Ini Cara Mitsubishi Atasi Inden Xpander yang Membludak

Tangerang-Mitsubishi Indonesia cukup kewalahan untuk mengirimkan Xpander yang cukup membludak. Untuk itu, Mitsubishi akan terus menggenjot produksi Xpander.

Dari target awal lima ribu unit per bulan, Mitsubishi sudah meningkatkan kapasitas produksinya menjadi sekitar delapan ribu unit per bulan. Hal tersebut dikatakan Director of Sales & Marketing Division PT PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro, sebagai salah satu cara Mitsubishi mempercepat inden MPV buatan Bekasi itu.

“Itu jelas bahwa kita terus berusaha untuk meningkatkan produksi untuk mempercepat inden. Dan sejauh ini kami juga sudah cukup signifikan untuk mengirim ke konsumen dan inden waktunya juga sudah mulai lebih cepat, kira-kira seperti itu,” ujarnya kepada wartawan di Cikupa, Tangerang, Senin (26/3/2018).

Lanjut Irwan menerangkan, untuk pengiriman sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah, sebab memang sudah ada prosesnya. Jadi konsumen tidak perlu khawatir terkait inden. “Kalau pengiriman sebenarnya relatively begitu unit ready dari pabrik, pasti kita juga diskusikan sesuai dengan rencana pengiriman dan juga inden sistemnya. Jadi sebetulnya selama itu ready output dari produksi langsung didistribusikan,” lanjutnya.

Baca juga: Laku Keras, Segini Jumlah Penjualan Mitsubishi Xpander

Irwan mengatakan Mitsubishi ingin menjadikan Xpander ini sebagai model dengan penjualan yang lama. “Target kita bukan sukses di awal seperti yang tadi saya sampaikan, kita mau jadikan (Xpander) sebagai long sales model, tahun ini kita mulai optimalkan sales dan tak kalah penting aftersales-nya,” tutur Irwan.

“Justru usaha kita semakin keras, karena sukses di awal tidak cukup, kita harus kerja lebih keras,” tambahnya.

Sumber

==========================================================

Informasi Lowongan Pekerjaan sebagai Marketing KKB BCA:

Klik disini ==> CMO KKB BCA di JAKARTA PUSAT

 

Konsultasikan pembelian Mobil impian Anda bersama konsultan profesional

Klik kami disini !

 

1200x630bb

click, finger, one icon

Jika Anda berminat untuk di follow up lebih lanjut oleh tim marketing kami.

Dalam waktu maksimal 3 x 24 Jam, Tim kami akan menghubungi Anda.

Silahkan klik Tombol dibawah ini

images

Terima kasih atas kunjungan Anda pada situs Kredit Keren Banget.
Kami sangat menghargai komentar atau saran Anda agar kami dapat memberikan pelayanan terbaik. Bila berkenan like Fanspage Facebook Kredit Keren Banget

KKB Regional X
WTC Mangga Dua
Lt. 3 (Di atas KCP BCA Mangga Dua)

Jl. Mangga Dua Raya, RW.5, Mangga Dua Sel., Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730, Indonesia
021-6126962
Hari Kerja: Senin – Jumat
Jam 9 Pagi s/d 5 Sore

WhatsApp Image 2018-03-16 at 14.23.34

Setelah Bekasi, Jalan Tol Tangerang-Merak Bakal Gunakan Aspal dari Limbah Plastik

\Setelah Bekasi, Jalan Tol Tangerang-Merak Bakal Gunakan Aspal dari Limbah Plastik

JAKARTA – Pemerintah telah menerapkan pembangunan jalan dengan komponen bahan aspal dicampur limbah plastik di Bekasi, Jawa Barat. Sebelumnya, jalan dengan komponen yang sama juga telah diaplikasikan di Universitas Udayana, Bali, sepanjang 700 meter.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya berencana menerapkan hal yang sama di beberapa kota besar di Indonesia. Adapun kota-kota yang dimaksud adalah seperti Medan, Surabaya, Makasar hingga Jakarta.

Khusus untuk wilayah Jakarta, nantinya pemerintah akan menggunakan sampah plastik untuk aspal jalan di beberapa titik tol yang ada di Jakarta. Salah satunya adalah jalan tol yang menghubungkan Tangerang menuju Merak.

“Kalau di Jakarta, Tol Tangerang-Merak kita coba. Jadi terus kita lakukan sosialisasi untuk terus dibangun,” ujarnya saat ditemui di Bekasi, Sabtu (16/9).

Selain kota-kota besar lanjut Basuki, pemerintah akan memanfaatkan sampah untuk digunakan dalam pembangunan jalan di seluruh pelosok Indonesia. Namun hal tersebut dibutuhkan waktu yang tidak sebentar karena dibutuhkan alat pencacah plastik yang lebih besar dan banyak.

“Makanya saya mau beli alat pencacah dari SMK untuk mencacah sampah plastik itu, karena kebutuhan kita kan besar,” jelasnya.

Baca juga:

KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
INFO MARKETING KKB

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Pusat Litbang Jalan dan Jembatan Deded P. Syamsudin mengatakan kualitas dari bahan campuran antara aspal dan sampah plastik yang sangat baik. Bahkan kualitas dari jalannya juga tak kalah baik dengan komponen yang sama di negara lain.

“Miriplah. Pokoknya intinya, plastik itu sifatnya modifier. Modifikasi meningkatkan kinerja aspal,” jelasnya.

Artikel Asli