajak

Publik sempat dibuat gempar oleh beredarnya kabar mengenai tunggakan pajak kendaraan roda empat yang dirilis oleh Badan Pajak dan Rertribusi Daerah. Berdasarkan data tersebut, setidaknya para wajib pajak memiliki total tunggakan pajak sebesar Rp 44,9 Milyar kepada pemerintah.

Penyumbang angka tersebut salah satunya berasal dari kategori mobil mewah. Sebagai salah satu ‘pemain’ mobil mewah berwujud supercar di Indonesia, bagaimana komentar pihak McLaren menanggapi hal tersebut?

Irmawan Poedjoadi selaku CEO McLaren Indonesia memberikan komentar bahwa penunggak pajak merupakan murni kesalahan para pemilik mobil mewah tersebut.

“Hal ini tidak akan membuat citra mobil sport tercemar. Kita terus menghimbau dan terus mendukung program pemerintah, salah satunya membayar pajar,” papar Imawan (27/1).

Irmawan turut menambahkan, tak hanya membayar pajak, namun program pemerintah yang harus didukung salah satunya adalah mentaati peraturan lalulintas.

“Contohnya begini, Saya tidak tahu ulang tahun Anda kapan, KTP Anda berlaku sampai kapan? Jadi kita hanya bisa menghimbau. Setiap dalam acara kami (McLaren) selalu menghimbau, bukan hanya bayar pajak. Tapi juga untuk terus mentaati peraturan lalulintas seperti menghargai pengendara lain, karena semua orang punya hak yang sama dalam menggunakan jalan raya,” ujarnya.

Berdasarkan data penunggak pajak per 31 Desember 2017, setidaknya terdapat 744 unit mobil atas nama perorangan dan 549 unit atas nama badan perusahaan yang lalai untuk membayar pajak

Sudahkah bayar pajak STNK? Inilah … Nopol Mobil-mobil Mewah Penunggak Pajak Rp 44,9 Miliar

d826a92e-4175-420c-84e7-c9a92e67eeb9_169

Jakarta– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyesalkan ada 1.293 mobil mewah yang menunggak pajak kendaraan dengan total nilai Rp 44,9 miliar. Ini daftar kendaraan itu.

“Ini sesuatu yang kita tidak bisa didiamkan. Kita akan kejar, kita minta semua tunaikan kewajiban bayar pajak. Jalan dipakai, fasilitas digunakan, udara juga memiliki dampak dari kendaraan bermotor. Tapi tanggung jawa untuk bayar pajak belum diselesaikan,” kata Anies dalam konferensi pers didampingi Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Edi Sumantri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

Mobil mewah di sini diartikan sebagai mobil yang memiliki nilai lebih dari Rp 1 miliar.

Rinciannya, kendaraan yang menunggak per Desember 2017 adalah kendaraan pribadi sebanyak 744 unit dengan tunggakan sebesar Rp 26,1 miliar. Sementara itu, kendaraan atas nama perusahaan dan badan mencapai Rp 18,8 miliar, yang terdiri dari 549 kendaraan.

Anies mengatakan semua mobil mewah ada dalam daftar yang dipegang olehnya. Dari Lamborgini Aventador termahal Rp 9,6 miliar hingga Ferrari seharga Rp 5,9 miliar.

Anies tak bisa mengungkap identitas pemilik mobil. Dia hanya menegaskan akan mengunggah data nomor polisi kendaraan mewah yang menunggak di website resmi Pemrpov DKI.

“Ada aturannya itu (soal nama). Ada aturannya. Jadi kita umumkan nomor polisinya, identitasnya. Kemudian kendaraannya. Nanti anda cek aja siapa. Pasti juga gampang tahunya,” sebutnya.

Ini daftar lengkap mobil-mobil mewah penunggak pajak tersebut yang didapatkan BPRD DKI:

 

23456789101112131415161718192021222324252627282930313233rekap-kendaraan-belum-daftar-ulang-2017-1-638

Sudahkah Anda membayar Pajak STNK ^_^

Artikel Asli

===============================================

Baca Juga:
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|Like + Komentar + Share ya!

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

 

Polisi Akan Datangi Rumah Warga yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

Polisi Akan Datangi Rumah Warga yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

MOTOR Plus-online.com – Buat yang masih punya tunggakan pembayaran pajakkendaraan segera dilunasi bri.

Kepolisian mulai bergerak jemput bola untuk para penunggak PajakKendaraan (PKB).

Polda Metro Jaya akan datang ke rumah pemilik kendaraan bermotor yang enggak bayar PKB.

Periode 20 November-20 Desember 2017 diberlakukan bebas sanksi administrasi atau dendapajakkendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

Seiring dengan itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya akan melakukan razia.

Razia Polda Metro Jaya enggak berhenti sampai razia di jalan raya.

Dijelaskan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, cara seperti itu dilakukan agar pemilik kendaraan yang punya tunggakan pajak menjadi lebih sadar.

“Kita akan diskusikan targetnya untuk yang kita datangkan langsung ke rumahnya. Daftar hingga alamatnya lengkap jadi bisa dengan mudah kita datangi,” ujar Halim yang dikutip dari Kompas Otomotif.

Sebagai contoh, ketika razia pajak kendaraan beberapa waktu lalu, Samsat Jakarta Barat ikut mendatangi rumah para wajib pajak yang menunggak.

Selain BPRD dan kepolisian, diikut sertakan juga Jasa Raharja dan Bank DKI.

Biasanya, kendaraan yang dirazia dengan sistem door to door ini, punya nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Rp 1 miliar-Rp 2 miliar ke atas.

“Mungkin fokusnya akan sama seperti waktu itu, selebihnya kita lakukan di jalanan. Kita masih koordinasikan dulu dengan beberapa pihak terkait,” kata Halim.

Artikel Asli

Cara Mudah Hitung Biaya Pajak Kendaraan di STNK

Cara Mudah Hitung Biaya Pajak Kendaraan di STNK

Biaya Pajak Kendaraan di STNK

 

Otosia.com – Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah surat penting sebagai bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Namun, masih banyak orang yang bingung menghitung berapa besar pajak kendaraan yang mereka miliki. Besaran pajak biasanya baru diketahui saat pembuatan atau perpanjangan STNK baru.

Kini, pemilik kendaraan bisa dengan mudah langsung menghitung pajak kendaraan yang harus ditanggungnya. Sehingga saat datang ke Kantor Samsat, pemilik kendaraan sudah mempersiapkan uang yang harus dibayarkan.

Dilansir dari akun resmi facebook Divisi Humas Polri, berikut cara penghitungan pajak kendaraan:

1. Bea Balik Nama kendaraan bermotor (BBN KB)
Besarnya 10 persen dari harga motor atau mobil baru. Sedangkan untuk motor dan mobil bekas, besarannya 2/3 pajak (PKB)-nya.

2. Pajak kendaraan bermotor (PKB)
Besarnya 1,5 persen dari nilai jual motor atau mobil. Pajak ini sifatnya menurun tiap tahunnya berdasarkan penyusutan nilai jual motor atau mobil.

Baca juga: Rekor Penjualan Mobil 2 hari pecah di BCA Expo 2017!

3. Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ)
Sumbangan ini dikelola oleh jasa raharja. Untuk motor besarannya Rp35 ribu, sedangkan mobil Rp143 ribu.

4. Biaya Administrasi STNK
Untuk motor biayanya Rp100 ribu, sedangkan mobil Rp200 ribu.

5. Biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan (TNKB)
Untuk motor atau mobil baru, tidak dikenakan biaya. Namun apalbila ganti plat nomor (5 tahun sekali) atau balik nama, baru dikenakan biaya administrasi. Untuk motor Rp60 ribu, sedangkan mobil Rp100 ribu.

6. Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka akan dikenai denda PKB dan denda SWDKLLJ.

Perhitungan Denda PKB : 25 persen per tahun
Terlambat 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12
Terlambat 6 bulan = PKB x 25 persen x 6/12

Artikel Asli

 

========================================================================

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|Like + Komentar + Share ya!

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Ini 5 Tahap Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Secara Online

JAKARTA, 8 November 2017 – Membayar pajak kendaraan bermotor hukumnya wajib dilakukan bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Nah, untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak, pihak kepolisian memberikan kemudahan dengan cara online.

Seperti dilansir situs NTMC Polri, untuk membayar pajak kendaraan bermotor melalui online ada lima tahap, mulai dari membuka situs e-Samsat, isi data kendaraan, daftar kota tempat pengambilan nota pajak motor online, kemudian proses pembayaran pajak motor online, dan pengambilan nota pajak di Samsat.

Nah berikut penjelasannya:

1. Buka situs e-Samsat

Langkah awal Anda harus membuka situs e-Samsat yang ada di setiap provinsi. Perlu diketahui layanan ini tidak berlaku untuk antarprovinsi. Misalkan, jika Anda tinggal di Surabaya dengan pelat nomor Jakarta, tentu saja tidak bisa menggunakan layanan ini karena hanya melayani kota dalam provinsi tersebut.

2. Isi Data Kendaraan

Jika sudah, Anda hanya perlu mengisi data kendaraan.
– Kota : Pilih kota kendaraan Anda, jika pelat motor Anda Kediri, maka pilih Kediri.
– Samsat : Setiap kota biasanya memiliki beberapa kantor samsat, pilih di samsat mana kendaraan Anda dulu diurus.
– Nopol : Masukkan nopol kendaraan Anda (Nomor Pelat Motor).
– Kode : Tulis ulang kode captcha yang ada di kotak.
-Terakhir kemudian klik “Cari”.
Apabila data yang dimasukkan benar maka, langkah selanjutnya masuk ke halaman baru berupa data kendaraan, jumlah pajak yang harus dibayar dan denda. Misalkan pembayaran tersebut sudah melewati jatuh tempo pembayaran.
Cek kembali data yang telah diisi. Jika seluruh data sudah dirasa benar dan sesuai, Selanjutnya keluar kalimat, ‘Apakah Anda ingin melakukan pembayaran?’. Klik kalimat tersebut.

3. Pilih Kota Tempat Pengambilan Nota Pajak

Sebelum membayar melalui mandiri internet banking, cara bayar pajak motor online harus mengisi formkembali. Perlu diketahui bahwa form ini nantinya akan digunakan sebagai bukti untuk pengambilan nota pajak yang diserahkan ke Samsat kota di mana sobat tinggal.
Berikut di bawah ini beberapa data yang harus Anda masukkan:
– Kota : Masukkan kota di mana Anda ingin mengambil nota pajak.
– Samsat : Pilih samsat terdekat dengan tempat tinggal
– Bank : Pilih bank apa yang hendak kita gunakan untuk melakukan pembayaran
– Layanan : Jika menggunakan layanan internet banking, maka pilih internet banking-
– Kode Bayar : Untuk mendapatkan kode bayar, Anda hanya perlu mengklik Pengajuan “Kode Bayar” yang terletak di sebelahnya. Apabila kode bayar sudah muncul, klik print.
– Apabila sudah selesai nantinya kawan-kawan akan melihat kode bayar, jumlah uang yang wajib dibayarkan, dan alamat Samsat di mana nantinya sebagai tempat untuk mengambil nota pajaknya.

4. Proses Pembayaran Pajak Motor Online

Selanjutnya membayar besaran pajak melalui internet banking atau ATM maupun M Banking. Berikut tahapan cara bayar pajak motor online:
– Pertama, buka menu Bayar > Multi Payment > Pilih Samsat yang sesuai dengan tempat tinggal sobat.
– Selain itu, selalu ingat untuk memasukkan kode pembayaran di kolom bawah yang sudah sobat dapatkan dari pendaftaran web e-Samsat sebelumnya.
– Kemudian klik ‘Lanjutkan” guna melakukan proses pembayaran. Sampai pada langkah ini nantinya akan ada bukti yang menunjukkan bahwa sobat telah melakukan proses pembayaran menggunakan internet banking.
– Print out bukti pembayaran tersebut yang nantinya sebagai bukti sah untuk ditukar dengan nota pajak kendaraan anda yang baru.
Batas waktu penukaran nota pajak ini hanya sampai tujuh hari sejak print out bukti pembayaran. Maka dari itu, dalam cara bayar pajak motor online ini disarankan setelah print out, hari itu juga sebaiknya sesegera mungkin ke kantor Samsat untuk mengambil nota pajaknya.

5. Pengambilan Nota Pajak di Samsat

Perlu dicatat, setelah membayar pajak motor online, maka selanjutnya Anda harus mengambil nota pajak di Samsat yang sudah daftarkan di awal proses pembayaran sebelumnya.
Anda juga harus membawa bukti pembayaran, KTP dan STNK yang asli untuk diserahkan ke loket pembayaran.

Artikel Asli

Wow… Di Jakarta Utara, Lebih dari 725.500 Kendaraan Bermotor Belum Bayar Pajak

Hasil gambar untuk pajak kendaraan

Di Jakarta Utara, sebanyak 725.553 unit kendaraan bermotor yang terdiri dari 624.876 kendaraan roda dua dan 100.677 kendaraan roda empat pemiliknya belum melunasi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Unit PKB dan BBNKB Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta Utara serta Kepulauan Seribu, Robert L Tobing, mengemukakan, hingga saat ini ada 725.553 unit kendaraan bermotor yang pemiliknya belum melakukan daftar ulang.

“Dari jumlah tersebut jika dikalkulasikan maka nilai tunggakan pajaknya mencapai Rp 286.675.459.944,” tutur Robert L Tobing, Minggu (8/10).

Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan penagihan kepada para pemilik kendaraan.

Sebelumnya, katanya, upaya penagihan sudah dilakukan di tiga lokasi di Jakarta Utara yakni di Apartemen MOI, Apartment Santa Monica, dan Apartemen Regatta.

“Kami akan terus melakukan upaya door to door atau penagihan dengan mendatangi satu per satu rumah pemilik kendaraan,” tutur Robert.

Pihaknya, masih kata Robert, juga akan terus melakukan razia gabungan sebagaimana dilakukan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara.
Diharapkan langkah tersebut efektif untuk menggugah kesadaran para pemilik kendaraan melunasi kewajibannya membayar pajak.

“Nantinya kami juga akan kembali menggelar razia kendaraan yang belum bayar PKB. Lokasi akan ditentukan kemudian, waktu dan tempat lihat nanti saja,” ujarnya.

Robert juga mengemukakan, nilai PKB untuk periode Januari hingga September di Jakarta Utara telah mencapai Rp 1.227.661.685.778. Jumlah tersebut diperoleh dari pelunasan PKB 787.840 unit kendaraan.

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
– KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
– INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
– Mau Jaminkan BPKB anda untuk Solusi Dana Tunai Anda? Via KKB BCA Saja!
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^