Toyota Corolla Cross – Riview Dealer Partisipan KKB BCA Virtual Autoshow 2020

Toyota Corolla Cross menjadi salah satu mobil hybrid yang harganya cukup terjangkau. Biasanya mobil bertenaga hybrid dibanderol di atas Rp 500 jutaan, kini Toyota menghadirkan Corolla Cross versi hybrid dengan harga Rp 497.800.000.

Harganya memang hampir Rp 500 juta. Tapi, Corolla Cross menawarkan beberapa keunggulan khas mobil hybrid yang ramah lingkungan.

Toyota Corolla Cross sudah diluncurkan di pasar otomotif Indonesia. Kami mendapat kesempatan untuk menjajal Corolla Cross Hybrid selama kurang lebih tiga hari untuk beraktivitas.

Perjalanan bersama Corolla Cross ini kami lakukan melalui jalan tol hingga jalan perkotaan yang macet. Bagaimana impresi berkendaranya? Berikut ulasan review Toyota Corolla Cross setelah kami coba.

1. Desain Macho

Sebelum mencoba Toyota Corolla Cross di jalan raya, tak ada salahnya kita bahas dari segi desain terlebih dahulu. Secara keseluruhan, Toyota Corolla Cross menampilkan desain yang macho. Kesan mobil SUV sudah terpancar ketika pertama kali melihat Corolla Cross.

Dari bagian depan, sudah terlihat identitas mobil hybrid Toyota. Toyota Corolla Cross Hybrid ini memiliki logo Toyota dengan sentuhan latar berwarna biru. Logo khas mobil hybrid Toyota itu tertempel di grille depan dengan desain honeycomb yang unik.

Toyota Corolla CrossDesain macho Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Kesan modern juga bisa dilihat dari bagian lampu utamanya. Toyota Corolla Cross sudah menggunakan lampu depan LED. Desain lampunya seakan memberikan tatapan tajam. Ditambah aksen warna biru pada lampu Corolla Cross Hybrid seakan mencerminkan bahwa mobil ini ramah lingkungan.

Geser ke samping, terdapat pelek alloy 18 inci. Desain peleknya juga cukup modern dengan sentuhan dwi-warna. Karakter kokoh khas mobil SUV terpancar dari over fender dan side skirt yang kuat. Di atapnya sudah dibekali roofrail. Toyota Corolla Cross juga sudah dibekali dengan power moonroof sehingga jika dibuka akan menyajikan kesan ruang lebih lapang ke kabin.

Ke belakang, lampu kombinasi belakangnya juga cukup modern dengan lampu LED. Toyota Corolla Cross Hybrid memiliki automatic power back door dengan sensor kaki. Jadi untuk membuka pintu bagasi saat Anda membawa barang bawaan banyak, cukup mengayunkan kaki ke bawah bumper belakang mobil. Hanya, yang kami rasakan sensor itu terasa kurang sensitif. Beberapa kali kami mengayunkan kaki pintu bagasi tidak terbuka, tapi ketika mencoba mengayunkan kaki beberapa kali lagi baru pintu bagasi mau terbuka secara otomatis.

SUV perkotaan dengan kapasitas 5-penumpang ini memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.620 mm.

2. Interior Tak Kalah Mewah

Masuk ke kabin mobil, kesan mewah langsung terasa. Ketika Anda menutup pintu, mobil langsung terasa senyap. Material soft touch melapisi beberapa bagian interior mobil mulai dari setir, jok hingga dasbor. Jadi lebih enak ketika disentuh.

Untuk mengatur posisi duduk pengemudi, sudah tersedia tombol pengaturan elektrik. Posisi setirnya juga bisa diatur dengan fitur tilt & telescopic.

Toyota Corolla CrossInterior Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Toyota Corolla Cross Hybrid dibekali dengan panel instrumen disandingkan dengan MID 4,2 inchi. Di dalamnya ada banyak informasi yang bisa dimanfaatkan pengemudi seperti kecepatan kendaraan sampai status sistem hybrid yang tengah berjalan. Di panel instrumen ini tidak ada takometer yang mengukur putaran mesin (RPM). Penggantinya, ada jarum yang menunjukkan apakah mobil sedang melaju dengan kondisi Eco yang mengandalkan tenaga listrik, atau power yang menggabungkan mesin bensin dan tenaga listrik, atau sedang melakukan charging melalui sistem regenerative braking yaitu saat mobil melakukan deselerasi daya yang terbuang akan disimpan menjadi tenaga listrik ke baterai.

Status itu juga ditampilkan dalam sebuah grafis di panel instrumen sebelah kanan. Di sana ada gambar mesin dan baterai. Saat mesin menggerakkan roda dan mengisi daya ke baterai, akan ada tanda panah yang mengarah dari mesin ke roda depan dan baterai. Jika yang bekerja hanya motor listriknya, akan ada tanda panah dari baterai ke roda depan. Dan kalau sedang deselerasi, akan ada panah dari roda depan ke baterai yang berarti bahwa sistem hybrid mengisi daya ke baterai dari hasil pengereman.

Geser ke bagian head unit, Toyota Corolla Cross Hybrid dilengkapi dengan head unit 9 inchi IPS display. Saat pertama kali mobil menyala, akan ada pemberitahuan apakah hari ini tanggal genap atau ganjil. Ini menjadi fitur sederhana tapi berguna sehingga pengemudi bisa menyesuaikan berkendara di kawasan ganjil-genap. Yang unik lagi adalah adanya fitur NFC yang bisa membaca saldo uang elektronik kita. Jadi, tak perlu panik jika saldo kurang untuk mengakses jalan tol.

Head unit itu bisa mengakomodasi media radio, Bluetooth, hingga Miracast yang bisa mirroring ponsel Android ke head unit. Fitur audionya juga bisa menggunakan voice command.

Untuk penunjang kenyamanan, Toyota Corolla Cross menggunakan sistem AC dual zone. Jadi, suhu di sisi pengemudi dan penumpang bisa diatur berbeda sesuai selera masing-masing.

Di konsol tengah, seperti biasa Anda akan menemukan tuas persneling. Di sana juga ada tombol drive mode, EV mode, dan Traction Control Off. Tapi, Anda tidak akan melihat tuas atau tombol rem parkir. Karena tuas rem parkirnya berada di kaki kiri pengemudi.

Duduk di bangku pengemudi di depan cukup nyaman. Desain joknya ada semacam penahan punggung di kiri-kanan sehingga terasa lebih nyaman.

Toyota Corolla CrossJok baris kedua Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Sementara penumpang di baris kedua tetap bisa merasakan kenyamanan dengan kisi AC yang berada di belakang konsol tengah. Duduk di bangku baris kedua juga terasa nyaman. Bagi saya dengan tinggi badan 178 cm ruang kaki dan ruang kepala cukup luas. Ditambah ada armrest dengan cupholdernya.

Tersedia smart entry untuk buka-tutup kunci mobil tanpa perlu menyentuh kunci dan ada juga auto fold mirror.

3. Pengalaman Berkendara, Irit tapi Nggak Pelit Tenaga

Seperti mobil dengan keyless lainnya, untuk menyalakan mesin ada tombol Power di balik setirnya. Kesan pertama menyalakan mobil ini adalah heran. Heran karena tidak ada suara mesin sehingga ragu apakah mobil sudah menyala atau belum.

Ternyata, jika ada tulisan ‘Ready’ di panel instrumen, itu artinya mobil sudah siap diajak jalan. Memang tidak ada suara mesin karena yang pertama kali bekerja adalah motor listriknya. Mesin akan menyala saat dibutuhkan.

Toyota Corolla CrossSistem regenerative braking Toyota Corolla Cross Hybrid sedang bekerja. Saat deselerasi, tenaga yang terbuang akan dikirim ke baterai. Foto: Muhammad Zaky Fauzi Azhar

Untuk kecepatan rendah, Anda bisa menggunakan EV Mode dengan menekan tombol di konsol tengah. EV mode akan mengandalkan tenaga listrik saja jika tenaga listrik yang disimpan di baterai dirasa mencukupi. Namun, saat mobil melaju lebih dari 50 km/jam, EV Mode secara otomatis akan dinonaktifkan dan mesin bensin membantu memberikan dorongan. EV Mode itu juga secara otomatis nonaktif ketika daya yang tersimpan di baterai kurang mencukupi.

Ohiya, Toyota Corolla Cross menggendong mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc 4-silinder DOHC dengan teknologi VVT-i. Mesin bensinnya saja sanggup menghasilkan power maksimum sebesar 98 PS dan torsi 142 Nm. Mesin itu tak bekerja sendirian karena ada motor listrik yang mampu menghasilkan power maksimum sebesar 72 PS dan torsi sebesar 162 Nm.

Toyota Corolla CrossMesin Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Toyota Corolla Cross ada tiga mode berkendara, ECO, Sport, dan EV. Saat menggunakan mode Sport, torsi dari motor listriknya sangat terasa membantu dorongan mesin. Melesat ke kecepatan tinggi tak butuh waktu lama. Dorongan tenaga ke roda terasa cukup besar, maklum mesinnya didukung juga dengan motor listrik yang membantu menambah tenaga.

Meski sensasi berkendaranya sangat asyik untuk diajak ngebut, Toyota Corolla Cross Hybrid tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar. Berkat tenaga listrik yang disimpan di baterai, bensin yang disedot mesin sebisa mungkin lebih irit.

Catatan di layar MID setelah melakukan perjalanan sepanjang 100,1 km selama 2 jam 3 menit, konsumsi bahan bakarnya mencapai 22,4 km/liter. Angka itu sudah termasuk saat kami mencoba melaju secara agresif dan macet-macetan.

4. Fitur-fitur Sederhana tapi Berguna

Khusus pasar Indonesia, Toyota Corolla Cross dilengkapi dengan fitur sederhana tapi berguna. Seperti kami sebutkan sebelumnya, di layar head unit saat pertama kali dinyalakan akan ada informasi pemberitahuan tanggal ganjil atau genap. Pengingat ini sangat berguna bagi pengendara di jalanan Jakarta yang terdapat peraturan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap.

Toyota Corolla CrossPengingat tanggal ganjil/genap pada head unit Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Fitur sederhana lainnya adalah sistem NFC. Fitur itu bisa membaca saldo uang elektronik, sehingga Anda bisa mengecek saldo E-Money sebelum mengakses jalan tol.

Soal safety, Corolla Cross dilengkapi dengan paket fitur keamanan pasif dan aktif. Mulai dari rem ABS+EBD, 3 point seatbelt with pretensioner and force limiter, 7-airbags, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC), Emergency Brake Signal (EBS), sensor parkir di depan dan belakang, kamera parkir di belakang, serta ditambah immobilizer dan alarm.

Hanya, memang PT Toyota-Astra Motor (TAM) tidak menghadirkan fitur Toyota Safety Sense seperti Corolla Cross yang dijual di Thailand. Di Thailand, Corolla Cross ada yang memiliki fitur Toyota Safety Sense yang di dalamnya terdapat fitur keselamatan seperti pre-collision system, lane departure alert with steering assist, dynamic radar cruise control with lane tracing assist, dan automatic high beams.

Memang, kalau fitur Toyota Safety Sense ditambahkan ke Toyota Corolla Cross yang dijual di Indonesia, harganya tentu akan lebih mahal. Untuk diketahui, Corolla Cross Hybrid yang kami coba ini dibanderol seharga Rp 497.800.000 on the road DKI Jakarta. Soal murah atau mahal memang relatif, kembali ke kantong masing-masing. Tapi untuk saat ini, Toyota Corolla Cross Hybrid menjadi salah satu mobil hybrid paling murah di Indonesia dengan harga yang tak sampai Rp 500 juta.

Sumber: DetikOto

Tonton Video Mobil Ulasan:

Selengkapnya di Channel Youtube Kredit Keren Banget atau Klik Link https://kreditkerenbanget.info/AutoshowKKB5

Beli mobil semudah belanja online?
KKB BCA hadir dengan konsep Virtual Event
Event ini yang juga dijalankan secara serentak di hampir seluruh cabang BCA di Indonesia.

Pastikan mendapatkan penawaran spesial dari KKB BCA dan pastikan untuk Join dalam Event Virtual kami

Nasabah dapat berbicara atau bertanya tentang Seputar KKB BCA? Tanyakan ke personal kami WA 081280818257 atau klik link ini:
https://kreditkerenbanget.info/picKKBvirtual

.

Terima kasih
Salam Kredit Keren Banget
Klik di bio IG / http://www.kreditkerenbanget.org
SUBSCRIBED YOUTUBE KKB BCA di “Kredit Keren Banget”

solusikkb #solusibca #kreditmobil #kreditmobilbca #belimobil #belimobilbaru #kkbbca #bca #newcar #kreditkerenbanget #kkb #mobilbaru #viakkbbca #kreditbca #kpm #kreditkendaraanbermotor #mobilkeluarga #goodlifebca #bankcentralasia #bankbca #kreditkerenbanget #kreditmobilbca #kkbbcaVirtualevent #bcasemuaberes #kreditmobil

4 Mobil Baru Toyota Meluncur Lagi Tahun Ini, Termasuk Raize?

PT Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia sedang menyiapkan beberapa peluncuran mobil baru lagi tahun ini. Setelah new Agya dan Prius Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) beberapa waktu lalu.

Head of Interactive Communication Department PT TAM, Dimas Aska membenarkan hal tersebut. Paling sedikit ada tiga mobil lagi yang akan diluncurkan.

“Secara plan harusnya ada tiga atau empat, tapi kami belum tahu apakah akan mendapatkan jadwal (peluncuran) yang sama (yang telah ditentukan) atau enggak,” ungkap Dimas dalam kesempatan konferensi pers secara daring, Selasa (7/4).

Meski masih bocoran awal, Dimas mengungkapkan modelnya beragam. Artinya tidak semuanya berupa model penyegaran atau angkat muka (facelift).

“Ada rencana baru, adafacelift, minor change, lengkap lah. Akan ada plan pasar baru, tapi ya karena terganggu (virus corona) kami belum tahu ke depannya, terus ada yang sudah butuh penyegaran juga,” tambahnya lagi.

Toyota Raize Foto: dok. Toyota

Untuk yang baru, kemungkinannya merujuk pada Toyota Raize. Bila menapak tilas, Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto pada akhir 2019 pernah mengatakan itu merupakan model baru yang tengah diuji dan merujuk pada Raize. Hanya saja Dimas belum bersedia mengungkapnya.

Adapun untuk facelift dan minor change bisa jadi menyasar pada Innova maupun Fortuner. Khusus Innova facelift, isunya sebenarnya sudah mencuat sejak awal 2019. Tapi lagi-lagi pabrikan belum membeberkannya.

Foto Olah Digital Fortuner Facelift Foto: dok. Indianautosblog

Sementara untuk Fortuner, dugaannya kuat mengingat modelnya sudah melakoni tes jalan di Thailand beberapa waktu lalu. Namun apakah benar Fortuner yang dimaksud yang bakal diluncurkan?

“Tergantung kondisinya, karena yang pakai enggak cuma Indonesia, jadi memang dibutuhkan studi antar semua negara yang pakai Fortuner, karena berkaitan sama demand-nya juga,” kata Dimas.

Toyota Innova. Foto: Istimewa

Kemudian terakhir modelnya merujuk pada jajaran kendaraan ramah lingkungan Toyota. Tentu buat melengkapi jajaran mobil berbasis listrik yang sudah dimiliki seperti Camry, Corolla Altis, C-HR, Prius, dan Alphard. Hanya saja untuk yang satu ini masih abu-abu modelnya.

Pengen tambah lagi, rencana iya, secara plan kalau memungkinkan (tiap tahun) selalu akan nambah-nambah lagi (mobil ramah lingkungan baru Toyota),” tuntas Dimas.

***

Artikel Asli