Spanduk Keselamatan Berkendara yang Menggelitik di Jakarta Utara…

Spanduk lalu lintas Jakarta Utara dengan kata-kata yang menghibur.

Berbagai cara dilakukan petugas kepolisian untuk menyosialisasikan keselamatan berkendara. Salah satunya dengan pendekatan humanis. Hal itulah yang dilakukan jajaran polisi lalu lintas (polantas) Jakarta Utara.

Dari foto yang beredar di media sosial, tampak dua polantas dibantu beberapa warga sedang memasang spanduk keselamatan berkendara. Namun, kata-kata yang ada di spanduk tersebut berbeda dari biasanya, tidak kaku, dan terkesan kocak. Di spanduk itu bertuliskan, “Hati-hati dalam berkendara, Ayah. Bunda tidak ingin jadi janda, apalagi ayah cari janda,.”

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara AKBP Agung Pitoyo mengatakan, spanduk tersebut sengaja dipasang dengan kata-kata yang menghibur agar menjadi perhatian pengendara. Agung menilai, kata-kata sosialisasi yang biasa dipasang terkesan kaku dan terkadang tak digubris para pengendara.

Dengan spanduk bernada menghibur, para pengendara juga akan terus mengingat maknanya.

Baca juga: Hadirilah BCA EXPOVERSARY 2018 dan dapatkan undangannya disini!

“Kalau kata-katanya normatif saja, kurang menarik perhatian. Namun, kalau dibuat seperti itu, kan, menarik perhatian. Dia juga jalannya jadi pelan-pelan,” ujar Agung kepada Kompas.com, Kamis (1/2/2018).

Agung mengatakan, kata-kata di spanduk tersebut biasanya berasal dari ide kreatif para petugasnya.

Spanduk tersebut, lanjutnya, dipasang di wilayah rawan kecelakaan, salah satunya di jalur pantura. Pihaknya tidak mengetahui pasti apakah langkah itu dapat mengurangi angka kecelakaan.

“Kalau soal kecelakaan, itu tergantung sifat masing-masing pengendara. Kewajiban kami mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati,” ujar Agung.

Sumber

 

==================================================================

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini , Like + Komentar + Share ya!

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Apakah STNK Anda Hilang? Ini Dia Cara Mengurusnya

Sama seperti apabila Anda kehilangan surat berharga / dokumen penting lainnya seperti KTP, SIM dan barang lainnya, kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga mungkin bisa membuat Anda pusing tujuh keliling. ^_^

Sesuai dengan kepanjangannya, STNK adalah tanda bukti pendaftaran dan pengesahan suatu kendaraan bermotor berdasarkan identitas kepemilikan. STNK berisi identitas kepemilikan (nomor polisi, nama dan alamat pemilik) dan identitas kendaraan bermotor (merk/tipe, jenis/model, tahun pembuatan, dll.). Jadi, STNK merupakan tanda kepemilikan yang sah atas sebuah kendaraan bermotor. Jika STNK Anda hilang, Anda tidak lagi memiliki bukti bahwa Anda adalah pemilik yang sah atas kendaraan bermotor Anda. Dan  Anda pun ada kemungkinan akan ditilang jika kedapatan mengemudikan kendaraan bermotor Anda tanpa STNK. Anda tentu tidak ingin ditilang, bukan? Tidak perlu pusing jika Anda kebetulan kehilangan STNK, karena Anda dapat segera mengurus penggantian STNK tersebut.

Mengurus STNK Sendiri

STNK Motor

Perlu diingat bahwa Anda dapat mengurus penggantian STNK ini sendiri, tanpa perlu menggunakan jasa calo. Menurut data yang terkumpul termasuk dari Divisi Humas Mabes Polri, biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan STNK baru sebagai pengganti STNK hilang hanya berkisar Rp50.000-Rp80.000, sementara apabila menggunakan jasa calo bisa berkali-kali lipat.

Selain itu, saat Anda hendak mengurus berkas di kantor polisi atau mengurus penggantian STNK hilang di SAMSAT, sebaiknya Anda selalu membawa alat tulis terutama pena sendiri, yang bertinta hitam. Mungkin pihak kepolisian maupun SAMSAT menyediakan alat tulis, namun pastinya dalam jumlah terbatas sehingga Anda harus mengantre jika ingin menggunakannya untuk mengisi formulir.

Berikutnya silakan simak tata-cara dan proses pembuatan STNK baru karena STNK lama hilang berikut ini:

1. Segera buat laporan kehilangan STNK di kantor polisi terdekat

Begitu Anda mengetahui atau menyadari bahwa STNK Anda hilang, segeralah melapor ke kantor polisi (Polres atau Polsek) terdekat. Di sana, Anda akan dibuatkan surat keterangan kehilangan, yang nantinya harus Anda bawa untuk proses pembuatan STNK baru menggantikan STNK yang hilang.

2. Siapkan berkas kelengkapan sebagai persyaratan administratif

Menurut informasi yang dilansir Divisi Humas Mabes Polri dalam akun Facebooknya, untuk mengurus penggantian STNK yang hilang, Anda perlu mempersiapkan persyaratan dokumen sebagai berikut:

  • KTP pemilik kendaraan (asli dan fotokopi)
  • Fotokopi STNK yang hilang
  • Surat keterangan kehilangan STNK dari kepolisian (Polsek atau Polres setempat)
  • BPKB (asli dan fotokopi)

3. Datang ke Kantor SAMSAT

Jika berkas untuk melengkapi persyaratan administratif sudah ada di tangan, Anda tinggal membawanya ke Kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap), yang merupakan tempat penerbitan/pengesahan STNK oleh tiga instansi: Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja. Berikut tata-cara mengurus penggantian STNK karena hilang di Kantor Samsat:

4. Cek fisik kendaraan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan di Kantor SAMSAT adalah cek fisik kendaraan Anda sekaligus gesek nomor rangka dan mesin. Setelah selesai, hasil cek fisik tersebut agar difotokopi.

  • Mengisi formulir pendaftaran

Pastikan Anda mengisi formulir dengan lengkap dan benar, untuk kemudian diserahkan ke Loket STNK hilang. Jangan lupa sertakan berkas kelengkapan administrasi yang sudah Anda siapkan.

  • Mengurus cek blokir (surat keterangan hilang dari SAMSAT)

Yang dimaksud dengan mengurus cek blokir adalah mengurus surat keterangan STNK hilang dari SAMSAT, yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak dalam kondisi diblokir atau dalam pencarian. Untuk ini, Anda harus melampirkan hasil cek fisik kendaraan.

  • Mengurus pembuatan STNK baru di Loket BBN II

Untuk mengurus pembuatan STNK baru sebagai pengganti STNK lama yang hilang, Anda harus menyerahkan semua berkas kelengkapan dan surat keterangan hilang dari SAMSAT di Loket BBN (Bea Balik Nama) II.

  • Membayar Pajak Kendaraan Bermotor

Ini dilakukan jika Anda belum membayar pajak tahunan untuk kendaraan bermotor Anda. Jika Anda sudah membayar biaya pajak ini, maka bebas biaya pajak.

  • Membayar biaya pembuatan STNK baru

Biaya untuk penerbitan STNK yang tertera dalam Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri berdasarkan PP No. 50 tahun 2010 adalah sebagai berikut:

Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum  Rp50.000

Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih             Rp75.000

Pengesahan STNK                       Rp0

5. Mengambil STNK dan SKPD

Jika semua langkah sudah selesai dilakukan, Anda tinggal menyerahkan bukti pembayaran dari kasir ke bagian pengambilan STNK baru dan tunggu panggilan untuk mengambil STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) yang sudah jadi.

Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya Anda membuat salinan atau fotokopi surat-surat berharga Anda seperti KTP, SIM, STNK, BPKB dan selalu Anda simpan dalam arsip jika sewaktu-waktu diperlukan, misalnya dalam kasus kehilangan STNK ini.

Namun, bagaimana jika STNK Anda sudah terlanjur hilang sementara Anda belum sempat membuat salinan atau fotokopinya? Dan bagaimana jika kendaraan bermotor Anda masih dalam status belum lunas alias masih kredit sehingga Anda belum memegang BPKB kendaraan tersebut? Tidak perlu risau karena ada jalan keluarnya.

Baca juga: Mengurus Perpanjangan SIM Yang Kadaluarsa

Cara Mengurus Pengganti STNK Hilang Tanpa Fotokopi STNK

Kantor Samsat

Bagi Anda yang tidak punya fotokopi STNK yang hilang dan/atau BPKB belum ada di tangan Anda, berikut ini solusinya:

1. Siapkan berkas persyaratan administrasi

Sama seperti pada proses mengurus STNK hilang yang telah diuraikan sebelumnya, jika Anda tidak punya fotokopi STNK maupun BPKB, Anda tetap harus terlebih dahulu mempersiapkan berkas kelengkapan sebagai persyaratan administratif sebagai berikut:

2. Mintalah fotokopi BPKB dan/atau surat pengantar dari dealer

Khusus bagi kendaraan bermotor yang masih berstatus kredit, maka BPKB yang dibawa untuk mengurus STNK hilang adalah berupa fotokopi beserta surat pengantar yang bisa diminta di dealer tempat Anda membeli kendaraan bermotor Anda.

3. Siapkan KTP asli dan fotokopinya

Data di Kartu Tanda Penduduk (KTP) harus sama dengan data yang tertera di STNK yang hilang.

4. Buat Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisian (Polsek atau Polres) setempat

Surat Keterangan Kehilangan harus dari kantor kepolisian terdekat dengan perkiraan lokasi hilangnya STNK.

5. Legalisir fotokopi BPKB dari dealer di kantor polisi

Sebelum membawa seluruh berkas kelengkapan ke kantor SAMSAT, Anda harus melegalisir fotokopi BPKB yang Anda peroleh dari dealer di kantor polisi. Caranya cukup datang ke bagian pengesahan di kantor polisi (Polres) dengan membawa fotokopi BPKB yang akan dilegalisir dan juga KTP sesuai dengan BPKB.

Anda Bingung Cari Kredit Mobil Terbaik? Kami punya solusinya! klik disini!

6. Datang ke kantor SAMSAT

Setelah semua berkas kelengkapan administratif siap, Anda tinggal datang ke kantor SAMSAT untuk membuat pengganti STNK Anda yang hilang. Prosedur untuk pembuatan pengganti STNK hilang jika Anda tidak punya fotokopi STNK dan/atau BPKB sama seperti prosedur yang telah dijelaskan di atas, namun ada baiknya diulangi lagi secara ringkas di sini. Silakan disimak kembali prosedur pembuatan STNK pengganti STNK hilang berikut ini:

  1. Cek fisik motor atau mobil, sekaligus gesek nomor rangka dan mesin.
  2. Mengisi formulir pendaftaran, kemudian menyerahkan formulir tersebut beserta berkas persyaratan lainnya ke bagian STNK hilang.
  3. Mengurus surat keterangan hilang dari SAMSAT (cek blokir)
  4. Surat keterangan hilang dari SAMSAT dan berkas kelengkapan dibawa dan diserahkan ke loket pembuatan STNK baru
  5. Membayar pajak kendaraan bermotor dan biaya pembuatan STNK baru di kasir sesuai dengan yang tertera di slip setoran pajak yang didapat dari loket pembuatan STNK baru. Jika sudah membayar, maka bebas pajak
  6. Menyerahkan bukti pembayaran dari kasir ke loket pengambilan STNK baru
  7. Tunggu panggilan untuk mengambil STNK baru sebagai pengganti STNK lama yang hilang

Baca juga: Rekor Penjualan Mobil 2 hari pecah di BCA Expo 2017!

Mudah Kan Cara Mengurusnya?

Jadi, jika Anda kehilangan STNK dan tidak menyimpan fotokopinya atau belum memegang BPKB kendaraan, penjelasan di atas bisa menjadi solusinya. Nah, masalah Anda pun sudah teratasi. STNK Anda yang hilang sudah diganti dengan STNK yang baru, dan Anda bisa dengan tenang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa khawatir ditilang, tentunya dengan selalu memerhatikan dan mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu-lintas di jalan raya. Tidak sulit kan mengurusnya?

======================================================================

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini , Like + Komentar + Share ya!

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Kunjungi KCP/KCU BCA terdekat di kota Anda 

click icon

 

Ini Spanduk Keselamatan Lalu Lintas Yang Bikin Ngakak – Semua Halaman

Pelanggaran lalu lintas sering terjadi walaupun sudah dipasang rambu lalu lintas.

Tak heran hal tersebut bisa memicu kecelakaan yang merugikan.

Untuk mengingatkan pengendara berbagai cara dilakukan oleh kepolisian.

Salah satunya dengan memasang spanduk di jalanan tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Bahkan ada juga kata-kata bernada lucu dan kreatif di spanduk buatan kepolisian ini.

Berikut beberapa spanduk dengan kata-kata yang kocak dari kepolisian.

Spanduk yang lucu dari Polres Brebes

twitter/sunda

Spanduk yang lucu dari Polres Brebes

Spanduk dari Polres Brebes ini mengingatkan pengendara agar tidak kecelakaan di daerah tersebut.

Hal itu dikarenakan jarak rumah sakit jauh dari tempat kecelakaan.

Spanduk keselamatan yang membawa nama Rossi

Spanduk keselamatan yang membawa nama Rossi

Spanduk tersebut memperingati pengendara untuk berhati-hati di tikungan tersebut karena Valentino Rossi saja bisa jatuh di tikungan itu.

Tentu ini hanya candaan.

Spanduk keselamatan

1cak

Spanduk keselamatan

Yang satu ini spanduk peringatan agar tidak menggunakan HP saat berkendara.

Spanduk dari Satlantas Abes

istimewa

Spanduk dari Satlantas Abes

Lagi-lagi nama Valentino Rossi digunakan untuk spanduk peringatan.

Mungkin ini agar masyarakat sadar bahwa pembalap yang jago seperti Rossi saja bisa jatuh, apalagi cuma pengendara biasa.

===========================================================

Baca Juga:
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|Like + Komentar + Share ya!

 

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Polisi Akan Datangi Rumah Warga yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

Polisi Akan Datangi Rumah Warga yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

MOTOR Plus-online.com – Buat yang masih punya tunggakan pembayaran pajakkendaraan segera dilunasi bri.

Kepolisian mulai bergerak jemput bola untuk para penunggak PajakKendaraan (PKB).

Polda Metro Jaya akan datang ke rumah pemilik kendaraan bermotor yang enggak bayar PKB.

Periode 20 November-20 Desember 2017 diberlakukan bebas sanksi administrasi atau dendapajakkendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

Seiring dengan itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya akan melakukan razia.

Razia Polda Metro Jaya enggak berhenti sampai razia di jalan raya.

Dijelaskan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, cara seperti itu dilakukan agar pemilik kendaraan yang punya tunggakan pajak menjadi lebih sadar.

“Kita akan diskusikan targetnya untuk yang kita datangkan langsung ke rumahnya. Daftar hingga alamatnya lengkap jadi bisa dengan mudah kita datangi,” ujar Halim yang dikutip dari Kompas Otomotif.

Sebagai contoh, ketika razia pajak kendaraan beberapa waktu lalu, Samsat Jakarta Barat ikut mendatangi rumah para wajib pajak yang menunggak.

Selain BPRD dan kepolisian, diikut sertakan juga Jasa Raharja dan Bank DKI.

Biasanya, kendaraan yang dirazia dengan sistem door to door ini, punya nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) Rp 1 miliar-Rp 2 miliar ke atas.

“Mungkin fokusnya akan sama seperti waktu itu, selebihnya kita lakukan di jalanan. Kita masih koordinasikan dulu dengan beberapa pihak terkait,” kata Halim.

Artikel Asli

Pola Pikir Jaringan dan Kemacetan Lalu Lintas

Pola Pikir Jaringan dan Kemacetan Lalu Lintas

Tak jarang kita menemukan jalan-jalan tol Jakarta yang macet pada jam-jam tertentu, sementara arus lalu lintas di ruas lainnya relatif lancar. Sebaliknya, dalam waktu-waktu tertentu pula, jalan yang semula macet itu berada dalam keadaan sepi atau lengang.

Kondisi ini juga berlaku di jalan-jalan non-tol.

Pada momen lain, jalanan yang macet pada waktu tertentu itu akan terurai ketika ada petugas yang berjaga dan mengatur arus di titik-titik simpulnya.

Dalam hal ini, tentunya saya tidak bermaksud  mengatakan bahwa persoalan kemacetan bisa diatasi hanya lewat pengaturan dan penegakan hukum semata. Namun, kesimpulan sederhana yang bisa ditarik dari dua ilustrasi di atas adalah sesungguhnya jalan tol dan non-tol masih memiliki kapasitas ruang memadai agar kemacetan tidak terjadi.

Dengan kata lain, dua kasus di atas menunjukkan bahwa masalah kemacetan bukan sekadar soal daya tampung jalan yang tidak memadai.

Namun, mengapa upaya pemerintah untuk mengurai kemacetan justru lebih terfokus pada masalah daya tampung jalan?

Upaya-upaya itu lebih sering berkutat pada masalah terobosan penambahan kapasitas jalan, baik dengan membuat jalan baru atau menambah kapasitas jalan lama – secara horizontal maupun vertikal.

Atau, contoh lainnya, pengurangan jumlah atau volume kendaraan, misalnya dengan pengaturan genap-ganjil, batasan jam (3 in 1), atau larangan terhadap jenis kendaraan tertentu seperti becak.

Selain itu, juga dilakukan penataan ulang ruang kota lewat pembagian ruang-ruang aktivitas sosial seperti area bisnis, perkantoran, hiburan/rekreasi, pemukiman dll – dikelompok-kelompokan, agar lebih mudah mengatur arus lalu-lintas, sehingga mampu mengendalikan kepadatan volume kendaraan.

Kedua upaya di atas, pada kondisi tertentu dan dalam jangka pendek, memang relatif efektif untuk mengurai kemacetan.

Hanya saja, seiring dengan upaya mengatasi kemacetan itu,  secara bersamaan ruang-ruang bisnis, kantor, hunian, rekreasi juga bertumbuh secara luas biasa, baik  horizontal maupun vertikal. Demikian pula dengan jumlah produksi kendaraan serta pertumbuhan penduduk yang dipengaruhi kelahiran dan migrasi.

Tentu pertumbuhan-pertumbuhan itu tidak bisa dicegah dan kemudian melampaui pertumbuhan ruang atau kapasitas jalan. Pada akhirnya, pertumbuhan ruang jalan lalu-lintas tidak sebanding dengan tingkat pertumbuhan semua itu, tidak mampu mengejarnya  karena keterbatasan ruang atau lahan dan biaya yang tersedia.

Namun, perlu diingat bahwa semua aktivitas sosial, termasuk berlalu-lintas, selalu terkait “ruang dan waktu”.

Selama ini kita lebih berkutat pada masalah “ruang” sehingga upaya mengurai  kemacetan lalu-lintas selalu hanya terfokus pada penyiasatan ruang, entah itu  penambahan atau pengaturan ruang, baik itu jalan atau ruang aktivitas sosial lainnya.

Demikian juga dengan pengaturan tentang jaringan atau keterhubungan semua titik simpul baik itu area kegiatan, titik-titik simpul jalan, jalan penghubung antar titik-titik simpul tsb, dan arus dari titik yang satu menuju titik yang lain, sebagai satu kesatuan yang utuh agar masing-masing jalur tidak dialiri muatan yang melebihi kapasitasnya.

Ini semua memperlihatkan bahwa perhatian kita masih tetap terfokus pada persoalan ruang, dan hanya sedikit  yang terfokus pada waktu. Sejauh ini, soal waktu hanyadikaitkan  sebatas kelancaran atau waktu tempuh.

Persoalan waktu itu belum dikaji seluas dan sedalam seperti saat   mengupas persoalan ruang atau koneksitas antar-ruang.

Atau, lebih tepatnya, kita hanya menyiasati ruang dan waktu di jaringan jalan, tetapi tidak atau belum menyiasati waktu untuk ruang-ruang selain jalan raya.

Ini sesungguhnya suatu ironi. Di saat era digital memunculkan sifat kesegeraan dan keserempakan, lalu-lintas justru membuat kita menjadi susah karena kemacetan yang semakin padat dan tak terkendali.

Kita mungkin bisa bercermin pada layanan publik satu-pintu atau layanan online seperti e-banking, toko online, taxi online, travel online. Layanan-layanan ini bisa membuat kendala ruang dan waktu tak jadi masalah.

Mereka membuat hidup kita menjadi serba mudah, cepat dan efisien. Tak hanya itu, mereka sebenarnya juga ikut mengurangi kemacetan lalu-lintas.

Ini yang belum terpikirkan kita dalam persoalan kemacetan. Seberapa besar sumbangsih layanan-layanan online ini dalam mengurangi kemacetan.

Tentu diperlukan adanya kajian lebih lanjut., tapi yang pasti mereka telah berhasil memampatkan ruang dan waktu.

Catatan untuk Aplikasi Online

Satu hal yang perlu diingat juga, aplikasi online tidak selalu menguntungkan atau memudahkan hidup . Perlu dipahami terlebih dahulu untuk bisa menggunakan atau memanfaatkannya secara bijak.

Misalnya saja aplikasi seperti Google Map atau Waze. Kita bisa memilih jalan-jalan yang bisa membuat lebih cepat sampai ke tujuan berdasarkan arahan aplikasi online, bisa melihat jalan-jalan yang macet dan tidak macet.

Hanya saja, aplikasi onlinepun belum banyak menolong untuk menghilangkan kemacetan.

Alasannya adalah, ketika mengetahui ada kemacetan di sepanjang rute perjalanan kita, maka kita bisa menghindari dengan memilih rute yang ditawarkan oleh aplikasi online tersebut.

Namun, pada saat kita bergerak menuju jalan-jalan yang dianjurkan, secara bersamaan pula beberapa pengendara lain – yang secara kebetulan menghindari kemacetan di area tertentu atau area yang sama tadi – menempuh jalan alternatif yang sama pula.

Akibatnya, dalam perjalanan, volume kendaraan di jalur alternatif ini pun padat dan terus meningkat.

Kita lupa bahwa salah satu karakter utama dari dunia online adalah “kesegeraan dan keserempakan”, menyebabkan pengendara berbondong-bondong pula menggunakan rute yang disarankan  Google Map atau Waze tadi.

Ini seperti yang diungkapkan oleh peraih nobel 2017, Richard Thalet sang pakar Behavioral Economics, bahwa kita sering berpikir irasional, yang disebutnya Herd Thinking.

Bila ada salah satu pengendara belok kiri (keluar dari jalan yang macet), maka berbondong-bondonglah pengendara yang lain ikut belok ke kiri. Ibarat sebuah buku, yang dilabel best seller, maka jumlah penjualan akan terus melonjak. Jadi, fasilitas digital Ini, juga memberikan sumbangan terhadap cepat menularnya penyakit “latah”, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan.

Memang, tekonologi informasi dan komunikasi di era digital ini, kadang bisa menguntungkan, tetapi bisa juga merugikan. Semua tergantung cara kita memahami dan bijak menyikapinya.

Dalam hal ini, kita memang masih perlu melek digital – literasi digital.

Kembali pada persoalan mengatasi kemacetan lalu-lintas. Berdasarkan uraian di atas, terlihat bahwa upaya  selama ini lebih terfokus pada persoalan “ruang” – tentang menyiasati ruang (jalan) yang terbatas dan koneksitas antar ruang-ruang aktivitas, tetapi belum memberikan banyak perhatian pada persoalan “waktu” – yaitu, bagaimana kita menyiasati waktu.

Sudah saatnya kita mempertanyakan kenapa kita harus berbondong-bondong ke kantor pada jam 08.00 – 17.00, atau kenapa anak-anak belajar di sekolah ramai-ramai pada jam 07.00 – 13.00.

Mari kita berikan perhatian kita untuk menyiasati “waktu”, sebab semua aktivitas manusia selalu berada pada “ruang dan waktu”.

Kita terkoneksi tidak hanya berdasarkan ruang, tetapi juga oleh waktu.

(vws)

Artikel Asli

Pertama di Indonesia, Driving Simulator Hino Seharga Rp 700 Juta

Pertama di Indonesia, Driving Simulator Hino Seharga Rp 700 Juta

TANGERANG (DP) — PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengklaim, menjadi merek kendaraan komersial pertama yang memiliki fasilitas driving simulator di Indonesia.

Simulator yang harganya Rp 700 juta ini dihadirkan sebagai fasilitas pelatihan bagi para pengemudi dari customer Hino, sekaligus sebagai salah satu aktivitas total support Hino terhadap konsumennya.

Dengan adanya simulator mengemudi ini diharapkan para pengemudi truk dan bus, dapat dilatih mengenai keselamatan berkendara dan efisiensi dalam berkendara, yang tentunya nanti membuat pengemudi lebih mahir dalam berkendara.

Ke depannya pengemudi dapat berkendara lebih aman, dan dapat mengurangi angka kecelakaan. Karena pentingnya peran simulator tersebut, sehingga alat ini masuk dalam kurikulum pelatihan yang PT HMSI berikan kepada setiap konsumen, yang datang ke Pusat Purna Jual dan Pelatihan HMSI untuk melakukan training.

“Truk simulator ini sebagai fasilitas edukasi untuk keselamatan berkendara, dan ini sebagai bentuk dukungan Hino terhadap kampanye keselamatan di jalan yang sedang giat dilakukan pemerintah. Di mana sebagai APM kami ingin ikut berpartisipasi dalam menjaga keselamatan pengemudi-pengemudi truk Hino,” ungkap Irwan Supriyono, Senior Executive Officer After Sales HSMI.

Uniknya, simulator mengemudi ini dibuat dengan kabin dan tampilan yang sama dengan truk Hino sesungguhnya, dengan dilengkapi layar monitor yang akan menampilkan simulasi berkendara selama kurang lebih 10 menit, lengkap dengan berbagai variasi kondisi jalan dan rintangan.[dp/Hml]

Cara Mudah Hitung Biaya Pajak Kendaraan di STNK

Cara Mudah Hitung Biaya Pajak Kendaraan di STNK

Biaya Pajak Kendaraan di STNK

 

Otosia.com – Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah surat penting sebagai bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Namun, masih banyak orang yang bingung menghitung berapa besar pajak kendaraan yang mereka miliki. Besaran pajak biasanya baru diketahui saat pembuatan atau perpanjangan STNK baru.

Kini, pemilik kendaraan bisa dengan mudah langsung menghitung pajak kendaraan yang harus ditanggungnya. Sehingga saat datang ke Kantor Samsat, pemilik kendaraan sudah mempersiapkan uang yang harus dibayarkan.

Dilansir dari akun resmi facebook Divisi Humas Polri, berikut cara penghitungan pajak kendaraan:

1. Bea Balik Nama kendaraan bermotor (BBN KB)
Besarnya 10 persen dari harga motor atau mobil baru. Sedangkan untuk motor dan mobil bekas, besarannya 2/3 pajak (PKB)-nya.

2. Pajak kendaraan bermotor (PKB)
Besarnya 1,5 persen dari nilai jual motor atau mobil. Pajak ini sifatnya menurun tiap tahunnya berdasarkan penyusutan nilai jual motor atau mobil.

Baca juga: Rekor Penjualan Mobil 2 hari pecah di BCA Expo 2017!

3. Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ)
Sumbangan ini dikelola oleh jasa raharja. Untuk motor besarannya Rp35 ribu, sedangkan mobil Rp143 ribu.

4. Biaya Administrasi STNK
Untuk motor biayanya Rp100 ribu, sedangkan mobil Rp200 ribu.

5. Biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan (TNKB)
Untuk motor atau mobil baru, tidak dikenakan biaya. Namun apalbila ganti plat nomor (5 tahun sekali) atau balik nama, baru dikenakan biaya administrasi. Untuk motor Rp60 ribu, sedangkan mobil Rp100 ribu.

6. Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka akan dikenai denda PKB dan denda SWDKLLJ.

Perhitungan Denda PKB : 25 persen per tahun
Terlambat 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12
Terlambat 6 bulan = PKB x 25 persen x 6/12

Artikel Asli

 

========================================================================

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|Like + Komentar + Share ya!

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore