Sudah Paham Deh. Jenis Rem Tangan Itu Dan Fungsinya

Sudah Paham Deh. Jenis Rem Tangan Itu Dan Fungsinya

Rem parkir juga bisa bermasalah

Otomotifnet.com – Rem parkir atau parking brake merupakan salah satu perangkat rem di mobil.

Rem parkir sering kali juga disebut rem tangan atau hand brake karena cara pengoperasian rem ini umumnya dengan tangan.

Rem parkir berdasar cara pengoperasiannya ada tiga, yaitu model tarik, angkat dan injak.

Rem parkir model tarik contohnya terdapat di Datsun GO dan Toyota Kijang serta Isuzu Panther lawas (1980-1990-an).

Kalau rem parkir model tarik banyak sekali penggunanya seperti Suzuki Ertiga, Honda Jazz, dan Toyota Rush.

Rem parkir model injak umum terdapat di mobil produksi Mercedes-Benz.

Namun, kini beberapa mobil modern sudah menggunakan rem parkir elektrik yang pengoperasiannya dengan menekan tombol.

Rem parkir menggunakan sistem mekanikal untuk memfungsikan kedua rem belakang.

Sistem rem parkir paling dasar menggunakan kabel baja untuk mengendalikan rem belakang.

Kabel baja ini menghubungkan tuas atau pedal rem tangan di kabin dengan rem belakang.

Nah, kalau rem parkir elektrik menggunakan komputer dan motor listrik untuk mengoperasikan rem di roda belakang.

READ SOURCE

============================================================================

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik :  (Info Viral dan Trend saat ini)
Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional Kami klik |===>disini <====|

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

Tips Berkendara Aman di Musim Hujan Ala Chevrolet

Berkendara saat hujan. Ilustrasi

Keselamatan menjadi tanggung jawab setiap pengguna jalan. Kewaspadaan, dan perhatian para pengguna jalan perlu dijaga untuk mendukung terciptanya keamanan, serta kenyamanan saat bepergian.

Belakangan ini, perubahan cuaca dan peningkatan curah hujan semakin sering terjadi. Hal ini mendorong Chevrolet untuk kembali menghadirkan beberapa panduan dalam meningkatkan keamanan di perjalanan, baik saat menjalankan aktivitas sehari-hari, maupun bepergian bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Yuniadi Haksono Hartono, External Affairs & Communications Director GM Indonesia mengatakan, Chevrolet selalu berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan di manapun, kapanpun, dan oleh siapapun. Berkendara saat musim hujan memerlukan perhatian yang lebih khususnya dalam kesiapan kendaraan dalam melewati jalanan licin dan banjir.

“Kami menyarankan memeriksa kendaraan untuk memastikan mobil dalam keadaan aman saat dipakai di musim hujan. Kami juga mengajak seluruh pengguna Chevrolet untuk memeriksa kendaraannya di bengkel resmi kami, ujar Yuniadi Haksono Hartono, dalam keterangan rilisnya kepada Republika.

Berikut adalah beberapa tips berkendara dengan aman, terutama saat musim hujan:

1. Melakukan standar check-up pada kendaraan Anda, termasuk wiper, tekanan ban, oli, mesin, baterai dan lampu. Pengisian bahan bakar dalam kondisi penuh sangat diperlukan sebelum Anda bepergian jauh. Pemilik The All-New Chevrolet Colorado, Trailblazer, Captiva, dan Trax dapat dengan mudah mengetahui tekanan ban yang tersedia di dashboard.

2. Rencanakan rute Anda sebelum bepergian, terlebih saat Anda menuju daerah yang jarang atau belum pernah dikunjungi. Perasaan tersesat akan menimbulkan kebingungan, dan menganggu konsentrasi. Terlebih lagi, potensi cuaca dan jarak pandang yang buruk membutuhkan kemampuan mengemudi ekstra hati-hati. Fitur MyLink di kendaraan The All-New Chevrolet, dapat juga digunakan untuk screen mirroring, dan memindahkan tampilan peta digital demi kenyamanan ekstra.

3. Gunakan gigi rendah ketika menghadapi jalan menanjak atau turunan yang curam dan licin. Menggunakan gigi rendah memudahkan mesin untuk melakukan pengereman sebelum mencapai tikungan curam, dan membantu Anda mengontrol kecepatan kendaraan, serta membuat rem Anda bertahan lebih lama.

4. Pastikan kendaraan Anda pada kondisi yang baik, terutama pada bagian mesin. Dalam kondisi jalan yang berbukit, mobil dengan torsi besar akan lebih andal dalam menaklukan medan. Pilihan SUV Chevrolet memiliki mesin yang mumpuni di kelasnya, dengan kekuatan yang tepat untuk pengalaman berkendara yang nyaman.

5. Latih kesabaran. Walaupun saat ini bukan puncak musim liburan, pengemudi harus dapat mengantisipasi terjadinya kemacetan. Hindari menyusul kendaraan lain ketika Anda tidak bisa melihat jalanan di depan Anda, seperti pada tikungan, jembatan, bukit, dan lereng gunung.

6. Teknologi yang mendukung, seperti Lane Departure Warning, Forward Coallision Alert, Panic Brake Assist, Electronic Stability Control, dan Anti-Rolling Protection akan membuat pengemudi tetap tenang dalam perjalanan. Beberapa kendaraan Chevrolet juga dilengkapi beberapa teknologi mendukung untuk meningkatkan keamanan dalam perjalanan ke pegunungan, seperti Hill Descent Control (HDC) dan Hill Start Assist.

 

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
– KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
– INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
– Mau Beli Chevrolet Trax baru dengan cicilan Keren – KKB BCA
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^

Fokus dan Waspada Jadi Kunci Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Fokus dan Waspada Jadi Kunci Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

Kepolisian mencatat sejumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya didominasi pengendara di kalangan remaja dan usia produktif.

Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korps Lalu Lintas Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Aldo Siahaan mengatakan, sedikitnya ada 10 poin di balik penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik pengendara roda empat maupun dua.

“Pertama, pengemudi tidak fokus di jalan. Berkendara sambil kirim SMS, makan, dan minum. Mereka sudah tahu hal itu berbahaya, tapi tetap dilakukan,” kata Aldo saat ditemui di Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Kedua, menurutnya kecepatan saat memacu kendaraan menjadi penyebabnya. Ia mengungkapkan, remaja kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Padahal, semakin cepat laju kendaraan maka semakin sulit pula untuk dikontrol.

“Ketiga, pengemudi kerap ceroboh dan berpindah jalur seenaknya. Dari kiri ke kanan, atau sebaliknya sehingga membuat pengendara di belakang bingung,” ungkapnya.

Alasan keempat yakni kebiasaan menerobos dan tak menghiraukan lampu lalu lintas. Ia tak memungkiri jika saat ini masih banyak pengendara yang kedapatan menerobos lampu lalu lintas.

Sementara alasa kelima yakni pengemudi remaja kerap masih labil dan tidak bisa mengendalikan emosi. “Pengemudi remaja biasanya masih labil. Bahkan kadang ketika sedang galau, mereka malah mengemudi,” ucapnya.

Padahal, mengemudi membutuhkan fokus terhadap lingkungan yang terjadi di sekeliling. Alasan keenam menurutnya yakni kebiasaan nekat melawan arus.

Jika pengemudi menyadarinya, resiko yang ditimbulkan akibat melawan arus bisa berdampak kepada pengemudi lain. Alasan berikutnya yakni pengemudi suka berbelok sembarang tanpa menghiraukan arah depan dan belakang serta tidak menyalakan lampu sein.

Alasan yang paling berbahaya, Aldo mengungkap, pengemudi remaja juga kerap mengemudi di bawah pengaruh minuman keras.

Selain kesembilan faktor di atas, Aldo mengungkapkan saat ini remaja juga kerap melakukan aksi kebut-kebutan hingga memicu kecelakaan.

“Aksi balap liar, kebut-kebutan tanpa helm dan perlengkapan keamanan lain supaya dibilang hebat,” pungkasnya.

Poin terakhir menurutnya masih banyak pengendara yang memodifikasi kendaraan secara berlebihan, tanpa memedulikan faktor keselamatan.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan beberapa fakta yang kerap diabaikan pengemudi ketika sedang berkendara. Pengendara seketika menjadi patuh terhadap peraturan hanya ketika berpapasan dengan petugas kepolisian.

“Faktanya, penggunaan sabuk pengaman untuk mengurangi resiko cedera hingga 61 persen. Sementara penggunaan helm bisa mengurangi resiko hingga 45 persen,” imbuhnya.

Aldo menghimbau meski pengendara sudah berkonsentrasi saat berkendara, disarankan sebaiknya tetap waspada terhadap kondisi di sekitar. Mengingat, kecelakaan juga bisa disebabkan karena kelalaian pengendara lain.

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
Mau Beli Toyota Agya dengan Kredit KKB BCA?
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^

Jangan Salah, Begini Cara Memegang Setir yang Benar

Jangan Salah, Begini Cara Memegang Setir yang Benar

Jakarta– Memegang setir dengan baik dan benar merupakan salah satu hal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat sedang mengendarai kendaraan. Mungkin banyak pengendara yang menyepelekan dari cara memegang setir ternyata bisa berpengaruh terhadap kecelakaan.

Pengendara yang memegang setir sesuai dengan petunjuk yang benar lebih sedikit mengalami kecelakaan dan mobil juga lebih efisien. Bukan hanya memegang setir dengan benar saja namun juga postur dan posisi badan juga harus benar. Berikut tips cara memegang setir dengan benar yang detikOto kutip dari Driving-tests.org, Sabtu (30/9/2017).

1. Setelah duduk di dalam mobil, cari posisi yang paling nyaman. Cari semua setingan di kursi mulai dari headrest, kursi, kaca spion disesuaikan dengan ketinggian, dan juga menyesuaikan ketinggian setir.

Setelah merasa benar-benar nyaman pastikan juga anda bisa melihat spion samping kanan kiri dan spion tengah bisa melihat pandangan di belakang untuk menghindari black spot.

2. Teknik memegang setir yang benar disarankan adalah seperti arah jam 9 dan jam 3. Posisi tangan kiri berada di arah jam 9 sementara tangan kanan di arah jam 3. Posisi tersebut dianggap yang paling fleksibel dibanding posisi arah jam 10 dan jam 2.

Posisi jam 10 dan jam 2 tak lagi disarankan karena bisa berbahaya bagi pengendara yang memiliki setir mobil berukuran kecil dilengkapi dengan airbag. Posisi jam 9 dan jam 3 menjaga tangan si pengendara agar tetap pada posisi yang benar dan mudah untuk mengendalikan setir.

3. Saat sedang menyetir, pastikan kedua tangan tetap pada posisi memegang setir ya Otolovers!Itu agar lebih aman saat memutar setir ketika ingin berbelok dan juga memutar balik. Contohnya saat ingin berbelok ke kanan anda sebaiknya mengoper setir searah jarum jam ke kanan bukan memutar tangan kiri kemudian dilanjutkan tangan kanan dan seterusnya.

Berbelok dengan menggunakan satu tangan juga sangat tidak sarankan. Metode dorong dan tarik merupakan yang paling disarankan.

Posisi tangan di setir sangat penting untuk keamanan saat anda berkendara. Ingat posisi tangan di arah jam 9 dan jam 3. Juga jangan menyetir dengan sebelah tangan, sentuhan jari, atau lebih parah menggunakan lutut. Saat berbelok pakai metode dorong dan tarik.

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB
Mau Beli Mobil Baru Honda HRV via KKB BCA?

Artikel Asli

Cara Jitu Biar Rem Mobil Nggak Kekunci Sehabis Dicuci

Selain biar bersih dan penampilannya kelihatan kece, nyuci mobil juga penting buat mencegah menumpuknya kotoran di bagian-bagian mobil penyebab karat dan kerusakan. Tapi, gimana kalau niat bikin mobil kinclong, malah kena apes gara-gara remnya kekunci sehabis dicuci?

Ya, masalah kayak gini ternyata memang bisa kejadian. Soalnya, kanvas rem terutama yang menempel pada piringan cakram, memang rentan lengket kalau dibiarkan basah sampai mengering saat roda tidak berputar atau mobil nggak dijalankan.

Biar kejadian kayak gini nggak menimpa mobil lo, ada trik yang bisa lo lakuin yaitu jalankan mobil maju mundur beberapa kali sambil sesekali menginjak rem sehabis dicuci. Cara ini bisa menguras kandungan air pada kavas rem dan membuat permukaan cakram tetap kering.

Selain ngelakuin trik di atas, lo juga harus rajin membersihkan kanvas rem biar nggak ada endapan kotoran yang bikin fungsi rem jadi terhambat.

 

Baca Juga:
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Artikel Asli