Tekanan Udara pada Ban yang Ideal Saat Mobil Lama Parkir di Rumah

Penyebaran virus corona atau covid-19 semakin meluas, sehingga masyarakat diimbau untuk di rumah saja dan bekerja dari rumah. Hal ini menyebabkan kendaraan pribadi yang biasa di gunakan, menganggur di garasi.

Untuk mobil yang diam di garasi, harus memperhatikan tekanan udara pada ban. Sebab, ban merupakan penopang berat dari kendaraan, ban bisa kempis jika terlalu lama diam, bahkan lebih parah deformasi bentuknya.

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan kalau berencana meninggalkan mobil di garasi dalam waktu yang lama, tekanan udara pada masing-masing ban bisa ditambah.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Jangan Parkir Mobil di Bawah Pohon

“Jika mobil tidak dijalankan dalam waktu yang lama, sebaiknya ban udaranya diisi lebih 3 – 5 psi lebih dari standarnya, nanti kalau mau dipakai, bisa disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan,” ucap Zulpata kepada Kompas.com belum lama ini.

Selain menambah ukuran angin pada setiap ban, Zulpata juga menyarankan untuk mengecek kondisi ban, mumpung di rumah. Bisa mengecek kerusakan-kerusakan yang ada di ban serta benda-benda asing yang menempel di ban.

“Misalnya membersihkan batuan atau kerikil yang menempel di telapak ban, mumpung ada waktunya,” kata Zulpata.

Penulis: Muhammad Fathan RadityasaniEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli

Inilah 3 Alasan Kenapa Jangan Parkir Mobil di Bawah Pohon

Pemilik mobil biasanya akan memilih tempat yang teduh saat memarkirkan kendaraannya. Salah satu alasannya, agar cat mobil tidak mudah rusak oleh terik sinar matahari maupun hujan.

Salah satu tempat yang kemudian banyak dipilih sebagai tempat parkir, yaitu di bawah pohon. Padahal, di balik keteduhan parkir itu terdapat sejumlah bahaya yang mengancam.

Tidak hanya pada kendaraan, tetapi juga pada pengemudi yang ada di dalamnya. Hanya saja, potensi bahaya ini kadang tidak pahami atau justru diabaikan oleh para pemilik mobil.

Mereka lebih mementingkan kondisi mobil yang terparkir aman dari sengatan matahari dan nyaman saat akan digunakan.

Baca juga: Catat, Ini Arti Angka pada Tutup Radiator Mobil

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan, saat parkir di bawah pohon justru bisa terjadi sejumlah kemungkinan yang bisa berdampak pada mobil.

Berikut tiga alasan agar tidak parkir di bawah pohon

Getah pohon bisa merusak cat

Alasan pertama agar tidak parkir mobil di bawah pohon adalah untuk menghindari adanya getah pohon yang menempel pada bagian bodi mobil.

“Salah satu (bahayanya) adalah mobil terkena getah pohon saat saat parkir,” kata Suparna kepada Kompas.com Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, getah pohon bisa sangat merusak lapisan cat mobil. Tidak hanya bagian permukaan cat saja, tetapi sampai masuk ke dalam pori-pori cat.

Baca juga: Daftar Aksesori Yamaha 125Z yang Harganya Setara 1 Unit Motor

Jika kondisinya sudah seperti itu, Suparna mengatakan, akan sangat sulit untuk dibersihkan bahkan dengan menggunakan alat atau bahan khusus sekalipun.

“Ada beberapa jenis pohon yang getahnya itu sangat jahat banget, kalau sudah menempel itu bisa masuk sampai ke pori-pori. Meskipun sudah dipoles tetap saja masih ada bekas dari getah itu,” ucapnya.

Kotoran burung

Selain, bahaya getah pohon bahaya lain yang mengintai saat mobil parkir di bawah pohon adalah adanya kotoran burung.

Mengingat, selama ini pohon menjadi tempat favorit burung untuk singgah dan membuat sarang.

Saat berada di pohon, burung juga sering membuang kotorannya. Sementara, jika mobil parkir di bawah pastilah akan terkena kotoran burung.

Baca juga: Tips Power Window Panjang Umur, Jangan Parkir Sembarangan

“Kotoran burung itu juga bisa merusak cat mobil, tidak tahu penyebabnya mungkin ada kandungan apa pada kotoran tersebut,” ujar Suparna.

Tertimpa dahan pohon

Potensi bahaya lainnya saat parkir di bawah pohon, yaitu adanya dahan yang jatuh dan menimpa mobil.

“Jika terjadi pohon tumbang atau bahkan ada buah yang terjatuh bisa membuat mobil penyok,” kata Suparna.

Baca juga: Mengapa Kendaraan Berat Rawan Rem Blong, Ini Penjelasannya

Untuk itu, Suparna pun menyarankan agar tidak memarkirkan mobil di bawah pohon meskipun kondisinya teduh dan bebas dari sengatan matahari.

Penulis: Ari PurnomoEditor: Aditya Maulana

Artikel Asli

Inilah 7 Negara Dengan Tarif Parkir Termahal di Dunia

Kepadatan kota dan pengguna kendaraan pribadi yang semakin meningkat membuat beberapa kota pusat bertambah sesak. Tak hanya itu, polusi akan semakin menjadi-jadi. Kemacetan yang memakan waktu berjam-jam pun tak bisa dihindari.

Hal tersebut membuat pekerjaan akan terganggu dan terhambat. Beberapa pemerintah di kota-kota di negara-negara ini menerapkan sistem tarif parkir yang mahal  untuk menanggulangi hal-hal diatas. Simak 7 negara berikut yang menerapkan tarif parkir termahal.

1. Inggris- London

Keindahan london yang merupakan kotanya Harry Potter ini sangat indah dan menjadi destinasi terfavorit bagi petualang. Big Bang adalah salah satu landmark terkenal disini. Namun sayangnya, jika Anda berada di kota ini dengan waktu yang lama, jangan pernah mencoba untuk mengendarai transportasi pribadi.

Inggris - London
Inggris – London

Bukan karena kriminalitas, tetapi karena tarif parkirnya yang sangat mencekik. Per hari Anda akan dikenakan senilai Rp 821.000. Jika sebulan maka pengeluaran untuk parkir saja bisa mencapai 24,6 juta rupiah. Angka yang fantastis bukan. Jadi, berpikirlah lebih dalam lagi untuk menggunakan kendaraan pribadi di kota ini.

2. Jepang – Tokyo

Pusat harajuku style ini menjadi salah satu titik kota metropolitan di Jepang. Tak heran jika kemacetan juga akn dialami di kota anime ini. Namun, pemerintah Jepang menerapkan sistema untuk mengurangi kemacetan yang berasal dari pengguna kendaraan pribadi.

Jepang - Tokyo
Jepang – Tokyo

Sistem yang diterapkan yaitu tarif parkir yang tidak murah. Disini jika Anda meletakkan kendaraan, maka akan dikenai sekitar Rp 743.000 per harinya. Kalau tiap hari memarkir kendaraan, hitungan per bulan mencapai 22 juta rupiah.

3. Swedia – Stockholm

Ibukota dari Swedia ini menjadi kota terpadat. Selain karena menjadi pusat kota di negara ini, sebagian besar masyarakat daerah lain merantau ke daerah ini layaknya masyarakat Indonesia yang rata-rata merantau ke Jakarta. Populasi di kota ini mencapai 2 juta orang. Tak hanya penduduk yang memadati, tetapi juga alat transportasi.

Swedia - Stockholm
Swedia – Stockholm

Sistem tarif parkir merupakan salah satu jalan untuk menurunkan tingkat kepadatan kota ini. Tarif parkir mencapai Rp 626.000 untuk satu hari. Jika di hitung per bulan, maka Anda harus merogoh kocek yang lebih dalam yaitu sekitar 18 hingga 19 juta rupiah.

4. Swiss – Zurich

Kota yang terkenal dengan pemandangan gunung salju di sekitarnya ini termasuk dalam deretan kota yang memberikan tarif parkir yang mahal. Ibukota Swiss ini lebih memanfaatkan lahannya untuk rumah dan gedung. Mengingat sebagian besar wilayahnya adalah gunung salju.

Swiss - Zurich
Swiss – Zurich

Untuk mencegah kepadatan dalam kota, pemerintah Zurich menerapkan tarif parkir yang sangat mahal. Untuk satu harinya, tiap kendaraan akan dikenakan biaya parkir senilai Rp 606.000, atau tiap bulannya bisa mencapai 18 juta rupiah.

5. Australia – Sydney

Negara Kangguru ini juga menempati urutan keenam dalam daftar tarif parkir termahal di dunia. Kota ini terkenal dengan wisatanya yang paling baik di dunia. Untuk menanggulangi kepadatan dan kemacetan karena tingkat penduduk dan wisatawan asing, pemerintah menerapkan biaya yang tidak murah untuk tiap kendaraan yang diparkir.

Australia - Sydney
Australia – Sydney

Tarifnya mencapai Rp 567.000 per harinya dan 17 juta rupiah tiap bulannya. Pemerintah Sidney memang mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Tetapi, masyarakat Sidney malah lebih menyukai sepeda sebagai transportasi dalam kota.

6. Amerika Serikat – New York

Kota padat penduduk di Amerika Serikat ini juga menerapkan sistem yang sama untuk menanggulangi kemacetan dan keramaian. Dengan populasi penduduknya yang tidak sedikit membuat pemerintah juga menerapkan sistem tarif parkir yang mahal untuk mencegah penuhnya New York lantaran kendaraan pribadi yang digunakan penduduknya.

Amerika Serikat - New York
Amerika Serikat – New York

Nilai yang harus dikeluarkan tiap parkir yaitu Rp 547.000 tiap harinya. Untuk per bulannya bisa mencapai 16,5 juta rupiah. Tidak sedikit bukan?

7. China – Hong Kong

Kota selanjutnya adalah Hong Kong. Meskipun daerahnya kecil, namun tempatnya sudah menjadi pusat pasar keuangan yang tidak kecil. Sehingga, pemerintah harus mengupayakan agar kota ini tidak semakin sesak karena kendaraan yang memenuhi kota kecil ini. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mengurangi tingkat penggunaan kendaraan pribadi dengan cara meningkatkan tarif parkir yang mahal.

China - Hong Kong
China – Hong Kong

Dalam sehari, tarif yang harus dibayarkan adalah Rp 489.000 dan untuk satu bulannya bisa mencapai 14,6 juta rupiah. Dengan begitu, penduduk sekitar dan pendatang akan berpikir lagi untuk membayarkan sejumlah uang tersebut hanya untuk memarkir kendaraan pribadi.

Sedangkan, ibukota Indonesia terkenal dengan macetnya yang luar biasa lama yang memakan waktu berjam-jam. Penyebabnya tak lain adalah kendaraan pribadi yang semakin memenuhi jalanan dan tempat parkir. Nah, bagaimana dengan kota metropolitan di Jakarta? Apakah juga harus menerapkan sistem parkir yang mahal untuk menanggulangi kepadatan kota?

Sumber Artikel

=================================================================

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

 

images

KKBfriends bisa bertanya langsung tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami dengan klik: https://goo.gl/38BLCX

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik.

Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget https://www.facebook.com/kkbjakartax/ atau follow Instagram kami di: https://www.instagram.com/kreditmobilbca/

Parkir Mobil di Luar Ruangan Bikin Pendek Usia Mesin lhoo

Meskipun sudah ada imbauan dari pihak terkait, masih saja banyak pemilik kendaraan roda empat tidak memarkirkan tunggangannya di garasi. Padahal, parkir di garasi memiliki banyak manfaat. Selain dari tidak mempersempit ruas jalanan dan menjaga cat mobil agar tetap kinclong, mesin pun akan cenderung bertahan lebih lama.

Melansir Detikcom, ada beberapa alasan mengapa orang masih asik untuk parkir di tepi jalanan dibanding garasi. Mulai dari tidak tersedianya garasi di rumah sampai malas mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa garasi atau parkir di basement. Hasilnya, mobil mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Paling tidak, parkir di garasi mencegah pencurian atau masalah vandalisme pada mobil kita. Unsur-unsur alam yang tidak diharapkan pun bisa dihindari misalkan hujan lebat dan berangin, lumpur, panas yang ekstrem (radiasi Ultra Violet), dan lain sebagainya yang bisa merusak eksterior mobil. Biasanya, mobil yang diparkir di tepi jalanan akan terkena masalah pembentukan kotoran atau asam pada cat kendaraannya.

Komponen karet di mobil seperti pipa, selang, sampai wiper bisa cepat menua dari seharusnya bila mobil tidak diparkir di garasi. Namun di atas itu semua, ternyata memarkirkan mobil di ruang terbuka bisa memperpendek usia mesin mobil itu sendiri.

Ketika mobil diparkir di dalam garasi, suhu di bawah kap mesin akan tetap stabil dan tidak berfluktuasi dengan kenaikan atau penurunan suhu di luar rumah. Ini menjaga oli mesin tetap pada viskositas optimalnya untuk engine start-up (menyalakan mesin untuk pertama kali). Sehingga, mesin mobil tetap berjalan dengan lancar dan dalam jangka panjangnya akan memperpanjang usia mesin mobil.

Kinerja AC atau pendingin ruangan di mobil pun bisa bekerja secara maksimal ketika mobil diparkir di garasi dibanding di luar. Soalnya, ketika mobil diparkir di luar suhu akan menjadi terlalu panas. Dalam hal ini, ketika AC dinyalakan, ia akan bekerja ekstra keras untuk mendinginkan interior.

Terakhir, parkir di luar garasi akan merusak bagian interior. Dasbor dan lapisan kulit interior pada akhirnya akan memudar lebih cepat. Dalam beberapa kasus ekstrem, sistem hiburan juga bakal rusak karena membran pada speaker retak sampai hancur. Ada juga kemungkinan untuk beberapa bagian penting yang tidak tahan panas dapat terkelupas.

Nah jadi sebisa mungkin jangan parkir di tepi jalan ya, Sahabat!

Foto : Garasi.id

Sumber

==========================================================

Informasi Lowongan Pekerjaan sebagai Marketing KKB BCA:

Klik disini ==> CMO KKB BCA di JAKARTA PUSAT

 

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini !

 

1200x630bb

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

WhatsApp Image 2018-03-16 at 14.23.34

 

Kiat Parkir Yang Aman Saat Mudik Lebaran

Bila Anda berkendara saat mudik nanti, perjalanan jauh diwajibkan sesekali berhentilah di tempat umum baik untuk beristirahat ataupun membeli kebutuhan atau buang air.

Bila Anda berhenti di tempat umum, hendaklah waspada akan potensi tindakan kejahatan atau kecelakaan.

Berikut kiat dan tips singkat agar parkir aman saat mudik lebaran:

  1. Saat berhenti di tempat umum usahakan untuk memarkirkan mobil di dekat pos pengamanan atau dekat dengan kamera CCTV. Tujuannya, agar mobil Anda selalu dalam pengawasan pihak keamanan atau setidaknya meminimalisasi niat jahat dari pelaku kriminal.
  2. Kedua, jangan lupa tutup dan kunci pintu sebelum meninggalkan mobilPintu yang tidak terkunci akan memudahkan pelaku kriminal untuk masuk ke dalam mobil dan mengambil barang bawaan atau bahkan membawa kabur mobil.
  3. Ketiga, jangan meninggalkan barang-barang berharga di dalam mobil.

Semoga tips di atas bermanfaat!

Sumber

==========================================================

Informasi Lowongan Pekerjaan sebagai Marketing KKB BCA:

Klik disini ==> CMO KKB BCA di JAKARTA PUSAT

 

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini !

 

1200x630bb

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

WhatsApp Image 2018-03-16 at 14.23.34

Enaknya Punya Lexus di Jakarta, Tak Repot Cari Spot Parkir

Enaknya Punya Lexus di Jakarta, Tak Repot Cari Spot Parkir

Menyenangkan hati para pelanggan tampaknya menjadi prioritas utama Lexus. Tidak hanya pada proses jual dan beli, namun layanan after sales yang diberikan Lexus untuk konsumennya yang rata-rata dari kalangan ekonomi mampu bisa dibilang istimewa.

“Kepercayaan customer kepada Lexus merupakan hal paling berharga buat kami. Karenanya kami akan memberikan yang terbaik bagi para customer Lexus Indonesia,” kata Adrian Tirtadjaja, General Manager Lexus Indonesia (6/12).

Adrian turut menambahkan bahwa pihaknya akan masuk ke dunia Lifestyle di Indonesia. Salah satu caranya yakni menyediakan spot parkir khusus untuk mobil Lexus pada beberapa pusat perbelanjaan alias mall di wilayah Jakarta.

“Ya, ada beberapa spot parkir yang kami sediakan khusus untuk konsumen Lexus. Saat ini sudah tersedia di mall Senayan City dan mall Grand Indonesia,” tambah Adrian.

Selain itu, Adrian juga mengklaim layanan serupa hanya dimiliki oleh Lexus di Indonesia. “Yang lain berebut parkir, pemilik Lexus tak perlu repot cari parkir. Sudah kami sediakan,” sambung Adrian.

Sayangnya ia tak merinci lebih jauh, apakah ada tambahan biaya parkir bagi pengguna Lexus yang parkir di spot khusus yang dimaksud.

READ SOURCE

============================================================================

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik :  (Info Viral dan Trend saat ini)
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Adakah Faedah ‘Memasukkan’ Gigi Saat Mobil Sedang Parkir

Adakah Faedah ‘Memasukkan’ Gigi Saat Mobil Sedang Parkir

Mobil transmisi manual

Kebiasaan unik turun-temurun dalam memperlakukan mobil, salah satunya adalah memasukkan gigi transmisi manual saat parkir.

Beda seperti memainkan putaran mesin, sebenarnya pasang gigi masuk tidak begitu berbahaya, malah cenderung bisa membantu.

Arifani Perbowo, Production Development General Manager Kia Mobil Indonesia (KMI), menerangkan alasan kebiasaan menggeser tuas persneling ke posisi gigi masuk karena ketakutan rem parkir belum cukup membuat mobil dalam posisi diam.

Biasanya hal itu dilakukan saat kondisi parkir di tanjakan atau turunan.

Menurutnya, ketika posisi gigi masuk tidak begitu memengaruhi mekanis di sistem transmisi.

“Efek sebenarnya tidak ada selama memang mesin tidak dalam kondisi hidup, atau didiamkan lama dalam hitungan bulan, itu baru bisa mengganggu,” katanya, belum lama ini.

Namun yang jadi catatan, kebiasaan pasang gigi masuk biasanya dilakukan buat model dengan sistem rem parkir menggunakan kabel.

Sementara jika mobil sudah mengadopsi sistem elektrik, cara itu tidak perlu lagi dilakukan. “Electric hand brake itu lebih baik daripada kabel,” ucap Arifani.

Ada hal yang perlu diperhatikan jika pengemudi meninggalkan mobil parkir dengan gigi masuk, yaitu saat kembali dan ingin menyalakan mesin.

Pastikan tuas persneling ada di posisi netral agar mobil tidak menyeruduk ketika mesin dinyalakan.

Artikel Asli

============================================================================

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik :  (Info Viral dan Trend saat ini)
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore