Tokyo Motor Show 2017 Dikunjungi 771 Ribu Orang

Pameran otomotif Tokyo Motor Show ke-45 telah berakhir. Dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu, 8 November 2017, pameran otomotif yang berlansung di Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 27 Oktober – 5 November 2017, disebutkan dikunjungi sebanyak 771.200 pengunjung dari seluruh dunia.

Hasil survey yang dilakukan di tempat selama acara berlangsung menunjukkan sebanyak 75,9 persen dari pengunjung adalah pria dan 24,1 persen adalah wanita. Jika dibandingkan kegiatan serupa dua tahun sebelumnya, pengunjung pria mencapai 82,3 persen dan wanita 17,7 persen tahun 2015.

Baca: Beli Kendaraan di BCA Expo 2017

Berdasarkan umur, sebanyak 7,1 persen (4,2 persen 2015) berada di kelompok usia 15-19 tahun, 20,6 persen (18 persen 2015) berada di kisaran usia 20an, dan 23,6 persen (20 persen 2015) di kisaran usia 30an.

1.jpeg
Ratusan pengemar Tomica memadati booth untuk mendapatkan diecast di Tokyo Motor Show. Sumber: bisnis.com

Secara keseluruhan, 1 dari 4 pengunjung adalah wanita, dan sebanyak 51,3 persen dari mereka berada di kelompok usia 15 dan 39 tahun. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan di antara pengunjung wanita dan anak muda.

Tokyo Connected Lab memperlihatkan mobilitas masa depan yang akan menghubungkan pengendara, kendaraan, jalan, dan infrastruktur. Acara khusus Tokyo Connected Lab 2017 meliputi tiga program dengan partisipasi interaktif dan diskusi.

Di dalam program “THE FUTURE”, pengunjung merasakan mobilitas Tokyo di masa depan dalam area berbentuk dome dengan kapasitas 300 pengunjung. Pengunjung juga melihat proyeksi visual 360 derajat untuk merefleksikan pesan dari 28.000 peserta yang memberikan masukan melalui aplikasi resmi tentang bagaimana harapan mereka untuk mobilitas Tokyo di masa depan.

2

Mobil Nissan Concept 2020 Vision Gran Turismo yang dipamerkan dalam acara Tokyo Motor Show. Sayap belakang pada Nissan Concept 2020 dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai kecepatan pada 300 km/jam (186 mph). AFP PHOTO / KAZUHIRO NOGI

Program test drive dan test ride diselenggarakan di sekitar area Tokyo Waterfront City yang berdekatan dengan lokasi Tokyo Motor Show (Center Promenade, Odaiba Special Event venue, dan MEGA WEB Ride-One).

Tokyo Motor Show juga menawarkan program test drive dan test ride yang lebih bervariasi, termasuk test drive dan test ride di mobil penumpang, mobil komersial, dan sepeda motor, serta transportasi dan kendaraan mobilitas pribadi yang mengusung teknologi generasi terbaru. Sebanyak 5.000 pengunjung menikmati program-program ini.

Tokyo Motor Show ke-46 akan diselenggarakan pada musim gugur 2019 di Tokyo Big Sight, namun akan diperluas hingga lokasi lain, contohnya Tokyo Waterfront City. Sementara itu, acara spesial yang dipersiapkan untuk musim gugur 2019 akan menarik perhatian publik yang lebih besar, selain para penggemar mobil dan sepeda motor.

Artikel Asli

8 Mobil Konsep Pilihan di Tokyo Motor Show 2017

TOKYO – Dipilih delapan mobil konsep terbaik di Tokyo Motor Show (TMS) 2017 yang masing-masing memiliki ide atau karakter kuat pabrikan-pabrikan otomotif Jepang dalam menatap masa depan.

Penulis hadir di TMS 2017 (Sabtu, 4 November 2017) sehari sebelum salah satu pameran barometer industri otomotif dunia ini ditutup. Salah satu yang menarik perhatian adalah keberadaan beberapa mobil konsep menjadi representasi pabrikan dunia dalam menyikapi perkembangan otomotif dunia terutama trend masa depan.

Terdapat tujuh mobil konsep yang menyita perhatian pada TMS 2017. Masing-masing membawa ciri khas dan keunggulan dari masing-masing pabrikan.

Yang menarik tentunya datang dari Mazda. Dua kendaraan konsepnya tampil sangat memikat para pengjunjung pameran termasuk Mobil123.com yang juga menyaksikan langsung di Tokyo Big Sight, Tokyo Jepang pada hari terakhir pameran.

Baca Juga: Beli Kendaraan di BCA Expo 2017 – Tgl 11 & 12 November 2017 @ICE BSD

Berikut ulasan singkat dari mobil-mobil konsep di TMS 2017 pilihan

Yamaha Cross Hub

Yamaha Cross Hub
Anda mungkin biasa melihat produk Yamaha dalam bentuk sepedamotor, wajar jika sedikit heran bila melihat pabrikan berlogo garputala ini membuat mobil. Di TMS 2017, kali ini memamerkan Yamaha Cross Hub, pick-up modern cerminan mobil masa depan yang funky dan multi guna.

Ini sepertinya sebuah kelanjutan dari Yamaha untuk membuat mobil setelah sebelumnya menampilkan Yamaha Sport Ride dengan model sportscar.

Tampilan eksterior ditunjang bagian interior yang memiliki konfigurasi penumpang dengan formasi berlian. Di mana posisi jok pengemudi berada di tengah, diapit jok kiri dan kanan belakang plus satu jok sejajar paling belakang.

Untuk kapasitas angkut, Yamaha Hub Concept yang memiliki ukuran setara Toyota RAV4 atau Honda CR-V ini memiliki bak cukup besar. Jika Anda penggemar olahraga outdoor atau ekstrim, bisa memanfaatkannya untuk membawa sebuat motor trail atau ATV.

Mazda Vision Coupe

Mazda Vision Coupe
Sedan Coupe 4 pintu yang nampang di booth Mazda ini boleh dibilang sebagai salah satu magnet pameran. Tampilannya yang proporsonal untuk sebuah coupe, memadukan garis-garis tegas dengan lekuk minimalis plus laburan warna melenial terlihat sangat menggoda.

Mazda Vision Coupe Concept secara umum tentu memiliki konsep Kodo. Kabarnya, para engineer Mazda butuh waktu 2 tahun untuk membuat kendaraan masa depan ini dan dikerjakan hand made.

Yang kemudian jadi pertanyaan, kapan mobil ini benar-benar diproduksi massal?

Mazda Kai

Mazda Kai
Masih di booth Mazda, aura senada juga ditampilkan oleh Mazda Kai Concept. Anda pasti menemukan aura yang nyaris senada dengan Mazda Vision Coupe Concept.

Mazda Kai Concept mengusung konsep desain KODO – Soul of Motion yang mampu membuat tampilan hatchback 5-pintu ini tampak stylish. Meski diprediksi akan menjadi generasi baru Mazda3, versi produksi mobil konsep ini diyakini akan lebih agressif.

Mazda belum mengungkapkan secara resmi sumber tenaga dari Mazda Kai. Namun diprediksi akan menggunakan SKYACTIV-G guna memaksimalkan performa hatchback yang menggunakan penggerak roda depan ini.

Namun, setelah melihat keduanya, Mobil123.com memiliki sedikit kekhwatiran. Mazda memang terbukti berhasil membuat produk-produk dengan teknologi terkini dan dirasa unggul dibandingkan kompetitornya.

Tapi secara umum ini membawa bahaya laten, yakni karena penyeragaman teknologi, Mobil123.com merasa masing-masing model Mazda bak tidak punya karakter tersendiri. Karena hampir semua memiliki feeling berkendara yang sama. Contoh Anda akan merasakan feeling sama antara Mazda CX-5 yang  SUV dengan Mazda6 sedan dan seterusnya.

Lalu apakah ke depan tidak ada perbedaan karakter antara Mazda Kai dan Mazda Vision Concept jika keduanya kelak diproduksi massal? Tunggu berita selanjutnya.

Nissan Leaf EV Nismo

Nissan Leaf EV Nismo
Nissan membawa Nissan Leaf EV Nismo dengan beberapa perubahan dari sisi eksterior yang kini terlihat lebih sporty. Mereka mengklaim bahwa semua perubahan ini membuat aerodinamika kendaraan menjadi lebih baik.

Tidak disebutkan apakah Nissan Leaf Nismo memiliki perfoma yang berada di atas Nissan Leaf generasi kedua versi standard. Namun Nissan kembali mengklaim bahwa pihaknya telah memasangkan beberapa software special yang berfungsi untuk memberi akselerasi instan di semua kecepatan. Dan tak ketinggalan kini telah digunakan suspensi sport dan ban berperfoma tinggi.

Nissan Leaf Nismo juga telah mengadpsi teknologi ProPILOT Park. Ini merupakan teknologi pertama pada kendaraan buatan Jepang untuk mengendalikan kemudi, akselerasi, pengereman, perubahan shift dan rem parkir serta secara otomatis membimbing mobil ke area parkir.

Honda Sport EV

Honda Sport EV
Kabar yang paling hangat dari Honda Sport EV adalah akan segera diproduksi dan beredar, tepatnya pada 2019. Artinya ini kabar gembira bagi Anda penggemar kendaraan model retro klasik namun tetap memiliki teknologi modern.

Rencananya pasar Eropa akan lebih dulu menikmati mobil masa depan lansiran Honda Motor Company (HMC) ini. Dan kemudian disusul dengan penjualan di Jepang pada 2020.

HMC sendiri mengklaim bahwa Honda Sport EV versi produksi tidak memiliki perbedaan berarti dengan model konsepnya. Hanya saja mereka belum bersedia memberikan bocoran seputar berapa daya motor listrik yang tersedia termasul ukuran baterai dan kemampuan jarak tempuhnya untuk sekali pengisian.

Toyota TJ Cruiser Concept

Toyota TJ Cruiser Concept
Toyota masih terus berinovasi untuk menciptakan kendaraan dengan kemampuan jelajah tinggi dan terbukti dengan menampilkan TJ Cruiser Concept.

Secara umum, TJ Cruiser terlihat mencolok dengan desainnya yang mengotak dan memberikan kesan memiliki utulitas tinggi. Kap, atap dan fender disebut telah dilapisi dengan material khusus sehingga tahan terhadap goresan dan kotoran.

Interior mobil dibuat sedemikian rupa agar fungsionalitasnya maksimal. Tak hanya itu, mobil ini juga telah menggunakan pintu geser yang memberikan kemudahan akses keluar masuk penumpang maupun barang berukuran besar.

Mobil ini nantinya akan menggunakan mesin  berkapasitas 2.000cc dan telah dikawinkan dengan teknologi hybrid. TJ Cruiser juga telah menggunakan TNGA Platform.

Suzuki e-Survivor

Suzuki e-Survivor
Jika Anda membayangkan desain Suzuki Jimny di masa depan, mungkin bayangan itu dapat langsung terwujud saat melihat Suzuki e-Survivor. Penjelajah mungil ini tampak mpdern dengan  mengusung konsep desain atap terbuka dengan konfigurasi 2-seater.

Dalam proses pengembangannya, Suzuki terinspirasi dengan menggabungkan gaya desain Mars Rover dan Jeep. Mars Rover sendiri merupakan mobil robot yang telah digunakan NASA untuk melakukan penelitian di Planet Mars.

Suzuki e-Survivor dilengkapi dengan sistem penggerak 4motor listrik. Keempatnya disematkan di setiap poros roda yang dipadukan dengan sistem all-wheel drive.

Meski diprediksi akan menggunakan teknologi otonom, mobil konsep ini tetap memiliki lingkar roda, pedal dan gear shifter dengan tampilan futuristik. Pertanyaannya, apakah mobil ini akan masuk jalur produksi di kemudian hari?

Mitsubishi e-Evolution

Mitsubishi e-Evolution
Dengan tagline baru yakni “Drive Your Ambition”, Mitusbishi pamer mobil konsep dengan tenaga listrik. Mobil konsep ini menggabungkan kekuatan SUV, Electric Vehicle (EV) dan terkoneksi.

Pada proses pengembangannya, Mitsubishi e-Evolution Concept mengusung filosofi desain Robust & Ingenious. Dan telah menyematkan beragam teknologi canggih yang dapat menunjang performa dan fungsionalitas kendaraan.

Desain eksterior pada bagian depan mengusung desain khas Dynamic Shield yang telah digunakan pada model-model Mitsubishi terbaru. Crossover konsep ini juga memiliki aksen-aksen aerodinamis pada setiap bagian body yang membuat mobil ini tampak kekar.

MMC juga telah menyematkan beragam teknologi canggih yaitu sistem EV, 4WD dan AI. Mitsubishi e-Evolution Concept menggunakan motor listrik berperforma tinggi yang akan menghantarkan torsi secara maksimal dan halus. Teknologi 4WD dihadirkan dalam mobil konsep ini guna memberikan pengalaman berkendara terbaik.

Pada sistem 4WD ini, MMC telah menyematkan new Dual-Motor Yaw Control (AYC) yang terintegrasi dengan sistem Super All-Wheel Control (S-AWC). Dengan adanya sistem tersebut, mobil ini dipastikan akan membuat mobil sangat stabil dan performa tetap terjaga.

Artikel Asli

Toyota LCV Concept, Daya Tarik Karoseri Tiga Gaya Mobil

LCV Concept. – Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – The 45th Tokyo Motor Show 2017 tak hanya menjadi ajang pamer para pabrikan mobil. Di event yang berlangsung 25 Oktober—5 November ini sejumlah perusahaan karoseri juga melakukan world premier produknya.

Salah satunya adalah Toyota Auto Body yang merilis perdana secara global desain konsep bodi kendaraan komersialnya, LCV (Light Commercial Vehicle) Concept.

Didesain kompak, fleksibel, dan multiguna, LCV diklaim sebagai konsep baru untuk multivan yang mampu meningkatkan kenyamanan ke level baru, baik itu buat penumpang atau digunakan untuk bekerja.

Tentu, mobil ini dirancang memiliki durabilitas mumpuni, operasional yang ekonomis, serta kapasitas muatan yang dibutuhkan sebagai kendaraan niaga.

Daya tarik LCV sepenuhnya diekspresikan dalam tiga gaya kendaraan: D-Cargo Concept, Business Lounge Concept, dan Athletic Tourer Concept.

D-Cargo Concept memberikan dukungan untuk operasi pengiriman yang lebih nyaman. Business Lounge Concept adalah konsep sebuah kendaraan sewaan yang dirancang khusus untuk menyediakan lingkungan yang menyegarkan untuk orang bisnis.

Adapun Athletic Tourer Concept adalah konsep mobil yang dirancang untuk memberikan kebebasan bepergian yang lebih besar lagi bagi atlet kursi roda.

Artikel Asli

Toyota Century: Sedan Mewah Hanya Dua Generasi Selama 50 Tahun

Toyota Century: Sedan Mewah Hanya Dua Generasi Selama 50 Tahun

Mobil ini hanya digunakan oleh pejabat tinggi, konglomerat dan kaisar di Jepang. Generasi ketiga Toyota Century ini, akan dipamerkan pada Tokyo Motor Show mendatang.

Jika Anda berpikir bahwa jajaran Lexus yang menjadi mobil paling mewah dari Toyota, maka disarankan untuk segera merubah asumsi tersebut.  Karena, sebenarnya yang menjadi puncak kemewahan sebuah Toyota ada pada sosok Toyota Century.

Mobil yang pertama kalinya diperkenalkan pada tahun 1967 dan menjadi mobil Toyota yang paling lamban berevolusi. Selama 50 tahun mobil ini hanya memiliki dua generasi saja.

Namun kelak di tahun depan generasi III akan segera muncul. Namun kemunculan perdana sedan super mewah ini akan terjadi pada gelaran Tokyo Motor Show 2017 ini.

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, maka mobil ini memiliki skala dimensi yang lebih besar. Mobil ini memiliki panjang 5.335 mm, lebar 1.930mm dan tinggi 1.505 mm dengan jarak sumbu roda 3.090 mm.

Dilihat dari ukurannya, bahkan Century Gen III ini secara keseluruhan masih lebih panjang dari Mercedes S-Class LWB yang memiliki panjang keseluruhan 5.246mm.

Jika dilihat dari desainnya, boleh dikatakan bahwa Century merupakan gabungan antara Bentley Mulsanne dengan pahatan wajah Lincoln Continental terbaru. Namun demikian banyak garis desain dengan gurat-gurat klasik yang diturunkan dari generasi sebelumnya.

Dibandingkan dengan interior mobil kelas premium Eropa, kabin mobil ini relatif cukup sederhana dan lugas. Sebagai standar, mobil ini justru tidak menawarkan pembungkus di interiornya dari bahan kulit, namun justru dari bahan wol. Namun terbuka pilihan dengan pembungkus berbahan kulit.

Century tentu dibekali dengan teknologi terkini terbaik Toyota. Bahkan sepertinya daftar perangkat yang disematkan cukup panjang untuk dijabarkan satu persatu.

Namun seperti dikutip dari thedrive.com (5/10), teknologi terkini Toyota yang mendukung kenyamanan seperti pada suspensi, perangkat audio dan kemewahan paling wahid milik Three Ovals ada pada mobil ini.

Hal terbesar yang menjadi pembeda antara Century Gen III dengan generasi sebelumnya ada di balik kap mesinnya.  Sebuah mesin V8 hybrid dengan kode 2UR-FSE 5.000 cc menggantikan posisi mesin lawas 1GZ-FE, mesin V12, 5.000 cc.

Hanya saja belum ada rincian khusus mengenai mesin yang juga dipergunakan pada Lexus LS600 Hybrid. Namun disebutkan dengan penggunaan mesin ini, Toyota mengklaim bahwa mereka tengah mengejar konsumsi bahan bakar terendah di kelasnya.

Untuk mendapatkan sebuah Century, konon tidak bisa sembarangan. Bahkan dahulu di awal kiprahnya mobil ini Toyota cukup selektif dalam menentukan kepemilikan Century.

Mobil ini hanya beredar di kalangan pejabat tinggi, konglomerat dan kaisar di Jepang. Walau pada perkembangannya beberapa mobil berhasil diekspor ke luar Jepang, salah satunya Indonesia. Beberapa Century Gen II sesekali nampak di jalanan Jakarta.

Baca Juga:

– Kunjungi Blog Keren ini klik : https://goo.gl/W7M45d (Info Viral dan Trend saat ini)
KKB BCA Tawarkan Promo Bunga Rendah untuk Pembelian Mobil Baru
– INFO MARKETING KKB yang siap memberikan solusi terbaik bagi Anda
– Mau Beli Avanza baru dengan cicilan bersahabat via KKB BCA
– Kunjungi Blog Kredit Keren Banget klik: https://kreditkerenbanget.org/ (Informasi seputar Otomotif, Trend saat ini, dan berita bisnis lainnya)

Artikel Asli

Terima Kasih ^_^